Walikota Metro Bersama Dandim 0411/LT dan Kapolres Metro Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan

Ratusan personel gabungan melaksanakan apel gelar pasukan, dalam rangka Kesiapan Pengamanan Perayaan Malam Takbir dan Shalat Idul Fitri 1442 H Tahun 2021, serta Pengamanan Perayaan Kenaikan Isa Almasih Tahun 2021 di Kota Metro, (12/5).

Apel dipimpin Walikota Metro Wahdi, didampingi Dandim 0411/LT dan Kapolres Metro, serta peserta apel terdiri dari personel TNI-Polri, Satpol PP, Banser, BNPB, Saka Bhayangkara, dan Dishub.

Wahdi selaku pimpinan apel dalam amanatnya menyebut, apel ini dilaksanakan dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terhadap penegakan disiplin Protokol kesehatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan juga Kenaikan Isa Almasih.

“Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Lampung  Nomor: 045.2/ 1807/ 02/2021 tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 H dan peniadaan Kegiatan Takbir Keliling untuk mengantisipasi keramaian. Kegiatan Takbir dapat disiarkan secara virtual dari masjid dan mushola sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di masjid dan mushola”, ujar Wahdi.

Wahdi menegaskan Malam Takbiran di masjid dan mushola dilaksanakan terbatas maksimal 10% dari kapasitas daya tampung masjid dan mushola dengan memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19 secara ketat.

“Untuk itu, lebaran tahun 2021 harus diantisipasi sebaik mungkin. Dalam rangka mencegah penyebaran virus mematikan itu agar tidak semakin meluas dan kenaikan jumlah pasien covid-19”, lanjutnya.

Salah satunya dengan tidak mudik, pemerintah mengambil kebijakan terkait larangan mudik ini guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia, dilakukan secara sungguh-sungguh untuk menekan tren peningkatan Covid-19. Keberhasilan penegakan disiplin protokol kesehatan ini akan menentukan kondisi kehidupan seluruh lapisan masyarakat di masa depan.

Sementara itu, AKBP Retno Prihawati  berpesan agar personel yang turun lapangan menjaga mental dan fisik, utamanya kesehatan. Selalu lakukan deteksi dini dengan menyesuaikan dinamika yang berkembang sebagai langkah antisipasi.

“Polres Metro bersama Pemerintah Kota Metro beserta jajaran memiliki tanggung jawab untuk menciptakan suasana kondusif, aman dan tertib”, ujarnya. (ins/cv)

Jelang H-1 Perayaan Idul Fitri 1442 H, Fokorpimda Kota Metro Lakukan Patroli Bersama

Patroli Bersama Bernuansa Damai dengan menggunakan sepeda menjelang H-1 Perayaan Idul Fitri 1442 H di seputaran wilayah Kota Metro. Selasa malam (11/05/2021).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Walikota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K) didampingi Dandim 0411/LT Letkol Inf Andri Hadiyanto,M.Han., Kapolres Metro Retno Prihawati,S.Sos.,S.I.K.,M.H., dan Ketua DPRD Kota Metro Tondi MG Nasution,S.T.. serta diikuti oleh Plt.Sekda Kota Metro Ir. Bangkit Haryo Utomo,MT, Waka Polres Metro Kompol Gusti Iwan Wijaya,S,H.M,Si

Giat ini bermula dari titik kumpul Jalan Jenderal Sudirman tepatnya Pos Pelayanan di Taman Merdeka Kota Metro rombongan berpatroli menggunakan sepeda keliling wilayah Kota Metro dengan sasaran Patroli pemantauan dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi prokes dan menggunkan masker serta melaksanakan 5 M di pusat-pusat atau titik-titik keramain. (dk)

Wahdi Tinjau KTN di Metro

Walikota metro wahdi meninjau beberapa KTN seperti rumah isolasi dan posko relawan di kelurahan tejoagung dan kelurahan Sumbersari Bantul,Selasa (11/05/2021).

Wahdi juga menanyakan terkait PPKM dan mengingatkan kepada lurah dan kepala puskesmas untuk membuat laporan setiap minggu. Terutama terkait kaus konfirmasi covid-19 terhadap warga di RT/RW setempat,yang terkonfirmasi harus langsung diisolasi di rumah isolasi.

Kemudian, Wahdi juga mengunjungi check point di perbatasan tejoagung dan memberikan arahan kepada petugas untuk tetap memantau warga yang keluar masuk kota Metro dan plat dari luar kota untuk mencegah penambahan kasus konfirmasi covid-19.

Selanjutnya Walikota Metro memantau pasien terkonfirmasi di lantai 2 gedung pramuka kwartir cabang.

PPKM Berskala Mikro dan Optimalisasi Check-Point, Walikota Metro Minta Masyarakat Ikut Berperan Aktif

Walikota Metro Wahdi menjadi narasumber dalam sosialaisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro dan Optimalisasi Check-Point, yang diadakan oleh TP-PKK Metro untuk Organisasi Wanita di Kota Metro, Senin (10/05/2021).

Ketua TP-PKK Kota Metro Silfia Naharani mengatakan, kegiatan ini bertujuan dan berharap agar PKK pro aktif dalam mengatasi pandemi sampai tingkat bawah. Sebagai contoh, Dasawisma minimal mengerti apa itu PPKM.

Dalam acara yang berlangsung di OR Setda ini, dr. Candra selaku anggota Satgas Covid-19 sekaligus moderator menjelaskan, bahwa dalam menangani kasus ini terdapat 10 Provinsi yang mengikuti tren.

“Tren disini berupa penanganan dan penekanan bertambahnya kasus kenaikan, salah satunya Provinsi Lampung, diantaranya Kota Metro. Penanganan ini salah satunya dengan Walikota Metro mengeluarkan surat edaran untuk ASN agar tidak mudik,” ujarnya.

Walikota Metro Wahdi menjelaskan zona orange di Kota Metro sejak awal Januari. “Dari sisi ini, kami berpikir bagaimana caranya menurunkan zonanya. Salah satunya ada 15 indikator zonasi Covid-19 berdasarkan kajian epidemiologi, seperti penurunan jumlah kasus terkonfirmasi, positif, dan angka kematian,” tuturnya.

Lanjutnya, Wahdi membeberkan PPKM yang digerakkan adalah masyarakat. Apa yang sudah dilakukan Kota Metro seperti operasi yustisi, pengetatan prokes, percepatan vaksinasi, basisnya adalah Kelurahan Tangguh Nusantara yang sudah diresmikan di 22 kelurahan. Maka perlu adanya dukungan aktif dari masyarakat Kota Metro.

“Adapun 4 fungsi PPKM yaitu pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung. Setiap ada orang datang lakukan tracing, treatment dan isolasi. Bukan isolasi di rumah, sehingga pegawai Puskesmas harus selalu mengawasi,” ujar Wahdi.

Sementara itu, Kapolres Metro Retno Prihawati menambahkan bahwa, sasaran PKK untuk Dasawisma yang berada di setiap RT, harus mengetahui zona tempat tinggalnya.

“Dimana pelaksanaan PPKM Mikro dilakukan bersamaan, dengan PPKM kabupaten/kota yang terdiri dari membatasi tempat kerja. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring, serta melakukan pengaturan pemberlakuan pembatasan seperti jam operasional pusat perbelanjaan atau mall sampai pukul 21.00 dengan penerapan prokes yang ketat,” tegas Retno.

Pada waktu yang sama Kapolres Metro menginformasikan mengenai Pos Check Point ada di 5 titik, yaitu pos perbatasan Metro-Punggur (Banjarsari), Ganjar Agung-Trimurjo (Ganjar Agung), Metro-Batanghari, Metro – Metro Kibang (Rejomulyo), dan Metro-Pekalongan (Yosodadi). (Tm/Gt)

Walikota Metro Tinjau 4 Rumah Sakit, Tangani Covid-19 di Kota Metro

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin mengunjungi empat rumah sakit pemerintah maupun swasta, Senin (10/05/2021).

Walikota Metro memilih 4 rumah sakit tertentu yang khusus menangani Covid-19, di antaranya Rumah Sakit Muhammadiyah, Rumah Sakit Jendral A Yani, Rumah Sakit Mardi Waluyo dan Rumah Sakit Islam.

Dalam kunjungan ini, Wahdi memastikan masing-masing rumah sakit menambah pelayanan ruang isolasi Covid-19, memfasilitasi ruangan, dan juga menambah sumber daya manusianya.

 “Kunjungan ini agar masing-masing rumah sakit siap dalam kondisi apapun. Sangat mungkin, jika nanti salah satu atau dua rumah sakit bisa menjadi rumah sakit khusus Covid-19,” kata Wahdi.

Lanjutnya, Wahdi juga menyampaikan perlu bersiap-siap menghadapi kemungkinan terburuk dalam hal penanganan Covid-19. Terutama apabila melihat lonjakan kasus positif Covid-19 selama beberapa waktu terakhir.

“Alhamdulillah kemaren kita sempat memasuki beberapa daerah yang zonanya merah, sekarang kita sudah memasuki beberapa kecamatan zona hijau. Saya kira penting ya rumah sakit dengan mempertimbangkan perkembangan kasus berat dan ringan. Daripada membuat rumah sakit darurat lebih baik membuka rumah sakit khusus Covid-19,” ungkapnya.

Tambahnya, Wahdi mengatakan RS khusus Covid-19 Karanganyar akan memiliki komposisi 80 persen total tempat tidur untuk isolasi pasien Covid-19. Sisanya, 20 persen untuk pasien umum.

“Untuk menjadi rumah sakit khusus Covid-19, pemerintah sudah memberlakukan sistem PPKM di kecamatan. Jadi, apa yang kita inginkan dapat berjalan sesuai harapan. Hal itu berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan peralatan dan anggaran,” tutur Wahdi. (Ins/Gt)

Walikota Metro Kunjungi Ibunda Kolonel Laut Anumerta Heri Oktavian

Pada hari ke-27 bulan Ramadan, Walikota Metro mengunjungi ibunda Kolonel Laut Anumerta Heri Oktavian, yang berada di bilangan 15B Timur Metro Pusat. Walikota Metro, Wahdi disambut oleh orang tua dan segenap keluarga di kediaman, Sabtu (08/05/2021).

“Sengaja sore ini mengunjungi ibunda tercinta dari Kolonel Laut (Anumerta) Heri Oktavian, Komandan KRI NANGGALA 402. Almarhum juga merupakan adik kelas saya di SMA Muhi Yogyakarta,” kata Wahdi.

Wahdi mengatakan, menurut cerita ibunda, almarhum merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara yang sangat rajin membantu membersihkan rumah saat pulang kampung ke Metro Lampung.

“Kata ibunda, beliau sangat teliti dalam bekerja. Sayang dengan keluarganya istri dan 2 orang anaknya yg berusia 10 tahun dan 4 tahun. Pemerintah Kota Metro mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya,” katanya.

“Secara pribadi saya sebagai kakak kelas saat di SMA Muhi Yogyakarta merasa bangga atas perjuangannya. Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan keluarga yg ditinggalkan sabar serta selalu mendoakan almarhum, Alfatehah,” kata Wahdi.

Dalam kesempatan tersebut, Wahdi memimpin doa agar almarhum diterima di sisi Allah SWT. Doa bersama ibunda serta keluarga di kediaman mendiang.