Wakil Walikota Metro Pimpin Rapat Persiapan Lomba MTQ Tingkat Provinsi

Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman memimpin rapat persiapan menjelang lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Lampung ke-48, tahun 2021 yang rencananya akan berlangsung di Kabupaten Pringsewu.

Rapat digelar di Kantor Wakil Walikota Metro, Rabu sore (07/04/2021). Dalam rapat ini, Training Centre (TC) akan diberikan secara intensif kepada qari yang akan diikutkan dalam perlombaan.

“Ini adalah paradigma baru dalam hal untuk mengikuti TC tingkat provinsi, yang pertama pada penguatan pelatih dan yang kedua pada penguatan calon-calon qari yang akan kita mengikuti perlombaan, yang ketiga, efektifitas dan efisiensi pelatihan,” katanya.

Menurut Qomaru, efisiensi waktu sangat dibutuhkan dalam proses TC. Dia melanjutkan, bahwa kelangkaan kader-kader Qari ke depan harus dipersiapkan dengan baik.

“Jangan sampai terjadi kekosongan, dengan adanya persiapan-persiapan baru, dari lembaga pelatihan tilawatil quran provinsi. Ini harus kita persiapkan semuanya, saya tidak mau menjadi bagian dalam LPTQ tingkat kota, tidak memberikan sejarah yang baik, untuk sebuah proyeksi ke depan, yang mempunyai makna,” katanya.

Qomaru berharap, Kota Metro mencapai target juara paling tidak masuk dalam 5 besar. “Target boleh tinggi, karena itu kita harus siap tempur, ketika MTQ itu nanti digelar,” tutupnya. (Uc)

Penilaian Lomba Kelurahan di Tejosari, Metro Timur

Tim penilai lomba kelurahan tingkat Kota Metro melakukan penilaian Lomba Kelurahan di Tejosari, Metro Timur, yang berlangsung Aula kantor setempat, Rabu (07/04/2021).

Lurah Tejosari Ansori, melaporkan bahwa, Kelurahan Tejosari ditetapkan sebagai salah satu perwakilan terpilih dari Kecamatan Metro Timur untuk mengikuti Lomba Kelurahan. Dengan tujuan untuk mencapai hasil perkembangan serta intensitas pembangunan serta pembinaan masyarakat.

“Sesuai dengan realita dan fakta di lapangan dimana seluruh komponen masyarakat. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingginya semangat masyarakat bergotong royong, serta kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan diri mengikuti Lomba Kelurahan pada saat ini,” kata Ansori.

Lanjutnya, Ansori mengatakan masyarakat Kelurahan Tejosari bekerja sama dan melakukan kegiatan hidup bersih sehat. Dalam upaya penanggulangan dampak Covid-19,  masyarakat melaksanakan kegiatan olahraga bersama serta menerapkan adaptasi kebiasaan baru dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Ketua Tim penilai Lomba Kelurahan Ridhwan, menyampaikan penilaian ini sebagaimana inovasi yang dilakukan kelurahan, khususnya pada masa Covid-19 yaitu memperhatikan inovasi pengembangan dalam meningkatkan pelayanan masyarakat.

“Yang kita laksanakan sekarang ini merupakan salah satu upaya pemerintah mendorong dan memotivasi, serta mewujudkan visi Kota Metro yaitu kota berpendidikan, sehat, sejahtera dan bekerja dengan salah satu fungsinya yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik maupun terhormat dan bermartabat,” ujar Ridhwan.

Dalam penilaian evaluasi memiliki unsur penilaian berupa bidang pemerintahan, yang kedua wilayahnya tidak berpindah tempat. Serta adanya penekanan dan nilai lebih terhadap orang yang memiliki inovasi, dalam pencegahan dan penanggulangan bencana alam.

Wakil Ketua TP PKK Asih Kusminah, menyampaikan apresiasi yang luar biasa untuk kelurahan Tejosari. Gerakan PKK yang dilakukan oleh masyarakat dan untuk masyarakat, yang meliputi pembinaan dan pemberdayaan masyarakat, dan berfungsi sebagai membatu program kerja pemerintah.

“Kelompok PKK terkecil adalah dasawisma. Kita harus memberdayakan dan mengupayakan 10 program PKK. Apabila 10 program terealisasikan maka masyarakat Tejosari akan sejahtera dan makmur,” kata Asih Kusminah.

Lanjutnya, Asih Kusminah menegaskan bahwa, dalam melaksanakan semua program pembangunan ini tidak akan bisa dilakukan sendiri. “Pada masa pandemi Covid-19 tak lupa saya mengingatkan kepada masyarakat, untuk tetap mamatuhi protokol kesehatan,” tandasnya (in/cv/la)