

Selanjutnya, dr. Agung juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Metro, Puskesmas Mulyojati, serta seluruh pihak yang telah membantu suksesnya kegiatan Klinik Ciko pada usia yang ke tiga tahun.
“Klinik Ciko ingin terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pelayanan kesehatan calon jemaah haji,”terangnya.
Menurutnya, saat ini istitha’ah kesehatan telah menjadi prasyarat pelunasan biaya haji dan terintegrasi melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).
“Namun, waktu penerbitan hasil istitha’ah yang relatif singkat masih menyebabkan sebagian calon jemaah mengalami kendala sehingga keberangkatannya tertunda,”papar dr. Agung.
Karena itu, melalui kerja sama dengan UIN JUSILA, Klinik Ciko mengembangkan Aplikasi SITI JUSILA agar calon jemaah haji dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal.
“Sehingga apabila dia ada posisi tidak istitoah atau istitoah yang sementara bisa kita perbaiki dengan jangka waktu yang masih ada. Itu harapan kami dan semoga pada ulang tahun yang ketiga ini sekali lagi dapat berkontribusi untuk pelayanan kesehatan di Kota Metro,” katanya.
Dalam sambutannya, dr. Agung menjelaskan bahwa sementara ini aplikasi telah terhubung dengan website Klinik Ciko sehingga calon jemaah cukup menggunakan email masing-masing untuk masuk ke aplikasi.
“Calon jemaah haji tinggal memasukkan email-nya, kemudian login, langsung bisa masuk ke dalam aplikasi. Dan insyaallah penggunaan aplikasinya sangat mudah karena calon jemaah haji itu usianya adalah usia-usia yang tidak muda lagi. Jadi kami buat aplikasinya sangat sederhana dan bisa digunakan untuk semua orang yang akan mau berangkat jemaah haji,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan calon jemaah belum memenuhi syarat istitha’ah, mereka dapat berkonsultasi di Klinik Ciko agar kondisi kesehatannya dapat diperbaiki sebelum proses penilaian melalui Siskohat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Metro, Dr. Ahmad Hariyanto, M.M., mengatakan kegiatan senam bersama tersebut merupakan salah satu bentuk ikhtiar membangun budaya hidup sehat bagi calon jemaah haji dan masyarakat yang diikuti kurang lebih ada 300 orang yang difasilitasi oleh Klinik Ciko pimpinan beliau Dokter Agung. Hal tersebut mengingat, ibadah haji memerlukan kesiapan fisik yang baik sehingga menjaga kebugaran menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Tanah Suci.
“Kegiatan senam ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita dalam membangun budaya hidup sehat, khususnya bagi para calon jemaah haji dan masyarakat. Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang prima, sehingga menjaga kebugaran menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri menuju Tanah Suci,” katanya.
Tak hanya itu, sebagai Sekda ia juga mengapresiasi peluncuran Aplikasi SITI JUSILA sebagai inovasi mendukung pelayanan kesehatan calon jemaah haji yang diharapkan kehadirannya dapat menjadi sarana yang memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi dan layanan yang berkaitan dengan kesehatan serta pembinaan jemaah haji secara lebih cepat, mudah, dan terintegrasi.
Ahmad Hariyanto menilai aplikasi tersebut merupakan terobosan yang dapat membantu calon jemaah haji mempersiapkan diri lebih awal sehingga tidak lagi terkendala saat proses penetapan istitha’ah melalui Siskohat.
“Ini sebuah terobosan untuk memfasilitasi seluruh calon jemaah haji di Kota Metro. Kegiatan hari ini juga mempersiapkan fisik karena ibadah haji itu bukan sekadar ibadah rohani tapi juga ibadah fisik. Cuaca di sana berbeda dan ekstrem sehingga semua jemaah haji harus mempersiapkan fisiknya,” jelasnya.

Tambahnya, Ahmad Hariyanto menegaskan Pemerintah Kota Metro akan terus mendukung transformasi pelayanan publik berbasis digital yang memberikan kemudahan bagi masyarakat.
“Pemerintah Kota Metro mendukung semua proses perubahan, adaptasi, dan inovasi yang mempermudah masyarakat secara umum. Ini difasilitasi oleh Klinik Ciko beserta jajaran civitas akademika UIN JUSILA,” katanya.
Ia berharap ke depan sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik.
“Ini bagus. Ke depannya harus ada sinergi yang lebih antara pemerintah kota maupun seluruh elemen masyarakat. Apalagi ini inisiatifnya luar biasa untuk mempermudah layanan bagi calon jemaah haji,” paparnya.
Disisi lain, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro mengapresiasi seluruh bentuk transformasi dan inovasi yang dilakukan berbagai pihak demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga aplikasi ini memberikan manfaat yang nyata serta semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” harapnya.
Pada kesempatan itu, Sekda juga mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari agar dapat memiliki tubuh yang sehat sehingga dapat menjalankan aktivitas dan ibadah dengan lebih optimal. Mengakhiri sambutannya, Ahmad Hariyanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Senam Haji Massal dan Launching Aplikasi SITI JUSILA secara resmi saya nyatakan dimulai,” ucapnya. (Yl/Yd)

