Pemkot Metro Gelar Rapat Evaluasi Pengoptimalan KTN dalam Pengendalian Covid-19

 > Berita, Covid-19 >  Pemkot Metro Gelar Rapat Evaluasi Pengoptimalan KTN dalam Pengendalian Covid-19
0 Comments

Sekda Kota Metro, pimpin Rapat Evaluasi Pengoptimalan Kelurahan Tangguh Nusantara dalam Rangka Pengendalian Covid-19 Tingkat Kelurahan di Kota Metro, yang berlangsung di Guest House Rumah Dinas Walikota Metro, Selasa (07/06/2022).

.

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 yang telah berlangsung selama beberapa minggu belakangan mulai menunjukkan hasil positif. Berdasarkan evaluasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Metro untuk menurunkan level PPKM yang sebelumnya berada di level 2 menjadi level 1.

Sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2022, tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 (Empat) Menteri dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengeluarkan  SE tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

.

Dalam SE yang ditandatangani Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Makarim, pada tanggal 2 Februari lalu, tertuang bahwa Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Instruksi Menteri Dalam Negeri No 4 Tahun 2022, Kota Metro sudah termasuk di level 1 di diktum ke 10 Instruksi Walikota dengan peraturan PPKM terbaru. Sehingga sekolah dapat dilakukan secara tatap muka, pelaksanaan tempat kerja diberlakukan WFO 100 % dan industri kecil maupun besar, serta rumah makan dijalankan dengan mengikuti protkes ketat.

.

“Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas dapat dilaksanakan dengan jumlah peserta didik 100 % dari kapasitas ruang kelas pada satuan pendidikan yang berada di daerah, dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2,” jelas Ika kepala Bagian Hukum Kota Metro.

Sekda Kota Metro Bangkit, meminta kepada seluruh peserta yang hadir untuk dapat memperhatikan secara menyeluruh, terkait tata kelola Covid-19 dalam menuntaskan masa pandemi secara bersama-sama.

.

“Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 7 Tahun 2022 kita berada pada level 2, ditentukan dari seberapa jauh pemerintah daerah melakukan respon dan upaya-upaya ditambah dengan pencapaian-pencapaian vaksin,” ujarnya.

.

Sekda menerangkan, Kota Metro dalam pencapaian vaksin yang tinggi tidak luput dari kerjasama semua pihak, tanpa adanya kolaborasi yang baik maka tidak akan berhasil.

.

“Bagaimana upaya kita dalam menyehatkan dengan memberikan pemahaman pola hidup sehat dalam beraktifitas maupun melakukan kegiatan,” paparnya. (Ins/Gt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.