Walikota dan Wakil Walikota Metro, Kunjungi Polres dan Kodim 0411/LT

Wahdi Siradjuddin, dihari keduanya menjabat sebagai Walikota Metro melanjutkan kunjungan silahturahmi kerja di Kantor Polres Kota Metro dan Kodim 0411/LT, Selasa (02/03/2021).

Pada kunjugan kali ini Walikota Metro bersama Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman, melanjutkan kunjungan silahturahmi kerja guna menyukseskan kinerja kedepan secara bersama.

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, menyampaikan beberapa hari lalu telah dilantik oleh Gubernur Lampung, sebagai  Walikota dan Wakil Walikota Metro sampai 4 (empat) tahun kedepan.

“Oleh karena itu, kami berharap untuk kedepan kita dapat mencapai kesuksesan bersama. Serta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro harus tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta bisa mensosialisasikan program Kota Metro sesuai dengan visi dan misi yang baru,” ujar Wahdi.

Tak hanya itu, Walikota Wahdi memberikan instruksi kepada para OPD untuk tetap menjaga kebersihan sekitar, serta untuk penanganan Covid-19 yang belum terselesaikan ini agar tetap menjalankan protokol kesehatan.

Sedangkan, Kapolres Metro AKBP Retno Primawati, menyampaikan terima kasih atas kunjungannya.

“Kami akan menjalankan kebijakan-kebijakan yang telah diambil, terutama terkait penanganan covid-19  yang masih ada sampai saat ini,” katanya. (Lia/Gt)

Walikota dan Wakil Walikota Silaturahmi ke Dinkes dan Dinsos Kota Metro

Walikota Metro jalin silaturahmi langsung kebeberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kota Metro, kegiatan ini merupakan upaya pemerintah Kota Metro di dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya, Senin (01/03/2021).

Beberapa OPD yang dikunjungi diantaranya Rumah Sakit Jend Ahmad Yani, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kota Metro.

Pada kunjungan tersebut, Walikota Metro Wahdi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Metro harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Pemkot harus berikan pelayanan terbaik, dan bisa mensosialisasikan program Kota Metro sesuai dengan visi misi kita yang baru,” tuturnya.

Lanjutnya, bahwa setiap tanggung jawab yang diberikan harus komitmen dijalankan dan amanah menjalankan pekerjaan. “Pemkot akan melakukan perbaikan fasilitas dan akan lebih dikembangkan lagi,” ujar Wahdi.

Tidak hanya itu, Kepala Dinas Kesehatan Erla melaporkan bahwa sebanyak 2300 tenaga kesehatan sudah melakukan vaksinisasi pada tahap pertama.
“Vaksin tahap ke dua dilaksanakan pada 17 Februari yang akan diberikan untuk non tenaga kesehatan, tapi kebutuhan tenaga kesehatan masih kurang,” lapor Erla.

Erla juga menerangkan distribusi vaksin di provinsi juga belum terdistribusi dari pusat untuk non tenaga kesehatan.

Wahdi juga menyampaikan bahwa yang penting bukan hanya distribusi melainkan juga penyimpanan dan penjagaannya.

Selaku Kepala Dinas Sosial Suwandi pun memaparkan bahwa angka kemiskinan Kota Metro menurun dari 8,6% menjadi 8,4% dilihat dari jumlah penduduk Kota Metro. Sekitar 4000 jiwa penduduk yang miskin sudah tercover oleh bantuan PKH.

Selanjutnya, Suwandi juga meminta penambahan pegawai tenaga Sosial, sebab program-program kementerian sangat luar biasa.

Dalam menanggapinya Walikota Metro juga menyampaikan bahwa angka kemiskinan kita masih di bawah angka kemiskinan nasional sekitar 12.000 jiwa, kita harus tetap bekerja keras untuk menurunkan persentase kemiskinan di Kota Metro. Selain itu, kader-kader tenaga sosial sangat berperan penting kita juga harus memanfaatkan pemberdayaan masyarakat di Kota Metro.(inz/dk)

Kunjungan Walikota dan Wakil Walikota Metro ke Pasar Pelangi dan Pasar Pak Tejo

Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro melakukan kunjungan ke Pasar Payungi dan Pasar Pak Tejo di Kota Metro, Minggu (28/02/2021).

Dalam acara silaturahmi Walikota Metro Wahdi Siradjuddin dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman mengunjungi Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi) dan Pasar Pak Tejo di Tejo Agung.

Walikota Metro Wahdi, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungannya untuk bersama-sama berjuang membangun Kota Metro.

“Saya juga mengapresiasi dan berharap, kegiatan seperti ini akan menjadi suatu contoh sebagai penggerak ekonomi masyarakat dan dapat memberikan contoh untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah lain,” ujar Wahdi.

Pada kesempatan ini juga, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, menyampaikan keinginan untuk Kota Metro harus menjadi kota yang berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya.

Di akhir acara, Qomaru juga mengingatkan kepada masyarakat, agar dapat mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, dan tetap selalu jaga kesehatan.(cv/la)

Rapat Pemantapan Pelaksanaan Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota

Plh. Walikota Metro Misnan melakukan rapat terkait pemantapan pelaksanaan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota melalui video conference, yang berlangsung di OR Setda, Kamis (25/02/2021).

Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik menyampaikan bahwa rencana pemantapan pelaksanaan pelantikan Kepala Daerah terpilih akan dilaksanakan dengan 3 tahap yaitu pada Bulan Februari, April, dan juga Juli 2021.

Sementara itu Dirjen OTDA Kemendagri Akmal Malik, menjelaskan gambaran dinamika Pilkada tahun 2020 data menunjukkan dari 178 daerah yang akan dilantik, 121 daerah non PHP (Perselisihan Hasil Pemilihan), 57 daerah yang PHP ditolak, dan 82 provinsi yang melakukan pelantikan di luar bulan Februari.

Menanggapi persoalan tersebut ia menambahkan pihaknya telah melaksanakan road show ke beberapa daerah untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

“Kami direpotkan dinamika di beberapa daerah, saya road show di beberapa provinsi untuk memastikan persoalan mis komunikasi sebelum pelantikan dilaksanakan,” jelasnya.

Lanjutnya Dirjen OTDA juga menyampaikan bahwa di Provinsi Lampung memiliki 7 kabupaten dan kota yang akan melakukan pelantikan.

Tidak hanya itu, ia juga menjabarkan bahwa 32 provinsi sudah melaksanakan rapat persiapan pelantikan dan 3 provinsi meminta melakukan pelantikan secara daring diantaranya, Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Tmur, dan Jawa Tengah, 29 provinsi lainnya meminta untuk melaksanakan pelantikan secara luring.

Adapun kriteria utama dalam pelantikan, yaitu jumlah persebaran Covid-19 di setiap provinsi, kabupaten dan kota, kelengkapan alat jaringan internet dan kondisi geografis, dan kesiapan pengamanan dan juga kesiapan protokol kesehatan.

Terkait pelantikan yang akan dilaksanakan tanggal 26 Februari mendatang diharapkan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan bagi Forkopimda yang melaksanakan dengan tatap muka tidak boleh lebih 25 orang dalam satu ruangan.

“Kami berharap tidak ada klaster pelantikan, karena kita ingin memberikan contoh kepada masyarakat, tetap beraktifitas dan menerapkan protokol Covid-19. Untuk berjaga-jaga apabila ada pemadaman listrik secara mendadak kita harus menyiapkan plan B, sebab kita akan melaksanakan pelantikan secara virtual,” tutupnya. (Ins/Ian)

Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2022 di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro gelar Musrenbang tingkat kecamatan melalui vicon untuk mengurangi kontak fisik, yang berlangsung di OR Setda, Senin (22/02/2021).

Kepala Bappeda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, mengatakan pembukaan Musrenbang Kecamatan tahun ini untuk perencanaan penyusunan RKPD tahun 2022. Dengan tema “Penanganan Dampak Covid-19 Dalam Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Metro Sejahtera.”

Lanjutnya, Bangkit memaparkan bahwa setelah melaksanakan Musrenbang tingkat Kecamatan nantinya Pemerintah Kota Metro akan melaksanakan forum perangkat Daerah Kota Metro yang dilanjutkan dengan musyawarah pembangunan Kota Metro.

“Adapun prioritas Musrenbang tahun ini adalah kebutuhan fisik infrastruktur dan sosial budaya, dengan menyesuaikan anggaran yang ada,” jelas Bangkit.

Sementara itu, Plh. Walikota Metro Misnan, menyampaikan, bahwa Musrenbang Kecamatan yang diadakan ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbang tingkat Kelurahan.

“Dimana Musrenbang Kecamatan ini bertujuan untuk merangkum Musrenbang di tingkat kelurahan, tentang beberapa hal yang telah diprioritaskan sebelumnya,” tandasnya.

Turut hadir Plh. Wakil Walikota terpilih Qamaru Zaman, Staf Ahli, Sekretaris Bappeda. (Ian/Nv)

18 Pegawai Terima SK Pengangkatan PPPK

Walikota Metro secara resmi memberikan Surat Keputusan (SK) kepada 18 Pegawai Pemerintah dengan Perjajian Kerja (PPPK), di OR Setda Pemerintah Daerah Kota Metro, Selasa (16/02/2021).

Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi Pegawai Suprapto, mengatakan Pemerintah Kota Metro mendapatkan tambahan alokasi formasi PPPK sebanyak 18 orang.

“18 orang ini yang terdiri dari 10 formasi tenaga guru dan 8 formasi penyuluh pertanian. Hal ini didapatkan berdasarkan hasil seleksi penerimaan PPPK dari formasi tenaga honorer,” ucap Suprapto.

Lanjutnya, pelaksanaan seleksi PPPK tahap pertama menggunakan sistem CAT UNBK (Ujian Nasiol Berbasis Komputer) dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2019 bertempat di SMA Negeri 1 Metro.

“Peserta yang mengikuti seleksi penerimaan PPPK Pemerintah Kota Metro sebanyak 22 (dua puluh dua) orang yang berasal dari eks tenaga honorer kategori 2. Dari jumlah tersebut dinyatakan 18 orang yang lulus seleksi dan mendapatkan penetapan nomor induk PPPK. Serta telah menandatangani perjanjian kerja dengan masa hubungan kerja selama 5 tahun terhitung sejak 1 Januari 2021- 31 Desember 2025,” papar Suprapto.

Walikota Metro Achmad Pairin, menyampaikan selamat kepada para penerima SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

“Diharapkan akan menjadi abdi negara dan abdi masyarakat yang baik, sehingga dapat mendukung upaya Pemerintah Kota Metro dalam membangun Kota Metro, serta dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kota Metro khususnya,” ujar Pairin.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro beserta jajarannya, yang telah berusaha semaksimal mungkin mengupayakan terbitnya SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di lingkungan Pemerintah Kota Metro,” kata Pairin.

Di akhir sambutan, Pairin mengharapkan para pegawai dapat meningkatkan disiplin dan kinerjanya. “Sehingga senantiasa mensyukuri dan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional, demi suksesnya pembangunan di Kota Metro,” ungkapnya. (Ian/Lia).