Pemerintah Kota Metro Gelar Aksi Gebyar dan Deklasrasi Anti Narkoba

Informasi Pemerintah Kota Metro  > Berita >  Pemerintah Kota Metro Gelar Aksi Gebyar dan Deklasrasi Anti Narkoba
0 Comments

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, melaksanakan kegiatan Gebyar dan Deklarasi Anti Narkoba Tahun 2022 dengan tema ‘Membangun Kota Metro Bersinar (Bersih Narkoba) Menuju Generasi Milenial yang Berprestasi’, di Lapangan Samber Kota Metro, Kamis 24/11/2022.

.

Tampak hadir Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Forkopimda Metro, Sekda Kota Metro, Staf Ahli I Pemerintah Kota Metro, para Asisten Pemerintah Kota Metro, Kepala OPD se-Kota Metro, Kepala BNN Metro, para Kabag Setda, Camat, Lurah se-Metro, Perguruan tinggi se-Kota Metro, serta para kader anti narkoba.

.

Kegiatan ini dalam rangka pelaksanaan rencana aksi daerah, Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) Kota Metro Tahun 2022. Diawali dengan melakukan senam anti narkoba, senam Metro ceria dan senam Lampung berjaya, diikuti peserta sebanyak 1.500 orang dari siswa/siswi pelajar SMP, SMA dan perguruan tinggi se-Kota Metro.

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, mengapresiasi dan menyambut baik atas terlaksananya kegiatan Gebyar Anti Narkoba, sebagai bentuk dari usaha bersama dalam rangka memberikan pemahaman yang luas kepada segenap peserta didik, tentang bahaya narkoba. Sama-sama diketahui bahwa generasi muda, siswa dan siswi sekalian adalah generasi penerus dan pemimpin pembangunan bangsa dimasa mendatang.

.

“Penyalahgunaan narkoba pada akhir tahun ini dirasakan semakin meningkat, dapat kita amati dari pemberitaan-pemberitaan baik di media cetak, maupun elektronik yang hampir setiap hari memberitakan
tentang penangkapan para pelaku penyalahgunaan narkoba oleh aparat keamanan. Kebanyakan pelakunya adalah remaja belasan tahun, mereka pasti sudah mengerti tentang bahaya mengkonsumsi narkoba, tapi mengapa mereka menggunakannya,” ujar Wahdi.

.

Lebih lanjutnya, golongan remaja termasuk pelajar dan mahasiswa, diketahui menjadi salah satu pengguna narkoba dengan angka yang mencengangkan. Upaya-upaya kongkret yang dapat kita lakukan dengan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak yang berwenang untuk melakukan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) diberbagai kesempatan.

“Penanganan narkoba ini bukanlah tanggung jawab sekelompok orang atau suatu lembaga/institusi, melainkan tanggung jawab seluruh komponen bangsa dan masyarakat. Sebagai warga negara yang baik,
tentunya kita memiliki tanggung jawab yang besar untuk menyelamatkan anak bangsa dari jerat dan bahaya narkoba. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Metro melalui Badan Kesbangpol Kota Metro ikut serta dalam upaya P4GN dengan melaksanakan Gebyar Anti Narkoba dan Deklarasi Anti Narkoba sebagai Rencana Aksi Daerah Tahun 2022,” jelas Wahdi saat sambutan.

.

Tak hanya itu, Wahdi juga berharap kegiatan ini mampu membentengi diri dari penggunaan dan penyalahgunaan narkoba, mampu memberantas peredaran gelap narkoba yang ada di Kota Metro. Mempersiapkan diri dengan baik untuk menjadi Generasi Emas Anti Narkoba, mendukung Visi Kota Metro tahun 2021 – 2026 yaitu terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya.

.

Dalam hal ini, POLRI/TNI, dibantu dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), baik BNN Provinsi maupun Kota, memberantas peredaran Narkoba di wilayah Ibukota dan di daerah lainnya. Bahaya Narkoba secara kesehatan fisik, tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh efek yang jelas, para pengguna dapat ber-halusinasi tinggi, dan hilangnya kesadaran. Dan memungkinkan terkena insfeksi virus HIV/AIDS akibat penggunaan jarum suntik sencara bergantian. Pemakaian narkoba berlebihan akan mengakibatkan kematian disebabkan over dosis, jika tidak segera ditangani.

.

Diakhir sambutan, Wahdi meminta kepada anak-anak sekalian untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, serta mendiskusikan berbagai permasalahan yang sudah pernah terjadi maupun yang mungkin terjadi ,di tengah-tengah lingkungan. Sehingga berbagai permasalahan khususnya yang berkaitan dengan penyalahgunaan Narkoba dapat minimalisir.

.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Metro Moh. Syabli Noer, mengatakan Peredaran gelap narkoba di seluruh Indonesia adalah suatu bentuk promosi, dimana orang asing memerangi kita dalam bentuk meracuni anak-anak dengan narkoba.

.

“Narkoba adalah singkatan dari narkotika, psikotropika, dan obat terlarang. Tak hanya narkotika tapi kita tidak boleh mengonsumsi obat apapun bentuknya, tanpa petunjuk dari dokter. Karena narkoba juga dapat merusak saraf otak, yang nantinya membuat kita menjadi bodoh sehingga bisa membuat kita jadi gila,” kata Kepala BNN (Agb/Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *