Berita duka, datang dari pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Metro Meninggal Dunia (MD). Pasien MD tersebut berinisial SH warga Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Selasa (02/ 02/2021). Pasien dinyatakan meninggal dunia pada pukul 05.30 Wib di RSUD. Ahmad Yani. Sementara untuk prosesi pemakaman dilakukan di Tempat Pemakanan Umum (TPU) Hadimulyo Barat, Metro Pusat. Berdasarkan laporan Kepala Dinas Satpol PP Kota Metro Imron mengatakan proses sebelum pemakaman dilakukan proses pemandian dan pembersihan jenazah di RSU. A. Yani Kota Metro. “Pada pukul 09.45 WIB Tim Satgas pemakaman Covid tiba di lokasi Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Hadimulyo Barat Kecamatan Metro Pusat. Pukul 13.20 WIB jenazah diberangkatkan dari RSU. A. Yani menuju ke TPU Kelurahan Hadimulyo Barat Kecamatan Metro Pusat. Pukul 13.30 dilakukan proses pemakaman yang dilakukan oleh petugas Pemakaman Covid-19 Kota Metro. Dan pukul 14.00 WIB pemakaman selesai dan petugas pemakaman melakukan pembersihan serta pelepasan APD,” terang Imron. Imron juga menambahkan bahwa, pemakaman jenazah pasien Covid-19 dihadiri oleh pihak keluarga, dengan menerapkan protokol kesehatan dan melihat dari kejauhan proses pemakaman. Pasien dinyatakan meninggal dunia pada pukul 05.30 WIB di RSUD. Ahmad Yani. Sementara untuk prosesi pemakaman dilakukan di Tempat Pemakanan Umum (TPU) Hadimulyo Barat, Metro Pusat. Berdasarkan laporan Kepala Dinas Satpol PP Kota Metro Imron mengatakan proses sebelum pemakaman dilakukan proses pemandian dan pembersihan jenazah di RSU. A. Yani Kota Metro. “Pada pukul 09.45 WIB Tim Satgas pemakaman Covid tiba dilokasi Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Hadimulyo Barat Kecamatan Metro Pusat. Pukul 13.20 WIB jenazah diberangkatkan dari RSU. A. Yani menuju ke TPU Kelurahan Hadimulyo Barat Kecamatan Metro Pusat. Pukul 13.30 dilakukan proses pemakaman yang dilakukan oleh petugas Pemakaman Covid-19 Kota Metro. Dan pukul 14.00 WIB pemakaman selesai dan petugas pemakaman melakukan pembersihan serta pelepasan APD,” terang Imron. Imron juga menambahkan bahwa, pemakaman jenazah pasien Covid-19 dihadiri oleh pihak keluarga, dengan menerapkan protokol kesehatan dan melihat dari kejauhan proses pemakaman. (Sr)
Tembus 513 Pasien Covid-19 di Kota Metro
Pj. Sekda Kota Metro Misnan yang juga selaku Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Metro mengatakan, bahwa pada hari ini terdapat 12 orang yang terpapar Covid-19 Senin (01/02/2021). 12 orang tersebut diantaranya : P502 ; HWS umur 32 tahun P503; Ny. YAK umur 35 tahunKeduanya merupakan warga Kelurahan Yosomulyo, yang juga merupakan suami istri dan saat ini menjalani isoman di rumah. P504; Nn. SS umur 22 tahun warga Yosomulyo, Metro Pusat saat ini isoman dirumah. P505; Tn. ASN umur 25 tahun warga Yosomulyo, Metro Pusat saat ini menjalani isoman dirumah. P506; Ny. S umur 57 tahun warga Kelurahan Metro, Metro Pusat. Pasien yang merupakan istri dari Tn. Z (P400), saat ini isoman dirumah. P507; Ny. R umur 64 tahun P508; Ny. RDJ umur 36 tahun P509; AFT (P) 5 tahunKetiganya merupakan keluarga yang tinggal di Kelurahan Iringmulyo, Metro Timur. Dengan status ibu, anak dan cucu. Dengan kronologi, anak pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi positif. Saat ini ketiganya menjalani isoman di rumah. P510; Ny. FOP umur 26 tahun warga Margorejo, Metro Selatan, saat ini isoman dirumah. P511; Ny. ADS umur 32 tahun warga Banjarsari, Metro Utara. Pasien merupakan istri dari Tn. DF (P475) yang telah terkonfirmasi positif, saat ini menjalani isoman di rumah. P512; Ny. ERP umur 31 tahun. Warga Mulyojati, Metro Barat. Dimana pasien merupakan nakes Rumah Sakit. Saat ini isoman dirumah. P513; Ny. ES umur 50 tahun. Warga Yosorejo, Metro Timur. Pasien merupakan nakes Rumah Sakit, saat ini isoman dirumah. Berdasarkan pemaparan ini, rata-rata pasien mengalami demam, flu dan kehilangan indera penciuman, serta bergejala pegal-pegal dan hilang indera perasa. “Saya ingatkan kembali, saat menjalani isolasi mandiri di rumah tetap patuhi protokol kesehatan, guna menghindari terpapar Covid-19 dari kerabat atau saudara terdekat,” ujar Misnan. (Sr)
Penambahan Kasus Konfirmasi Positif 13 Orang
Berdasar laporan Jurubicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Metro Misnan, mengatakan bahwa pada siang hari ini, terdapat penambahan 13 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (29/01/2021) Pasien 483 ; Ny. AHS umur 43 tahun warga Kelurahan Metro, Metro Pusat dengan keluhan dan hilang penciuman. Saat ini menjalani Isolasi mandiri di rumah. Pasien 484; Ny. MK umur 30 tahun, warga Kelurahan Mulyojati, Metro Barat. Pasien juga merupakan anak dari Tn M Sumitro (P446). Saat ini Isoman dirumah. Pasien 485; Tn. M S umur 46 tahun warga Mulyojati, Metro Barat, yang juga suami dari Ny. SM (P471) dan saat ini Isoman dirumah. Pasien 486; An. ABS umur 14 tahun warga Kelurahan Mulyojati, Metro Barat . Pasien merupakan adik Nn. ADR (P394) yang saat ini Isoman dirumah. Pasien 487; Ny. SW umur 53 tahun Pasien 488; Tn. VMM umur 37 tahun Pasien 489; Ny. GA umur 28 tahunKetiga pasien ini merupakan ibu, menantu dan anak dari Tn. DB (P468) warga Banjarsari, Metro Utara , yang saat ini menjalani Isoman dirumah. P490; Tn. KR, 40 tahun warga Mulyojati, Metro Barat yang mengeluh sakit tenggorokan, batuk demam dan badan terasa pegal- pegal. P491; Tn. GEL umur 33 tahun warga Sumber Sari Bantul, Metro Selatan, yang juga suami dari Ny. FH (P448) saat ini Isoman dirumah. Pasien 492; Tn. DM umur 51 tahun Pasien 493; Ny. T umur 46 tahun. Kedua pasien warga Iringmulyo, Metro Timur yang merupakan suami-istri saat ini isoman dirumah. Pasien 494; An. M RS umur 14 tahun alamat Hadimulyo Barat, Metro Pusat saat ini Isoman dirumah. Pasien 495; Tn. BS umur 56 tahun warga Tejoagung, Metro Timur . Pasien mengeluh demam, mulut terasa pahit dan mual dan saat ini Isoman di Alvaro.
Penambahan 3 Kasus Positif Covid-19 di Kota Metro
Berdasarkan laporan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Metro Misnan, mengatakan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3 orang, Kamis (28/01/2021). “Dari penambahan ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 482 pasien. Dimana data tersebut diantaranya, Pasien 480; Tn. S mumur 58 tahun warga Ganjar Asri, Metro Barat mengeluhkan demam, batuk dan pilek. Dan ini menjalani isolasi mandiri di rumah,” ujar Misnan. Lanjutnya, Misnan mengatakan pasien 481; Ny. RR NKK umur 24 tahun, warga Ganjar Agung, Metro Barat dengan keluhan tidak enak badan dan pilek saat ini isolasi di rumah. Sedangkan pasien 482; An.S umur 72 tahun warga Hadimulyo Barat, Metro Pusat dengan keluhan demam, batuk dan mual, saat ini isolasi di rumah. Lanjutnya, Misnan mengatakan pasien 481; Ny. RR NKK umur 24 tahun, warga Ganjar Agung, Metro Barat dengan keluhan tidak enak badan dan pilek saat ini isolasi di rumah. Sedangkan pasien 482; An.S umur 72 tahun warga Hadimulyo Barat, Metro Pusat dengan keluhan demam, batuk dan mual, saat ini isolasi di rumah.
Rapat Paripurna Pengumuman Calon Walikota dan Wakil Walikota Metro Periode 2021-2024
Ketua DPRD Tondi MG Nasution memimpin rapat paripurna dalam rangka Pengumuman Hasil Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota terpilih pada Pilkada Kota Metro tahun 2020 dan Pengumuman Usul Pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota Metro karena berakhirnya masa jabatan 2016-2021, di Ruang Rapat Kantor DPRD Metro Selasa, (26/01/2021). Tondi MG Nasution mengatakan, KPU telah menyurati pimpinan DPRD pada 20 Januari lalu, yang isinya menyatakan perihal pengesahan pasangan calon terpilih. “Atas nama Pimpinan dan anggota DPRD serta masyarakat Metro, kami ucapkan selamat kepada saudari Wahdi Sirajudin sebagai Walikota dan Qomaru Zaman sebagai Wakil Walikota dengan nomor urut 1,” ucapnya. Usai penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Metro terpilih, rapat paripurna dilanjutkan dengan agenda Usul Pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota Metro karena berakhirnya masa jabatan 2016-2021. Tondi juga menjelaskan berdasarkan peraturan perundang undangan, DPRD mengusulkan pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota karena berakhirnya masa jabatan. Dalam sambutannya, Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan apresiasi terharap setiap tahapan Pemilukada 2020 yang telah berjalan dengan aman dan lancar di masa Pandemi Covid-19. “Kita juga sangat berpartisipasi dengan aktif dalam pelaksanaan Pilkada yang diselenggarakan pada tanggal 9 Desember tahun lalu. Dan saya beserta Wakil Walikota Metro Djohan sangat mengapresiasi atas terpilihnya Walikota dan Wakil Walikota Metro yang baru,” ujarnya. Tambahnya, Pairin mengucapkan selamat atas terpilihnya Wahdi Sirajudin sebagai Walikota dan Qomaru Zaman sebagai Wakil Walikota Metro yang baru. “Semoga dapat menjalankan kewajibannya dengan baik,” katanya. Sementara Walikota Terpilih Wahdi Sirajudin menyebutkan bahwa, jika tak ada rintangan agenda pelantikan dijadwalkan pada tanggal 17 Februari mendatang. Di akhir rapat Tondi menyampaikan terima kasih, kepada Walikota dan Wakil Walikota masa jabatan 2016-2021, atas pengabdian dan darma baktinya membangun Kota Metro. (Ian/Ins)
35 Orang Termasuk Bayi 7 Bulan Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Metro
Untuk saat ini kasus terbanyak terjadi pada hari ini, sebanyak 33 orang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Metro. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Metro Misnan, pada Sabtu (23/01/2021). 35 orang tersebut diantanya: Pasien 423 ; Ny. S, umur 46 tahun pasien 424 ; Nn. RHL, umur 16 tahun Pasien 425 ; Nn. RNS, umur 20 tahun. Ketiganya merupakan warga Kelurahan Metro, Metro Pusat dan merupakan sekeluarga yang mengeluh demam dan batuk. Pasien 426 ; Ny LE, umur 47 tahun warga Kelurahan Metro, Metro Pusat yang merupakam istri dari Tn. DF (P336), yang positif. Pasien 427 ; Ny R, umur 33 tahun warga Imopuro Metro Pusat, yang merupakan nakes RSUD Tanggamus. Pasien 428 ; Ny. NRJ, umur 28 tahun warga Kelurahan Hadimulyo Barat Metro Pusat. Pasien 429 ; Tn. RA, umur 47 tahun warga Hadimulyo Barat, Metro Pusat, yang merupakan ayah dari Pasien An. R (P320) yang Positif. Pasien 430 ; Ny VH, umur 36 tahun, alamat Yosomulyo, Metro Pusat, yang merupakan Nakes Rumah Sakit Metro, juga merupakan istri dari Tn. CS (P419), yang positif. Pasien 431 ; An. M AF (L) umur 11 tahun warga Tejoagung, Metro Timur, merupakan anak dari Ny. SM (P418). pasien 432 ; Tn. DSB umur 32 tahun Pasien 433 ; Ny. NP umur 27 tahun Pasien 434 ; An. MRB (L) umur 7 bulan warga Iringmulyo, Metro Timur.Dimana bertiga sekeluarga ayah, ibu dan anak. Dengan kronologi ayah bekerja di sebuah bank di Punggur Lampung Tengah yang mengeluh hilang penciuman dan sesak. Disusul anak demam, batuk, pilek dan diare. Saat ini ibu dan anak dirawat di Rumah Sakit. Pasien 435 ; Tn. S umur 48 tahun warga Iringmulyo Metro Timur yang merupakan suami dari Ny. J (P387) yang juga positif. Pasien 436 ; Ny. H umur 50 tahun warga Iringmulyo, Metro Timur Kota Metro. Pasien 437 ; Tn. S umur 55 tahun warga Rejomulyo Metro selatan Kota Metro yang merupakam suami dari Ny. SR (P283). Pasien 438 ; Tn. BN umur 38 tahun warga Rejomulyo Metro Selatan yang merupakan suami dari Ny. S (P318). Pasien 439 ; Ny. SY umur 41 tahun warga Margorejo Metro Selatan, merupakam istri dari BY (P390) . Pasien 440 ; Tn. SW umur 60 tahun warga Imopuro Metro Pusat, yang merupakan tenaga medis di Rumah Sakit. Pasien 441 Ny. SS umur 79 tahun warga Hadimulyo Barat, Metro Pusat. Pasien 442 ; Ny. IR unur 40 tahun warga Purwosari, Metro Utara. Pasien 443; Ny. EG umur 39 tahun warga Banjarsari Metro Utara. Pasien 444 ; Ny U umur 52 tahun warga Metro, Metro Pusat. Pasien 445 ; Ny. DS umur 36 tahun warga Ganjar Asri Metro Barat Kota Metro yang juga merupakan adik Tn HT (P370) alm. Pasein 446 ; Tn. M S umur 62 tahun warga Mulyojati Metro Barat. Pasien 447 ; Tn. A DA umur 26 tahun warga Yosodadi Metro Timur. Pasien 448 ; Ny. FHP umur 21 tahun warga Sumber Sari, Metro Selatan yang juga nakes RS. Pasien 449 ; Ny. S umur 51 tahun warga Hadimulyo Timur, Metro Pusat dengan keluhan batuk dan sakit pinggang. Pasien 450 ; Tn F umur 39 tahun warga Yosomulyo, Metro Pusat. Pasien 451 ; Tn. RIC umur 34 tahun warga Hadimulyo Barat, Metro Pusat. Pasien 452 ; Tn. N umur 56 tahun warga Iringmulyo Metro Timur. Pasien 453 ; Ny. ZD umur 30 tahun, Pasien 454 : Nn. DPW (p) umur 18 tahun dan Pasien 455 ; Tn. EG umur 60 tahun warga Ganjar Asri Metro Barat. Bertiga saudara tinggal serumah dan kontak erat Ny. N (P305). Pasiem 456 ; Tn. M DG umur 60 tahun warga Ganjar Asri Metro Barat.35.Pasien 457; Tn. DCW umur 49 tahun warga Ganjar Asri Metro Barat. “Dari data pasien di atas terdapat balita usia 7 bulan dan lansia umur 79 tahun yang terkonfirmasi Covid-19. Dari semua pasien yang tardata banyak yang gejala awal mengeluhkan demam, batuk, flu dan hilangnya rasa penciuman. Saya tekankan kembali untuk tetap waspada,” ungkap Misnan. (Sr)
25 Orang Terjaring Saat OPS Yustisi di Kota Metro
Pemerintah Kota Metro melalui Satgas Covid-19 melakukan giat Operasi Yustisi penegakan Peraturan Walikota (Perwali) No. 39 tahun 2020 Kota Metro, Jumat (22/01/2021). Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Metro Imron mengatakan, giat Tim terpadu Operasi Yustisi kali ini berlangsung sejak pukul 09.00 sampai dengan 11.30 WIB. Yang terdiri dari anggota Polri, Anggota TNI, Anggota Pol PP, Anggota Dishub, Anggota Dinkes dan para Anggota dari kecamatan dan kelurahan. “Dimana Operasi Yustisi dilaksanakan di area Jl. Semeru Iringmulyo, Jl. Raya Stadion Tejo Agung, Sumbersari Bantul, Margorejo Metro Selatan dan Jl. Ade Irmasuryani,” ujar Imron. Lanjutnya, Imron juga memaparkan mengenai pelanggar dari yang tidak memakai masker dan berkerumun sebanyak 25 orang. “Mengenai tindakan hukuman untuk 25 orang pelanggar yaitu, mengucapkan Pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya, menandatangani perjanjian. Hal ini telah tertuang dalam Instruksi Walikota No. 1 tahun 2021 tentang pembatasan kegiatan dalam rangka penyebaran kasus Covid-19,” papar Imron. Di akhir penyampaian Imron, juga mengatakan bahwa selama giat Yustisi berlangsung kondusif tanpa ada yang protes atau melawan aparat. (Sr).
Penambahan 9 Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 di Kota Metro
Penambahan kasus Covid-19 di Kota Metro terus bertambah, untuk 20/01/2021 mencapai 9 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini disampaikan oleh Jubir Satgas Covid-19 Metro Misnan. 9 pasien terkonfirmasi berikut diantaranya : pasien 403; Ny. S, 62 umur tahun, alamat Margorejo Metro Selatan. Pasien 404; An. Tn M AF, umur 15 tahun dengan alamat Kelurahan Metro, Metro Pusat. Pasien 405; Ny. HA, umur 36 tahun, alamat Kelurahan Imopuro, Metro Pusat. “Untuk pasien 406; Tn. JJ umur 52 tahun dan pasien 407; Ny. SS umur 46 tahun, beralamatkan di Ganjar Agung, Metro Barat, yang merupakan orang tua dari Ny. SA (P392),” ujar Misnan. Kemudian pasien 408; Tn. J, umur 60 tahun, dengan alamat Purwosari Metro Utara merupakan suami dari Ny. SR(P371). “Sedangkan pasien ke 6 hari ini yaitu Pasien 409; An. A (perempuan), 8 tahun alamat Iringmulyo, Metro Timur yang merupakam anak dari Ny. MM (P360). Dan pasien 410; Tn. YP, 20 tahun dan pasien 411; Tn S, 43 tahun dengan alamat Iringmulyo Metro Timur. Keduanya ini merupakan warga binaan LP Iringmulyo Metro Timur Kota Metro,” jelas Misnan. Di akhir penyampaiannnya Misnan juga mengatakan, dari 9 kasus baru ini 1 pasiem di rawat di Rumah Sakit, 2 pasien di LP dan 6 pasien menjalani isolasi mandiri di rumah. (Sr)
Kesbangpol Metro, Gelar Mediasi Terkait Pekerjaan Transportasi di Pasar
Pemerintah Kota Metro melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro mengadakan Rapat Koordinasi untuk membahas mediasi terkait pekerja tranportasi, Rabu (20/01/2021). Acara yang berlangsung di Aula Kantor Kesbangpol Kota Metro, menghadirkan Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) guna mencari solusi untuk menyejahterakan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Hal ini terkait masalah pekerjaan transportasi di Pasar Kota Metro. Kesimpulan berdarkan diskusi para pekerja permasalahan atas perebutan kerja operasional di lapangan. Chaidirsyah selaku ketua FSPTI Kota Metro sebagai pihak satu, dan Lilik Irawan Eka Saputra dari Organisasi Buruh Formal Indonesia (OBFI) Kota Metro selaku pihak kedua secara bersama-sama menerangkan beberapa hal. Bahwa, OBFI sudah terbentuk selama 4 (empat) tahun yang dimana saat itu FSPTI masih keadaan vakum sampai waktu yang tidak dapat ditentukan. Kemudian pada bulan November 2020 FSPTI muncul kembali dan akhirnya memicu perselisihan terkait perebutan dana/jasa OBFI yang telah berjalan. Menurut Ketua DPC FSPTI Kota Metro apabila mereka sudah melakukan pekerjaan sesuai dengan SK, kemudian dari OBFI berdebat dikarenakan dianggap merebut dana/jasa ongkos bongkar muat barang bagian FSPTI, yang kemudian direbut kembali oleh OBFI. Kedua belah pihak dengan ini tidak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan diatas secara damai dan kekeluargaan karena keberadaan organisasi bongkar muat di Pasar Kota Metro dinilai menimbulkan permasalahan. Pemkot Metro mengimbau pedagang Pasar Kota Metro untuk tidak menggunakan jasa bongkar muat dari pihak manapun. Sehingga Pemkot Metro mengeluarkan peraturan terkait tidak adanya jasa bongkar muat/organisasi bongkar muat di Kota Metro. Pemkot Metro akan menyurati Kemenlu Ham terkait keberadaan kedua Ormas tersebut di Kota Metro. Pada kesempatan ini juga dihadiri Ketua FSPTI, Kapolsek Metro Pusat, Kepala Dinas Perhubungan Kota Metro, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan para anggota Ormas di Kota Metro. (Lia/Ian)
Penambahan Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 di Kota Metro Sebanyak 22 Orang
Berdasarkan Laporan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Metro Misnan mengatakan, bahwa kasus Covid-19 terus bertambah. Untuk hari ini terdapat 22 orang yang dinyatakan positif Covid-19, Minggu (17/01/2021). Berikut data penembahan pasien Covid-19 di Metro: Pasien no 369 Tn. SY umur 80 tahun asal Iringmulyo Metro, Timur Kota Metro. Pasien no 370 Tn. HT umur 42 tahun, Yosorejo Metro Timur Kota Metro. Pasien nomor 371; Ny. SR umur 58 tahun asal Purwosari Metro, Utara Kota Metro. Pasien nomor 372; Ny. US umur 53 tahun asal Mulyojati Metro Barat Kota Metro. P373; Tn. BK umur 36 tahun P374; LKM umur 35 tahun P375; an. GSF umur 11 tahunKetiganya merupakan keluarga dan tinggal di Mulyojati Metro Barat Kota Metro. Selanjutnya Misnan memaparkan no urut 8. Pasien no 376; Tn EK umur 36 tahun. Pasien no 377; Ny. R umur 58 tahun Pasien no 378; Ny. RPM umur 36 tahun Pasien no 379; Ny. MAF umur 29 tahun. Pasien no 380; An. M HK umur 12 tahun Pasien no 381; an. MBS Y umur 4 tahunAlamat Tejoagung Metro Timur Kota dan saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah. Pasien Nomor382; Tn. A, umur 55 tahun15 pasien nomor 383; Ny. S, umur 54 tahunTinggal di Imopuro Metro Pusat. Pasien nomor 384; Ny. S, umur 53 tahun Pasien nomor 385; Nn. FS, umur 18 tahun, dengan alamat keduanya Iringmulyo Metro Timur Kota Metro, saat ini Isolasi mandiri dirumah. Pasien 386; An. F umur 10 tahun yang merupakan anak dari Ny. MM pasien no 369 beralamatkan Iringmulyo Metro Timur Kota Metro. Pasien nomor 387; Ny. J umur 42 tahun alamat Iringmulyo Metro Timur Kota Metro dan merupakan anak Tn. LKS (P327). Kemudian untuk nomor 20. Pasien nomor 388; Tn. YC umur 42 tahun Pasien nomor 389; Nn. GS umur 15 tahun. Keduanya beralamatkan Yosorejo Metro Timur Kota Metro dan menjalani isolasi mandiri dirumah. Pasien nomor 390; Tn. BY umur 42 tahun merupakan warga Margorejo Metro Selatan Kota Metro. “Dengan data tersebut rata-rata pasien bergejala demam, flu dan hilang rasa penciuman. Oleh sebab itu, saya juga mengajak masyarakat Kota Metro agar lebih menjaga kesehatan dengan terapkan 3M saat keluar rumah dan makan, makanan yang bergizi,” ujar Misnan. (SR).