Matahari belum sepenuhnya meninggi ketika kawasan Taman Kota Metro mulai dipenuhi masyarakat, Minggu (6/9/2026). Sejak pukul 06.00 WIB, warga dari berbagai kalangan telah memadati area Car Free Day (CFD), menjadikan suasana pagi Kota Metro lebih hidup, semarak, dan penuh kebersamaan.
Pelaksanaan CFD kali ini terasa semakin istimewa karena dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Korem 043/Garuda Hitam, mengusung tema “Mengabdi Sepenuh Hati Mengawal Lampung Adil dan Makmur.”
Bukan sekadar olahraga, CFD kali ini menjadi ruang perjumpaan antara pemerintah, TNI dan masyarakat. Senam bersama dan jalan sehat menjadi pembuka aktivitas pagi, sebelum suasana semakin meriah dengan berbagai hiburan, penampilan seni budaya serta pembagian hadiah dan doorprize.

Antusiasme masyarakat semakin terlihat ketika Reog Ponorogo tampil di panggung utama. Atraksi seni tradisional tersebut sontak menarik perhatian warga yang berbondong-bondong mendekat. Anak-anak, keluarga hingga masyarakat yang sejak pagi mengikuti jalan sehat turut menikmati pertunjukan tersebut.
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan ruang publik yang sehat sekaligus mempererat kebersamaan.
“Hari ini kita melihat bagaimana ruang publik dapat menjadi tempat bertemunya masyarakat dalam suasana yang sehat, bahagia dan penuh kebersamaan. CFD bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga bagaimana kita membangun interaksi dan memperkuat rasa persaudaraan,” ujar Bambang.

Ia menilai momentum HUT ke-79 Korem 043/Garuda Hitam yang dikolaborasikan dengan CFD Kota Metro memberikan warna tersendiri bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Pemerintah Kota Metro tentu akan terus membuka ruang sinergi dengan TNI, termasuk melalui kegiatan-kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, mengatakan, peringatan HUT ke-79 Korem 043/Garuda Hitam bukan hanya menjadi momentum refleksi atas perjalanan pengabdian, tetapi juga kesempatan untuk semakin mendekatkan TNI dengan masyarakat.
“Mengabdi sepenuh hati berarti TNI harus selalu hadir bersama masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kedekatan, kebersamaan dan komunikasi yang semakin kuat, karena kekuatan terbesar dalam menjaga Lampung adalah sinergi seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan olahraga bersama menjadi salah satu cara sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Kami ingin HUT ke-79 Korem 043/Garuda Hitam ini dirasakan oleh masyarakat. Semangatnya bukan hanya pada seremoni, tetapi bagaimana pengabdian itu benar-benar hadir dan memberikan manfaat,” katanya.»
Di tengah kemeriahan tersebut, masyarakat pun menyambut positif konsep CFD yang dikemas bersamaan dengan peringatan HUT Korem. Salah seorang warga, Indartiana mengaku sengaja datang sejak pagi bersama keluarga untuk mengikuti jalan sehat sekaligus menikmati rangkaian hiburan.
“Hari ini suasananya berbeda, lebih ramai dan meriah. Kami bisa olahraga, jalan sehat, melihat Reog, dan ada banyak hiburan serta doorprize. Anak-anak juga senang,” tuturnya.
Kehadiran Reog Ponorogo turut memberikan warna budaya dalam kegiatan tersebut. Atraksi yang ditampilkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan seni tradisional kepada masyarakat yang hadir.

Kolaborasi CFD Kota Metro bersama Korem 043/Garuda Hitam menjadi gambaran bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan lebih dari sekadar tempat berolahraga. Di dalamnya terdapat ruang untuk membangun komunikasi, memperkuat persatuan, mengenalkan budaya, sekaligus menciptakan suasana kota yang sehat dan inklusif.
Pemerintah Kota Metro berharap kegiatan kolaboratif semacam ini dapat terus dikembangkan, sehingga CFD tidak hanya menjadi agenda rutin setiap pekan, tetapi juga menjadi salah satu ruang strategis dalam membangun kota yang sehat, aktif, harmonis dan penuh kebersamaan.
Dari langkah kaki warga di jalanan hingga riuh tepuk tangan di depan panggung utama, Minggu pagi di Kota Metro menjadi gambaran sederhana bahwa ketika pemerintah, TNI dan masyarakat berjalan bersama, ruang publik dapat berubah menjadi ruang kebersamaan yang menghidupkan kota. (Bsr/ydha)

