Wahdi dan Qomaru Zaman, Hadiri Grand Opening Wa’Baim dan Mahel Photography

Walikota Metro Wahdi dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman hadiri Grand Opening Cafe Wa’Baim dan Mahel Photography di Jl. Brigjen Katamso N0.49 Ganjar Asri Metro Barat, Sabtu (12/06/2021).

Cafe Wa’Baim dan Mahel Photography tersebut merupakan milik anak dari Anggota DPRD Kota Metro yaitu Bapak Abdulhak.

Pada penyampaian, Abdulhak mengatakan sejarah singkat tentang lahan yang dibeli sejak tahun 1984 lalu. Dimana lahan ini merupakan milik orang tua saya, dan saat ini dikelola oleh anak saya dijadikan tempat usaha.

Dalam sambutannya, Wahdi mengatakan selamat atas Grand Opening Cafe Wa’Baim dan Mahel Photography. Dengan harapan kedepan, dengan peresmian ini mampu meningkatkan visi misi Kota Metro dalam program kegiatan ekonomi.

“Dengan kata lain, dampak Covid-19 saat ini sangatlah berpengaruh di bidang ekonomi. Sehingga adanya Grand Opening Cafe ini, membuat harapan pertumbuhan ekonomi di Kota Metro, serta memberi peluang pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” ungkap Wahdi.

Dalam mengakhiri sambutan Wahdi menyampaikan, semoga kegiatan ekonomi seperti ini bisa berjalan dengan sukses dan kedepan menguntungkan Kota Metro. (Lia/Cv)

Walikota Metro Buka Pertandingan Tenis Lapangan

Walikota Metro Wahdi membuka pertandingan tenis lapangan antara Club ITC dan CTS di Lapangan Tenis AB garuda, Sabtu pagi (12/06/2021).

Abdal Masni selaku penasehat lomba mengatakan apresiasinya terhadap Walikota Metro yang terlibat dalam pertandingan. Mudah-mudahan dari hal ini dapat terus membina insan tenis yang ada di Kota Metro,

“Semoga dengan even hari ini meningkatkan kebersamaan, prestasi serta meningkatkan kesehatan. Kami juga berharap pertandingan persahabatan ini dapat mengutamakan persahabatan, bukan semata menang kalah saja,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Walikota Metro Wahdi, menyampaikan bahwa pagi ini ada sesuatu yang berbeda, karena tidak hanya sekedar berkunjung untuk melihat pertandingan, namun diminta untuk ikut terlibat.

“Terima kasih sudah mengundang kami, semoga jalinan silaturahmi ini dapat melapangkan segalanya, terkhusus pembangunan Kota Metro. Saya juga mengapresiasi kegiatan ini, semoga dengan pertandingan ini, semakin menuju pembangunan Metro ceria, Lampung berjaya,” tuturnya yang didampingi Asisten III dan Sekretaris Dinas Kominfo Metro. (cv/nv)

Bidang Pariwisata, Menjadi Topik Audiensi Walikota Metro dengan Kompas.com

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, menerima audiensi dari Kompas.com di Rumah Dinas Walikota, Selasa (08/06/2021).

Kedatangan pengurus Kompas.com dalam rangka menjalin silaturahmi dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Metro ini juga disambut oleh Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo dan Kepala Dinas Kominfo Farida.

Tri Purna Jaya dari Kompas.com, pada kesempatan ini menanyakan kepada Walikota Metro seputar uniqueness values dari bentuk pariwisata, makanan, atau ciri khasan lainnya yang ada di Kota Metro.

“Apakah Kota Metro punya uniqueness values, kekhasan sendiri untuk menjadi ikon pariwisata dan daya tarik masyarakat luar terhadap Kota Metro,” tanyanya.

Wahdi juga menjawab, bahwa untuk saat ini daya tarik masyarakat luar terhadap Metro adalah tempat ibadah yaitu Masjid Taqwa.

“Kita sudah memiliki daya tarik sedikit yaitu Rumah Ibadah Masjid Taqwa. Tak hanya itu, kami akan mengembangkan pariwisata yang ada di Kota Metro. Dimana saat ini Kota Metro, perlu mempunyai daya tarik tersendiri baik di wisata sejarah dan wisata religius. Untuk saat ini sudah banyak wisata di Metro, namun wisata buatan,” jelas Wahdi.

Lebih lanjut, Wahdi juga mengatakan bahwa sejarah harus dikumpulkan dan perlu bukti berupa buku, yang nantinya dapat dibaca oleh masyarakat. Salah satu sejarah di Kota Metro berupa tempat yaitu, Rumah Sakit Santa Maria, Rumah Dokter.

“Saat ini Dam Raman merupakan wisata alam yang berpotensi di Kota Metro, dengan luas 24 hektar. Dengan ini juga harapan kami, masyarakat turut membantu melestarikan wisata ini dimana Dam Raman merupan wisata buatan. Yang dimiliki Kota Metro,” ungkap Wahdi.

Tambahnya, Wahdi juga meminta kepada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, dan para Camat untuk fokus dan serius dalam mengembangkan pariwisata. “Kerjakan satu per satu. Fokus pada 1 macam pariwisata yang ingin dikelola sampai tuntas, jangan kerja setengah-setengah,” tegasnya.

Tri Purna Jaya juga menuturkan bahwa, kita perlu berkaca dari negara tetangga yang dapat mengelola tempat kecil menjadi menarik.

“Maka dari itu, kita perlu mengharapkan dukungan dari semua pihak agar kita dapat mewujudkan Kota Metro menjadi daerah yang bersih dan menarik dan juga tempat yang banyak cerita bersejarah,” kata Tri Purna Jaya. (Ins/Ian)

Pemkot Metro Bahas Pertanian dengan STIPER Dharma Wacana

Sebagai upaya pengembangan pertanian di wilayah Kota Metro, STIPER (Sekolah Tinggi Pertanian) Dharma Wacana Kota Metro, melakukan presentasi kepada Pemerintah Kota Metro untuk menunjukkan berbagai strategi dengan metode membangun sistem pertanian modern terpadu dan berkelanjutan melalui pendekatan kawasan.

Walikota Metro Wahdi juga menyambut baik atas kunjungan ini, dengan memaparkan bahwa kedepan akan memfokuskan pembangunan di pertanian perkotaan.

Upaya pemerintah daerah dalam membangun pertanian dikarenakan luas lahan pertanian sangat terbatas yaitu hanya 43% dari luas wilayah luas pertanian sawah sebesar 2.983 Ha. Dengan total luas wilayah di Kota Metro 6.874 Ha atau 68,74 km2

“Saya sangat bangga dengan Kota Metro, walaupun banyak membangun infrastruktur tetapi tetap mempertahankan lingkungan hijau yang ada di wilayah kota ini. Kota Metro kedepannya akan menjadi pusat edukasi pertanian, untuk menyediakan ruang terbuka bagi anak-anak,” ucap  Wahdi di ruang kerjanya, Selasa (08/06/2021).

Lanjutnya, Wahdi mengatakan bahwa, dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki dengan kemandirian nasional dan lokal, dengan memanfaatkan teknologi, modernisasi, dan mekanisasi.

“Pertumbuhan suatu kota juga terlihat dari ekonomi yang tinggi, dan sumber daya manusia yang mandiri, dan dapat memanfaatkan teknologi pada suatu daerah,” ucap Wahdi.

Dalam kesempatan ini, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman juga menjelaskan bahwa konsep yang diberikan sudah sesuai dengan visi misi, jadi ini sudah menjadi fokus perhatian pemerintah Kota Metro.

“Saya mengharapakan jika ini terjadi maka kedepannya bisa membuat para petani dan masyarakat Kota Metro menjadi sejahtera dan nantinya kita akan menggunakan alat-alat pertanian menjadi sebuah produk,” ujarnya.

Lanjutnya, Qomaru juga menyampaikan bahwa penggunanaan alat-alat teknologi untuk memberdayakan teknologi modernisasi di Kota Metro. “Perlunya campur tangan pemerintah terhadap pertanian yang ada di Kota Metro. Nantinya bisa dipastikan bahwa semua harga produk dan hasil pertokoan sangat dikontrol oleh pemerintah,” katanya.

“Komoditas yang dikembangkan disetiap kawasan akan disesuaikan dengan kondisi wilayah dan aksesibilitas lokasi, serta ketersediaan sumber daya lahan dan air,” ujarnya.

Prof Soni  selaku perwakilan STIPER Dharma Wacana Kota Metro mengatakan bahwa, program pembangunan pertanian di wilayah Kota Metro, akan ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan indeks ketersediaan pangan. Langkah- langkah yang akan dilakukan untuk capai tujuan tersebut antara lain perbaikan jaringan sentra penangkaran benih unggul, fasilitasi gudang, peningkatan penggunaan pupuk organik, pengendalian hama terpadu, lantai jemur, dan alat penampi gabah.

“Untuk meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dengan penguatan kelembagaan petani dan meningkatkan intensitas penyuluhan pertanian. Penyuluhan pertanian memiliki peran strategis sebagai ‘agent of change’ untuk mempercepat pembangunan pertanian di Kota Metro,” ujar Soni. (Ins/Gt)

Rakor Pemerintah Kota Metro Bulan Juni 2021

Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan pada bulan Juni 2021, berlangsung di Aula Pemkot Metro, Senin (07/06/2021).

Dalam agenda Rakor tersebut, dilangsungkan juga penyerahan hadiah Lomba Kelurahan Tingkat Kota tahun 2021 yakni Rejomulyo Metro Selatan sebagai juara pertama mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 16.000.000, Mulyojati Metro Barat sebagai juara kedua mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 8.000.000, dan Purwosari Metro Utara sebagai juara ketiga mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 6.000.000. Adapun juara pertama akan diusulkan kepada Gubernur Lampung untuk mengikuti lomba Kelurahan Tingkat Provinsi.

Selanjutnya dalam Rakor, Bangkit menyampaikan bahwa Rakor di bulan Juni tersebut diikuti langsung oleh Walikota, Wakil Walikota, Staf ahli, Asisten, Kepala Opd se-Kota Metro, TP. PKK dan yang mengikuti secara virtual yakni Instansi vertikal, Camat dan Lurah se-Kota Metro. Ia menjelaskan bahwa dalam rakor akan ada beberapa pokok masalah, dan terkait dengan protokol kesehatan maka Rakor akan dilaksanakan hingga jam 11.30 WIB.

Dalam Rakor bulan Juni tersebut, beberapa OPD, Kelurahan, dan Kecamatan melaporkan hasil kerja di tahun 2021.

Terkait Lomba Kelurahan tingkat Provinsi, Kepala BPS memberi dukungan terhadap Pemkot Metro, untuk lakukan pembinaan desa cantik. Pihaknya akan berkoordinasi dan mengarahkan bagaimana cara pengolahan dan analisis data kedepannya, bagaimana pemanfaatannya, dan tim akan mempersiapkan apa saja yang bisa dibantu serta dibutuhkan untuk Kelurahan Rejomulyo.

Menanggapi BPS, Walikota Metro, Wahdi meminta BPS untuk dapat menunjang Kelurahan Rejomulyo melalui data digital agar dapat mencapai tujuan dan target, dengan mencantumkan indeks penunjang untuk data lomba kelurahan.

“Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa Kelurahan Rejomulyo memang sudah sangat maju baik dalam binaan masyarakat atau juga program-programnya. Apabila BPS dapat membantu turun langsung kebawah maka seluruh data bisa segera dilengkapi, karena hal tersebut merupakan salah satu syarat dalam mengikuti Lomba Tingkat Provinsi dan Nasional nanti,” tuturnya.

Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan Yeri Ehwan dalam penyampaiannya terkait permasalahan lomba kelurahan mendatang, pada tanggal 11 Juni akan diadakan verifikasi dari tim penilaian lomba Provinsi, untuk itu OPD terkait dalam pembinaan lapangan agar dapat menindaklanjuti rapat sebelumnya.

“Apabila memungkinkan akses Jalan Budi Utomo perlu dilakukan penimbunan lubang yang ada. Kiranya dapat ditinjau beberapa jalan yang sudah parah tersebut, karena pergerakan tim penilai lomba akan melalui jalan tersebut,” ucapnya. (nv/gt)

Tinjau Pembangunan, Walikota Metro Ajak Masyarakat Berinovasi

Walikota Metro Wahdi dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, meninjau pembangunan saat bersepeda ke Metro Utara, Minggu pagi (06/06/2021).

Tak hanya itu, para rombongan juga mendatangi Posko Keramba Jaring Apung Nila Raman Asri (KJA- NIRA) dan usaha jaring apung di Capit Urang Dam Raman.

Pada kesempatan ini, Wahdi meminta kepada pengurus Keramba Jaring Apung untuk berinovasi dalam cara membudidaya dan pemasaran ikan. Hal ini disampaikan saat di sela memberi makan ikan.

“Saya minta semua kepada pengurus harus dapat berinovasi dan dapat mempelajari semua tentang perikanan dan mempelajari pemasaran. Berdayakan masyarakat sekitar, agar hasil panen berhasil, sehingga nantinya mampu menambah perekonomian masyarakat,” katanya.

Tambahnya, Wahdi berharap kepada pengurus untuk bisa merenovasi atau berinovasi dalam pengelolaan tempat ini. Sehingga nantinya mampu menjadi tempat wisata di daerah sekitar.

Haryono selaku pengurus Keramba Jaring Apung mengatakan, jika tempat ini akan bisa dijadikan tempat wisata, diharapkan jalan menuju kesini untuk anderlah.

“Jika Keramba Jaring Apung Nila Raman Asri ini nantinya bisa dijadikan tempat wisata, kami meminta pembuatan jalan yang kurang lebih sejauh 500 km, dan juga dapat memperindah tempat,” ungkapnya. (Cv/Lia).