Rapat Pembahasan Terkait Pembelajaran Tatap Muka di Era Covid-19

Sebanyak 5 SMP serta 18 SD negeri dan swasta di Kota Metro telah memperoleh rekomendasi dari Satgas Covid-19, dan siap lakukan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Ria Andari membenarkan bahwa dalam waktu dekat akan diberlakukan sistem pembelajaran tatap muka di beberapa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Metro. Dengan catatan sekolah tersebut telah diverifikasi oleh tim dari Dinas Pendidikan yang kemudian mendapat rekomendasi dari Satgas Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan saat rapat pembahasan peningkatan mutu pendidikan pada masa pembelajaran di era Covid-19 yang berlangsung di aula Dinas Pendidikan, Rabu (26/08/20). “Proses pembelajaran akan lebih efektif dan lebih baik lagi apabila bertatap muka, akan tetapi hal tersebut tetap atas rekomendasi Satgas Covid-19.

Adapun nama SD yang telah diusulkan adalah SD Teladan, SD N 2 Metro Timur, SD N 12 Metro Pusat, SD N 2 Metro Barat, SD N 11 Metro Pusat, SD N 4 Metro Selatan, SD N 4 Metro Timur, SD N 4 Metro Barat, SD N 2 Metro Selatan, SD N 1 Metro Selatan, SD N 6 Metro Pusat, SD N 8 Metro Barat, SD Xaverius, SD IT WU, SD Aisyiyah, SD Alquran, SD Al Mukhsin, SD Nurul Huda.

Kemudian SMP N 6, SMP N 8, SMP N 2, SMP N 9 dan SMP Muhammadiyah 1. Dan untuk sekolah yang belum mendapatkan rekomendasi masih bisa mengajukannya ke pihak Dinas Pendidikan,” tuturnya.

Sementara itu Wakil Walikota Metro Djohan  berterima kasih kepada Dinas Pendidikan yang telah memberikan kesempatan untuk memberikan arahan terkait pembelajaran tatap muka di Kota Metro. 

“Pendidik harus memiliki kompetensi dalam mengajar agar menjadi lebih baik lagi, serta mau belajar dari pengalaman orang lain yang terdahulu. Apabila memang sudah siap bertatap muka dengan siswa maka segala sesuatunya harus dipersiapkan sedemikian rupa untuk kebaikan dan kesehatan siswa-siswi didik di sekolah.

Tetap terapkan protokol kesehatan dengan menyediakan tempat untuk mencuci tangan, lakukan latihan kawasan wajib pakai masker, dan tempat duduk harus diberikan jarak,” tandasnya. (in/va/cv) 

Pairin Serahkan Piala Olimpiade Walikota CUP LKP Airlangga

Walikota Metro menyerahan piala bergilir Lomba Olimpiade Walikota CUP LKP Airlangga, di Halaman Sekretariat Daerah Kota Metro, Selasa (21/07/2020).

Dalam sambutan Walikota Metro Achmad Pairin, mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba, serta berharap prestasi ini dapat bermanfaat.

“Semoga kegiatan ini bukan yang pertama dan bukan yang terakhir dan semoga selalu berkesinambungan,” kata Pairin.

Pada kesempatan ini, Juara 1 pada cabang lomba Matematika jenjang SD diraih oleh Jacinda Alvania F dari SD Muhammadiyah. Pada cabang IPA juaran 1 diraih oleh Mischa Fitriani.

Kemudian untuk Juara 1 pada cabang lomba Matematika jenjang SMP diraih oleh Kevin Adi Sanjaya dari SMP Cahaya Bangsa. Untuk cabang IPA juaran 1 diraih oleh Aprilia Candra Puspita. (Sr/Dk)

Kota Metro Kembali Raih WTP Untuk Kesepuluh Kalinya

Pemerintah Kota Metro kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019, yang merupakan predikat kesepuluh kalinya secara berturut-turut.

Penyerahan LKPD Kota Metro dilakukan secara daring (online) melalui video conference di Ruang OR Pemda Kota Metro, sesuai dengan protokol kesehatan pada masa pandemi virus Covid-19, Kamis (28/05/2020).

Kepala BPK RI Perwakilan Lampung, Hari Wiwoho, menyampaikan bahwa opini yang diberikan oleh pemeriksa atas kewajaran Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2019. Penyerahan WTP diberikan kepada Pemerintah Kota Metro dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Namun demikian BPK masih menemukan beberapa permasalahan dalam laporan keuangan, namun secara prinsipil tidak mempengaruhi kewajaran dari LKPD kedua daerah. Namun saya berikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro yang telah mampu mengelola keuangan daerah sehingga dapat meraih opini WTP,” ujarnya.

Tambahnya, Hari Wiwoho mengatakan pengelolaan keuangan daerah harus mengarah kepada terwujudnya peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Metro secara adil dan merata.

“Saya ingatkan beberapa rekomendasi yang terdapat dalam LHP LKPD tersebut, agar dapat ditindaklajuti selambat-lambatnya 60 hari sejak LHP diterima,” ungkapnya.

Walikota Metro Achmad Pairin, mengucapkan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Lampung, yang mampu memberikan berbagai pelajaran, saran dan masukan, atas perbaikan pengelolaan keuangan daerah di Kota Metro agar lebih baik.

“Dengan diraihnya opini WTP untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut oleh Kota Metro, tentunya tidak terlepas dari kerja sama dan kerja keras dari berbagai pihak. Saya berharap Sekretaris Daerah dan OPD yang terkait, agar rekomendasi yang disampaikan dalam LKPD dapat ditindaklanjuti sesegera mungkin,” ujar Pairin.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kota Metro, Sekretaris Daerah, Inspektur Kota Metro, Kepala BPKAD dan jajaran, serta beberapa kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Metro.

Sekolah dan Pasar, Menjadi Target Sosialisasi Covid-19 Pemkot Metro

Pemerintah Kota Metro bekerja sama dengan aparat setempat melakukan apel pagi di Ruas Jalan A.H. Nasution, Kamis (19/04/2020).

Target untuk sosialisasi kali ini bertempat di SMA, pasar dan tempat-tempat ramai di Kota Metro.

Wakil Walikota Metro Djohan terjun langung untuk mensosialisasikan kepada masyarakat dan pelajar SMA/SMK.

Pasar yang dikunjungi Wakil Walikota diantaranya Pasar Margorejo, Pasar Sumbersari, Pabrik kue Metro Selatan. Untuk SMA/SMK yang dikunjungi untuk sosialisasi yaitu SMK Negeri 4 Metro.

Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati mengatakan, hasil sosialisasi kemarin telah mendapatkan respon yang baik dari masyarakat.

“Mari kita sosialisasikan pencegahan Covid-19 dengan menarik, agar mereka tertarik mendengarkan kita. Hari ini juga merupakan hari kedua dan apel terakhir, untuk 12 hari kedepannya akan diadakan di halaman kecamatan masing-masing,” ungkap Retno.

Retno juga meminta kepada Dinas Kesehatan untuk segera melakukan penyemprotan disinfektan ketempat-tempat pelayanan.

“Hal ini kita lakukan berdasarkan laporan kehawatiran dari petugas pelayanan. Untuk petugas, kami siap kerahkan anggota,” tutur Retno. (Sr/Dk).

Covid-19, Walikota Metro Turun ke Sekolah

Walikota Metro Achmad Pairin memimpin gelar musyawarah penanganan Covid-19 di UPTD SMP Negeri 1 dan UPTD SMP Negeri 5 Metro, Senin (16/03/2020).

Achmad Pairin imbau kepada seluruh sekolah untuk banyak menyediakan tempat cuci tangan dengan menggunakan air mengalir, serta tempat penampungan air menggunakan baskom stenlis.

“Pairin menyampaikan bahwa Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan Corona mampu bertahan pada suhu dibawah 27°c. Dan jika ada warga Kota Metro yang terkena virus ini, maka virus tersebut mampu bertahan selama 14 hari di tubuh penderita.

Lanjutnya, Achmad Pairin mengungkapkan bahwa, angka kematian dari Virus Corona hanya mencapai 2%. Angka ini lebih kecil dari penyakit DBD (demam dengue) yang mencapai 4%.

“Oleh karena itu saya mengajak kita semua untuk mencegah Covid-19 dengan, cuci tangan dengan sabun sesering mungkin. Tidak bersalaman atau minimal bersentuhan fisik. Mengurangi pertemuan yang melibatkan banyak orang kalaupun ada pertemuan agar tanpa bersalaman. Menyiapkan sarana cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau cairan antiseptik. Menjaga stamina dengan makan makanan bergizi seimbang dan PHBS,” jelas Pairin.

Selain itu, Pairin juga melanjutkan penjelasannya mengenai cara pencegahan yaitu dengan melakukan pemantauan kepada orang yang baru bepergian ke luar negeri selama 14 hari dan melaporkan kedatangannya ke Puskesmas/ Dinas Kesehatan Kota Metro, serta menghindari tempat-tempat kerumunan orang.

“Bagi yang akan beribadah, agar membawa peralatan ibadah sendiri.
Sementara tidak berpergian ke luar negeri atau negara yang sedang terjangkit Covid-19. Bila ada keluhan demam, batuk, pilek, sesak napas segera berobat ke sarana pelayanan kesehatan,” jelas Pairin. (Ian/la)

Kapolres Metro Sosialisasikan Pencegahan Corona di SMP Negeri 2

Kapolres Metro Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Retno Prihawati, mensosialisasikan terkait pencegahan Corona / Covid-19, di SMP Negeri 2, Senin (16/03/2020).

Penyebaran virus corona menjadi perhatian banyak orang, termasuk di Indonesia. WHO menyarankan langkah perlindungan dasar yang disarankan bukan menggunakan masker, namun mencuci tangan sesering mungkin. Cuci tangan merupakan langkah mudah dan aman untuk melindungi diri dari virus corona, tetapi tidak banyak yang tahu bagaimana cara mencuci tangan yang benar.

Berdasarkan hal tersebut, Retno Prihawati mengajarkan cara mencuci tangan WHO yang benar untuk cegah virus corona. Ia juga mengimbau siswa-siswi untuk sementara waktu tidak bersalaman ketika bertemu teman, saudara atau orang yang lebih tua.

“Untuk sementara waktu adik-adik tolong hindari berjabat tangan atau bersalaman seperti biasa, memakai masker, tidak menyentuh wajah saat tangan kotor, dan cuci tangan sesering mungkin saat sebelum atau sesudah aktivitas apapun,” tandasnya.

Sementara ditempat yang sama beberapa polisi dan polwan memperagakan cara mencuci tangan WHO yang benar kepada siswa-siswi SMP Negeri 2. Adapun cara cuci tangan WHO yang benar adalah Basahi tangan dengan air, Tuang sabun pada tangan secukupnya untuk menutupi semua permukaan tangan, Gosok telapak tangan yang satu ke telapak tangan lainnya, Gosok punggung tangan dan sela jari, Gosok punggung jari ke telapak tangan dengan posisi jari saling bertautan, Genggam dan basuh ibu jari dengan posisi memutar, Gosok bagian ujung jari ke telapak tangan agar bagian kuku terkena sabun, Gosok tangan yang bersabun dengan air mengalir, kemudian Keringkan tangan dengan lap sekali pakai. (nv/cv)

figcaption { font-size: 10px; text-align: center; }