Artikel Perekonomian Pemerintah Kota Metro

Webinar HUT ke-41 Dekranasda Provinsi Lampung

Webinar dalam rangka HUT ke-41 Dekranasda Provinsi Lampung dengan tema “UMKM Bangkit di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Semangat Pemberdayaan dan Kegotongroyongan”, di Ruang OR Setda, Senin (01/03/2021).

Turut hadir dalam zoom meeting yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung Ketua Deskranasda Kota Metro, Kepala Dinas UMK UM dan Perindustrian Kota Metro.

Dalam penyampaian Riana Sari Arinal selaku ketua Dekranasda Provinsi Lampung menyampaiakan rasa gembira bisa hadir ditengah-tengah para Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) yang merupakan salah satu ujung tombak pembangunan ekonomi kreatif sekaligus menjaga serta mengembangkan warisan budaya Lampung yang kita banggakan.

Kegiatan yang kita lakukan pada hari ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menggunakan produk-produk kerajinan yang berdaya saing. “Seperti kita ketahui bahwa pelaku industri usaha kerajinan berskala kecil dan menengah (UMKM), merupakan salah satu pelaku ekonomi yang paling penting baik dalam perekonomian di Lampung maupun nasional,” ucapnya.

UMKM juga sangat berperan dalam pengerahan tenaga kerja untuk kebutuhan ekonomi. Dari hasil akumulasi semua sektor ekonomi UMKM konstribusi UMKM terhadap PBB nasional mencapai 58% sampai dengan 60% dengan tingkat laju pertumbuhan sekitar 6% per tahunnya. Dengan harapan adanya webinar ini dapat mengembangkan produknya dengan ilmu yang telah diberikan oleh para narasumber.(gt/la)

Kunjungan Walikota dan Wakil Walikota Metro ke Pasar Pelangi dan Pasar Pak Tejo

Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro melakukan kunjungan ke Pasar Payungi dan Pasar Pak Tejo di Kota Metro, Minggu (28/02/2021).

Dalam acara silaturahmi Walikota Metro Wahdi Siradjuddin dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman mengunjungi Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi) dan Pasar Pak Tejo di Tejo Agung.

Walikota Metro Wahdi, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungannya untuk bersama-sama berjuang membangun Kota Metro.

“Saya juga mengapresiasi dan berharap, kegiatan seperti ini akan menjadi suatu contoh sebagai penggerak ekonomi masyarakat dan dapat memberikan contoh untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah lain,” ujar Wahdi.

Pada kesempatan ini juga, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, menyampaikan keinginan untuk Kota Metro harus menjadi kota yang berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya.

Di akhir acara, Qomaru juga mengingatkan kepada masyarakat, agar dapat mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, dan tetap selalu jaga kesehatan.(cv/la)

Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2022 di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro gelar Musrenbang tingkat kecamatan melalui vicon untuk mengurangi kontak fisik, yang berlangsung di OR Setda, Senin (22/02/2021).

Kepala Bappeda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, mengatakan pembukaan Musrenbang Kecamatan tahun ini untuk perencanaan penyusunan RKPD tahun 2022. Dengan tema “Penanganan Dampak Covid-19 Dalam Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Metro Sejahtera.”

Lanjutnya, Bangkit memaparkan bahwa setelah melaksanakan Musrenbang tingkat Kecamatan nantinya Pemerintah Kota Metro akan melaksanakan forum perangkat Daerah Kota Metro yang dilanjutkan dengan musyawarah pembangunan Kota Metro.

“Adapun prioritas Musrenbang tahun ini adalah kebutuhan fisik infrastruktur dan sosial budaya, dengan menyesuaikan anggaran yang ada,” jelas Bangkit.

Sementara itu, Plh. Walikota Metro Misnan, menyampaikan, bahwa Musrenbang Kecamatan yang diadakan ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbang tingkat Kelurahan.

“Dimana Musrenbang Kecamatan ini bertujuan untuk merangkum Musrenbang di tingkat kelurahan, tentang beberapa hal yang telah diprioritaskan sebelumnya,” tandasnya.

Turut hadir Plh. Wakil Walikota terpilih Qamaru Zaman, Staf Ahli, Sekretaris Bappeda. (Ian/Nv)

Kesbangpol Metro, Gelar Mediasi Terkait Pekerjaan Transportasi di Pasar

Pemerintah Kota Metro melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro mengadakan Rapat Koordinasi untuk membahas mediasi terkait pekerja tranportasi, Rabu (20/01/2021).

Acara yang berlangsung di Aula Kantor Kesbangpol Kota Metro, menghadirkan Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) guna mencari solusi untuk menyejahterakan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Hal ini terkait masalah pekerjaan transportasi di Pasar Kota Metro.

Kesimpulan berdarkan diskusi para pekerja permasalahan atas perebutan kerja operasional di lapangan. Chaidirsyah selaku ketua FSPTI Kota Metro sebagai pihak satu, dan Lilik Irawan Eka Saputra dari Organisasi Buruh Formal Indonesia (OBFI) Kota Metro selaku pihak kedua secara bersama-sama menerangkan beberapa hal. Bahwa, OBFI sudah terbentuk selama 4 (empat) tahun yang dimana saat itu FSPTI masih keadaan vakum sampai waktu yang tidak dapat ditentukan. Kemudian pada bulan November 2020 FSPTI muncul kembali dan akhirnya memicu perselisihan terkait perebutan dana/jasa OBFI yang telah berjalan.

Menurut Ketua DPC FSPTI Kota Metro apabila mereka sudah melakukan pekerjaan sesuai dengan SK, kemudian dari OBFI berdebat dikarenakan dianggap merebut dana/jasa ongkos bongkar muat barang bagian FSPTI, yang kemudian direbut kembali oleh OBFI. Kedua belah pihak dengan ini tidak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan diatas secara damai dan kekeluargaan karena keberadaan organisasi bongkar muat di Pasar Kota Metro dinilai menimbulkan permasalahan.

Pemkot Metro mengimbau pedagang Pasar Kota Metro untuk tidak menggunakan jasa bongkar muat dari pihak manapun. Sehingga Pemkot Metro mengeluarkan peraturan terkait tidak adanya jasa bongkar muat/organisasi bongkar muat di Kota Metro. Pemkot Metro akan menyurati Kemenlu Ham terkait keberadaan kedua Ormas tersebut di Kota Metro.

Pada kesempatan ini juga dihadiri  Ketua FSPTI, Kapolsek Metro Pusat, Kepala Dinas Perhubungan Kota Metro, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan para anggota Ormas di Kota Metro. (Lia/Ian)

Melalui Vicon, Pemkot Metro Gelar Pembukaan Musrenbang Kelurahan se-Kota Metro

Pemerintah Kota Metro gelar pembukaan Musrenbang Kelurahan se-Kota Metro tahun 2021 dalam rangka Penyusunan RKPD tahun 2022, yang berlangsung di OR Setda, Selasa (19/01/2021).

Kepala Bappeda Bangkit Haryo Utomo dalam laporannya menyampaikan, dengan pertimbangan kondisi Covid-19 yang sampai saat ini belum dapat dikendalikan, maka Musrenbang dilakukan secara virtual dan disiarkan secara streaming sehingga bisa disaksikan masyarakat kota Metro, pelaksanaan dilaksanakan selama 11 hari di 22 kelurahan yang akan didampingi oleh dua tim dari Bappeda yang dimulai dari 20 Januari – 8 Februari 2021 sebagaimana jadwal telah disampaikan kepada camat dan lurah se-Kota Metro. Adapun pelaksanaan dilakukan sesuai mekanisme seperti biasa, dimana diskusi akan terbagi dalam 3 kelompok yaitu insfrastruktur, ekonomi dan sosial budaya.

Wakil Walikota Metro, Djohan, dalam arahannya mengatakan tim yang turun ke kelurahan nantinya bisa menangkap semua permasalahan dan semua usulan dari masyarakat, sehingga nanti yang akan kita perbuat akan kembali untuk masyarakat. Ia juga menyampaikan terkait dengan PBB yang merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah yang menjadi modal untuk pelaksanaan pembangunan dan wajib untuk dilaksanakan.

“Usulan-usulan yang ada nantinya agar dikaitkan dengan kondisi saat ini, yakni pandemi Covid-19, yang berdampak perekonomian menurun di seluruh sektor masyarakat, oleh karenanya mari bersama-sama mencari solusi atas permasalahan tersebut baik dari segi pertanian maupun UMKM, sehingga nantinya masing-masing OPD ketika membuat perencanaan juga harus ditinjau azas manfaatnya,“ ujarnya.

Djohan mengucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini dan memohon maaf apabila sampai saat ini masih belum bisa memenuhi harapan seluruh masyarakat Kota Metro. “Semoga kita semua bisa bersama-sama membangun Kota Metro ini menjadi lebih baik. Dan mengingat kondisi Covid-19 ini, mari kita bersama menjaga kesehatan dengan ikuti prokes, dan mari kita tingkatkan kesadaran dalam pencegahan Covid-19 ini,” ucap Djohan.

Sementara itu Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan, sebagaimana diketahui bersama, di masa pandemi Covid-19, perekonomian mengalami penurunan yang cukup drastis dan kondisi ini berdampak pada sistem keuangan negara, termasuk keuangan daerah. Artinya dengan kapasitas fiskal daerah yang mengalami sedikit penurunan, maka harus tetap mengoptimalkan belanja pembangunan.

Pairin berpesan kepada seluruh kepala OPD agar dapat menjalin komunikasi dengan Bappeda terkait hasil Musrenbang kelurahan dan dapat menindaklanjutinya. Dalam menyusun rencana ini, dituntut harus bersama-sama dalam pelaksanakannya, oleh karenaya Walikota Metro mengajak dan berpesan agar sangat serius dalam membuat perencanaan.

“Tanggal 17 Februari saya dan Wakil Walikota sudah berakhir dalam pelaksaan tugas memimpin kota Metro, saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama semuanya dan seluruh masyarakat Kota Metro. Sekali lagi saya imbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk membangun Kota Metro dengan penuh semangat untuk Kota Metro menjadi lebih baik,” tutupnya. (cv/nv)

Wakil Walikota Metro Hadiri Pelantikan Pengurus BPC HIPMI Metro

Wakil Walikota Metro Djohan menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan DIKLANTCAB II HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kota Metro, periode 2020 sampai dengan 2023 di Ballroom Hotel Aidia Grande Metro, Kamis (14/01/2021).

Pada kesempatan ini, Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Lampung Arie Nanda Djausal melantik Muhammad Andrie sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Kota Metro dan 43 anggota BPC HIPMI Kota Metro.

Dalam sambutan Djohan mengatakan, selamat kepada Ketua dan pengurus HIMPI Kota Metro yang baru dilantik. HPMI Kota Metro harus mampu mendesain program kerja dan keputusan yang dapat menjawab segala tantangan, yang disesuaikan dengan kemampuan dan situasi, kondisi wilayah yang sejalan dengan arah prioritas pembangunan daerah Kota Metro.

“Saya juga berharap HIPMI kiranya mampu menggairahkan dan meningkatkan aktivitas dan motivasi bagi para anggota, untuk senantiasa melakukan pengkajian terhadap peluang pengembangan usaha-usaha dari ketersediaan potensi sumber daya alam yang ada di daerah. Serta guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mampu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat serta mendukung pelaksanaan otonomi daerah,” ujar Djohan.

Tambahnya, Djohan juga mengharapkan HIPMI Kota Metro sebagai wadah berkumpulnya pengusaha muda dapat menjadi suatu organisasi yang solid, mapan dan mampu membangun dunia usaha di daerah ini. (Sr/Dk)