Kunjungan kerja (Kunker) Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Toto Jumariono didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 Diana Toto Jumariono, ke Kodim 0411/LT, Selasa (23/03/2021). Kunjungan ini merupakan bentuk sinergitas dengan jajaran pemerintah setempat. Tak hanya itu, Walikota Metro yang didampingi istri serta para Fokorpimda di Kota Metro, menyambut Kunker Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Toto Jumariono. Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Toto Jumariono mengatakan, maksud kedatangannya untuk bersilaturahmi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Metro serta masyarakat. Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan di masa pandemi. “Kita perlu tetap waspada dan jangan bosan mengimbau masyarakat, untuk melaksanakan protokol kesehatan. Karena dengan ini merupakan cara pengurangan pasien Covid-19. Kita awali dari diri kita sendiri, mulai keluarga, lingkungan kerja dan lain-lain,” ujarnya. (Ins/Ian)
Walikota Metro Melantik Pengurus TP PKK Kota Metro
Walikota Metro Wahdi didampingi Ketua PKK Kota Metro Silfia Naharani, melantik pengurus Tim Penggerak PKK Kota Metro pada masa bakti 2021-2026, yang dilakukan di Aula setempat, Selasa (23/03/2021). Ketua PKK Kota Metro Silfia Naharani, mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. Semoga dapat mengemban tugas dengan baik dan membantu visi dan misi Walikota Metro saat ini. “Saya meminta kepada anggota TP PKK agar bisa menyusun program kerja dengan baik. PKK merupakan gerakan Nasional yang tumbuh dari dan oleh masyarakat. Saya juga berharap kepada pengurus dalam menyusun program kerja kedepan, untuk membaca dan mempelajari visi dan misi Walikota Metro,” ungkapnya. Tambahnya, Ketua PKK Kota Metro mengatakan, seperti visi kesehatan dimulai dari diri sendiri untuk menjaga kesehatan. Visi berbudaya untuk senantiasa berpedoman kepada agama dan norma di dalam masyarakatnya. Dalam kesempatan ini, Walikota Metro Wahdi berharap agar pengurus yang baru dapat mengemban tugas dengan baik. “Semoga dengan terpilihnya pengurus yang baru ini dapat menjalankan tugas dan amanah yang diberikan kepada anggota PKK, tentu dalam program ini semata-mata mewujudkan keluarga yang mandiri, sejahtera dan bahagia. Tak hanya itu, program kegiatan kedepannya harus sesuai dengan visi Kota Metro berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya,” lanjutnya. (Tm/Cv).
Walikota dan Wakil Walikota Metro, Ajak PCNU Cegah Organisasi Radikal
Walikota Metro Wahdi dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, melakukan silaturahmi dengan unsur Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Metro, yang berlangsung di Sekretariat PCNU setempat, Sabtu (20/03/2021). Wahdi juga menyampaikan, bahwa pertemuan ini guna membahas upaya untuk selalu mengedepankan hubungan baik dengan sesama manusia. “Saya berharap NU bisa menangkal organisasi radikal, agar tidak terjadi intoleransi antara umat beragama. Intoleransi hanya akan memecah belah bangsa dan memecah belah umat. Diharapkan juga organisasi terbesar di Indonesia, NU dapat mempelopori dan menjadi garda terdepan dalam memberikan contoh yang baik kepada sesama,” ungkap Wahdi. Selain itu, Wahdi juga mengatakan tujuannya dalam mewujudkan Kota Metro yang berpendidikan sehat, sejahtera dan berbudaya. “Terlebih lagi, dalam masa pandemi ini semua sangat berimbas pada masalah perekonomian dan sosial. Maka dari itu, kita harus membentuk satu pendidikan dengan nilai-nilai kebudayaan dan keagamaan yang kuat di Kota Metro. Kita juga harus, melakukan inovasi dan kreativitas lebih untuk prekonomian dan sosial di Kota Metro,” kata Wahdi di akhir sambutan. (Ins/Cv)
Walikota Metro Melihat Langsung, Jalannya Seleksi Calon Paskibraka
Walikota Metro Wahdi berkunjung sekaligus melihat pelaksanaan seleksi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2021, di LEC Kartika Metro, Sabtu (20/03/2021) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro, Tri Hendriyanto mengatakan bahwa seleksi Paskibraka tahun 2021 ini diikuti sebanyak 156 peserta yang berasal dari 33 sekolah dari tingkat SMK maupun SMA di Kota Metro. “Dari 156 siswa nanti akan diseleksi lagi, dan dipastikan ada 70 orang yang terpilih, dan 7 orang akan diseleksi untuk Paskibraka tingkat Provinsi dan Nasional,” jelas Hendri. Pada kesempatan ini, Walikota Metro Wahdi menyampaikan bahwa seleksi calon anggota Paskibraka ini dilaksanakan untuk menentukan kesiapan baik fisik, jasmani dan rohani, serta syarat lain yang telah ditentukan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Sehingga nantinya para peserta yang mengikuti seleksi, dapat terpilih sesuai dengan kategori dan dapat dipertanggungjawabkan. “Diharapkan pada saat pelaksanaan diklat hingga pelaksanaan pengibaran bendera tanggal 17 Agustus 2021, peserta dalam keadaan sehat dan bugar sampai kegiatan berakhir,” ungkap Wahdi. (Ins/Cv).
Walikota Metro Ikuti Rapat Penanganan Covid-19 Di Provinsi Lampung
Pemerintah Provinsi Lampung mengadakan Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di wilayah Lampung. Acara yang berlangsung di Gedung Pusiban tampak Walikota Metro Wahdi dalam rapat, Jumat (19/03/2021). Gubernur Arinal Djunaidi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, pertemuan ini sebagai rangka monitoring, evaluasi, sinergi, dan koordinasi secara berjenjang antara pusat dan daerah dalam rangka penanganan Covid-19. Kasus Covid-19 terkonfirmasi pertama di Lampung dipublikasi pada tanggal 18 Maret 2020, sehingga sudah 1 tahun pandemi Covid-19 di Lampung. Tercatat hingga pada tanggal 18 Maret 2021, jumlah kasus konfirmasi positif sebanyak 13.425 kasus, jumlah konfirmasi kasus positif yang sembuh sebanyak 12.095 kasus. Kemudian jumlah konfirmasi aktif sebesar 616 atau 4,59% dan jumlah konfirmasi meninggal sebesar 714 kasus atau 5,32%. “Sampai saat ini, kondisi pandemi Covid-19 bila dilihat dari jumlah kasus konfirmasi Covid-19 dalam 1 bulan terakhir di Provinsi Lampung mengalami penurunan kasus sebesar 50%,” ujar Arinal. Penanganan Covid-19 merupakan pembelajaran dan hal yang baru bagi seluruh Provinsi di Indonesia. Dalam melakukan penanganannya, masih banyak ditemukan hambatan dan kendala baik dari segi sarana prasarana, sumber daya manusia dan lainnya. Namun demikian, Pemerintah Provinsi Lampung dan segenap pihak terkait lainnya, terus bersinergi guna mengoptimalkan penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung. Peran Pemerintah Provinsi Lampung dalam penanganan Covid-19 yakni melakukan testing, tracing, treatment, isolasi dan karantina serta komunikasi risiko dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan secara berkesinambungan. Tambahnya Arinal mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memaksimalkan berbagai upaya untuk mengubah perilaku masyarakat, agar dapat beradaptasi pada kebiasaan baru dalam situasi pandemi. Salah satunya, Provinsi Lampung juga telah melaksanakan vaksinasi Covid-19. Adapun estimasi sasaran vaksinasi Covid-19 di Provinsi Lampung sebesar 6.958.799. dengan total 2 dosis sebanyak 12.117.598 dosis. Saat ini pelaksanaan vaksinasi telah masuk dalam tahap kedua untuk pelayanan publik dan lansia. Saat ini Provinsi Lampung telah menerima vaksin dari pusat sebanyak 74.160 untuk vaksin tenaga kesehatan.Sedangkan untuk tenaga pelayanan publik, lansia telah diterima 33.660 vial multi dosis. Sehingga total vaksin yang diterima dalam multi dosis sebanyak 410.760 dosis. Dengan kata lain, Provinsi Lampung masih kekurangan dosis vaksin sebanyak 11.706.838 dosis. Melihat kondisi ini, Provinsi Lampung telah bersurat kepada Menteri Koordinator Perekonomian selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) terkait kekurangan vaksin. “Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Pemerintah Pusat dalam mendukung penanganan Covid-19 dan penanggulangan bencana di Provinsi Lampung mulai dari logistik, peralatan, pelatihan-pelatihan dan dukungan dana pasca bencana,” ujar Gubernur Arinal Djunaidi. Terkait pelaksanaan vaksinasi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, meminta agar dapat diprioritaskan karena masyarakat Lampung menyambut baik pelaksanaan vaksinasi. Selain itu, Reihana juga menambahkan bahwa Provinsi Lampung masih membutuhkan dukungan dari Pusat terkait penanggulangan Covid-19, khusunya terkait Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Laboratorium Penegakkan Diagnostik (RT-PCR, Reagen, RDT Antigen, High Flow Nasal Cannula (HFNC) Oxygen. Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah, memaparkan data per tanggal 28 Februari 2021 terkait Pemetaan Zonasi Risiko Daerah di Provinsi Lampung bahwa tidak ada Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung dengan risiko tinggi. “5 Kabupaten di Provinsi Lampung dengan risiko rendah diantaranya Kabupaten Tulang Bawang, Way Kanan, Mesuji, Tulang Bawang Barat, dan Lampung Selatan. Adapun 10 Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Lampung masuk dalam kategori sedang,” jelas Dewi Nur Aisyah. Di akhir acara, secara simbolis Kepala BNPB Doni Monardo menyerahkan bantuan kepada Provinsi Lampung senilai 2,9 miliar berupa PCR Mbiocov, RNA, VTM, Rapid Test Antigen, dan Masker Kain yang diterima langsung oleh Gubernur Arinal Djunaidi. Hadir di dalam rapat koordinasi ini Anggota DPR RI I Komang Koheri, Anggota DPD RI Bustami Zainudin, Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung, dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung. (Sr)
Rapat Istimewa Paripurna HUT ke-57 Provinsi Lampung
DPRD Kota Metro menggelar Rapat Paripurna dalam rangka peringati HUT ke-57 Provinsi Lampung Tahun 2021 secara virtual, di Aula Gedung DPRD Kota Metro, Kamis (18/03/2021). Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro Tondi Muammar, menyampaikan bahwa semua komponen masyarakat sedang memperingati Hari Jadi ke-57 Provinsi Lampung Tahun 2021. Ketetapan Hari Jadi Provinsi Lampung ini adalah sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2006 tentang Hari Jadi Provinsi Lampung. Walikota Metro Wahdi mengucapkan selamat Hari Jadi ke-57 Provinsi Lampung. Diharapkan pembangunan kedaerahan yang berkelanjutan dapat sesuai, sinergisitas, sinkronisasi mulai dari pusat, provinsi sampai daerah. “Sehingga Kota Metro menetapkan diri sebagai sustainable city kedepannya. Dengan arti lain terfokuskan pada penanganan Covid-19, serta penanggulangan Covid-19 ini yang paling penting. Pemberdayaan dalam hal ekonomi dan pemulihan dampak sosial ekonomi. Dan sekarang harus memikirkan pembangunan, sustainable yang sesuai dengan pembangunan infrastruktur kualitas, kuantitas, sehingga tidak ada proses pembangunan yang melewati aturan-aturan lingkungan. Dalam rapat ini dihadiri Walikota Metro Wahdi, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, Ketua DPRD Kota Metro Tondi Muammar, Wakil Ketua DPRD Kota Metro Ahmad Kuseini, dan Kapolres Metro AKPB Retno Prihawati beserta para OPD Kota Metro. (Lia/Gt).
Peresmian Kampung Tangguh Kelurahan Tejosari
Walikota Metro Wahdi didampingi Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati dan Danramil 411/01 Metro, meresmikan Kampung Tangguh Nusantara (KTN) Ruwa Jurai Kota Metro, di Kelurahan Tejosari, Metro Timur, Kamis (18/03/2021). Sutikno selaku ketua KTN menyampaikan bahwa, Kelurahan Tejosari bahwa sudah terbentuk kepengurusan KTN pada bulan Januari lalu. Saat ini Kelurahan Tejosari cukup kondusif dimana terdapat 9 (sembilan) pasien Covid-19 telah selesai isolasi mandiri, 5 (lima) pasien telah sembuh, dan 4 (empat) pasien sedang menjalankan isolasi mandiri. Sutikno juga menyampaikan, pasien yang terdampak Covid-19 sudah kami beri bantuan seperti sembako untuk keperluan pasien. Untuk KTN sendiri, telah mempunyai kelompok budidaya ikan lele serta usaha UMKM lainnya. “Adapun harapan dari kami, sekiranya dapat diberikan pelatihan maupun pembinaan untuk melaksanakan KTN ini supaya masyarakat Tejosari mahir dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan. Serta kami juga berharap agar diberikan anggaran demi kelangsungan KTN Tejosari ini, dimana anggaran kami sudah terbatas,” ujar Sutikno. Walikota Metro Wahdi menyampaikan, apresiasi atas dilaksanakan kegiatan ini yang bertujuan untuk mendukung produktivitas masyarakat yang tangguh di berbagai sektor. Terutama pada sektor ekonomi mandiri dan kesehatan dimasa pandemi Covid-19. “Dengan peluncuran KTN ini merupakan program sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kota Metro. KTN di Kelurahan Tejosari merupakan penanganan Covid-19 berbasis masyarakat, yang artinya seluruh masyarakat terlibat dalam penanganan Covid-19,” ujarnya. Lanjutnya, Wahdi mengatakan seluruh ketahanan diterapkan di KTN, mulai dari ketahanan pangan hingga ketahanan keamanan, sehingga menjadi modal penting dalam menghadapi pandemi. “Untuk melanjutkan KTN mohon kepada Polri, TNI, Lurah dan Camat harus turun untuk membantu masyarakat menjalani kegiatan KTN. Berilah arahan hingga masyarakat Kelurahan Tejosari bisa menjalankan KTN ini dengan mandiri,” kata Wahdi. Dalam arahan Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati menyampaikan, Kota Metro sudah memasuki zona kuning, ini semua terjadi karena dengan kerja sama kita bersama dalam pencegahan Covid-19. Tetapi jangan sampai lengah untuk terus mematuhi protokol, Kota Metro memang sudah memasuki zona kuning tetapi kita tetap terus menjalankan Instruksi Walikota sampai tanggal 26 Maret sampai ada surat kebijakan yang baru. Walikota Metro mengucapkan terima kasih kepada masyarakat KTN yang telah menggandeng pengusaha ikan, dan usaha lainnya untuk menggerakkan KTN ini, dan berharap dapat selalu memberikan arahan serta latihan kepada masyarakat untuk menyukseskan KTN ini. (Sr. Lia/Ian).
Ingin Tingkatkan Layanan Kesehatan, Walikota Sidak ke Sejumlah Puskesmas
Walikota Metro melakukan silaturahmi dadakan (sidak) ke sejumlah fasilitas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Kelurahan Tejoagung, Metro Timur dan Kelurahan Ganjar Agung, Metro Barat, Rabu (17/03/2021). Selain untuk peningkatan mutu Puskesmas, sidak ini juga dilakukan untuk mengenal pegawai-pegawai yang bekerja di lingkungan Puskesmas dan meninjau operasional. Walikota Metro Wahdi, mengatakan dalam sidak bahwa kemajuan Puskesmas harus terus diupayakan. Mengingat kedepan juga akan diciptakan Academic Health System (AHS), sebagai pusat layanan kesehatan pendidikan. “Prioritas pelayanan kesehatan harus dibuat secara ekslusif dan khusus, sehingga tercapai pusat layanan kesehatan paripurna, sesuai dengan kondisi masyarakat dan lingkungan setempat. Jika diprioritaskan untuk lansia, maka di data terlebih dahulu lansianya. Dan dipersiapkan fasilitasnya, baik tempat olahraga dan tentunya fasilitas harus ditambahkan, silakan sampaikan ke Kepala Dinas,” ujar Walikota Metro. Kepala Puskesmas Ganjar Agung Eka Fesliria, menyambut baik sidak Walikota Metro, sehingga apa yang ingin disampaikan kepada Walikota Metro langsung bisa disampaikan. “Jadi kami juga di tahun ini akan mendapatkan dana DAK untuk perbaikan wajah Puskesmas, jadi kami saat ini sedang mengupayakan agar Puskesmas kami sesuai dengan Permenkes, terkait akreditasi dokumen-dokumen semuanya juga sudah kami persiapkan,” katanya. Menurutnya, inovasi juga sudah dilakukan, seperti membuat homecare dengan fasilitatornya adalah bidan Poskeskel dengan konsep lintas program.
Walikota Metro, Tinjau Wisata Padas Grojok dan GOR Rejomulyo
Minggu pagi, Walikota Metro Wahdi dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman melakukan kegiatan bersepeda yang menuju Wisata Padas Grojok di Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan (14/03/2021). Dimana kegiatan ini bertujuan untuk mengajak warga, agar lebih peduli terhadap lingkungan. Salah satu caranya dengan menggunakan transportasi yang minim polusi udara seperti sepeda. Walikota Metro Wahdi dalam kunjungan ini mengatakan bahwa objek wisata yang ada sekarang harus bisa dikelola dan diperhatikan dengan baik. Mengingat pada saat ini, fasilitas-fasilitas yang disediakan untuk pengunjung dinilai sudah lumayan cukup baik. “Sampai saat ini, tempat wisata sudah bisa dimanfaatkan bagi warga sekitar, kepada pengunjung yang datang ke Padas Grojok,” kata Wahdi. Pada kesempatan ini, Walikota Metro yang didampingi istri juga melakukan peninjauan GOR mini di Rejomulyo. “GOR ini sudah bagus sebenarnya, tapi masih kurang perawatan. Saya berharap, jika ini sudah diperbaiki tolong warga sekitar untuk menjaga dan dimanfaatkan fasilitas yang ada dengan baik,” ungkap Wahdi. Tak sampai disitu, para rombongan juga melakukan kunjungan ke lokasi budidaya tanaman aglonema di Kelurahan Rejomulyo.(Ins/Cv/Ag).
Tanam 1000 Pohon Pisang, Karang Taruna Rejomulyo Dapat Apresiasi
Walikota Metro Wahdi mengajak jajarannya untuk meninjau beberapa tempat wisata dan binaan Karang Taruna, dengan menggunakan sepeda, Minggu (14/03/2021) Kegiatan peninjauan ini dimulai dari Rumah Dinas Walikota, kemudian berlanjut ke BCA Nursery, dilanjutkan ke Binaan Karang Taruna unit Rejomulyo, untuk menanam 1000 pohon pisang di lahan milik warga sekitar. Berdasarkan laporan Ketua Karang Taruna Rejomulyo Wawan mengatakan, penanaman 1000 pohon pisang ini, yang sudah tertanam sebanyak 480 batang. Hal ini sebagai upaya untuk pemberdayaan pemuda dan juga pemanfaatan lahan desa agar bisa produktif. “Kebetulan warga disini setuju dengan memanfaatkan lahan kosong untuk penanaman pisang, makanya kami selaku Karang Taruna Rejomulyo berupaya memanfaatkan lahan agar bisa menghasilkan,” ujar Wawan. Sementara itu, Walikota Metro Wahdi menyambut baik akan usaha para Karang Taruna di Rejomulyo. Dengan pemanfaatan lahan kosong seperti ini, bisa meningkatan ekonomi masyarakat Rejomulyo. “Allhamdulillah pemuda sekarang sudah sangat kreatif, dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada, untuk membantu peningkatan ekonomi masyarakat. Serta dapat membantu desanya dalam kemajuan, sehingga hasil kedepannya dapat dinikmati bersama-sama,” ujar Wahdi. (Ins/Cv/Ag)