Artikel Kesehatan Pemerintah Kota Metro

Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2022 di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro gelar Musrenbang tingkat kecamatan melalui vicon untuk mengurangi kontak fisik, yang berlangsung di OR Setda, Senin (22/02/2021).

Kepala Bappeda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, mengatakan pembukaan Musrenbang Kecamatan tahun ini untuk perencanaan penyusunan RKPD tahun 2022. Dengan tema “Penanganan Dampak Covid-19 Dalam Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Metro Sejahtera.”

Lanjutnya, Bangkit memaparkan bahwa setelah melaksanakan Musrenbang tingkat Kecamatan nantinya Pemerintah Kota Metro akan melaksanakan forum perangkat Daerah Kota Metro yang dilanjutkan dengan musyawarah pembangunan Kota Metro.

“Adapun prioritas Musrenbang tahun ini adalah kebutuhan fisik infrastruktur dan sosial budaya, dengan menyesuaikan anggaran yang ada,” jelas Bangkit.

Sementara itu, Plh. Walikota Metro Misnan, menyampaikan, bahwa Musrenbang Kecamatan yang diadakan ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbang tingkat Kelurahan.

“Dimana Musrenbang Kecamatan ini bertujuan untuk merangkum Musrenbang di tingkat kelurahan, tentang beberapa hal yang telah diprioritaskan sebelumnya,” tandasnya.

Turut hadir Plh. Wakil Walikota terpilih Qamaru Zaman, Staf Ahli, Sekretaris Bappeda. (Ian/Nv)

14 Penambahan Kasus Konfirmasi Positif di Kota Metro

Kasus Konfirmasi Positif di Kota Metro kembali bertambah, per 14 Februari 2021 sebanyak 14 orang dikabarkan positif Covid-19.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Metro, Misnan, membenarkan data tersebut. Misnan menyampaikan ke 14 pasien tersebut adalah P568 TYP (26) warga Tejo Agung Metro Timur Kota Metro, P569 SH (56) warga Hadimulyo Barat Metro Pusat Kota Metro, P570 M (54) warga Hadimulyo Timur Metro Pusat, P571 LM (42) warga Hadimulyo Barat Metro Pusat, P572 S (87) warga Yosodadi Metro Timur, P573 DRY (25) warga Iringmulyo Metro Timur.

“Selanjutnya adalah P574 ASA (36) dan P575 A (34) yang merupakan pasangan suami istri. Yang bersangkutan adalah warga Kelurahan Metro Kecamatan Metro Pusat. ASA pada tanggal 2 Februari mengalami flu berat, dan tanggal 3 Februari merasakan pegal-pegal dan hilang penciuman. Tanggal 6 Februari berdua dirapid dengan hasil reaktif. Lalu di tanggal 9 Februari diswab dan tanggal 11 Februari hasil swab dinyatakan positif. Kini yang bersangkutan sedang melakukan isolasi mandiri di rumah,” ujarnya.

Pasien berikutnya adalah P576 N (27) warga Purwosari Metro Utara, P577 H (52) warga Ganjar Agung Metro Barat, P578 RND (36) warga Iringmulyo Metro Timur, P579 DP (26) warga Ganjar Agung Metro Barat, P580 L (52) warga Banjarsari Metro Utara, dan P581 MS (20) warga Ganjar Agung Metro Barat.

“Dengan bertambahnya 14 kasus baru tersebut, kini total keseluruhan kasus konfirmasi mencapai angka 581 kasus dengan rincian kasus baru 14, sedang menjalani isolasi 77, selesai isolasi 465, dan kematian 25,” kata Misnan.

1 Kasus Baru Kembali Menambah Data Kasus Konfirmasi Covid-19 di Metro

Juru bicara penanganan covid-19 Kota Metro, Misnan, kembali menginformasikan penambahan kasus Covid-19 di Kota Metro. Per tanggal 12 Februari, 1 pasien masuk data kasus baru di Kota Metro.

Pasien tersebut P567 berinisial S (63) warga Iringmulyo Metro Timur. “Yang bersangkutan pada tanggal 10 Februari dibawa ke UGD RS dengan keluhan sesak dan lemas. Kemudian dirapid antigen dengan hasil reaktif. Lalu pada tanggal 11 Februari yang bersangkutan diswab dengan hasil positif,” ujar Misnan.

Dengan penambahan tersebut, kini total keseluruhan kasus konfirmasi positif sebanyak 567.

Penambahan 3 Pasien Terkonfirmasi Kota Metro

Penambahan 3 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Metro, Kamis (11/02/2020), dengan data sebagai berikut:

  1. Pasien 564; Tn. RU, 62 tahun, alamat : Tejoagung. Kronologis:  pada 3 Februari mengeluh demam, sesak, batuk, pilek lalu rapid antigen mandiri reaktif dan diswab lalu pada tanggal 8 Februari dibawa ke UGD, karena keluhan tidak berkurang, 9 Februari hasil positif saat ini masih dirawat.
  2. Pasien : 565; an. SK (p), 13tahun, alamat : Hadimulyo Timur. Kronologis : Pasien merupakan siswa SMP yang pada 15 Januari menggalami demam dan batuk, dirapid reaktif. Lalu melakukan swab, pada 9 Februari hasilnya positif dan saat ini sedang isoman di rumah.
  3. Pasien : 566; Ny. DA, 35tahun, alamat : Purwosari, Metro Utara. Kronologis : tanggal 3 Februari demam kemudian berobat ke Rumah Sakit dan dirapid antigen reaktif. Tanggal 4 diswab dan 9 Februari hasil positif lalu isoman di rumah.

Penambahan 1 Kasus Positif Covid-19 di Kota Metro

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Metro Misnan mengatakan, pada hari ini terdapat penambahan 1 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (10/02/2021)

Pasien ini merupakan P563 atas nama Ny. H umur 68 tahun, warga Kelurahan Imopuro, Metro Pusat.

“Dimana kronologi tanggal 4 Febuari pasien datang ke UGD Rumah Sakit  dengan keluhan sesak dan nyeri dada. Tanggal 8 Febuari dilakukan pemeriksaan berupa swab dengan hasil positif. Untuk saat ini pasien masih menjalani perawatan,” jelas Misnan.

Lanjutnya, Misnan memaparkan dengan penambahan kasus ini, jumlah total kasus terkonfirmasi sebanyak 563. Kasus yang masih menjalani isolasi menjadi 139.

“Dengan rincian Kecamatan Metro Pusat sebanyak 35 kasus yang masih isolasi. Metro Timur 50 kasus, Metro Barat 37 kasus, Metro Utara 13 kasus dan Metro Selatan sebanyak 8 kasus,” papar Misnan. (Sr)

Penambahan 4 Kasus Positif Covid-19 di Kota Metro

Juru Bicara Covid-19 Kota Metro, Misnan, kembali menginformasikan penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 per tanggal 9 Februari 2021, penambahahan kasus sebanyak 4 orang.

Misnan mengatakan, 4 penambahan tersebut adalah pasien P559 FF (29) warga Yosomulyo, Metro Pusat. Yang bersangkutan tanggal 27 Januari mengeluh batuk, pilek, demam dan hilang penciuman, tanggal 29 Januari rapid antigen mandiri dengan hasil reaktif, kemudian tanggal 3 Februari diswab dan tanggal 7 Februari hasil positif.

Kemudian P560 N (44) warga Hadimulyo Barat, Metro Pusat. Kronologisnya istri yang bersangkutan bekerja di Lampung Tengah dan setiap harinya pulang pergi. Tanggal 17 Januari N pergi ke rumah saudara di Tegineneng, Pesawaran. Tanggal 27 Januari yang bersangkutan mengeluh sesak dan tidak bisa tidur lalu dibawa ke UGD RS dirapid reaktif. Tanggal 30 Januari diswab dan tanggal 4 Februari hasil positif.

“Selanjutnya adalah P561 B (57) warga Yosorejo, Metro Timur. Kronologisnya rekan sekantor yang bersangkutan ada yang terkonfirmasi positif, dan tanggal 1 Februari rapid antigen mandiri dengan hasil reaktif, kemudian pada tanggal 3 Februari diswab dan tanggal 7 Februari hasil positif. Kini yang bersangkutan isoman di rumah,” ucapnya.

Lalu, P562 PR (42) warga Purwosari, Metro Utara. Yang bersangkutan berprofesi sebagai guru di Metro. Tanggal 30 Januari mengalami demam, pusing dan penciuman berkurang. Tanggal 1 Februari rapid antigen mandiri reaktif. Tanggal 3 Februari diswab dan tanggal 7 Februari hasil positif.