Pemkot Metro Canangkan Vaksinasi pada Ibu Hamil

0 Comments

Pencanangan vaksinasi untuk para Ibu Hamil (Bumil) yang berlangsung di Puskesmas Banjarsari, Metro Utara langsung dipantau Walikota dan Wakil Walikota Metro, Rabu (25/08/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti, menyampaikan pencanangan vaksinasi Covid-19 yang diperuntukan bagi Bumil, dilatar belakangi kasus kematian dan adanya rekomendasi dari POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia) agar mendapatkan vaksin Covid-19.

“Sebelumnya POGI menyatakan rekomendasi vaksinisasi Covid-19 berdasarkan diskusi pengurus pusat POGI dengan BKKBN, badan POM, dan Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), dengan rekomendasi Nomor : 003/Rek/PP POGI/VII/2021,” ujarnya.

Erla Andrianti mengatakan, pemberian vaksinasi Covid-19 pada ibu hamil hanya dapat dilakukan dalam pengawasan oleh dokter dan bidan. “Tujuan pemberian vaksinasi ini guna menurunkan gejala berat yang timbul pada Bumil yang terinfeksi Covid-19. Dengan begitu, mampu menurunkan kasus positif Covid-19 dan menurunkan angka kematian Covid-19 pada Bumil,” katanya.

Lanjutnya, Erla menjelaskan bahwa peserta pencanangan vaksinasi dengan kriteria usia kehamilan 13 minggu sampai 33 minggu. Untuk saat ini data Bumil yang menerima vaksin sebanyak 30 orang, dengan sasaran Bumil 464 dengan estimasi total 2770 Bumil di Kota Metro.

Pada kesempatan ini, Walikota Metro Wahdi menyampaikan Kegiatan Gebyar Peduli Ibu Hamil dan Ibu Nifas di Masa Pandemi Covid-19 maka diadakan “Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil di Kota Metro”. Dengan mempertimbangkan semakin tingginya jumlah Bumil yang terinfeksi Covid-19 dan tingginya resiko apabila terinfeksi Covid-19 menjadi berat, yang akan berdampak pada kehamilan dan bayinya.

“Upaya pemberian vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil tersebut juga telah di rekomendasikan oleh Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional atau ITAGI. Berdasarkan data pengurus pusat POGI dari April 2020-2021 menunjukan 536 Bumil terkonfirmasi Covid-19. Sebanyak 51,9 % Bumil yang terinfeksi Covid-19 tidak menunjukan gejala dan 72% infeksi terjadi pada kehamilan diatas 37 minggu. Sebanyak 4,5 % membutuhkan perawatan insentif (ICU) dan sebesar 3 % angka kematian. Di Kota Metro terdapat 23 ibu hamil yang terkonfirmasi,” kata Wahdi.

Tambahnya, Wahdi membahas terkait penerima vaksin di Kota Metro pada dosis pertama sebanyak 28.087 orang dan sejumlah 5.811 orang telah mendapatkan dosis lengkap. Pada bulan Juli 2021 dimulai vaksinasi tahap 3 bagi masyarakat kelompok rentan dan masyarakat lainnya, seperti vaksinasi bagi anak usia 12 – 17 tahun sebanyak 600 anak telah mendapatkan dosis lengkap.

“Gebyar Peduli Ibu Hamil dan Ibu Bersalin dimasa Pandemi Covid-19, merupakan momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen di Kota Metro dalam menjamin pemenuhan hak dalam mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan,” tandas Wahdi.

Dalam pencanangan vaksin, dilakukan pemberian santunan berupa pemberian sembako bagi Bumil dan ibu menyusui yang berada di wilayah Kota Metro sejumlah 12 orang yang terpapar Covid-19 dan dalam masa isolasi.

Tampak hadir  juga Sekretaris Daerah Kota Metro, Ketua TP PKK Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, Dharma Wanita Kota Metro, Kadis PPPA PPKB Kota Metro dalam acara ini. (Lia/Ag)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *