Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I. menghadiri kegiatan Haflah Akhirus Sanah dalam rangka Wisuda wa Tasyakur Khotmil Qur’an 30 Juz, Sab’atul Munjiyat, Juz 30 Bil Ghoib dan Tahtiman Kitab Tafsir Jalalain sekaligus Pelepasan Siswa/Siswi RA, MI, MTs dan MA Al Ishlah Tahun Ajaran 2025/2026 di Lampung Selatan, Minggu (24/05/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, beserta jajaran dan menjadi momentum penuh makna bagi para santri, orang tua, tenaga pendidik, serta para alumni yang memiliki kedekatan dengan lembaga pendidikan tersebut.
Bagi Wali Kota Metro, kehadiran pada kegiatan tersebut memiliki arti tersendiri, dimana Al Ishlah bukan sekadar lembaga pendidikan yang dikunjungi dalam agenda pemerintahan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan hidup dan pendidikan yang pernah membentuk nilai serta karakter dirinya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Al Ishlah yang terus menjaga tradisi pendidikan berbasis keislaman dan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi akhlak dan spiritual yang kuat.
Menurutnya, prosesi wisuda khatmil Qur’an dan pelepasan siswa bukan hanya menjadi penanda selesainya jenjang pendidikan, tetapi juga awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam mengamalkan ilmu ditengah masyarakat.
“Kembali hadir di tempat yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pendidikan saya tentu menghadirkan rasa syukur dan kebanggaan tersendiri. Al Ishlah bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan nilai kehidupan, kedisiplinan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an yang menjadi bekal hingga hari ini,”ungkapnya.

Tak hanya itu, Bambang juga mengucapkan selamat tentunya kepada seluruh siswa dan santri yang hari ini diwisuda dan dilepas. “Jadikan capaian ini sebagai langkah awal untuk terus belajar, menjaga akhlak, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta para guru yang telah mengabdikan diri membentuk generasi yang berilmu dan berkarakter,” ujarnya.
Menurutnya, lembaga pendidikan berbasis pesantren memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, nilai keagamaan, dan kepedulian sosial.

Kehadiran Wali Kota Metro pada kegiatan tersebut menjadi refleksi bahwa pendidikan dan nilai yang ditanamkan sejak masa belajar akan terus melekat serta menjadi fondasi dalam menjalankan peran dan tanggung jawab kepada masyarakat. (Yl/Bgs)

