Artikel Perekonomian Pemerintah Kota Metro

Walikota Metro Berharap, Program Kartu Tani Berjaya Mampu Sejahterakan Petani

Walikota Metro Achmad Pairin memimpin sosialisasi Program Kartu Tani Berjaya (PKTB) bersama Tim PKTB Provinsi Lampung di OR Setda Metro, Jumat (13/03/2020).

Achmad Pairin mengatakan jumlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kota Metro sebanyak 18 orang. Kemudian hasil panen pada tahun ini yang ditargetkan 45.000 ton telah melampaui target sebanyak 47.000 ton. Dengan adanya PKTB, semoga dapat membuat hasil panen petani di Kota Metro meningkat.

“Kemudian harga Sembako di pasaran Kota Metro meliputi beras pagi ini berkisar Rp. 9.775-11.000, Gula pasir dari Rp. 15.200-16.500-, Cabai rawit Rp. 33.000-, Bawang merah Rp. 28.000-, bawang putih kateng Rp. 43.000 bawang  biasa Rp. 35.500. Sedangkan untuk minyak goreng curah Rp. 12.875/ liter dan Bimoli  Rp. 13.875-, dan telur ayam mencapai Rp. 24.000-,” kata Pairin.

Prof. Dr. Ir. Muhammad Yusuf Sulfarano Barusman, MBA selaku Ketua Tim PKTB Provinsi Lampung mengutarakan bahwa, Kota Metro termasuk penyumbang nilai IPM tertinggi di Lampung, diantaranya juga Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Pringsewu.

“Permasalahan di Provinsi Lampung  yang membuat nilai IPM terendah di Indonesia bahkan Pulau Sumatra yaitu  kemiskinan  dan ketimpangan. Namun lain halnya, Kota Metro menjadi primadona penyumbang nilai tinggi dari 3 faktor yaitu ekonomi, kesehatan dan pendidikan,” ungkap M. Yusuf.

M. Yusuf juga menjelaskan mengenai PKTB yang sudah diolah selama 1 tahun. Kartu ini berisi program yang berbeda dengan Kartu Tani, dimana Kartu Tani sebagai alat bayar dari program negara. Sementara Program Kartu Petani Berjaya (PKPB) yang tertuang dalam Pergub No 9 Tahun 2020.

“Keunikan PKPB itu sendiri sebagai rencana usaha tani, laporan usaha tani, keanggotaan pertanian dan semua pihak terkait terdaftar dalam suatu sistem, serta proses transfer dan arus transaksi secara otomatis diatur dalam sistem KPB,” kata M. Yusuf.

Lanjutnya, M. Yusuf juga memaparkan manfaat PKPB untuk Petani yaitu mendapatkan kepastian ketersediaan pupuk, benih, obat-obatan, baik yang digunakan pada tanaman pangan perkebunan, peternakan dan perikanan yang bersubsidi dan non subsidi. Memudahkan permodalan baik dari bank atau lembaga keuangan.

“Selain itu juga PKPB dapat mendukung asuransi usaha tani padi, maupun asuransi usaha. Mendapatkan fasilitas sosial seperti beasiswa anak petani. Mendapatkan kepastian pemasaran hasil panen. Mendapatkan pembinaan dan penyuluhan usaha. Mendapatkan informasi dan laporan keuangan usaha. Mendapatkan informasi terkait teknologi usaha. Mendapatkan data dan informasi yang akurat dan meningkatkan efektivitas program seperti pupuk subsidi, benih, KUR, bantuan sosial,” jelas M. Yusuf. (Sr/Dk).

Djohan Hadiri Pelantikan Maporina dan Panen Ikan Lele Secara Bioflock

Wakil Walikota Metro Djohan hadiri pelantikan pimpinan daerah Masyarakat Pertanian Organik Indonesia (Maporina) Kota Metro periode 2020-2021 dan panen perdana budidaya ikan lele secara bioflock di Gedung Sinode GKSBS setempat, Rabu (11/03/2020).

Djohan menyampaikan terima kasihnya kepada pengurus Yayasan Bina Mandiri (YABIMA) Kota Metro yang telah mengelola bantuan dari pemerintah pusat dengan baik.

“Bantuan hibah ini terdiri dari 10 unit kolam bioflock, benih lele 30.000 ekor beserta pakan, rumah kolam, dan beberapa peralatan, serta bahan-bahan untuk mewujudkan program Pemerintah Pusat dalam rangka Budidaya Ikan Lele. Sehingga pada kesempatan ini dapat dilakukannya panen perdana budidaya ikan lele secara bioflock,” papar Djohan.

Sementara Ketua PD Maporina Kota Metro Muda’i Yunus, menyampaikan tekatnya untuk kemajuan dalam meningkatkan elektabilitas Maporina Kota Metro, sehingga dapat meningkatkan usaha mandiri bersama kelompok tani.

“Maporina menjadi alat perjuangan pertanian di Kota Metro. Salah satunya dengan konsep Urban Farming yaitu mandiri pangan yang sehat, ekologis dan sejahtera. Konsep ini akan kita kembangkan pada kelompok-kelompok tani,” jelas Muda’i Yunus.

Kegiatan yang bertemakan “Gerakan Isi Piringku Ada di Halamanku adalah Konsep Urban Farming untuk mandiri Pangan yang Sehat, Ekologis dan Sejahtera” ini dihadiri Kepala OPD, Yayasan Bina Mandiri Kota Metro, PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia) Kota Metro. (Ins/Ian).

Sebanyak 135 Koperasi di Kota Metro Mati Suri

Dari sebanyak 339 koperasi di Kota Metro, yang kedapatan mati suri 135. Hal itu terungkap di sela pelatihan sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan tentang Perkoperasian, di Lec Kartikatama, Rabu (11/03/2020).


Menurut Kabid Dinas Koperasi, UMK, UM dan Perindustrian Widiyarti Handayani mendampingi Siti Aisyah Kepala Dinas Koperasi, UMK, UM dan Perindustrian mengatakan bagi koperasi yang mati dilakukan pembubaran koperasi, baik oleh pemerintah maupun oleh koperasi itu sendiri. Sedangkan untuk koperasi yang mati suri tapi masih dapat dibina, dilakukan pendampingan dan penyuluhan pelaksanan RAT.

“Bagi koperasi yang benar mati dan juga mati suri akan dibina dilakukan pendampingan penyuluhan pelaksanaan RAT,” tandas Widiyarti.

Sementara Siti Aisyah mengatakan, keberadaan koperasi saat ini memang sangat diperlukan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, terutama masyarakat menengah kebawah. Dengan koperasi masyarakat bisa mengembangkan usahanya, tanpa harus terjerat rentenir.


Berdasarkan pantauan tim Diskominfo, Siti Aisyah berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kepercayaan, baik internal maupun eksternal. Seperti halnya pemerintah, lembaga keuangan, serta pihak ketiga yang berminat melakukan kemitraan dan menanamkan investasinya pada usaha koperasi (Bank/Kreditor).


“Saya mengharapkan peserta dapat memanfaatkan kesempatan dengan baik, untuk memperdalam pengetahuan dan pemahaman mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan Peraturan Perundang-undangan tentang Perkoperasian,” ucapnya. (nv/in)

Rapat Pembentukan Tim Fasilitasi CSR

Wakil Walikota Metro Djohan bentuk Tim Fasilitasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan bagi Perusahaan/ Corporate Social Responsibility (CSR) Kota Metro 2020, di OR Setda Kota Metro, Rabu (04/03/2020).

Wakil Walikota mengatakan CSR merupakan bentuk kepedulian pelaku usaha kepada lingkungan sekitar.

“Saya harap dari pertemuan ini dapat membentuk forum antar pelaku usaha. Selain itu tujuan dari pembentukan forum ini guna meratakan pemberian bantuan, agar tidak terjadinya tumpang tindih di satu bidang dan satu tempat,” ujar Djohan.

Djohan juga memaparkan mengenai pemberian bantuan dapat diberikan tidak hanya untuk bidang infrastruktur, melainkan terdapat 6 bidang diantaranya, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, pengembangan usaha pelestarian lingkungan hidup dan infrastruktur.

Selaku Ketua Forum Aan dari PT. Sinar Jaya Inti Mulya juga mengajak bidang-bidang lain, seperti finance yang ada di Kota Metro turut disertakan dalam program CSR ini.

“Dimana program CSR ini guna membantu pembangunan di Kota Metro, selain dari dana pemerintah daerah. Pembangunan ini tidak hanya infrastrukturnya, melainkan untuk bantuan di bidang sosial juga, seperti penyaluran dana ke panti asuhan terdekat,” ungkap Aan. (Sr/Dk)

Wakil Walikota Metro Bebaskan Ijazah Riswan Saputra

Wakil Walikota Metro Djohan mengunjungi kediaman Riswan Saputra mantan siswa SMK Negeri 2 yang belum mampu menebus ijazah kelulusan tahun 2018, di RT/RW 04/18 Jl. Seledri Gg.Subur Tejoagung Metro Timur, Selasa (03/03/2020).


Riswan yang merupakan putra pertama  dari pasangan Aguswanto dan Suyanti tidak mendapatkan ijazah kelulusan dikarenakan belum melunasi pembayaran sejumlah Rp.5.250.000,00.


Djohan mengatakan akan memberi bantuan, namun sekolah meminta surat keterangan tidak mampu, hanya saja surat tersebut sering dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab, maka dari itu pihak sekolah akan melakukan survei ke lokasi kediaman Riswan. Djohan menyarankan untuk membuat surat tersebut, namun apabila tidak ada maka ia akan tetap membayarkan untuk penebusan ijazah tersebut.


Adapun keadaan kehidupan keluarga Riswan sangat memprihatinkan dan tidak mampu. Dengan kondisi sang kakek yang hanya sebagai pengangkut sampah, ayahnya hanya pekerja serabutan dan sang ibu menunggu warung kecil-kecilan di depan rumahnya.

Harapan sang kakek adalah mendapatkan gerobak sampah baru dikarenakan gerobak yang lama hanya hasil pemberian yang sudah dibuang dan sudah tidak layak pakai.

Ditempat yang terpisah, nasib yang sama juga dialami oleh dua putri dari pasangan Sayudi yang bekerja sebagai tukang parkir di pasar pagi 24 Tejoagung dan Tego Purwati, yang beralamatkan di RT/RW 17/04.

Adapun nama mantan siswi tersebut yakni Dwi Nur Hayani anak kedua dan Nelly Indriyani anak ketiga dengan kisaran total tunggakan sebesar Rp.7.000.000. (nv/gt)

Asisten II Wakili Walikota Buka Gebyar Komunitas Kreatif

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Yeri Ehwan membuka Gebyar Komunitas Kreatif Kota Metro, di Samber Park, Sabtu (29/02/2020).

Yeri Ehwan mengatakan Kota Metro dipandang cocok untuk pengembangan UMKM, yang di dalamnya terdapat kreativitas masyarakat di bidang perekonomian melalui kuliner dan produk hasil karya sendiri.

“Pada momentum ini akan ada kolaborasi antara wisata kuliner dengan penampilan para komunitas band. Saya berharap acara ini tidak hanya sebatas seremonial namun berkelanjutan, karena untuk meramaikan tempat ini dimulai dari kita sendiri. Dan semoga melalui kegiatan ini perekonomian kota akan semakin berkembang,” tandasnya.

Turut hadir Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN/BUMD, Dekranasda, Camat Lurah, Peserta komunitas kreatif dan pelaku usaha ekonomi kreatif Kota Metro. (nv/in)