Kota Metro Raih Status Kinerja Sangat Tinggi Tahun 2018

Pemerintah Kota Metro meraih nilai 3,3354 atau dengan Status Kinerja “Sangat Tinggi” berdasarkan evaluasi penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Pemda) tahun 2018. Evaluasi penyelenggaraan Pemda tahun 2018 dilaksanakan pada tahun 2019, oleh Tim dari Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan hasilnya baru diumumkan pada tahun 2020. 

Penilaian dilakukan atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Kota Metro Tahun 2018. Adapun LPPD adalah laporan yang disampaikan oleh pemerintah daerah kepada Pemerintah Pusat yang memuat capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam pelaksanaan tugas pembantuan selama 1 (satu) tahun anggaran.

Penilaian dilakukan melalui beberapa tahapan, untuk evaluasi awal dilakukan oleh tim daerah yang terdiri dari Pemerintah Provinsi dan BPKP Provinsi Lampung, selanjutnya evaluasi di tingkat nasional dilakukan oleh Tim nasional dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Jika pada tahun sebelumnya, pemberian penghargaan ini dilaksanakan pada Hari Otonomi Daerah Bulan April dan diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Akan tetapi pada Tahun 2020 ini terjadi pandemi Covid-19, dan acara tersebut tidak dapat dilaksanakan. 

Atas hasil penilaian pada Tahun 2018 Pemerintah Kota Metro menempati peringkat pertama dari seluruh kabupaten/ kota se-Provinsi Lampung selama 2 (dua) tahun berturut-turut, setelah pada Tahun 2017 juga Kota Metro memperoleh status Kinerja Sangat Tinggi dengan nilai 3,2023. (Sr)

Forum Silaturahmi Kamtibmas Metro, Berembuk Sukseskan Pilkada di Tengah Pandemi

Walikota Metro Achmad Pairin menghadiri Forum Silaturahmi Kamtibmas (FSK), dengan tema acara “Kita Ciptakan Pilkada yang Aman Damai dan Sehat”, di Gedung MSI Mart Banjarsari, Selasa (24/11/2020).

Selaku Ketua Satgas Covid-19, Achmad Pairin menyampaikan, Kota Metro telah berupaya menyukseskan Pilkada tahun 2020 di tengah pandemi dengan mengikuti Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020. Salah satunya dengan peningkatan disiplin, penegakan hukum protokol kesehatan dan pengendalian Covid-19.

“Adapun upaya yang sudah dilakukan berupa sosialisasi protokol kesehatan, penegakan disiplin protokol kesehatan, dan operasi yustisi yang merupakan penerapan dari Perwali,” ujar Pairin.

Lanjutnya, Pairin berpesan kepada undangan yang hadir atas pelaksanaan Pilkada, masyarakat wajib menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta berolah raga dalam meningkatkan imunitas badan.

Kapolres Metro Retno Prihawati, menyampaikan beberapa upaya dari Polres Metro menyambut Pilkada yaitu mewujudkan kondisi aman damai dan sehat.

“Untuk itu Pilkada tahun ini dilaksanakan dengan sehat, yang artinya keselamatan masyarakat, para pemilih, para penyelenggara Pemilu . Sementara, aman disini adalah pengamanan di atas segalanya. Jangan sampai pada saat Pilkada timbul klaster baru yang dikhawatirkan pemerintah,” katanya.

Tambahnya, Retno berharap pemerintah harus melakukan upaya tambahan mencegah penularan Covid-19.

“Maka dari itu harus ada kerangka hukum yang adaptable, dimulai dari Perwali dan UU tentang karantina kesehatan. Kemudian KUHP yang sudah terbentuk, untuk menjerat para pelaku pelanggar protokol kesehatan,” pungkas Retno. (Nv/Dk).

Pembinaan Kesrak PKK- Bangga Kencana-Kesehatan di Kelurahan Yosorejo

Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK- Bangga Kencana-Kesehatan Kota Metro Tahun 2020 melakukan pembinaan ke Kelurahan Yosorejo, Metro Timur, Kamis (19/11/2020).

Camat Metro Timur Djonizar mengatakan bahwa kegiatan ini sempat terhenti karena Covid-19. “Maka dari itu, pada kesempatan diadakan pembinaan ini guna penyegaran kembali kegiatan PKK- Bangga Kencana-Kesehatan di Kota Metro,” katanya.

Kemudian Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP PA PP dan KB) Kota Metro Wahyuningsih, berharap kegiatan pembinaan ini berjalan dengan baik dan aman.

“Kegiatan ini akan dilakukan selama dua hari. Untuk hari Kamis diisi dengan materi para narasumber dari Dinas BKKBN, Dinas PP PA PP dan KB, Dinas Lingkungan Hidup, Sekretarian PKK Metro, Dinas Pertanian, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta Dinas Pendidikan.

Lanjutnya, Wahyuningsih juga mengatakan pada hari Jumat akan dilakukan pembinaan langsung ke lokus-lokus. (Sr/Dk)

Pelantikan Pengurus DPC MOI Kota Metro Periode 2020-2023

Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Media Online Indonesia (MOI) Kota Metro, Siruaya Utamawan melantik Ketua dan anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MOI Kota Metro periode 2020-2023, di Wisma Haji Al Khairiyah Kota Metro, Rabu (18/11/2020).

Siruaya Utamawan mengatakan, bahwa DPC Kota Metro adalah DPC pertama yang melaksanakan pelantikan secara mandiri, tidak digabung dengan pelantikan DPW.

“Biarlah DPC Kota Metro selalu mengalir dari atas ke bawah dan tidak pernah berhenti. Tegakan kebenaran, jadilah tanah seperti di bumi. Jadilah ombak yang bergemuruh, agar tetap menjaga sportifitas,” ungkap Siruaya.

Ketua DPW MOI Ahzan Romadhuna, menyampaikan visi MOI yaitu sebagai wadah berkumpul dan berserikat perusahaan media online di Indonesia yang profesional, kritis dan konstruktif.

“Dengan kehadiran MOI sebagai perkumpulan media yang akan selalu mengedepankan sinergitas kepada semua pihak, terutama pemerintah,” ujarnya.

Sementara Ketua DPC MOI, Mirhan Hidayat mengungkapkan ucapan terima kasih kepada Walikota Metro beserta jajarannya yang secara langsung telah memberikan dukungan.

Hidayat mengatakan, dengan deklarasi ini DPC MOI 2020-2023 dapat bekerja sama dan menjalin kemitraan bersama. “Jayalah Media Online Indonesia (MOI), Jayalah Indonesiaku, Merdeka,” katanya.

Perwakilan Kominfo Metro Yudha Yunianto, mengucapkan selamat atas dilantiknya DPC MOI Kota Metro.

“Maka dari itu, kami berharap DPC Metro yang baru dilantik akan dapat merealisasikan pekerjaannya dan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Metro, serta mendukung informasi pembangunan di Kota Metro,” ujar Yudha. (Ika/Gt)

Menyukseskan Pilkada 2020, Pemerintah Kota Metro Gelar Rakor Pemantapan

Pemerintah Kota Metro besama KPU Metro menggelar Rapat Koordinasi Pemantapan Penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Wlikota Metro tahun 2020 di Aula Pemkot Metro, Kamis (12/11/2020).

Rapat dimulai dengan penyerahan masker dan thermo gun kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), agar pelaksanaan Pilkada sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Komisioner KPU Metro Yunita Dewi Nurbaya, menyatakan bahwa KPU telah membuat pesanan e-catalog dan non e-catalog untuk pemilihan pada 9 Desember 2020.

“KPU juga mengadakan pengecekkan rapid tes kepada seluruh petugas TPS, yang akan dilaksanakan pada 23 November agar pemilih suara yang datang tidak khawatir, karena seluruh KPPS telah di rapid tes,” ujar Yunita.

Lanjutnya, pemilih hanya dibatasi sebanyak 500 orang di setiap TPS karena masih dalam masa Covid-19. Petugas TPS yang bertugas akan melakukan pengecekan suhu kepada pemilih dan memberikan arahan kepada pemilih untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum melalukan pemilihan.

“Bagi pemilih yang telah dicek suhunya di atas 37,3 derajat maka akan diarahkan ke bilik khusus yang telah disediakan oleh petugas di TPS,” papar Yunita.

Wakil Walikota Metro Djohan, mengatakan rapid tes kepada petugas KPPS dilaksanakan paling tidak jangka waktunya 14 hari sampai pada 9 Desember. Pergantian petugas KPPS apabila petugas dinyatakan positif atau reaktif dapat segera digantikan dengan yang non reaktif.

Djohan juga menegaskan bahwa, rapid tes yang dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19, bukan untuk membuat imun tubuh yang baru.

“Sehingga tidak masalah jika dilakukan rapid tes, karena rapid tes tidak berpengaruh terhadap imun tubuh. Rapid tes hanya untuk mengetahui virus Covid aktif atau tidak ditubuh orang yang di rapid,” kata Djohan.

Sementara Ketua Bawaslu Metro Mujib, melaporkan bahwa pelantikan pengawas Pilkada akan dilakukan pada tanggal 16 November 2020. Pengawas TPS yang tersebar sebanyak 3 orang di setiap KPS, TPS di setiap daerah Kota Metro sebanyak 96 untuk Metro Pusat, 54 Metro Utara, 52 Metro Barat, 75 Metro Timur, dan 33 Metro Selatan.

Terakhir Walikota Metro, Achmad Pairin berterima kasih kepada semua pihak yang telah menjelaskan dan memberikan informasi terkait Pilkada 2020. “Semoga Pilkada tahun ini dapat terlaksana dengan baik dengan semestinya,” ujarnya menutup rapat pada siang hari ini. (Ins/Ika/Ian).

Pagelaran Virtual Seni di Kota Metro

Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Ekraf Kota Metro mengadakan Pagelaran Virtual dengan menampilkan komunitas-komunitas kreatif muda, di Taman Bunga Asri Tejosari, Metro Timur, Senin (09/11/2020).

Kepala Disporapar Tri Hendriyanto, menyampaikan terima kasih kepada kelompok komunitas kreatif yang telah ikut serta dalam pagelaran virtual kali ini.

“Terima kasih kepada komunitas Sanggar Kusumalalita, Generation Partydance, komunitas musik Sixthmonth, Oneclick, Nusaethnic dan JKband serta Ikatan Muli Mekhanai Kota Metro, yang telah ikut meramaikan pagelaran virtual ini,” ujarnya.

Tri Hendriyanto menginginkan, road show pagelaran komunitas kreatif secara virtual ini diharapkan dapat melahirkan serta mendorong munculnya pelaku usaha baru dan menumbuhkan pelaku ekonomi kreatif. Terutama meningkatkan kapasitas masyarakat dalam masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Kegiatan ini merupakan sarana sosialisasi dan promosi, dimana pelaku ekonomi kreatif diberikan waktu dan ruang untuk menampilkan seni atau karya usahanya, sehingga dapat direspon dan dikenal oleh masyarakat,” jelasnya.

Lanjutnya, Tri Hendriyanto menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro terus berupaya meningkatkan lahirnya usaha baru ekraf dan dapat menghasilkan produk unggul dengan citra atau brand yang dikenal di pasar nasional maupun global. (Sr).

figcaption { font-size: 10px; text-align: center; }