Walikota dan Wakil Walikota Silaturahmi ke Dinkes dan Dinsos Kota Metro

Walikota Metro jalin silaturahmi langsung kebeberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kota Metro, kegiatan ini merupakan upaya pemerintah Kota Metro di dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya, Senin (01/03/2021).

Beberapa OPD yang dikunjungi diantaranya Rumah Sakit Jend Ahmad Yani, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kota Metro.

Pada kunjungan tersebut, Walikota Metro Wahdi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Metro harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Pemkot harus berikan pelayanan terbaik, dan bisa mensosialisasikan program Kota Metro sesuai dengan visi misi kita yang baru,” tuturnya.

Lanjutnya, bahwa setiap tanggung jawab yang diberikan harus komitmen dijalankan dan amanah menjalankan pekerjaan. “Pemkot akan melakukan perbaikan fasilitas dan akan lebih dikembangkan lagi,” ujar Wahdi.

Tidak hanya itu, Kepala Dinas Kesehatan Erla melaporkan bahwa sebanyak 2300 tenaga kesehatan sudah melakukan vaksinisasi pada tahap pertama.
“Vaksin tahap ke dua dilaksanakan pada 17 Februari yang akan diberikan untuk non tenaga kesehatan, tapi kebutuhan tenaga kesehatan masih kurang,” lapor Erla.

Erla juga menerangkan distribusi vaksin di provinsi juga belum terdistribusi dari pusat untuk non tenaga kesehatan.

Wahdi juga menyampaikan bahwa yang penting bukan hanya distribusi melainkan juga penyimpanan dan penjagaannya.

Selaku Kepala Dinas Sosial Suwandi pun memaparkan bahwa angka kemiskinan Kota Metro menurun dari 8,6% menjadi 8,4% dilihat dari jumlah penduduk Kota Metro. Sekitar 4000 jiwa penduduk yang miskin sudah tercover oleh bantuan PKH.

Selanjutnya, Suwandi juga meminta penambahan pegawai tenaga Sosial, sebab program-program kementerian sangat luar biasa.

Dalam menanggapinya Walikota Metro juga menyampaikan bahwa angka kemiskinan kita masih di bawah angka kemiskinan nasional sekitar 12.000 jiwa, kita harus tetap bekerja keras untuk menurunkan persentase kemiskinan di Kota Metro. Selain itu, kader-kader tenaga sosial sangat berperan penting kita juga harus memanfaatkan pemberdayaan masyarakat di Kota Metro.(inz/dk)

Jaga Kebersihan, Wahdi dan Qomaru Tinjau OPD di Kota Metro

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin bersama Wakil Wali Kota Metro Qomaru melakukan Sidak (Silahturahmi Dadakan) di sejumlah Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna peninjauan sarana dan prasarana di OPD tersebut, Senin (01/03/2021)

.

Wahdi mengatakan, “Ini bukan pertama kalinya saya melakukan silaturahmi di beberapa tempat, saya sudah melakukan mulai dari hari Jumat sampai dengan hari ini,” tuturnya.

Tidak hanya itu Wahdi juga mengatakan bahwa, ia akan melakukan beberapa perbaikan fasilitas yang mungkin memang sudah harus diperbaiki. “Insya Allah kedepannya saya akan memperbaiki beberapa fasilitas di kantor pemerintahan ini, hal tersebut bertujuan agar membuat nyaman saat pegawai bekerja,” tuturnya.

Lanjutnya, Walikota juga memberikan peringatan agar pimpinan OPD mengajak seluruh staf untuk membersihkan dan menata dengan rapi seluruh ruangan, agar sirkulasi udara berjalan dengan baik di masa pandemi ini. “Saya berharap setiap pegawai tetap menjaga kebersihan di masa pandemi ini, agar semua tetap sehat, dan bekerja secara nyaman,” ucapnya

Di akhir kunjungannya, Wahdi juga menyampaikan untuk dapat bekerja sama dengan baik kedepannya. (inz/in).

Pidato Walikota Metro Hasil Pemilihan Kepala Daerah

Rapat Paripurna DPRD Kota Metro tentang Penyampaian Pidato Walikota Hasil Pemilihan Kepala Daerah serentak Tahun 2020, berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Metro, Jumat (26/02/2021).

Dalam hal ini, Walikota Metro Wahdi menyampaikan, dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih memiliki 2 (dua) komponen, yaitu Good and Clean Corporate Governance (GCCG) dan Good and Clean Civil Society Governance (GCCSG), dimana kedua komponen tersebut haruslah berjalan dengan baik dan bersinergi.

Komponen pertama adalah hubungan yang baik diantara Trias Politika, yaitu lembaga-lembaga Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif di Kota Metro, dimana masing-masing melaksanakan fungsi dan perannya secara bersinergi dan berkesinambungan, guna menyusun menyukseskan pelaksanaan pembangunan di Kota Metro.

Lanjutnya, keserasian antar elemen Trias Politika akan menjadi sebuah langkah baik dalam menjalankan sistem pemerintahan yang efektif. Ketidakseimbangan kekuasaan atau justru sebaliknya dominasi kekuatan dari salah satu elemen cenderung menimbulkan kekuasaan yang absolut. Pengalaman di banyak tempat membuktikan bahwa absolute power Ttend to corrupt atau kekuasaan yang absolut cenderung membentuk kekuatan yang manipulatif dan koruptif. Oleh karena itu, keseimbangan diantara ketiga elemen trias politika ini seyogyanya dapat mencegah penyalahgunaan wewenang.

Komponen kedua adalah GCCSG, di mana pelaksanaan pembangunan membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Masyarakat sebagai subjek maupun objek pembangunan tentunya juga harus mampu mengaktualisasikan keterlibatannya dengan optimal serta mempunyai kemampuan untuk mengawasi jalannya pemerintahan.

Selanjutnya, Walikota juga menyampaikan visi misi dan program yang selanjutnya akan menjadi pedoman di dalam melaksanakan pembangunan 5 (lima) tahun kedepan. Visi kami WARU atau Wahdi Qomaru adalah “Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya”. Visi tersebut diuraikan ke dalam lima misi pencapaian yaitu Wasis, waras, Wawai, Wira dan Wadah.

Dalam misi akan dijabarkan ke dalam 36 (tiga puluh enam) program pembangunan dan dielaborasi dalam 9 (sembilan) program prioritas sebagai berikut:

  1. Peningkatan layanan masyarakat melalui kartu Metro Ceria (satu kartu banyak manfaat).
  2. Peningkatan insentif bagi pejabat keagamaan, pendidikan, kesehatan, dan para pamong.
  3. Pembebasan iuran BPJS kelas III, dengan pelayanan yang berkualitas.
  4. Merealisasikan Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran.
  5. Menghadirkan layanan masyarakat terpadu dan cepat melalui Mall Pelayanan Publik Satu Atap (Mall Melesat).
  6. Peningkatan sarana prasarana jalan lampu atau penerangan jalan dan IOT (Internet of Things).
  7. Revitalisasi fasilitas olahraga dan budaya.
  8. Bantuan sarana produksi pertanian (saprotan) dan alat mesin pertanian (alsintan) untuk petani.
  9. Serta membangun Creative-Hub, yaitu sentra produksi dan pemasaran atau e-commerce di 5 (lima)kecamatan dan 22 (dua puluh dua) kelurahan.

Adapun harapan kami, visi misi dan program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pembangunan Kota Metro berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. terutama mampu memulihkan dan bahkan meningkatkan ekonomi rakyat Kota Metro dari dampak pandemi Covid-19.

Prioritas utama program kerja kami dalam 100 hari kedepan dapat berfokus kepada pencegahan dan penanggulangan Covid-19, perlindungan sosial, pemulihan ekonomi, dan reformasi struktural, sebagaimana diamanatkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2021. Tentunya, sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat Provinsi Lampung dan Kota Metro menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan pembangunan.

Dalam periode kepemimpinan kami, bonus demografi yang pada hakikatnya merupakan tantangan dan peluang akan kami gunakan sebagai mesin penggerak ekonomi keumatan menjadi daya ungkit bukan menjadi alasan atau hambatan (modus) dalam pelaksanaan pembangunan.

Adapun pesan untuk para Aparatur Sipil Negara, bekerjalah sebagaimana biasa. Tegakkan disiplin dan tidak terganggu oleh isu-isu yang tidak berdasar. Kepada kepala OPD segera lakukan konsolidasi organisasi agar tetap menghasilkan kinerja yang terbaik. Komunikasikan segala kegiatan yang mendesak untuk dilaksanakan di tahun 2021 ini. (cv/la)

Sertijab Walikota dan Wakil Walikota serta Ketua TP-PKK Kota Metro

Plh. Walikota Metro Misnan melakukan sertijab kepada Walikota dan Wakil Walikota terpilih Wahdi Siradjuddin dan Qomaru Zaman di Aula Kantor Walikota Metro, Jumat (26/02/2021).

Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Provinsi Lampung  serta pemberian memori kepada Kepala Daerah yang baru.

Dalam sambutannya, Asisten Bidang Administrasi Umum Provinsi Lampung mengatakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kali ini dilakukan di tengah keprihatinan masyarakat Indonesia. “Ini dilakukan di tengah wabah Covid-19,dan merupakan pertama kalinya tidak ada perayaan. Dengan tujuan agar tidak terjadinya kerumunan massa, oleh karena itu sertijab ini dilakukan dengan undangan yang sangat terbatas,” ujarnya.

Di waktu yang bersamaan juga, dilakukan sertijab Ketua Tim Penggerak PKK yang sebelumnya diketuai oleh Plh. ketua Nursari Misnan dan diserahkan kepada Ketua TP-PKK yang baru Silfia Naharani Wahdi.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Walikota periode 2016-2021 Djohan beserta istri, anggota Forkopimda dan anggota TP-PKK Kota Metro.

Misnan Saksikan Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Metro Periode 2021-2026

(Plh) Walikota Misnan  menyaksikan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati dan Walikota yang memenangkan Pilkada secara virtual di ruang OR Setda Kota Metro dan dihadiri oleh anggota Forkopimda.

Dalam kegiatan tersebut, tujuh pasang kepala daerah dilantik oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Kantor Gubernur, Teluk Betung Bandar Lampung, Jumat (26/02/2021).

Arinal menekankan kepada kepala daerah terpilih dengan menjelaskan tugas kepala daerah sesuai dengan Undang-Undang No.23 th 2004 tentang tugas Kepala Daerah adapun daftar ke tujuh pasangan yang akan dilantik ialah:

Wali Kota-Wakil Wali Kota Metro: Wahdi Sirradjudin-Qomaru Zaman, Wali Kota-Wakil Wali Kota Bandar Lampung: Eva Triana-Deddy Amarullah, Bupati-Wakil Bupati Lampung Tengah: Musa Ahmad-Ardito Wijaya, Bupati-Wakil Bupati Lampung Timur: Dawam Rahardjo-Azwar Hadi, Bupati-Wakil Bupati Lampung Selatan: Nanang Ermanto-Pandu Kusuma Dewangsa, Bupati-Wakil Bupati Pesawaran: Dendy Ramadhona-Marzuki, Bupati-Wakil Bupati Way Kanan: Raden Adipati Surya-Ali Rahman

Dan akan memimpin daerah masing-masing untuk periode 2021-2026. (chv/tm)

Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Metro Hasil Pilkada Tahun 2020

Pelantikan & Pengambilan Sumpah Jabatan Walikota dan Wakil Walikota Metro Provinsi Lampung Hasil Pilkada Tahun 2020, Jumat (26/02/2021).

Pelantikan oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi dengan tetap melakukan protokol kesehatan yang ketat berlangsung di Balai Keratun Bandar Lampung, dengan mengambil sumpah jabatan seluruh Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota hasil Pilkada serentak 2020.

Sambutan Gubernur Lampung, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan pertama kali dilaksanakan separuh dari Provinsi Lampung. Jadikan pelantikan ini sebagai tugas, namun juga buktikan dalam insfrastruktur pembangunan kabupaten/kota dan jadikanlah pakaian putih sebagai jiwa yang putih.

“Seharusnya pelantikan ini dilaksanakan secara virtual, namun saya memohon kepada Menteri agar berlangsung secara tatap muka. Dengan harapan ini dapat menjadi pintu komunikasi demi Lampung berjaya,” tegasnya.

Selanjutnya, Arinal Djunaidi juga mengucapkan selamat serta mengajak agar Walikota dan Wakil Walikota dapat  jujur dalam tindakan dan ikhlas dalam pengabdian, sehingga bisa kau buktikan apa yang berikan kepada rakyat. Dari pada itu, Lampung dalam penilaian masuk dalam 10 besar dan saat ini, Lampung tidak masuk daerah miskin.

“Saya juga mohon untuk kerja sama, kita bersama untuk mempertahankan itu. Kehebatan itu juga mari kita tunjukan ke nasional bahwa Lampung bisa seperti daerah lain,”. (ys)