0 Comments

Pemprov Gelontorkan Rp 15 Miliar untuk Jalan Metro – Wates, Pemkot Metro Kawal Langsung

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro antusias mengawal rencana perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi, salah satunya dengan mendampingi kunjungan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, ke beberapa titik infrastruktur strategis di wilayah setempat, Rabu, (22/05/2026). Pendampingan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso bersama Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kusbani, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Metro Sri Mulyani, serta jajaran terkait sebagai bentuk komitmen Pemkot dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan Metro dengan daerah sekitar. “Ya, tadi Pak Wali mendampingi Gubernur meninjau beberapa ruas jalan, di antaranya Jalan Metro–Wates, Jalan Pattimura, dan Jalan Metro–Kota Gajah,” ujar Plt Kepala Dinas PUPR Kota Metro, Sri Mulyani. Dari hasil tinjauan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung direncanakan akan menggelontorkan anggaran cukup besar untuk perbaikan sejumlah ruas jalan prioritas. Salah satunya adalah Jalan Metro–Wates yang akan diperbaiki dengan anggaran sekitar 15 miliar rupiah untuk panjang penanganan 1,3 kilometer. Dampingi Gubernur, Wali Kota Metro pastikan sejumlah ruas jalan segera diperbaiki. Selain itu, perbaikan juga akan dilakukan di ruas Jalan Pattimura, Kecamatan Metro Utara, dengan nilai anggaran mencapai Rp 10,4 miliar. Proyek ini tidak hanya mencakup peningkatan jalan, tetapi juga pembangunan drainase, guna mengatasi persoalan genangan. “Penandatanganan kontrak direncanakan berlangsung pada akhir April hingga pertengahan Mei 2026,” jelas Sri Mulyani. Tak hanya itu, ruas Jalan Soekarno-Hatta juga masuk dalam daftar perbaikan dengan alokasi anggaran sekitar Rp 1 miliar, dengan jadwal pengerjaan yang sama dengan proyek Jalan Pattimura. Pemkot Metro menilai langkah ini sebagai bagian dari upaya mendukung visi dan misi kepala daerah, sekaligus memperkuat realisasi program pembangunan yang tertuang dalam RPJMD. Sementara itu, untuk ruas Jalan Budi Utomo, Pemkot Metro melalui Dinas PUPR mengaku telah berkoordinasi dengan UPT perwakilan provinsi. Namun hingga kini belum ada kepastian terkait rencana pembangunan di lokasi tersebut. Pemkot Metro memastikan akan terus menjalin koordinasi dengan pihak Pemprov, guna mendorong percepatan perbaikan infrastruktur, terutama pada ruas-ruas jalan yang menjadi akses vital masyarakat dan penghubung antarwilayah (Bsr/Yd/Sr)

0 Comments

Perkuat Strategi 4K, Pemerintah Kota Metro Gelar Rapat Pengendalian Inflasi Gandeng BI dan Bulog

Pemerintah Kota Metro menggelar rapat peningkatan kapasitas (capacity building) dalam rangka penguatan strategi 4K pengendalian inflasi daerah di OR Setda Kota Metro, Rabu (22/04/2026). Kegiatan-kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Bank Indonesia Provinsi Lampung, Perum Bulog Kota Metro, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Staf Ahli Wali Kota Metro Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Komaruddin. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Kota Metro dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan ketahanan ekonomi daerah. Pengendalian inflasi daerah merupakan salah satu prioritas utama pemerintah, khususnya dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok dan barang penting di tengah masyarakat. Fluktuasi harga yang terjadi pada sejumlah komoditas strategis memerlukan langkah antisipatif yang terintegrasi. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memegang peran sentral melalui implementasi strategi 4K yang meliputi keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Strategi ini menjadi kerangka kerja utama dalam menjaga keseimbangan pasar. Dalam arahannya, Komaruddin, menekankan pentingnya keseriusan seluruh pihak dalam menjalankan setiap tahapan kegiatan, mulai dari aspek proses hingga output dan outcome. Ia menegaskan bahwa pengendalian inflasi memerlukan komitmen bersama dari seluruh jajaran. “Beberapa hal terkait dengan aspek proses, aspek output dan outcome tentunya semua kegiatan yang kita laksanakan ini harus terselenggara secara baik. Dan melihat kesungguhan mulai dari tingkat pimpinan sampai ke pelaksana yang akan menindaklanjuti strategi apa saja dalam menanggapi permasalahan inflasi,” ujarnya. Dirinya berharap, kegiatan ini sebagai penguatan pengendalian inflasi di Provinsi Lampung, terutama di Kota Metro. “Dengan itu segera merumuskan secara kelembagaan terkait strategi apa saja yang harus disiapkan,” katanya. Lebih lanjut, Komarudin juga menegaskan peserta rapat yang hadir, untuk seluruh kegiatan yang dilaksanakan harus berjalan dengan baik dan menunjukkan kesungguhan. Baik dari tingkat pimpinan hingga pelaksana, dalam menindaklanjuti berbagai strategi pengendalian inflasi. Sementara itu, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, memaparkan sejumlah tantangan dalam pengendalian inflasi pangan, baik dari sisi hulu maupun hilir. Penurunan produktivitas serta disparitas produksi antar waktu menjadi faktor utama yang memengaruhi stabilitas harga. Selain itu, komoditas hortikultura seperti bawang merah dan cabai, masih sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah serta dipengaruhi fluktuasi musiman, yang diperparah oleh struktur tata niaga yang dinilai belum efisien. “Kemungkinan potensi terjadinya El Nino pada Semester II tahun 2026, diperkirakan akan menekan produksi pangan dan berisiko meningkatkan inflasi apabila tidak diantisipasi secara menyeluruh. Oleh karena itu, diperlukan langkah mitigasi berupa penguatan komunikasi risiko, penyesuaian kalender tanam, pembentukan satgas terpadu, serta penguatan sarana produksi dan manajemen pasokan pangan yang menjadi fokus pengendalian inflasi di Provinsi Lampung tahun 2026. Hal ini meliputi bawang merah, aneka cabai, beras, daging ayam ras dan telur ayam ras,” ungkapnya. Berbagai langkah konkret juga telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, seperti intensifikasi pemantauan harga dan stok bahan pokok, pelaksanaan operasi pasar, serta pengembangan Toko Mapan sebagai instrumen stabilisasi harga. Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, turut berperan melalui pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian, seperti peningkatan jaringan irigasi dan pembangunan jalan usaha tani guna memperlancar distribusi hasil panen. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan juga aktif menjalankan program Gerakan Pangan Murah, serta Gerakan Tanam Pangan Keluarga (Gertapaga) sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dan menekan inflasi dari tingkat rumah tangga.(Tm/Sr)

0 Comments

Wali Kota Metro Pimpin Upacara Kartini TK Pertiwi, Tekankan Pendidikan Karakter dan Kesetaraan

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, TK Negeri 1 Metro (TK Pertiwi) Kota Metro menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan ini menjadi sarana edukatif dalam menanamkan nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, serta semangat kesetaraan sejak usia dini. Upacara peringatan Hari Kartini ke-147 ini dihadiri oleh Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, Bunda PAUD Kota Metro, Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, Camat Metro Pusat, serta jajaran pemerintah daerah, kepala OPD, tenaga pendidik, komite sekolah, dan para orang tua/wali murid. Dalam suasana penuh kebersamaan Wali Kota Metro mengapresiasi kekompakan seluruh peserta. Ia menilai bahwa meskipun upacara dikemas secara sederhana ala taman kanak-kanak pelaksanaannya tetap berjalan dengan sangat baik, tertib, dan penuh makna. Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan wali murid menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung dunia pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini. Wali Kota juga menyoroti keunikan busana nasional yang dikenakan para peserta. Dominasi penggunaan batik dengan sentuhan desain modern dinilai mampu mencerminkan semangat pelestarian budaya sekaligus adaptasi terhadap perkembangan zaman tanpa mengurangi nilai nasionalisme yang telah diwariskan para pahlawan bangsa. Dalam amanatnya Wali Kota menegaskan pentingnya meneladani perjuangan Raden Ajeng Kartini. Ia menyampaikan bahwa Kartini merupakan sosok pelopor emansipasi perempuan di Indonesia yang telah memperjuangkan kesetaraan hak terutama dalam bidang pendidikan. Melalui pemikiran dan perjuangannya Kartini membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. “Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni tetapi momentum penting untuk mengenang perjuangan beliau dalam memperjuangkan hak perempuan. Dari pendidikan usia dini inilah kita mulai menanamkan nilai keberanian, kepercayaan diri, serta semangat meraih cita-cita tanpa batas,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan pesan kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa agar rajin belajar, berani bermimpi besar, dan saling menghargai tanpa membedakan gender. Menurutnya masa depan bangsa Indonesia berada di tangan generasi muda yang saat ini sedang ditempa melalui pendidikan. Selain itu, Bambang turut menekankan pentingnya peran orang tua khususnya ibu sebagai “madrasah pertama” bagi anak-anak. Ia mengajak para orang tua untuk memberikan teladan terbaik di rumah serta mendukung peran guru dalam mendidik anak dengan penuh kesabaran, keteladanan, dan kasih sayang. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan bahwa disiplin kepada anak merupakan bagian dari proses pendidikan karakter. Hal tersebut bertujuan agar anak memahami adanya konsekuensi dari setiap tindakan tentunya dengan pendekatan yang bijak dan penuh kasih sayang. Suasana upacara berlangsung meriah dengan nuansa budaya nasional yang kental. Kekompakan antara guru murid dan orang tua menjadi cerminan nyata semangat Kartini yang terus hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain tidak hanya di Kota Metro tetapi juga di Provinsi Lampung hingga tingkat nasional dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan yang kreatif, inovatif, dan berkarakter. Di akhir amanatnya Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Semangat Kartini harus terus kita hidupkan. Perempuan adalah motor penggerak yang mewarisi nilai perjuangan demi kemajuan Bangsa dan Negara,”tutupnya. Kegiatan tersebut diahiri dengan fashion show yang diperagakan oleh para murid dan orang tua murid, menambah semarak peringatan Hari Kartini tahun ini. (Bgs/Md/Agg)

0 Comments

Perdana, Unhan RI Kunjungi Metro untuk Siapkan KKDN 96 Mahasiswa pada Mei 2026

Pemerintah Kota Metro mencatat momen bersejarah dengan diterimanya kunjungan resmi tim survei Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) dari Universitas Pertahanan RI yang berlangsung di ruang OR Setda Kota Metro, pada Selasa (21/04/2026). Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Asisten I Sekretaris Daerah Kota Metro, Helmi Zein. Dalam sambutannya, ia mewakili Wali Kota Metro menyampaikan rasa syukur karena ini merupakan kali pertama Unhan melakukan kunjungan kerja ke wilayah tersebut. “Saya diperintahkan khusus untuk menerima teman-teman dari Unhan. Semoga kedatangan Bapak-bapak sekalian menjadikan berkah buat kami dan ini rasanya pertama kali Universitas Pertahanan mengunjungi Kota Metro,” ujar Helmi Zein. Helmi juga berharap kunjungan perdana ini menjadi awal kerjasama yang baik dan dapat memperluas wawasan bagi masyarakat lokal yang wilayahnya kental dengan nilai-nilai kepahlawanan. “Seperti yang kita tahu, nama-nama besar seperti Raden Intan 1 dan 2 diabadikan di sini. Bahkan pemindahan Korem ke Lampung Tengah juga menjadi berkah luar biasa bagi perkembangan wilayah kami,” tambahnya. Helmi juga menegaskan bahwa Pemkot Metro akan memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Universitas Pertahanan, demi kelancaran program akademik dan riset yang akan dilakukan mahasiswa nantinya. “Kami dari Pemerintah Kota Metro tentu akan memberikan dukungan maksimal. Mudah-mudahan kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan lancar dan sukses di Kota Metro,” tegasnya. Sementara itu, pimpinan rombongan, Kolonel A. Bambang Utomo, mengungkapkan bahwa kunjungan ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan Unhan terhadap Kota Metro sebagai embrio perkembangan wilayah di Provinsi Lampung. “Yang dulu mungkin disampaikan belum pernah ada kunjungan dari Unhan. Nah, kali ini Unhan tergelitik bahwa embrio kota besar di Lampung ini awalnya dari Metro. Mungkin ada hal-hal yang bisa kita jadikan riset di sini dan bermanfaat bagi Unhan maupun Pemkot Metro,” kata Bambang. Dalam pertemuan tersebut, Bambang memperkenalkan profil Universitas Pertahanan yang memiliki tiga kampus, yakni kampus utama di Sentul, program pascasarjana S2 dan S3 di Salemba, serta program D3 di Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Belu. Sebagai pimpinan Tim, ia juga menjelaskan bahwa kegiatan survei tersebut diikuti oleh 11 orang yang terdiri dari pimpinan, empat kepala program studi, dosen, staf, serta mahasiswa. “Kami tim survei dari Unhan berjumlah 11 orang. Saya Kolonel Arhanud Bambang Utomo, bersama empat Kaprodi, satu dosen, staf, dan mahasiswa, termasuk salah satu putra daerah Lampung,” jelasnya. Tak hanya itu, Bambang juga merinci jajaran tim yang hadir, di antaranya Kaprodi Magister Strategi Perang Semesta Kolonel Sulis, Kaprodi Diplomasi Pertahanan Kolonel Irmia, Dosen Kolonel Bondi, Kaprodi Strategi Pertahanan Laut Kolonel Dr. Rubi Hartono, serta Kasubag Letkol Rofiq, Kapten Johan, dan mahasiswa. Selama pelaksanaan survei yang berlangsung tiga hari, tim turut didampingi oleh Letkol Adi dari Kodam II/Raden Inten. “Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk menghimpun berbagai data dan potensi yang dapat dikembangkan dalam pelaksanaan KKDN mahasiswa Fakultas Strategi Pertahanan dan kami sedang mengorganisir dan menghimpun apa saja yang nantinya bisa dikembangkan pada saat pelaksanaan KKDN mahasiswa, khususnya dari empat program studi,” ungkapnya. Direncanakan, kegiatan KKDN akan melibatkan sekitar 96 mahasiswa yang akan disebar di berbagai lokasi penelitian di Kota Metro. “Pelaksanaannya direncanakan pada 17 hingga 22 Mei 2026. Dari hasil survei ini, kami akan memetakan lokasi dan waktu pelaksanaan, serta akan berkoordinasi dengan Pemkot Metro demi kelancaran kegiatan,” tambahnya. Selain itu, Bambang menegaskan bahwa kegiatan KKDN ini juga bertujuan mendorong mahasiswa untuk menggali berbagai isu strategis di daerah yang berkaitan dengan pertahanan negara dan ketahanan nasional. “Mahasiswa akan melakukan riset yang berkaitan dengan pertahanan negara atau ketahanan nasional yang bisa berkembang sesuai temuan di lapangan,” jelasnya. Bambang juga berharap pemerintah kota Metro dapat memberikan arahan terkait perangkat daerah yang dapat menjadi lokasi penelitian mahasiswa. “Kami mohon arahan, tidak perlu menjawab secara detail, namun cukup mengarahkan ke OPD terkait agar mahasiswa dapat menghimpun data secara optimal,” katanya. Sebagai tindak lanjut, pihak Unhan akan menyampaikan proposal resmi kepada Pemerintah Kota Metro guna mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan KKDN serta terjalin sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam memperkuat kajian strategis yang berkontribusi terhadap pembangunan dan ketahanan nasional. (Yl/Tm)

0 Comments

Antisipasi El Nino 2026, Wali Kota Metro Hadirin Rakornas dan Jemput Bantuan Alsinta

Ancaman kekeringan lahan pertanian akibat fenomena El Nino yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Indonesia pada 2026 menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan Daerah. Untuk mengantisaipasi hal itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Gedung F, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Senin (20/04/2026). Pemerintah memastikan surplus yang terjaga akan terus diperkuat agar Indonesia tidak hanya mandiri, tetapi juga mampu memasok kebutuhan beras ke sejumlah negara. Kegiatan ini langsung dipimpin Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, dan dihadiri seluruh kepala daerah se Indonesia, untuk menghasilkan sejumlah instruksi tegas. Menteri Amran, menekankan bahwa mitigasi kekeringan tidak bisa lagi dilakukan dengan cara biasa, melainkan harus melalui langkah-langkah luar biasa dan terukur. “Kita menghadapi ancaman serius. El Nino tahun ini diprediksi lebih kering dari rata-rata. Karena itu, saya instruksikan kepada seluruh jajaran dan pemerintah daerah, untuk segera melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan secara detail, percepatan pompanisasi, serta tanam serentak,” tegas Menteri Amran di hadapan para peserta rakornas. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian RI, juga mengapresiasi kehadiran para pimpinan daerah yang hadir langsung dalam rakornas. Ia menegaskan bahwa kehadiran kepala daerah menjadi salah satu pertimbangan dalam pemberian bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). “Saya sangat mengapresiasi kepala daerah yang hadir secara langsung tanpa diwakilkan. Karena jika hanya diwakili oleh Sekda, Asisten ataupun kepala dinas, maka anggaran bantuan alsintan untuk daerah tersebut bisa kami pastikan bakal dievaluasi kembali, ” tegasnya. Dikesempatan ini Kehadiran Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dalam forum nasional tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Metro dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim, khususnya pada sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan daerah. Lebih lanjut, Wali Kota Metro Bambang, melihat peluang dari momentum tersebut dengan melakukan langkah proaktif “jemput bola” guna memperoleh dukungan dari pemerintah pusat. Ia secara langsung mengajukan permohonan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Kementerian Pertanian. “Kami berharap sinergi dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dengan Kementerian Pertanian dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Metro, khususnya para petani,” ujar Bambang. Upaya tersebut mendapat respons positif dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian melalui Andi Nur Alamsyah. Pemerintah Kota Metro direncanakan akan menerima bantuan berupa traktor roda empat (TR4) sebanyak 28 unit, combine harvester 20 unit, pompa air 3 inci sebanyak 56 unit, pompa air 6 inci sebanyak 5 unit dan 1 unit drone pertanian. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sektor pertanian di Kota Metro, serta menjaga keberlanjutan produksi sebagai bagian dari upaya mempertahankan ketahanan pangan daerah. (Bsr/Sr)

0 Comments

DPRD Metro Soroti LKPJ 2025, Apresiasi Kinerja Disertai Catatan Kritis untuk Perbaikan

METRO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Metro Tahun Anggaran 2025, Senin (20/4/2026). Dalam forum tersebut, anggota DPRD Kota Metro, Efril Hadi dari Fraksi NasDem menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban kepala daerah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ia menyampaikan, seluruh fraksi pada prinsipnya memberikan apresiasi atas capaian kinerja Pemerintah Kota Metro sepanjang tahun 2025. Namun, sebagai bagian dari fungsi pengawasan, DPRD tetap menyampaikan sejumlah catatan strategis dan masukan konstruktif. “Fraksi-fraksi mengapresiasi kinerja Pemkot Metro, namun tetap memberikan catatan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” ujarnya. Secara umum, LKPJ Wali Kota Metro mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kondisi makro ekonomi dan kesejahteraan sosial, realisasi pengelolaan APBD, kinerja pelayanan dasar dan indikator kinerja utama, hingga inovasi daerah dan tata kelola pemerintahan. Meski demikian, DPRD menyoroti sejumlah poin krusial, salah satunya terkait pertumbuhan ekonomi Kota Metro yang meningkat sebesar 0,32 persen, didorong sektor jasa, perdagangan, dan industri. “Pertumbuhan ini harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar angka statistik,” tegasnya. DPRD juga mempertanyakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menghadirkan inovasi yang mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. Program Metro Bangga Beli (MB2), misalnya, dinilai belum optimal, terutama dalam aspek pemasaran dan pembinaan UMKM yang masih perlu ditingkatkan secara terstruktur. Selain itu, realisasi pendapatan daerah tahun 2025 turut menjadi perhatian serius. Capaian tersebut tercatat sebagai yang terendah dalam lima tahun terakhir dibandingkan target yang ditetapkan. “Pemerintah daerah perlu mengoptimalkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui pemanfaatan aset yang lebih produktif,” tambahnya. Menanggapi berbagai catatan tersebut, Wali Kota Metro melalui Wakil Wali Kota Metro Rafieq Adi Pradana, mengakui bahwa capaian indikator makro daerah merupakan hasil kolaborasi antara eksekutif dan legislatif. Ia menyebutkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro mencapai 81,22 dengan rata-rata lama sekolah tertinggi di Provinsi Lampung, serta Indeks Reformasi Birokrasi sebesar 77,97. Menurutnya, penurunan persentase realisasi pendapatan lebih disebabkan oleh penetapan target yang progresif. Meski demikian, secara nominal Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru mengalami peningkatan hingga mencapai Rp359 miliar. “Ke depan, optimalisasi pajak dan retribusi akan diperkuat melalui digitalisasi, pengawasan, dan inovasi sistem,” jelasnya. Terkait pengelolaan aset, khususnya di sektor pendidikan, Pemkot Metro memastikan proses inventarisasi dan legalisasi dilakukan secara cermat melalui pembentukan satuan tugas khusus. Sementara itu, dalam penanganan banjir dan infrastruktur jalan, pemerintah berkomitmen memperbaiki perencanaan berbasis masterplan serta meningkatkan respons pemeliharaan. Isu penerangan jalan umum (PJU) juga menjadi perhatian, dengan rencana perbaikan dan penambahan lebih dari 500 titik lampu, terutama di wilayah rawan. Di sektor kesehatan, Pemkot menegaskan komitmen penanganan stunting secara lintas sektor serta menjamin keberlanjutan anggaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat kurang mampu. Menutup tanggapannya, Wali Kota juga merespons kritik terkait kebijakan kepegawaian. Ia memastikan seluruh proses telah berjalan sesuai sistem merit dan regulasi yang berlaku. Sementara itu, kebijakan pemberian THR bagi pegawai BLUD telah disesuaikan dengan aturan terbaru guna menjaga keseimbangan antara kondisi keuangan daerah dan kesejahteraan pegawai. (Bg/Mdn/Sr)

0 Comments

Efisiensi Anggaran, HUT Kota Metro ke-89 Digelar Sederhana Tanpa Kurangi Makna

Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani menyampaikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Metro tahun ini tidak dilaksanakan secara meriah seperti tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan adanya kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan oleh pemerintah daerah. Hal ini disampaikan langsung pada saat pelaksanaan apel mingguan yang berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Metro dan diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot setempat, Senin (20/04/2026). “Karena adanya efisiensi anggaran, maka akan ada perubahan pada kegiatan HUT Kota Metro ke-89. Namun, Pemkot Metro tetap menggelar berbagai rangkaian kegiatan, seperti Apel Hari Jadi Kota Metro di Lapangan Samber, ziarah di Taman Makam Pahlawan dan rapat paripurna istimewa di kantor DPRD,” ujarnya. Meskipun demikian, Kusbani menegaskan bahwa seluruh ASN di Kota Metro tetap diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam memeriahkan suasana peringatan hari jadi Kota Metro. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap daerah. Lebih lanjut, ia menginstruksikan agar seluruh perangkat daerah dapat segera melakukan koordinasi dalam mempersiapkan kepanitiaan kegiatan peringatan HUT Kota Metro. Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat. Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Kusbani turut menyampaikan capaian membanggakan dari generasi muda Kota Metro. Ia mengungkapkan bahwa putra-putri terbaik dari berbagai SMA di Kota Metro berhasil lolos seleksi awal untuk mengikuti tahapan berikutnya pada ajang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). “Dari sekitar 9.000 siswa-siswi yang mengikuti seleksi, sebanyak enam orang terpilih melanjutkan ke tingkat provinsi dan nasional untuk mengikuti seleksi sebagai calon anggota Paskibraka dalam rangka upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tahun 2026,” ungkapnya. Dirinya berharap para peserta yang terpilih dapat terus menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan maksimal. Ia juga menyampaikan apresiasi atas prestasi yang terus ditorehkan oleh pelajar Kota Metro setiap tahunnya, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional.(Tm/Sr)

0 Comments

Wali Kota Metro Hadiri Sambatan Mbangun Omah, Wujud Kepedulian Sosial untuk Warga Rejomulyo

Pemerintah Kota Metro menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial melalui kehadiran Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dalam kegiatan sambatan membangun rumah milik Bapak Rohim, yang berlangsung di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, tepatnya di Jalan Rajawali RT 18 RW 05. Kegiatan yang diinisiasi oleh Lazismu Kota Metro ini turut dihadiri oleh Camat Metro Selatan, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah, pamong setempat, serta tim pendamping teknis dari Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro. Selain itu, masyarakat sekitar juga hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Dalam suasana penuh kebersamaan di pagi hari, kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan-sambutan, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan rumah. Perwakilan keluarga yang disampaikan oleh tokoh pemuda Rejomulyo, Harbi Gemeli Putra, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama atas kondisi keluarga Bapak Rohim yang tengah menghadapi ujian kehidupan, baik dari segi kesehatan maupun ekonomi. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Ketua PDM Kota Metro, Kustono, menyampaikan bahwa kegiatan sambatan ini merupakan bagian dari gerakan sosial Lazismu dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam membantu penyelesaian pembangunan rumah tersebut. Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, menuturkan bahwa hal ini turut mendorong keterlibatan berbagai perangkat daerah dalam memberikan kontribusi nyata. Ia menyebutkan bahwa bantuan yang terkumpul saat ini, masih didominasi oleh swadaya masyarakat. “Dengan harapan dapat terus bertambah melalui kolaborasi lintas sektor,” ungkapnya. Pada kesempatannya, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Lazismu dan seluruh elemen masyarakat atas inisiatif dan kepedulian yang telah ditunjukkan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi contoh nyata semangat gotong royong dalam membantu sesama. “Pemerintah Kota Metro sangat mengapresiasi gerakan sosial seperti ini. Ini adalah bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan turut mendukung, baik melalui bantuan material maupun fasilitasi program sosial lainnya, agar pembangunan rumah Bapak Rohim dapat segera selesai dan layak huni. Selain itu, Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa empati dan solidaritas sosial, karena menurutnya kehidupan bermasyarakat tidak dapat dipisahkan dari nilai saling membantu. “Diharapan juga, kegiatan sambatan ini tidak hanya menjadi solusi bagi keluarga Bapak Rohim, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial di Kota Metro,” ujar Bambang. Diakhir sambutan, Bambang juga menuturkan dengan sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan warga, pembangunan rumah layak huni bagi Bapak Rohim, diharapkan dapat segera terwujud, sehingga memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya. (yd/sr).

0 Comments

Pemkot Metro Fasilitasi Verifikasi Venue PON 2032, KONI Pusat Tinjau Kesiapan Infrastruktur Olahraga

Kota Metro – Pemerintah Kota Metro menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032 dengan memfasilitasi kunjungan verifikasi tim Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan KONI Provinsi Lampung, ke sejumlah calon venue olahraga di wilayah setempat, Kamis (16/04/2026). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat persiapan yang sebelumnya digelar di Kantor Gubernur Lampung. Dalam agenda ini, tim KONI melakukan peninjauan langsung guna memastikan kesiapan dan kelayakan fasilitas olahraga yang berpotensi digunakan sebagai lokasi pertandingan. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, turut mendampingi langsung rombongan bersama Ketua KONI Kota Metro Ampian Bustami, unsur Forkopimda, serta jajaran Pemerintah Kota Metro. Adapun sejumlah lokasi yang ditinjau meliputi Stadion Tejosari, kolam renang Tejosari, GOR Jurai Siwo, Lapangan Capit Urang, serta Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai. Wakil Ketua Umum KONI Pusat, Mayjen TNI Suwarno, yang memimpin langsung tim verifikasi menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari proses inventarisasi dan penilaian awal terhadap kesiapan daerah. “Kami telah meninjau beberapa titik venue di Kota Metro. Hasil peninjauan ini akan kami inventarisasi dan bahas lebih lanjut bersama dengan potensi daerah lain di Provinsi Lampung. Harapannya, ada sejumlah cabang olahraga yang dapat dipertandingkan di Kota Metro pada PON 2032,” ujar Suwarno. Ia juga menambahkan bahwa meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, Kota Metro dinilai memiliki peluang untuk menjadi salah satu tuan rumah cabang olahraga. “Memang ada beberapa hal yang perlu dibenahi, namun kami melihat peluang Kota Metro cukup besar untuk menjadi lokasi pelaksanaan beberapa cabang olahraga,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kota Metro, Subehi, menyampaikan bahwa pada hari ini Wali Kota Metro bersama jajaran Pemerintah Kota Metro menyambut langsung tim verifikasi KONI Pusat dan KONI Provinsi Lampung yang melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi yang telah diusulkan sebagai venue. Ia menjelaskan, beberapa titik yang diajukan antara lain stadion untuk pertandingan sepak bola, kolam renang Tejosari untuk cabang olahraga renang, serta GOR yang diproyeksikan untuk cabang bulu tangkis. Selain itu, sebelumnya tim KONI Pusat juga telah melakukan survei terhadap Gedung Sesat Agung yang direncanakan sebagai venue cabang olahraga bela diri, khususnya kurash. “Pada hari ini kami menyambut tim verifikasi dari KONI Pusat dan KONI Provinsi Lampung untuk meninjau sejumlah venue yang telah kami usulkan, seperti stadion untuk sepak bola, kolam renang Tejosari untuk renang, serta GOR untuk bulu tangkis. Sebelumnya juga sudah dilakukan survei oleh tim Koni di Gedung Sesat Agung yang nantinya untuk cabang olahraga bela diri kurash,” ujar Subehi. Ia berharap dari sejumlah venue yang diusulkan tersebut, beberapa di antaranya dapat memenuhi kriteria dan ditetapkan sebagai lokasi pertandingan pada PON 2032. “Tentu harapan kami, dari venue yang telah diusulkan ini ada yang dapat diterima dan ditetapkan sebagai bagian dari penyelenggaraan PON 2032,” tambahnya. Subehi juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro akan terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan KONI Pusat maupun KONI Provinsi Lampung guna mendukung kesuksesan ajang olahraga nasional tersebut. “Kami akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan KONI Pusat dan Provinsi dalam rangka menyukseskan PON 2032. Harapannya, Kota Metro dapat berkontribusi dalam event nasional ini,” pungkasnya. Dengan adanya verifikasi ini, diharapkan Kota Metro dapat mengambil peran strategis dalam menyukseskan ajang olahraga nasional tersebut sekaligus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur dan prestasi olahraga di daerah. (Bsr/ydha/mdun)

0 Comments

Pemkot Metro Siap Fasilitasi Venue PON XXIII 2032, Wali Kota Tegaskan Komitmen Dukungan Penuh

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Metro menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XXIII 2032 dengan menyiapkan beberapa venue olahraga yang representatif. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat persiapan serta kunjungan Komite Olahraga Nasional Indonesia, yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Rabu (15/04/2026). Rapat strategis tersebut dihadiri oleh perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Ketua KONI Provinsi Lampung, unsur Forkopimda, serta para kepala daerah se-Provinsi Lampung. Dalam kesempatan ini Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa Pemkot Metro siap mengambil peran aktif dalam menyukseskan ajang olahraga nasional tersebut, khususnya melalui fasilitas olahraga yang ada di Kota Metro “Kami di Pemerintah Kota Metro menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh pelaksanaan PON XXIII Tahun 2032. Sejumlah venue olahraga di Kota Metro telah kami siapkan, agar bisa memeriahkan ajang olahraga nasional ini,” ujar Bambang. Ia juga menambahkan bahwa momentum ini menjadi peluang besar bagi Kota Metro, untuk mendorong kemajuan sektor olahraga sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. “PON bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga kesempatan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan prestasi atlet, serta menggerakkan perekonomian masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Metro, Subehi, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengupayakan kesiapan sejumlah fasilitas olahraga yang akan diusulkan sebagai venue pertandingan. “Saat ini Pemerintah Kota Metro sedang mengupayakan kesiapan fasilitas seperti Stadion Tejosari dan beberapa lapangan tenis. Namun demikian, seluruh venue tersebut masih dalam tahap verifikasi oleh tim KONI Pusat untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar nasional,” jelas Subehi. Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa Provinsi Lampung bersama Provinsi Banten, telah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah PON XXIII Tahun 2032. Penunjukan ini menjadi momentum strategis untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga, pembangunan infrastruktur, serta pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, dipaparkan pula rencana pembagian cabang olahraga antara Provinsi Lampung dan Provinsi Banten berdasarkan usulan KONI Pusat yang telah disesuaikan dengan standar Olympic Games, Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), serta sport science prestasi dan lainnya. Pemerintah Kota Metro menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh pemangku kepentingan, dalam mempersiapkan penyelenggaraan PON XXIII Tahun 2032 agar berjalan sukses, baik dari sisi prestasi, penyelenggaraan, maupun dampak ekonomi bagi masyarakat. (Bsr/Mdn)