Wahdi Pimpin Apel Peringatan HUT ke-84 Kota Metro

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melaksanakan Apel dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-84 Kota Metro, terlaksananya acara tersebut di Halaman Kantor Pemkot Metro dengan menerapkan Protokol Kesehatan, Rabu (09/06/2021).

Pada kesempatannya, Walikota Metro, Wahdi, menyampaikan bahwa apel dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-84 Kota Metro ini merupakan momentum kita untuk mengingat kembali sejarah dan perjuangan orang-orang terdahulu.

“Pagi ini merupakan apel dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Metro yang ke-84. Hal ini merupakan sebuah momentum dimana kita untuk mengingat kembali sejarah dan perjuangan orang-orang terdahulu dalam membangun Kota Metro. Menjadikan Kota Metro sebagai kota yang nyaman, sederhana dalam konteks kehidupan sosialnya, dan maju dalam pendidikan dan pola pikir masyarakatnya,” jelasnya.

Tak hanya itu Wahdi juga mengatakan, sebagai Aparatur Sipil Negara dan seorang abdi negara, harus bertanya pada diri kita masing-masing, “Apa yang sudah saya perbuat untuk Kota Metro?”. Ketika negara dan masyarakat mempercayakan pelaksanaan pembangunan di tangan kita, seyogyanya pula kita memberikan hasil yang optimal.

“Sehingga, saya bersama Bapak Wakil Walikota Qomaru Zaman dalam bertugas memimpin pembangunan di Kota Metro, kami butuh dukungan dari seluruh aparatur untuk menjalankan kerja yang tidak sederhana ini. Mari kita tingkatkan apa yang sudah baik dan mari kita ubah apa yang tidak tepat sasaran,” papar Wahdi.

Wahdi juga menambahkan, kerja kita masih panjang. Hari ini, genap 103 hari Saya bersama Bapak Qomaru Zaman memimpin pemerintahan di Kota Metro. Janji 100 hari telah kami realisasikan. Rencana pembangunan 5 tahun kedepan sedang kami kerjakan. Dan pelaksanaan kerja pembangunan di tahun 2021 ini juga sedang kami dalami dan kami upayakan untuk mencapai hasil yang optimal.

Dalam sambutanya Wahdi juga menegaskan Pandemi Covid-19 membuka peluang untuk bekerja secara kreatif dan inovatif. “Pandemi Covid-19 ini memberikan peluang kepada kita untuk bekerja secara kreatif dan berinovatif lagi. Baca dan analisis kembali kegiatan-kegiatan di OPD yang bersifat rutinitas, libatkan stakeholder dalam kegiatan. Mereka bisa saja menjadi pelengkap atau penyempurna pelaksanaan kegiatan kita. Mereka juga bisa memberikan warna dalam hasil kerja kita,” katanya.

Lanjutnya, Walikota Metro mengimbau agar ASN dapat menjadi role model dalam penerapan protokol kesehatan dan memberikan edukasi tentang pencegahannya. Pahami tentang kebijakan-kebijakan pemerintah, seperti PPKM Mikro, vaksinasi dan kebijakan pembatasan sosial di lingkungan pekerjaan.

Dalam mengakhiri apel ini Wahdi mengucapkan selamat Hari Jadi Kota Metro ke-84. “Saya ucapkan Selamat Hari Jadi Kota Metro yang ke-84. Semoga apa yang telah dirintis oleh para pembangun sebelum kita, mampu kita lanjutkan dan kembangkan sesuai kondisi dan potensi Kota Metro. Terima kasih kepada seluruh aparatur sebagai bagian dari masyarakat Kota Metro, atas pengabdian dan sumbangsihnya terhadap perkembangan Bumi Sai Wawai,” ucapnya. (cv/la)

Rakor Pemerintah Kota Metro Bulan Juni 2021

Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan pada bulan Juni 2021, berlangsung di Aula Pemkot Metro, Senin (07/06/2021).

Dalam agenda Rakor tersebut, dilangsungkan juga penyerahan hadiah Lomba Kelurahan Tingkat Kota tahun 2021 yakni Rejomulyo Metro Selatan sebagai juara pertama mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 16.000.000, Mulyojati Metro Barat sebagai juara kedua mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 8.000.000, dan Purwosari Metro Utara sebagai juara ketiga mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 6.000.000. Adapun juara pertama akan diusulkan kepada Gubernur Lampung untuk mengikuti lomba Kelurahan Tingkat Provinsi.

Selanjutnya dalam Rakor, Bangkit menyampaikan bahwa Rakor di bulan Juni tersebut diikuti langsung oleh Walikota, Wakil Walikota, Staf ahli, Asisten, Kepala Opd se-Kota Metro, TP. PKK dan yang mengikuti secara virtual yakni Instansi vertikal, Camat dan Lurah se-Kota Metro. Ia menjelaskan bahwa dalam rakor akan ada beberapa pokok masalah, dan terkait dengan protokol kesehatan maka Rakor akan dilaksanakan hingga jam 11.30 WIB.

Dalam Rakor bulan Juni tersebut, beberapa OPD, Kelurahan, dan Kecamatan melaporkan hasil kerja di tahun 2021.

Terkait Lomba Kelurahan tingkat Provinsi, Kepala BPS memberi dukungan terhadap Pemkot Metro, untuk lakukan pembinaan desa cantik. Pihaknya akan berkoordinasi dan mengarahkan bagaimana cara pengolahan dan analisis data kedepannya, bagaimana pemanfaatannya, dan tim akan mempersiapkan apa saja yang bisa dibantu serta dibutuhkan untuk Kelurahan Rejomulyo.

Menanggapi BPS, Walikota Metro, Wahdi meminta BPS untuk dapat menunjang Kelurahan Rejomulyo melalui data digital agar dapat mencapai tujuan dan target, dengan mencantumkan indeks penunjang untuk data lomba kelurahan.

“Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa Kelurahan Rejomulyo memang sudah sangat maju baik dalam binaan masyarakat atau juga program-programnya. Apabila BPS dapat membantu turun langsung kebawah maka seluruh data bisa segera dilengkapi, karena hal tersebut merupakan salah satu syarat dalam mengikuti Lomba Tingkat Provinsi dan Nasional nanti,” tuturnya.

Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan Yeri Ehwan dalam penyampaiannya terkait permasalahan lomba kelurahan mendatang, pada tanggal 11 Juni akan diadakan verifikasi dari tim penilaian lomba Provinsi, untuk itu OPD terkait dalam pembinaan lapangan agar dapat menindaklanjuti rapat sebelumnya.

“Apabila memungkinkan akses Jalan Budi Utomo perlu dilakukan penimbunan lubang yang ada. Kiranya dapat ditinjau beberapa jalan yang sudah parah tersebut, karena pergerakan tim penilai lomba akan melalui jalan tersebut,” ucapnya. (nv/gt)

Fasilitasi Nikah Di KUA Kecamatan Metro Pusat

Staf Ahli Bidang I Sekda Kota Metro, Juni Kuswati, hadiri salah satu Program 100 Hari Kerja Walikota Metro yakni Fasilitasi Pernikahan dalam hal ini Pasangan Wahid Hidayat dengan Anisa Dwi Safitri, berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Nikah Metro Pusat, Senin (07/06/2021).

Juni Kuswati mengatakan, bantuan yang diberikan dalam fasilitasi ini juga sebagai bentuk kepedulian dari Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro kepada masyarakatnya.

“Fasilitas Pernikahan di balai nikah ini merupakan salah satu dari lima program 100 hari penanggulangan dampak Covid-19, yang telah dicanangkan sejak masa Pemilu lalu. Yang diharapkan program tersebut mampu merespon secara tepat sasaran kepada warga terdampak Covid-19, serta dapat meringankan beban ekonomi keluarga,” ujarnya.

Juni Kuswati juga turut mengucapkan selamat kepada mempelai atas pernikahannya. “Saya ucapkan selamat kepada adinda Anisa Dwi Safitri dan ananda Wahid Hidayat atas terlaksananya pernikahan ini, semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah,” ucapnya.

Adapun tambahan fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Kota diataranya piagam pernikahan yang ditandatangani Walikota Metro, (Kartu Keluarga) KK dan (Kartu Tanda Penduduk) KTP dengan status terbaru, serta adapun bantuan konsumsi. (cv/la)

Staf Ahli Bidang III Membuka Kegiatan Pelatihan, Bimbingan Teknis dan Pendampingan Ekonomi Kreatif Kota Metro Tahun 2021

Staf Ahli Bidang III Sekda Kota Metro Membuka Kegiatan Pelatihan, Bimbingan Teknis dan Pendampingan Ekonomi Kreatif Tahun 2021 berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Metro Pusat, Senin (07/06/2021).

Pada kegiatan ini, I Putu Ganepo selaku Sekretaris Disporapar Kota Metro menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan pelatihan bimbingan teknis dan pendamping ekonomi kreatif Kota Metro tahun anggaran 2021 akan diselenggarakan di 5 (lima) kali kegiatan dengan jadwal di Aula Kelurahan Metro Pusat hari ini, Aula Kecamatan Metro Utara pada 8 Juni 2021, Aula Kantor Kecamatan Metro Barat 10 Juni 2021, Aula Kantor Kecamatan Metro Timur pada 11 Juni 2021, Kecamatan Metro Selatan pada 14 Juni 2021. Peserta diikuti oleh 30 orang pelaku ekonomi kreatif dari masing-masing Kecamatan.

Staf Ahli Bidang III, Komarudin, menyambut baik dan mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini dalam rangka mewujudkan visi terwujudnya Kota Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya.

Menurutnya, Potensi ekonomi kreatif yang ada di Kota Metro belum dikembangkan secara optimal sehingga belum memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat dalam pengembangan dan pemberdayaan usaha kreatif dengan kemampuan di bidang permodalan teknologi kreatif dan kemampuan kegiatan ekonomi yang mana di dalamnya dimanfaatkan kreativitas pemikiran serta inovasi yang dilakukan, guna menciptakan kesejahteraan rakyat di sektor-sektor ekonomi kreatif yang berkembang di fashion, kuliner, musik, kerajinan tangan seni rupa dan seni pertunjukan tari dan masih banyak lagi.

“Tujuan dilakukannya kegiatan ini, adalah untuk pemahaman tentang ekonomi kreatif dan yang paling penting adalah untuk membekali para pelaku ekonomi kreatif agar dapat mengembangkan dan menggunakan pengetahuan dengan diadakannya pelatihan, maka pelaku ekonomi kreatif mampu mengembangkan ekonomi kreatif dengan baik dan benar”, katanya.

Masih menurutnya, melalui kegiatan ini saya menyampaikan beberapa pesan dan harapan kepada segenap peserta pelatihan, yang pertama ikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dengan wawasan pengetahuan dan keterampilan yang sangat diperlukan. Selesai pelatihan diharapkan dapat membekali ilmu dan pengetahuannya nanti dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dan saya juga mengimbau dalam giat ini agar tetap disiplin prokes dengan menerapkan 5M. (cv/la)

Pembukaan Latsar CPNS di Lingkungan Pemkot Metro Angkatan I Tahun 2021

Asisten III Pemerintah Kota Metro Misnan menghadiri acara pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar), bagi 40 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Metro Angkatan I Tahun 2021, dilaksanakan di Aula LEC Kartika Metro, Senin (07/06/2021).

Dalam sambutannya, Kepala BPSDM Provinsi Lampung, Senen Mustakim menegaskan, selama mengikuti Pelatihan Dasar itu para peserta terikat pada peraturan yang telah ditetapkan dan diharapkan kompetensi yang diukur berdasarkan kemampuan. Sebab katanya, setelah mengikuti pelatihan tersebut, pada akhirnya peserta akan dievaluasi, baik dalam proses pembelajaran, penguasaan materi, serta sikap dan perilaku yang akan menentukan apakah peserta lulus atau tidak lulus, atau mungkin dinyatakan gugur.

“Untuk itu saya berpesan, pertama disiplinlah dalam mengikuti semua pelatihan dasar baik di kelas maupun di asrama. Kedua, ikutilah apa yang telah ditentukan oleh penyelenggara. Ketiga, jaga kesehatan selama mengikuti agenda pembelajaran. Dan keempat, bangun kerja sama yang harmonis, baik antar sesama peserta dan penyelenggara,” kata Senen.

Asisten III Misnan menambahkan, bahwa proses Diklat itu harus terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat, dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertangung jawab, serta dapat memperkuat profesioanlisme dan kompetensi bidangnya.

“Sebagai seorang Calon Pegawai Negeri Sipil, harus memiliki kedudukan dan kewajiban sebagai unsur aparatur negara yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, jujur, adil dan merata dalam menjalankan tugasnya,” katanya.

Misnan juga berharap agar para peserta dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan baik dan dengan penuh kesungguhan hati. Sehingga, nantinya CPNS yang baru dapat menjalankan tugasnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara professional, menjunjung tinggi standar etika, dan selalu berinovasi untuk peningkatan mutu pelaksanaan tugasnya.

“Saya ucapkan selamat atas telah diterimanya saudara-saudara bekerja di Pemerintah Daerah Kota Metro. Semoga keberadaan saudara-saudara akan memberikan kontribusi nyata dalam kelancaran jalannya roda pemerintahan,” kata Misnan.

Misnan juga meminta, para peserta dapat menjadikan kegiatan pelatihan itu sebagai kesempatan belajar untuk mengubah diri menjadi PNS yang berkualitas. “Pandai-pandailah bersyukur dengan cara menjadi seorang PNS yang disiplin, jujur dan bertanggung jawab penuh atas tugas yang diterima. Ikuti kegiatan ini dengan semangat dan kemauan untuk belajar, sebab tanpa itu semua kegiatan ini akan menjadi kurang bermanfaat,” imbuhnya. (Ins/ian)

Pelantikan Dan Pengangkatan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Dan Kepala Kesbangpol Kota Metro

Walikota Metro Wahdi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro, di Aula Pemkot, Senin (07/06/2021).

Walikota Metro Wahdi mengucapkan selamat kepada Bangkit Haryo Utomo atas pelantikannya sebagai Sekda Kota Metro dan Rosita sebagai Kepala Badan Kesbangpol Kota Metro.

Semoga dengan jabatannya mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, karena status Pejabat Sekda sesungguhnya sama dengan pejabat Sekda definitif. Dengan diangkatnya Sekda dikarenakan adanya kekosongan jabatan yang selama ini sudah diemban Bangkit Haryo Utomo sebagai Plt. Sekda. Pelantikan ini menjadi penting lantaran mempunyai tugas strategis yakni, membantu kepala daerah dalam menyusun kebijakan dan mengoordinasi administratif pelaksanaan tugas perangkat daerah, serta pelayanan administratif.

“Kami berharap, Sekda yang baru saja dilantik dapat melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab. Selain itu juga, harus dapat memastikan program prioritas Pemkot agar dapat berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

“Dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Sekda yang baru ini, semoga mampu meningkatkan kemajuan daerah Lampung khususnya di Kota Metro, saya yakin dan percaya dari pengalaman yang dimiliki mampu membantu pemimpin daerah,” tambah Wahdi.

Di tempat yang sama, Bangkit Haryo Utomo selaku Sekda Definitif mengucapkan terima kasihnya kepada Gubernur Lampung yang diwakili Staf Ahli Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota Metro, Fokorpimda Kota Metro, Kepala OPD se-Kota Metro.

“Saya berharap kerja sama dan dukungannya bersama untuk membangun kemajuan Kota Metro ini. Dan dengan jabatan yang saya emban ini. Insya Allah saya akan bekerja dengan sekuat tenaga untuk menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” katanya. (gt/nv)