Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB), DPD IPeKB Kota Metro menggelar workshop sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada 100 keluarga berisiko stunting yang tersebar di lima kecamatan di Kota Metro, Rabu (29/7/2026)
Dikatakan Ketua DPD IPeKB Kota Metro, Tanti Lola Sari, bahwa peringatan HUT IPeKB tahun 2026 tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sosial, tetapi juga memperkuat upaya edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan advokasi, komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) terkait pencegahan stunting.
“Pada HUT ke-19 ini kami mengadakan workshop dengan sasaran 100 keluarga berisiko stunting. Selain penyerahan bantuan secara simbolis, seluruh sasaran juga didatangi langsung oleh penyuluh KB melalui kunjungan door to door. Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan disertai edukasi mengenai pencegahan stunting,” ujarnya.
Menurutnya, stunting tidak hanya dipengaruhi oleh masalah gizi, tetapi juga pola asuh dan kondisi sanitasi lingkungan, termasuk ketersediaan jamban yang layak. “IPeKB turut memberikan perhatian terhadap aspek sanitasi sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting,” tuturnya.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng, susu, serta bantuan pembangunan jamban sehat dari Pemerintah Provinsi Lampung. Dimana setiap kecamatan itu mendapatkan satu unit bantuan jamban dengan nilai sekitar Rp3 juta. Dan program ini telah memasuki tahap pelaksanaan salah satunya akan direalisasikan di Kecamatan Metro Selatan.
“Keluarga berisiko stunting yang menjadi sasaran adalah keluarga yang memiliki balita, ibu hamil, ibu nifas, maupun ibu menyusui. Bantuan sembako sebanyak 100 paket kami distribusikan secara merata di seluruh kelurahan di Kota Metro,” imbuhnya.
Tanti berharap, memasuki usia ke-19 tahun, IPeKB Kota Metro semakin mampu berkontribusi positif melalui sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Metro dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap IPeKB terus menjadi mitra strategis pemerintah. Mohon doa agar kami dapat terus bersinergi dan berkolaborasi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas serta Kota Metro yang lebih bahagia,” katanya.
Sementara itu, mewakili Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso, Sekretaris Daerah Kota Metro, Ahmad Hariyanto, menyampaikan apresiasi atas kiprah para penyuluh KB yang telah berperan aktif dalam mendukung program pembangunan keluarga, khususnya percepatan penurunan stunting.
“Stunting tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi, tetapi juga dipengaruhi pola hidup, pola asuh, dan kepedulian lingkungan sekitar. Karena itu, edukasi kepada masyarakat harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan semua pihak,” jelasnya.

Menurut Ahmad Hariyanto, berbagai penghargaan yang telah diraih Pemerintah Kota Metro hendaknya menjadi motivasi untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
” Saya berharap Peringatan HUT ke-19 IPeKB ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh penyuluh KB dalam memberikan pendampingan kepada keluarga serta mendukung terwujudnya percepatan penurunan angka stunting melalui edukasi, pemberdayaan, dan kolaborasi yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Bg/Mdn)

