Sertijab dan Pelepasan Walikota dan Wakil Walikota Metro Periode 2016-2021 Serta Sertijab TP-PKK Kota Metro

Kamis (18/02/2021), Pemerintah Kota Metro gelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan pelepasan Walikota dan Wakil Walikota Metro periode 2016-2021 serta Serah Terima Jabatan TP-PKK Kota Metro, di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai (GSABSW) Kota Metro.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Lampung telah menyerahkan Surat Tugas untuk Pelaksana Harian (Plh) Walikota Metro yang berlangsung di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, kepada Misnan sebagai Plh Walikota Metro, yang sebelumnya juga menjabat sebagai Pj Sekda Kota Metro.

Dalam kegiatan yang berlangsung di GSABSW Kota Metro ini, Misnan selaku Plh Walikota Metro, mengucapkan apresiasi atas dilaksanakan kegiatan Sertijab ini, dengan harapan kita semua dapat bersama-sama bersinergi dan berjalan beriringan menyatukan langkah dalam pembangunan di Kota Metro.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Achmad Pairin dan Bapak Djohan atas segala dharma baktinya selama menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Metro, dan terima kasih kami ucapkan atas bimbingannya selama ini di dalam membangun Kota Metro ini,” ucapnya.

Misnan juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Ibu Heriyati Pairin dan Ibu Siti Aisyah Djohan yang dengan setia mendampingi dan memberikan dorongan terhadap suksesnya tugas-tugas suami yakni Bapak Achmad Pairin dan Bapak Djohan, termasuk mendukung suksesnya kegiatan PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kota Metro.

Sementara itu, Djohan selaku Wakil Walikota Metro periode 2016-2021, mengatakan bahwa selama ini kami sudah melakukan yang terbaik untuk Kota Metro, namun masih ada juga kekurangan-kekurangan.

“Saya pribadi dan atas nama keluarga kami memohon maaf kepada masyakarat Kota Metro, kepada rekan-rekan OPD dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Metro apabila selama ini ada kesalahan,” terangnya.

Lanjutnya, Walikota Metro periode 2016-2021, Achmad Pairin, menyampaikan terima kasih atas kerja samanya kepada Fokorpimda Kota Metro selama ini, terkhusus dalam hal penanganan Covid-19 yang ada di Kota Metro.

“Kepada kepala OPD dan semua rekan-rekan ASN, kami ucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini. Seperti yang dikatakan Bapak Djohan tadi, bahwa masih ada kekurangan-kekurangan selama kami menjabat, terutama dalam hal infrastruktur jalan, mudah-mudahan kepemimpinan selanjutnya dapat melanjutkan tugas kami dalam membangun Kota Metro untuk menjadi lebih baik,” tutup Pairin.

Dalam kegiatan ini, Walikota Metro Achmad Pairin menandatangani Sertijab kepada Misnan selaku Pelaksana Harian (Plh) Walikota Metro, dilanjutkan serah terima jabatan Ketua TP-PKK Kota Metro Heriyati Pairin kepada Plh. Ketua TP-PKK Nursari Nurhan Misnan. Penandatanganan berita acara serah terima jabatan ini disaksikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Lampung Irwan Sihar Marpaung. (gat/tam/ian)

Pemerintah Provinsi Lampung Tunjuk Misnan Sebagai Plh Walikota Metro

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung serahkan Surat Tugas untuk Pelaksana Harian (Plh) Bupati/Walikota di delapan kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 lalu. Diketahui, delapan kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada 2020 lalu yaitu Metro, Bandarlampung, Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Pesawaran, Waykanan dan Pesisir Barat.

Wakil Gubernur Provinsi Lampung, Chusnunia Chalim, menyerahkan langsung kepada Plh Bupati/Walikota, salah satunya dari Kota Metro yang diserahkan kepada Misnan sebagai Plh Walikota Metro, yang berlangsung di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, Rabu (17/02/2021).

Penugasan Pj Sekretaris Daerah Kota Metro selaku Plh Walikota Metro tertuang dalam SK Gubernur Lampung Nomor 130/0594/01/2021 tanggal 16 Februari 2021. Penugasan tersebut atas dasar Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 120/738/OTDA tanggal 3 Februari 2021 hal Penugasan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Daerah.

Di dalam SK Gubernur Lampung, Plh Walikota Metro akan melaksanakan tugas sehari-hari Walikota Metro terhitung sejak tanggal 17 Februari 2021 sampai dengan dilantiknya Walikota dan Wakil Walikota Metro terpilih hasil Pilkada serentak tahun 2020.

“Dalam mengantisipasi kekosongan jabatan Bupati/Walikota sampai dengan dilantiknya pejabat Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota terpilih, maka sesuai dengan Surat Menteri Dalam Negeri, Pemprov Lampung menunjuk Sekda dari 8 Kabupaten/Kota untuk menjadi Plh,” kata Wagub Chusnunia dalam sambutannya.

Wagub menambahkan, Pelaksana Harian yang sudah ditunjuk tidak bisa melakukan kebijakan strategis seperti mengubah anggaran dan melakukan perubahan struktur pejabat. Namun jika dalam keadaan mendesak, maka semua harus mendapatkan ijin dari Kemendagri.

“Mengingat dalam situasi Covid-19, pesan dari pak Gubernur, Plh agar lebih giat untuk mensosialisasikan protokol kesehatan dengan memaksimalkan peran Satgas Covid-19 sampai tingkat desa dan kelurahan,” ujar Chusnunia Chalim.

Kemudian ia juga mengatakan bahwa Plh juga memiliki tugas untuk memimpin urusan pemerintah, menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat, serta menjamin pelayanan publik agar berjalan lancar.

“Selamat bertugas Plh Walikota dan Plh Bupati, kami berpesan untuk sungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas ini,” tutup Wagub Lampung. (dk)

Pilkada Metro, Pairin dan Djohan Jalan Kaki Coblos ke TPS

Walikota dan Wakil Walikota Metro turut berpartisipasi dalam menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Metro tahun 2020 secara serentak se-Indonesia, Rabu (09/12/2020).

Walikota Metro Achmad Pairin beserta istri melakukan pencoblosan di TPS Kelurahan Metro, Metro Pusat pada pukul 08.00 WIB dengan jalan kaki.

Sementara itu pada pukul 10.00 WIB, Wakil Walikota Metro Djohan beserta keluarga melakukan pencoblosan Kepala Daerah untuk periode 2020-2024 di TPS 011 Jalan Tenggiri, Kelurahan Yosodadi.

Dalam kesempatan ini, seluruh TPS yang menyelenggarakan pesta demokrasi telah menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan cek suhu tubuh.

Selain itu juga, setiap TPS memberikan sarung tangan sekali pakai kepada masyarakat yang akan mencoblos. (Tm/Sr)

Rakor Pemerintah Kota Metro Bulan Desember 2020

Walikota Metro memimpin Rapat Koordinasi Pemerintah Kota Metro secara virtual yang berlangsung di Ruang OR Setda Kota Metro, Selasa (01/12/2020) .

Dalam laporannya Kepala BPKAD, Supriyadi menyampaikan bahwa untuk kebutuhan dana terkait Pilkada telah terealisasi dari Pemda Kota Metro. Serta mengingatkan kepada instansi berkaitan batas waktu laporan SPD dan lainnya agar memperhatikan surat edaran dari Walikota Metro.

Selanjutnya, Walikota Metro Achmad Pairin dalam kesempatannya mengimbau agar seluruh pegawai atau pejabat dapat merealisasikan yang telah disampaikan oleh BPKAD dan jangan menunda waktu yang ada.

Selanjutnya, Pj. Sekda Kota Metro Misnan pun menegaskan agar setiap instansi dapat merealisasikan perencanaan sebelum berakhirnya tahun 2020.

Forum Silaturahmi Kamtibmas Metro, Berembuk Sukseskan Pilkada di Tengah Pandemi

Walikota Metro Achmad Pairin menghadiri Forum Silaturahmi Kamtibmas (FSK), dengan tema acara “Kita Ciptakan Pilkada yang Aman Damai dan Sehat”, di Gedung MSI Mart Banjarsari, Selasa (24/11/2020).

Selaku Ketua Satgas Covid-19, Achmad Pairin menyampaikan, Kota Metro telah berupaya menyukseskan Pilkada tahun 2020 di tengah pandemi dengan mengikuti Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020. Salah satunya dengan peningkatan disiplin, penegakan hukum protokol kesehatan dan pengendalian Covid-19.

“Adapun upaya yang sudah dilakukan berupa sosialisasi protokol kesehatan, penegakan disiplin protokol kesehatan, dan operasi yustisi yang merupakan penerapan dari Perwali,” ujar Pairin.

Lanjutnya, Pairin berpesan kepada undangan yang hadir atas pelaksanaan Pilkada, masyarakat wajib menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta berolah raga dalam meningkatkan imunitas badan.

Kapolres Metro Retno Prihawati, menyampaikan beberapa upaya dari Polres Metro menyambut Pilkada yaitu mewujudkan kondisi aman damai dan sehat.

“Untuk itu Pilkada tahun ini dilaksanakan dengan sehat, yang artinya keselamatan masyarakat, para pemilih, para penyelenggara Pemilu . Sementara, aman disini adalah pengamanan di atas segalanya. Jangan sampai pada saat Pilkada timbul klaster baru yang dikhawatirkan pemerintah,” katanya.

Tambahnya, Retno berharap pemerintah harus melakukan upaya tambahan mencegah penularan Covid-19.

“Maka dari itu harus ada kerangka hukum yang adaptable, dimulai dari Perwali dan UU tentang karantina kesehatan. Kemudian KUHP yang sudah terbentuk, untuk menjerat para pelaku pelanggar protokol kesehatan,” pungkas Retno. (Nv/Dk).

KIM Yosodadi Metro Ikuti Webinar Sosialisasi Pilkada Serentak

Pegiat KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) dari Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur, Suwarti dan Eni Astuti mewakili Kota Metro mengikuti kegiatan Forum Sosialisasi (Online) KIM Wilayah Indonesia Barat dengan format webinar yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Direktorat Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik, Selasa, (10/11/2020).

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membekali pegiat KIM dengan wawasan dan pemahaman serta kesiapan yang perlu dilakukan dalam menghadapi kondisi yang mengharuskan masyarakat menjadi pemilih yang cerdas pada Pilkada Serentak 2020, namun tetap damai dan aman dari Covid-19. Karena peran masyarakat sebagai pemilih sangat signifikan dalam menentukan masa depan pembangunan daerahnya. Meskipun  pandemi Covid-19 masih terus meningkat, masyarakat dituntut harus tetap cerdas memilih kepala daerahnya dan disiplin menjaga kesehatannya serta turut menciptakan situasi pemilihan yang damai. Maka dari itu, dibutuhkan pengetahuan dan kesadaran semua pihak dan masyarakat untuk memperhatikan setiap ketentuan pelaksanaan Pilkada yang berlaku.

Kadis Kominfo Farida mengapresiasi dan menyambut baik acara tersebut bahwa merujuk pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Konkuren Bidang Komunikasi dan Informatika, maka Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) menjadi salah satu mitra strategis pemerintah dimana  KIM dapat berperan sebagai motor penggerak untuk mengedukasi masyarakat agar tetap berpartisipasi aktif dan cerdas dalam Pilkada Serentak 2020 dengan memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19.

“Melalui sosialisasi  ini diharapkan nanti para pegiat KIM yang selama  ini menjadi mitra Pemerintah Kota Metro dalam diseminasi informasi dapat ikut menyebarluaskan informasi pelaksanaan Pilkada pada tanggal 9 Desember nanti yang  harus tetap mengedepankan protokol kesehatan. Sehingga partisipasi pemilih khususnya di Kota Metro dapat tetap tinggi meski dalam situasi pandemi,” tandasnya.

Kegiatan diikuti oleh perwakilan 200 orang pegiat KIM provinsi/kabupaten/kota di wilayah penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, dimana masing masing kota diwakili oleh 2 pegiat KIM. (va/ys)