Metro, Senin (6/7/2026) – Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) menggelar Sosialisasi Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan Daerah yang berlangsung di Aula Kelurahan Imopuro, Senin (6/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas P3AP2KB Kota Metro, dr. Sulfia Naharani, M.M., yang hadir mewakili Wali Kota Metro. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, pembangunan yang inklusif hanya dapat terwujud apabila perempuan memperoleh kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengambilan keputusan. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.

Materi sosialisasi disampaikan oleh narasumber dari Kaukus Perempuan Parlemen, Ria Hartini, S.Sos., M.M. Dalam paparannya, Ria Hartini menjelaskan bahwa partisipasi perempuan bukan sekadar kehadiran dalam suatu kegiatan, tetapi keterlibatan aktif sebagai subjek pembangunan yang memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, memberikan masukan, serta berkontribusi dalam penyusunan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan publik.
Ia juga menyampaikan bahwa Kota Metro telah menunjukkan capaian yang baik dalam pembangunan gender. Namun demikian, masih terdapat berbagai tantangan yang perlu dihadapi bersama, seperti kesenjangan partisipasi ekonomi, keterwakilan perempuan dalam posisi kepemimpinan, budaya patriarki, beban ganda perempuan, serta hambatan struktural yang membatasi akses perempuan terhadap berbagai peluang pembangunan.
“Untuk itu diperlukan penguatan kepemimpinan perempuan, perlindungan hukum yang responsif gender, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan peran perempuan dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan,” terangnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Dinas P3AP2KB Kota Metro, Diah Bdn., S.Tr.Keb., S.K.M., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan gender dan mendorong keterlibatan aktif perempuan dalam pembangunan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak perempuan yang memiliki keberanian, kapasitas, dan kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai forum pengambilan keputusan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Metro,” ucapnya. (Sry/Sr)

