Rapat TKPRD Kota Metro

Asisten II Yeri Ehwan memimpin Rapat Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Kota Metro tentang investasi pembangunan gudang usulan investasi pembangunan masjid dan pondok serta usulan kavling rumah tinggal, yang berlangsung di OR Setda Kota Metro, Kamis (24/09/2020).

Rapat terkait usulan para investor yang akan melakukan kegiatan pembangunan perumahan di Kota Metro.

Pada kesempatannya, Faizal melaporkan bahwa, akan merencanakan pembangunan perumahan Griya Pesona alam yang beralamat Yosomulyo Metro Barat. Adapun perumahan dan ruang terbuka hijau yang akan dibangun sebanyak 25 unit.

“Tidak ada masalah untuk sisi lahan, namun data sertifikat dan KTP harus berasal dari satu pemilik,” tandas Kepala BPN.

Yerri juga menegaskan bahwa, dirinya setuju dengan adanya pembangun perumahan yang akan diajukan apabila syarat-syarat untuk pengajuan pembangunan perumahan telah lengkap dan sesuai dengan persyaratan. (iy.in.ys)

SNV Serahkan Bantuan Alat Cuci Tangan Kepada Pemkot Metro

Penyerahan Bantuan Alat Cuci Tangan Pakai Sabun dari SNV (Stichting Nederlandse Vrijwilligers). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kerja Walikota Metro, Kamis (24/09/2020).

Pemerintah Kota Metro menerima kunjugan dari SNV yang diwakilkan oleh I Nyoman Suartana. Kedatangan mereka bertujuan untuk memberikan bantuan alat cuci tangan pakai sabun serta mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan tahun 2030 khususnya indikator 6 yaitu air bersih dan sanitasi.

Perwakilan SNV I Nyoman Suartana Metro menyampaikan bahwa, kota pertama di Provinsi Lampung yang telah menyandang status sebagai ODF atau bebas buang air besar sembarangan adalah Kota Metro. Kondisi ini menunjukan bahwa, pemerintah memiliki komitmen yang kuat untuk menyelesaikan permasalahan sanitasi dan juga menjamin kesehatan masyarakat sehingga mampu meningkatkan perilaku masyarakat akan hidup sehat dan bersih.

Selanjutnya, perwakilan SNV Indonesia juga memaparkan bahwa sejak tahun 2018 telah aktif dengan target yang didistribusikan oleh pemerintah provinsi untuk sanitasi layak sebesar 95% dan 12% sanitasi aman. Selain itu, kondisi saat ini sanitasi layak Kota Metro berdasarkan SMART STBM adalah 91% dan 3% yang berdasarkan data base line SNV tahun 2018. “Program akan dilakukan selama 5 tahun dan dilaksanakan di 6 negara yaitu Indonesia, Bangladesh, Nepal, Zambia, Tanzania, dan Ethiopia,” jelasnya.

“Saya berharap, bantuan alat cuci tangan pakai sabun ini bisa bermanfaat bagi seluruh warga Kota Metro, serta Pemkot Metro juga akan menindaklanjuti harapan SNV mengenai program layanan lumpur tinja terjadwal (LLTT) sehingga dapat mendorong peningkatan volume lumpur tinja yang dibuang ke IPLT serta memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat Kota Metro,” tutup Walikota Metro Achmad Pairin. (cv,li,ye).

Pemkot Metro Daring Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020

Walikota Metro Achmad Pairin, didampingi Pj. Sekda Kota Metro, Asisten II Sekda Kota Metro, Inspektur Kota Metro dan Kepala BPKAD Kota Metro mengikuti Daring Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah, secara virtual di OR Setda setempat, Selasa (22/09/2020).

Direktur Jenderal Pembendaharaan Andin Hadiyanto dalam arahannya menyampaikan laporan penyelenggaraan merupakan agenda tahunan yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2008 lalu, serta pemberian apresiasi kepada Kementerian Negara dan Pemerintah Daerah dalam persiapan penyusunan laporan keuangan tahun 2020.

“Rakernas kali ini sangat istimewa karena dilaksanakan secara berbeda yakni melalui daring, dengan mengangkat tema tantangan akuntabilitas keuangan negara dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional dari sinergritas berbagai pihak negara dan pemerintah. Saya juga menyampaikan bahwa acara pada hari ini diikuti kurang lebih 1000 peserta, yakni para BPK, Menteri Keuangan, pemerintah pusat dan daerah, para akademisi, serta mahasiswa,” ujarnya.

Sementara Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Rakernas pada tahun ini berkaitan dengan penanganan Covid-19, karena tema yang diusung begitu sangat mengena dan relevan, mengingat Indonesia sedang mengalami bencana wabah Covid-19. Untuk itu, pemerintahan berupaya memulihkan perekonomian masyarakat yang terkena dampak tersebut.

“Saya mengapresiasi semua pihak yang sudah secara profesional, akuntabel dan transparan dalam mengelola keuangan negara. Disamping itu, kami juga mengapresiasi BPK sebagai eksternal editor seluruh laporan statistik keuangan pemerintah baik pusat, daerah dan lembaga,” tandasnya.

Tambahnya, Sri Mulyani juga menyampaikan, acara ini juga merupakan rangkaian yang tidak terputus dari upaya kita semua dalam menjaga sikap laporan keuangan secara transparan, akuntabel, dan profesional.

Dalam rakernas tersebut, ditampilkan juga para penerima penghargaan WTP ke-10 kali, salah satunya Kota Metro. (in/va)

Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Kota Metro

Apel Kesiapan Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan berlangsung di Jalan A.H Nasution, Senin (21/09/2020).

Walikota Metro Achmad Pairin, menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat umum khususnya kepada semua pihak yang terlibat dalam terselenggaranya apel gabungan kali ini.

“Covid-19 telah menjadi pandemi global yang berpengaruh, terjadinya penurunan ekonomi mengakibatkan para pegawai dirumahkan, oleh karenanya Pemerintah Kota Metro telah memutuskan menjalankan kebiasaan normal baru untuk memulihkan perekonomian di Kota Metro,” ungkapnya.

Lanjutnya, Pairin menegaskan akan memberikan teguran dan sanksi kepada warga yang tidak menjalankan protokol kesehatan menurut Perwali Nomor 39 Tahun 2020.

“Diantaranya teguran lisan dan tertulis untuk tidak mengulangi atau menandatangani perjanjian, sanksi sosial berupa megucapkan Pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya, membersihkan fasilitas umum 30 menit serta penutupan usaha selama 3 x 24 jam ataupun sampai 14 hari,” tegasnya.

Peraturan Walikota Metro Nomor 39 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019 di Kota Metro.

Menurut Dandim 0411/LT Letkol Inf Andri Hadiyanto klaster Covid-19 yang pertama merupakan pusat perkantoran.

“Klaster sekarang yang sedang diantisipasi yaitu di pusat perkantoran. Tolong Perwali Nomor 39 dipelajari, dipahami dan pelaksanaanya bisa sampai ke jajarannya dan terlibat langsung sampai satuan terbawah untuk melakukan protokol kesehatan. Mohon juga untuk Walikota agar dikoreksi Perwalinya, sehingga berguna bagi kita bersama,” ujarnya.

Kapolres AKBP Retno Prihawati mengatakan sebagai aparat negara harus bisa membantu masyarakat dalam membangun kesadaran akan disiplin untuk menjalankan protokol kesehatan.

“Yang harus dipahami adalah penegakan disiplin ini bukan untuk bersikap arogan, melainkan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan,” tuturnya. (Gt/Tm)

Demo, Pedagang Kaki Lima Minta Pemkot Batalkan Pembangunan Pasar

Demo di tengah masa pendemi, para pedagang kaki lima di Pasar Shopping Kota Metro melakukan unjuk rasa, atas rencana pembangunan gedung oleh PT. Nolimex Jaya, Senin (14/09/2020).

Para pedagang menyampaikan aspirasinya tepat di depan kantor Walikota Metro. Pendemo minta, Pemkot setempat agar lebih memperhatikan para pedagang, yang menurut mereka dianggap pedagang legal.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota Metro sebelumnya telah melakukan kesepakatan bersama dengan pihak pedagang dan pengembang pada Jumat (07/08/2020) lalu.

Saat ini, para pendemo sedang menyampaikan aspirasinya di Kejaksaan Negeri dan DPRD Kota Metro. (Li/In/Sr)

Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 Saat Pilkada

Pemerintah Kota Metro mengikuti Video Conference (vicon) dengan pembahasan Pengamanan dan Penegakan Hukum Protokol kesehatan Covid-19 dalam Pilkada Serentak Tahun 2020. Vicon berlangsung di Ruang OR Setda setempat, Rabu (09/09/2020). 

Dalam vicon ini turut dikuti juga Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Dalam Negeri, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Jaksa Agung, Panglima TNI, Polri, Kepala Satgas Covid-19, Pemerintah Pusat dan Kepala Daerah Pemerintah Provinsi, kabupaten/kota beserta anggota Forkopimda.

Sedangkan di Kota Metro, rapat ini dihadiri Kapolres Metro, Dandim 0411/LT, perwakilan KPU dan dinas terkait. Dimana dalam rapat ini diharapkan penyelenggaraan Pilkada berjalan aman, terlebih di situasi pandemi. (in\va)