Pemerintah Kota Metro melaksanakan kegiatan penyerahan secara simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang bersumber dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada kelompok tani se-Kota Metro.
Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Rajawali RW 05 Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan. Rabu (3/12/2025) Kegiatan tersebut dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Metro bersama jajaran Forkopimda, DPRD, para camat, lurah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani penerima bantuan.
Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Metro secara langsung menyerahkan bantuan alsintan kepada perwakilan kelompok tani sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap peningkatan produktivitas pertanian di daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat di Kota Metro.
Kepala Dinas Pertanian Kota Metro Hery Wiratno, dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan alsintan yang diberikan merupakan hasil dari upaya dan strategi Pemerintah Kota Metro dalam membangun komunikasi intensif dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Ia mengungkapkan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap Kota Metro tidak terlepas dari komitmen dan keseriusan pemerintah daerah dalam mengusulkan program-program pembangunan pertanian. Adapun bantuan alsintan yang disalurkan terdiri dari 19 unit traktor roda empat, 2 unit traktor tangan, serta 4 unit pompa air dengan total nilai mencapai sekitar Rp9,8 miliar.
“Sebagian alat telah diterima dan diserahkan sementara, beberapa unit lainnya masih dalam proses pengiriman dan mengalami sedikit keterlambatan akibat faktor distribusi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kami tegaskan bahwa bantuan ini sepenuhnya gratis dan tidak dipungut biaya apapun. Baik dari pemerintah daerah, kelompok tani, maupun pihak lain tidak diperkenankan melakukan pungutan,” katanya.
Hery juga menegaskan, bahwa apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan masyarakat dapat langsung melaporkannya kepada Dinas Pertanian maupun melalui kanal resmi Kementerian Pertanian.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan bahwa untuk tahun 2026 Pemerintah Kota Metro kembali mengusulkan berbagai bantuan alsintan kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia di antaranya combine harvester, pompa air, serta teknologi modern berupa drone pertanian yang dapat digunakan untuk pemupukan dan pengendalian hama.
Selain itu terdapat pula usulan program irigasi, penguatan sarana pertanian, serta dukungan sektor perikanan melalui program bioflok dengan total nilai usulan mencapai sekitar Rp23,3 miliar.
Kemudian dalam sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada petani di Kota Metro.
Ia menilai bantuan alsintan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian.

“Kita patut bersyukur karena di tengah keterbatasan anggaran daerah pemerintah pusat masih memberikan perhatian besar kepada Kota Metro. Bantuan ini bukan jumlah yang kecil dan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Wali Kota.
Wali Kota juga menekankan pentingnya menumbuhkan rasa memiliki terhadap bantuan yang telah diberikan. Ia juga menginginkan seluruh kelompok tani dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan alsintan tersebut secara optimal demi keberlanjutan penggunaannya.
“Walaupun bantuan ini tidak dibeli tetapi harus tetap dirawat dengan baik. Jangan sampai karena merasa ini bantuan gratis, lalu penggunaannya tidak dijaga. Justru kita harus menunjukkan bahwa kita mampu merawat dan memanfaatkan bantuan ini dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Selain itu, Bambang juga mendorong agar kelompok tani dapat membangun sistem pengelolaan bersama termasuk dalam hal pembiayaan operasional dan perawatan alsintan. Menurutnya, hal ini penting agar alat yang diberikan dapat terus digunakan dalam jangka panjang tanpa kendala.

Tak hanya itu, Bambang juga mengajak seluruh pemangku kepentingan mulai dari penyuluh pertanian, pemerintah kecamatan dan kelurahan, hingga anggota DPRD untuk bersama-sama melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemanfaatan alsintan di lapangan.
Lebih jauh lagi, orang nomor satu di Kota Metro, menyampaikan bahwa keberhasilan dalam menjaga dan memanfaatkan bantuan ini akan menjadi salah satu faktor penting dalam memperoleh kembali dukungan dari pemerintah pusat di masa mendatang.
“Saya optimistis bahwa dengan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat, sektor pertanian di Kota Metro akan terus berkembang,” ungkapnya.
Kegiatan penyerahan simbolis ini diakhiri dengan harapan agar bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi pertanian, efisiensi kerja petani, serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat dan komitmen kuat dari pemerintah daerah Kota Metro diharapkan mampu menjadi daerah yang mandiri dan unggul di sektor pertanian, serta mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa yang akan datang. (Md/Sr)

