Walikota Metro Hadiri Perayaan Cap Go Meh PSMTI Kota Metro

Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Metro mengadakan acara Perayaan Cap Go Meh PSMTI Kota Metro, yang berlangsung di Gedung Graha Sukha Metro, Kamis (20/02/2020).

Handy Tjandriyanto selaku Ketua PSMTI Kota Metro dalam laporannya menyampaikan bahwa perayaan Cap Go Meh sangatlah penting bagi masyarakat Tionghoa untuk melestarikan budaya dari leluhur setiap tahunnya, yaitu pada hari ke-15 setelah Imlek dengan cara berkumpul bersama merayakan Cap Go Meh sebagai puncak acara perayaan tahun baru Imlek.

“Kami PSMTI berupaya untuk bisa terus melestarikan budaya leluhur dan terus bersama-sama ikut serta bersama masyarakat dengan semangat memajukan negara kita tercinta ini. Dan sesuai dengan tema PSMTI yaitu peduli bersama untuk Indonesia maju, dengan ini saya mengajak masyarakat Tionghoa Kota Metro bergabung dengan PSMTI Metro dalam kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat untuk masyarakat Kota Metro,” tutup Handy.

Walikota Metro Achmad Pairin dalam sambutannya memberikan ucapan selamat berbahagia, bersuka cita, dan berkumpul bersama keluarga. Pairin berharap dengan adanya wadah paguyuban organisasi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) mampu menjadi wadah yang menggalang masyarakat Tionghoa Indonesia untuk bersama-sama seluruh komponen bangsa untuk berkiprah dalam pembangunan menuju masyarakat adil dan makmur.

“Saya mengajak kepada seluruh hadirin yang ada di sini untuk bersama-sama bersinergi, menyatukan visi dan harapan kedepan untuk bersama-sama membangun Kota Metro yang lebih baik lagi, menciptakan suasana yang aman, tenteram dan damai, sehingga para investor nantinya bisa berdatangan untuk berinvestasi di Kota Metro ini,” terang Pairin.

Berdasarkan pantauan Tim Peliput Dinas Kominfo Metro, Pairin meminta kepada segenap masyarakat Tionghoa dan para pengurus PSMTI untuk menjalin komunikasi yang baik dengan organisasi-organisasi sosial kemasyarakatan lainnya, serta senantiasa menjalin kerja sama, melakukan koordinasi dan konsultasi dengan jajaran pemerintah pada umumnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Forkopimda Kota Metro, Ketua dan Anggota Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Metro, Kepala OPD se-Kota Metro, dan tamu undangan. (nv/in)

CFD Minggu Ketiga di Bulan Februari Tahun 2020

Pemerintah Kota Metro kembali menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) di Minggu ketiga bulan Februari 2020, yang berlangsung di Samber Park Kota Metro, Minggu (16/02/2020).

Adapun rangkaian CFD ini diawali dengan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), Senam Masyarakat Tanpa Riba (MTR), dan Senam Zumba (Aerobic).

CFD yang digelar pada pekan pertama dan ketiga setiap bulannya ini selalu menghadirkan doorprize yang dibagikan kepada peserta CFD melalui tahapan kupon undian. Turut hadir dalam CFD, Walikota dan Wakil Walikota Metro, Sekda Kota Metro beserta jajarannya, Forkopimda Kota Metro, serta para peserta CFD.

Walikota Metro Achmad Pairin dalam sambutannya menyerukan yel-yel “Metro Jaya, Car Free Day Yes”, yang diikuti oleh seluruh Peserta CFD.

Komunitas Dakwah Masyarakat Tanpa Riba dalam kesempatan yang sama turut mensosialisasikan Temu Pengusaha & Warga Masyarakat Tanpa Riba Kota Metro dan mengajak masyarakat Kota Metro untuk senam masyarakat tanpa riba (MTR), serta membagikan buku merah kepada peserta CFD. (va/in)

Walikota dan Kadiskominfo Lepas PWI Metro ke Surabaya

METRO – Walikota Metro Achmad Pairin melepas keberangkatan 51 Anggota PWI Metro dan Lampung Timur bertolak ke Surabaya Jawa Timur (Jatim) menghadiri Hari Pers Nasional (HPN) ke 33, di Kantor PWI Metro, Kamis (7/2/2019).  Selain Walikota, Kadiskominfo Farida juga ikut melepas keberangkatan.

Walikota Metro Achmad Pairin berpesan agar Anggota PWI Metro dapat menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan menuju Surabaya. Terlebih virus DBD yang mulai merebak saat ini.

“Teman-teman PWI harus jaga kesehatan, hati-hati virus DBD saat ini sedang merajalela. Lindungi diri dengan lotion anti nyamuk. Terlebih saat pagi hari,” imbuhnya.

Selain menjaga kesehatan, lanjut Pairin, keberangkatan PWI menuju Surabaya sudah tentu membawa nama Kota Metro. Karenya, ia berharap agar PWI dapat menjaga nama baik Bumi Sai Wawai.

“Pesanya saya ambil yang baik, buang yang buruk. Jaga nama baik Kota Metro,” tukasnya.

Kesempatan yang sama, Ketua PWI Metro Abdul Wahab, mengucapkan terima kasih kepada Walikota dan Kadiskominfo Metro, yang sudah bersedia melepas keberangkatan PWI Metro menghadiri HPN di Surabaya. Ia berharap semua, kebersamaan sinergitas PWI dan Pemkot Metro dapat terus terjaga.

“Kehadiran Walikota dan Kadiskominfo ditengah kesibukan menjadi suatu kebanggaan bagi PWI Metro, ini salah satu bentuk sinergitas nyata antara PWI dan pemerintah. PWI siap mendorong berbagai program positif pemerintah bagi kesejahteraan warga Bumi Sai Wawai,” tutupnya. (Red)

Sekda Hadiri HUT Dharma Wanita Persatuan Kota Metro Ke-19 Tahun 2018

Kota Metro – Sekda Kota Metro hadiri HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Metro yang ke-19 Tahun 2018. Kegiatan yang berlangsung di Wisma Haji Al-Khairiyah Kota Metro (13/12) ini turut dihadiri oleh perwakilan Unsur Fokorpimda Kota Metro, Staf Ahli Walikota Metro, Asisten Sekda Kota Metro, Kepala OPD di Lingkungan Pemkot Metro, Ketua TP PKK Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, Ketua DWP Kota Metro, serta Organisasi Wanita se-Kota Metro.

Didalam sambutan Walikota Metro yang disampaikan Sekda Kota Metro A. Natsir AT, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, dengan harapan melalui peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan Ke-19 ini, dapat menjadi momentum guna meningkatkan motivasi dan semangat segenap pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Metro, untuk terus berperan penting dalam pembangunan di Kota Metro, maupun dalam mendampingi serta mendukung tugas-tugas suami sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat.

“Disamping mengemban peran tersebut, Anggota Dharma Wanita juga diharapkan menjadi insan yang cerdas, inovatif, inspiratif bagi semua orang, sukses dalam karir dan rumah tangga, serta berkarakter kepribadian yang kuat dan tangguh”, terang Sekda Kota Metro.

Tambahnya, Natsir menyatakan bahwa Dharma Wanita Persatuan Kota Metro tidak boleh sekedar berbangga hati atau merasa berpuas diri, akan tetapi harus senantiasa merasa tertantang untuk berupaya dan berusaha dalam memajukan kaum perempuan Kota Metro sehingga mampu berperan sebagai pembawa perubahan atau pelaku pembaharuan bagi kaumnya.

Budi Wati Sani Natsir, selaku Ketua DWP Kota Metro, mengatakan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Potensi DWP, Untuk Suksesnya Pembangunan Nasional”. Diketahui bersama bahwa pentingnya peran wanita saat ini sangat meningkat, dengan demikian diharapkan organisasi wanita dapat menjadi salah satu unsur mempercepat kesetaraan gender, peningkatan kualitas yang berkesinambungan dan mampu bersaing serta berkiprah dalam memberikan kontribusi dan gagasan terhadap pembangunan di Indonesia.

“Saya mengajak kepada pengurus DWP khususnya di Kota Metro ini untuk berupaya meningkatkan kualitas, mampu bekerja secara profesional didalam program kerja, dan dapat bekerjasama secara solid untuk menyamakan tujuan”, jelas Budi Wati Sani.

Sementara itu, Ketua TP Pkk Kota Metro, yang juga Penasehat DWP Kota Metro, Heriyati Pairin, menerangkan, sebagai organisasi masyarakat perempuan yang besar di Indonesia sudah seharusnya DWP mengambil peran strategis berperan aktif dalam pembangunan nasional.

Imbuhnya, Heriyati mengatakan sebagaimana yang tertuang dalam rencana strategis DWP tahun 2015 – 2019 telah digariskan tahapan-tahapan peta jalan untuk membangun percepatan dalam upaya mensejahterakan anggota, keluarga dan masyarakat. Selain itu juga mendorong kaum perempuan Indonesia secara umum dan anggota DWP khususnya, untuk terus berkiprah dan berkarya dalam memberdayakan dirinya mampu mandiri secara ekonomi dan berperan lebih luas untuk turut serta menggerakkan roda pembangunan nasional.

Pada kesempatan ini, dilakukan penyerahan hadiah bagi juara Administrasi DWP, juara Menghias Clutch, kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan Beasiswa Sekolah, pemberian modal usaha, pemberian bantuan Stimulan berupa Semen, Keramik, Bowel. Diakhir acara dilakukan Pemotongan Tumpeng sebagai simbol berlangsungnya HUT ke-19 Dharma Wanita Persatuan Kota Metro Tahun 2018.

Metro Kembali Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik

Pemerintah Kota Metro kembali meraih penghargaan dalam bidang Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima tahun 2018 dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Tiga role model pelayanan publik di Metro yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP), dan Rumah Sakit Umum Daerah Metro mendapatkan menghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri PAN-RB, Syafruddin kepada Wali Kota Metro, Achmad Pairin, di Rafflesia Grand Ballroom Balai Kartini Jakarta, Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2018).

Wali Kota Metro, Achmad Pairin mengaku bersyukur lantaran Kota Metro bisa mendapatkan tiga penghargaan sekaligus. Untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Metro mendapatkan predikat A (Prima), RSUD A.Yani memperoleh predikat A- (Sangat Baik), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu  Satu Pintu (PMPTSP) memperoleh predikat B (Baik). Bahkan khusus untuk Disdukcapil yang memperoleh predikat Prima di secara nasional hanya ada 2 Kota, yaitu Kota Metro dan Kota Banjarmasin.

Keberhasilan Kota Metro meraih tiga penghargaan sekaligus tersebut telah melalui tahapan penilaian dan evaluasi ketat yang dilakukan oleh Kementerian PAN RB secara daring (online) dan verifikasi faktual ke lapangan. Achmad Pairin menyatakan penghargaan yang diraih tersebut merupakan wujud aprèsiasi Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah yang dengan sungguh-sungguh melakukan penataan dan peningkatan kualitas pelayanan publik serta berbagai inovasi yang telah dibuat.

Achmad Pairin mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat kota Metro, utamanya kepada SKPD terkait yang meraih penghargaan ini. Dirinya juga menyatakan bahwa penghargaan yang diterima bukanlah merupakan tujuan akhir, justru yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasakan langsung kemudahan, kepastian dan keterbukaan sebagai penerima pelayanan publik.

Dalam kesempatan pemberian penghargaan tersebut, Walikota Metro didampingi oleh Sekretaris Daerah   A. Natsir AT, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Maria Fitri Jayasinga, Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Metro Edy Pakar, Direktur RSUD A. Yani Metro Erla Andrianti, Kabag Organisasi Setda Kota Metro Edi Wijaya, dan Kabag Protokol Sapto Yuwono.

Ribuan Peserta Meriahkan Turnamen Maraton Walikota Cup Tahun 2018

Ribuan peserta mengikuti Turnamen Olahraga Atletik Lari Maraton Walikota Cup Tahun 2018 , yang star di depan Rumah Dinas Walikota Metro dan Finish di Wisata Sumbersari Bantul.

Lari dengan jarak tempuh 10 km tersebut, diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro yang dibuka langsung oleh Walikota Metro, pada Minggu (11/11/2018).

Pada acara lomba tersebut dibagi ke dalam 2 kategori, yaitu kategori umum putra dan putri. Sementara peserta yang jumlahnya ribuan dari penjuru Lampung tersebut dimulai pada pukul 06.30 WIB.

Dalam sambutannya Walikota Kota Metro, Achmad Pairin yang melepas langsung peserta menyampaikan, ucapan terima kasih kepada semua peserta baik dari dalam dan luar kota yang telah berpartisipasi dalam lomba tersebut.

“Bagi para pemenang, Ia berpesan agar selalu meningkatkan prestasinya. Khusus untuk atlet lari Kota Metro, semoga event semacam ini bisa lebih terpacu untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Metro, Yerri Ikhwan menyampaikan bahwa pihaknya menyediakan hadiah untuk para juara.

“Hadiah yang dibagikan mulai dari Rp 500.000 sampai Rp 5.000.000 untuk 10 pemenang dari katagori umum putra dan putri dalam lomba lari 10 km dan mendali Walikota Metro,” tuturnya.