Pemerintah Kota Metro Menyalurkan Bantuan Sosial Lansia Untuk 240 Orang

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman menyalurkan Bantuan Sosial Lansia dalam program Perlindungan Sosial pada tahun 2021. Penyaluran bantuan sosial ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sosial lansia yang ada di wilayah Kota Metro, di Kantor Pos Kota Metro, Selasa (04/05/2021).

Kepala Dinas Sosial Suwandi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja Standar Pelayanan Minimal dalam bidang sosial khususnya pelayanan bagi lansia. Penduduk Lanjut Usia (Lansia) merupakan salah satu kelompok penduduk yang dinilai sangat rentan terhadap penyebaran Covid-19.

“Kuota lansia penerima bantuan sosial hanya sebanyak 1.500 orang se-Kota Metro. Untuk jumlah Lansia penerima bantuan dalam Gelombang I ini sebanyak 240 orang. Pemberian Bantuan Sosial berupa uang tunai/cash sebesar Rp 500.000,- per lansia dan hanya untuk 1 kali penerimaan saja,” papar Suwandi.

Lanjutnya, Suwandi  menjelaskan bahwa, data Lansia ini juga berasal dari data terpadu Kesejahteraan (DTKS) dan Non DTKS yang telah selesai diverifikasi dan divalidasi oleh Kecamatan, Kelurahan, TKSK, PSM, dan Dinas Sosial Kota Metro sesuai dengan kriteria/syarat yang telah ditentukan.

Walikota Metro Wahdi, menuturkan bahwa kegiatan ini juga sebagai bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat di Kota Metro terutama penduduk lanjut usia.

“Untuk penyaluran Bantuan Sosial Lansia ini, Pemerintah Kota Metro bekerja sama dengan Kantor Pos Kota Metro, menggunakan sistem Giropos. Pemberian bantuan Sosial Lansia ini juga bersumber dari APBD Kota Metro Tahun 2021,” terangnya.

Tak hanya itu, Wahdi juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah termasuk dalam 5 program yang telah dijalankan dalam masa 100 hari kerja.

“Saya berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima. Mudah-mudahan bantuan ini, dapat memberikan semangat dan manfaat bagi para penerima,” tutupnya.

Selaku Kepala Kantor Pos Cabang Metro Richwan Boy, mengucapkan terima kasih untuk Pemerintah Kota Metro yang telah bersedia bekerja sama dalam pelaksanaan penyaluran bantuan sosial.

“Penyaluran bantuan sosial, dilakukan menggunakan sistem Giropos. Kami juga pihak Kantor Pos siap mengantarkan ke rumah/alamat penerima apabila berhalangan hadir secara kolektif,” tutupnya. (Ins/Gt)

WTP ke-11, Wahdi Terima Penghargaan Dari BPK RI

Pemerintah Kota Metro pada puasa ke-17 bulan Ramadan 1442 Hijriah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, Kamis (29/04/2021).

Walikota Metro Wahdi dalam hal ini menyampaikan bahwa Kota Metro mendapatkan opini WTP yang sudah 11 kali berturut-turut.

“Hari ini, Pemerintah Kota Metro mendapatkan anugerah yang ke-11 di bulan suci Ramadan 1442 Hijrah dari BPK Republik Indonesia (RI), yang dinilai oleh BPK Perwakilan Lampung, bahwa Kota Metro mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” katanya

Hal ini akan menjadi PR besar kita untuk Pemerintah Kota Metro bagaimana kedepan untuk membangun Metro lebih baik lagi.

“Tentunya hal tersebut dapat menjadi PR kita, menjalankan bersama orang-orang baik dan kita dapat melakukan hal-hal yang baik serta bisa mencegah hal-hal yang tidak baik,” paparnya (in/la)

Walikota Metro Sidak Bangunan dan Ruangan di RSUD Sumbersari

Walikota Metro Wahdi melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di RSUD Sumbersari Bantul, Kamis (22/04/2021).

Pada kesempatannya, Walikota Metro Wahdi memberikan arahan kepada pegawai RSUD Sumbersari Bantul, untuk dapat menata tata ruang sehingga akan terlihat lebih tertata.

“Saya minta kepada pegawai RSUD untuk dapat menganalisa penataan ruangan dari ruangan operasi, ruangan rawat inap, dan ruangan lainnya, sehingga lebih terlihat tertata, serta dapat memisahkan jalur umum, khusus, ataupun jalur khusus para pegawai,” jelasnya.

Tambahnya, Wahdi juga menyinggung terkait pengecekan bangunan dan fasilitas yang ada di RSUD Sumbersari Bantul.

“Kepada seluruh pegawai untuk dapat menyampaikan aspirasi sebagai masukan, agar bangunan dan fasilitas di RSUD ini tetap menjaga kenyamanan bersama,” katanya. (La/Cv)

Rakor Rencana Pembentukan BUMD, Walikota Metro Meminta OPD Menganalisis Segala Aspek

Walikota Metro, Wahdi memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) rencana pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Kota Metro, Senin (19/04/2021).

Dalam Rakor ini dihadiri Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman, Plt. Sekda Metro Bangkit, para Asisten, sejumlah Kepala OPD, Kepala Bagian, serta Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi.

Rencana pembentukan BUMD ini disambut baik oleh Walikota Metro, menurut Wahdi Metro memiliki sumber daya manusia yang cukup baik untuk menciptakan suatu BUMD. Walikota juga meminta untuk pemangku kebijakan, agar dianalisis secara komprehensif dengan segala aspek.

“Pertanyaan saya dulu, kenapa Metro tidak punya BUMD. Metro ini punya potensi, kenapa tidak dimanfaatkan, kita lihat bertumbuhnya bank di Kota Metro. Saya pikir bertumbuhnya bank yang ada di Metro ini tentunya karena Metro itu bagus,” katanya.

Wahdi meminta, para pemangku kebijakan harus melakukan dialog lebih intensif dengan metode yang komprehensif. “Mari kita diskusi secara LEAN maupun Six Sigma. Bukan saya paham betul tetapi saya masih tahapan belajar,” ajak Wahdi.

Wakil Walikota Metro meminta, wacana pembentukan BUMD ini terealisasi dengan baik. “Metro harus punya BUMD, karena kemajuan Kota Metro saat ini begitu pesatnya, jangan sampai kita malu, terutama malu dengan sektor swasta. Saya kira ini penting, harus kita kaji lebih dalam tentunya,” katanya.

Plt. Sekda Metro berterima kasih atas masukan dari Walikota dan Wakil Walikota Metro. “Tentunya kami berterima kasih, atas masukan Walikota dan Wakil Walikota. Untuk hal anggaran, pengelolaan, SDM, dan marketnya juga memang memerlukan kajian yang komprehensif,” kata Plt. Sekda Metro Bangkit.

Bambang Suhada, selaku tim percepatan pembangunan dan inovasi mengapresiasi rencana pembuatan BUMD di Kota Metro. “Relatif PAD Metro memang harus dicarikan relatif sumber-sumber PAD yang lain. Saya sudah dapat data, ini contoh saya kira, Pemda Metro punya sawah, tetapi hasilnya kurang maksimal,” katanya.

Dia meminta, BUMD bukan sekedar ikut-ikutan, tentunya perkembangan BUMD harus dicermati dengan baik, menurutnya hal pertama yang dilakukan adalah kajian dan studi kelayakan.

“Dalam kerangka acuan, kita tambahkan analisis resiko, kalau kita bicara keuntungan dan lain sebagainya itu pasti, tetapi sangat perlu adanya analisis resiko,” katanya.

Julian, juga selaku tim percepatan pembangunan dan investasi Kota Metro berharap, para OPD memiliki basis data yang tepat dan akurat sehingga bisa mengambil langkah strategis untuk menentukan BUMD sehingga tepat sasaran. (Uc)

Permudah Perpanjangan SIM, Wakil Walikota dan Polres Metro Ikuti Launching Aplikasi SINAR

Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman dan Kapolres Metro Retno Prihawati mengikuti Launching Aplikasi SIM Nasional Presisi (SINAR) secara virtual, di Aula Polres setempat, Selasa (13/04/2021)

Polri meluncurkan Aplikasi SIM Nasional Presisi (SINAR) untuk memudahkan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di manapun berada. Aplikasi ini dikhususkan untuk pembuatan dan perpanjangan SIM secara online.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan bahwa aplikasi Sinar ini berlaku serentak secara nasional. Aplikasi tersebut juga nantinya bisa diunduh secara langsung oleh para pengguna smartphone di Play Store (Android) maupun App Store (iOS).

“Tak hanya itu, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ujian teori, pemeriksaan psikologi melalui aplikasi E-PPsi. Dan layanan pemeriksaan kesehatan melalui E-Rikkes, hingga melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C lewat aplikasi Sinar,” ujar Listyo.

Lanjutnya, Listyo mngatakan dengan aplikasi tersebut, pengurusan akan dilakukan secara online, dan pemohon tidak perlu hadir ke Satpas.

“Tetapi khusus untuk pembuatan SIM baru, pemohon tetap harus datang ke Satpas untuk melakukan ujian praktik, khusus perpanjangan SIM A (mobil) dan SIM C (motor) akan dilakukan secara online, pemohon tidak perlu hadir ke Satpas,” terangnya.

Selain itu, Kapolri Listyo menekankan akan tujuan peluncuran aplikasi SINAR untuk mempermudah pelayanan masyarakat dimana saja dan kapan saja, masyarakat akan dapat mudah terlayani. Untuk pengiriman dokumen kepada masyarakat akan dikirim secara langsung oleh jasa PT Pos Indonesia.

“Terkait dengan pelayanan Polri kepada masyarakat, akan berkurang interaksi dengan masyarakat. Sehingga dengan meluncurkan aplikasi SINAR ini, kita bisa mengurangi kebiasaan penyalahgunaan wewenang para petugas di lapangan,” tutupnya.

Berikut langkah pembuatan SIM baru via aplikasi Sinar:

  1. Download aplikasi
  2. Registrasi (NIK)
  3. Face recognition
  4. Pilih jenis SIM
  5. Pembayaran PNBP SIM baru
  6. Ujian teori online yang didahului simulasi contoh soal
  7. Lulus dan mendapat QR Code
  8. Pilih Satpas
  9. Pilih jadwal ujian praktik. (Ins/Gt)

Walikota Metro Tinjau Lokasi Mall Pelayanan Publik

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, melakukan peninjauan beberapa lokasi pelayanan publik, Sabtu (10/04/2021).

Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau beberapa lokasi yang nantinya akan dijadikan Mall Pusat Pelayanan Publik di Kota Metro.

Wahdi mengatakan bahwa pembangunan Mall pelayanan publik memang sudah direncanakan.

“Rencana ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran kita. Semua akan dipertimbangkan dengan baik, baik dari struktur pembangunan, lokasi penempatan agar tidak menganggu lalu lintas jalan, semua akan dipikirkan secara matang,” papar Wahdi.

Lanjutnya, gedung mall pelayanan publik, akan didesain sedemikian rupa. Rancangan gedung itu menyesuaikan dengan pelayanan satu pintu dalam satu gedung.

“Artinya, mall ini pelayanan publik itu merupakan sebuah gedung bisa melayani semua pelayanan, baik itu urusan administrasi kependudukan, perizinan, pelayanan SIM, KTP, paspor, surat keterangan, BPJS dan lainnya bergabung dalam satu gedung,” katanya.

Tambahnya, Wahdi menjelaskan, sehingga dari pembangunan ini masyarakat cukup datang ke satu gedung tersebut sudah dilayani secara lengkap. Semuanya akan kita kaji, untuk lokasi yang nantinya menjadi mall pelayanan publik tersebut,” imbuhnya.

Di akhir kunjungannya Wahdi beserta para rombongan ikut senam bersama anggota PWRI. (Ins/Gt)