Pemerintah Kota Metro Perkuat Budaya Literasi, Gelar Diskusi di Lima Kecamatan untuk Tingkatkan IPLM
tim diskominfo
30 Juli 2026 16:19
Berita, info Kota Metro, Kota Metro
169
Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Kota Metro menggelar Diskusi Literasi di lima kecamatan sebagai upaya memperkuat budaya baca masyarakat sekaligus meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Kegiatan tersebut berlangsung secara bertahap pada 20, 21, 22, 23, hingga 29 Juli 2026.
Diskusi dilaksanakan di Kecamatan Metro Pusat, Metro Timur, Metro Barat, Metro Utara, dan Metro Selatan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari evaluasi sekaligus penyusunan strategi pengembangan literasi di Kota Metro.
Kegiatan ini merupakan langkah Pemerintah Kota Metro dalam mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan bacaan sekaligus mengoptimalkan fungsi perpustakaan sebagai pusat belajar, pemberdayaan, dan pengembangan masyarakat.
Empat agenda utama yang menjadi fokus dalam setiap pelaksanaan diskusi meliputi:
Inisiasi pendirian perpustakaan kecamatan, guna memperluas akses layanan perpustakaan sebagai ruang belajar yang inklusif dan pusat kegiatan literasi masyarakat.
Monitoring dan evaluasi (monev) perpustakaan kelurahan, melalui peninjauan terhadap pengelolaan, keaktifan, dan pelayanan 22 perpustakaan kelurahan selama Semester I Tahun 2026.
Peningkatan nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dengan menyusun strategi bersama lintas sektor.
Diskusi literasi, sebagai wadah menyerap aspirasi, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta menghimpun gagasan inovatif dalam pengembangan literasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Kota Metro, para camat, lurah, Bunda Literasi Kelurahan, Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpustakaan Nasional RI, tokoh masyarakat, pengurus Karang Taruna, serta jajaran Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dispusarda Kota Metro.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Kota Metro Farida, menegaskan bahwa penguatan budaya membaca tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Perpustakaan saat ini bukan lagi sekadar tempat menyimpan koleksi buku, tetapi harus menjadi pusat aktivitas masyarakat, ruang berdiskusi, serta sarana pemberdayaan berbasis literasi bagi semua kalangan,” ujarnya.
Melalui evaluasi yang dilakukan selama pelaksanaan kegiatan, Dispusarda Kota Metro memperoleh berbagai masukan dan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan 22 perpustakaan kelurahan.
Hasil diskusi tersebut akan menjadi dasar penyusunan program pengembangan perpustakaan, termasuk percepatan pendirian perpustakaan di tingkat kecamatan dan peningkatan nilai IPLM Kota Metro.
Pemerintah Kota Metro berharap sinergi antara pemerintah, relawan literasi, dunia pendidikan, serta masyarakat dapat terus diperkuat sehingga budaya membaca semakin tumbuh dan perpustakaan mampu menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat yang mendorong terwujudnya masyarakat Kota Metro yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing. (Sr)
Pemerintah Kota Metro terus memperkuat penataan dan pembenahan sistem pengelolaan lingkungan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karang Rejo.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro mencatat perekonomian Kota Metro menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,20 persen,
Pemerintah Kota Metro mulai memperkuat digitalisasi pengelolaan keuangan daerah melalui penerapan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online. Sistem ini diharapkan
Komitmen Pemerintah Kota Metro dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan kembali dibuktikan melalui langkah konkret. Sebanyak 260 warga
Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kota Metro melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Kota Metro, Ahmad Hariyanto, di ruang kerjanya, Jumat
Pemerintah Kota Metro menerima kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Ir. Hermansyah, yang disambut langsung
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Ahmad Hariyanto, menerima audiensi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Metro terkait persiapan menghadapi Pekan