Dalam rangka merangkum aspirasi dan kebutuhan masyarakat guna menyusun Rencana Pembangunan Daerah Tahun 2024, Walikota Metro membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Ganjar Asri, Jum’at (03/02/2023).

Musrenbang Kelurahan Ganjar Asri Tahun 2023 mengangkat tema peningkatan produktivitas ekonomi dan kualitas sumberdaya manusia untuk pembangunan berkelanjutan dengan 4 prioritas Pembangunan yaitu Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi, Peningkatan Kualitas Sumberdava Manusia Menuju Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang), pengembangan infrastruktur yang berkalitas dan berkelanjutan, dan Reformasi Birokrasi.

Lurah Ganjar Asri, Kharisma Zarkasi Rusyadi Saputra, memaparkan bahwa luas wilayah Ganjar Asri 270,32 Ha dengan jumlah penduduk sebanyak 9.685 Jiwa yang terbagi dari 11 RW dan 57 RT.

Dirinya mengungkapkan dalam forum musrenbang bahwa nilai realisasi PBB Kelurahan Ganjar Asri TA. 2022 yaitu 61,5 Persen.

“Saya melaporkan bahwa Informasi pembangunan Tahun 2023 di Kelurahan Ganjar Asri diantarannya yaitu rekontruksi atau peningkatan kapasitas struktur yang ada di Jl. Kacang Piring, pembangunan Kantor Kelurahan Ganjar Asri tahap II, pembangunan saluran tersier yang ada di RW 7,RW 8 dan RW 10,” ujarnya.

Selanjutnya, Kelurahan Ganjar Asri juga akan melakukan Rekontruksi jalan diantarannya Jl. andalas IV, Jl. Borneo I, Jl. Borneo II dan Pemasangan titik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 8 titik.

“Sementara itu, prioritas Rencana pembangunan di Kelurahan Ganjar Asri Tahun 2024, yaitu membangun bronjong dan pengerukan lumpur di aliran air (talud) menuju kali Batanghari di RT 002 RW 001, Pelebaran jembatan dan pembangunan atau perbaikan drainase di Jl. Khairbras di depan Masjid Jami’ul Anwar RW 002. Pembangunan pagar kantor kelurahan Ganjar Asri dan pembangunan atau perbaikan drainase di Jl. Khairbras RT 001 RW 001 dan Normalisasi atau pengerukan lumpur di aliran air (TALUD) menuju kali Bunut, ” papar Kharisma Zarkasi Rusyadi Saputra.

Sementara itu, Walikota Metro Wahdi meminta kepada seluruh peserta yang hadir dapat terlibat dalam penyusunan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang).

Menurutnya, peran masyarakat Kelurahan Ganjar Asri sangat dibutuhkan dalam pelaksanasn pembangunan daerah.

“Bapak Ibu yang hadir merupakan tokoh pembangunan, sehingga rasa cinta kepada Ganjar Asri harus dapat dihadirkan disini dengan tetap memperhatikan kualitas dan kuantitas sebagai hal yang utama dalam pembangunan, ” ungkapnya.

Wahdi juga mengingatkan kepada Lurah Ganjar Asri, bahwa pembangunan yang akan dilakukan harus melibatkan aspirasi masyarakat, karena pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana merupakan hal yang sangat penting dalam pembangunan.

“Tetapi kita tidak boleh melupakan hal yang sangat penting dalam pembangunan yaitu tatanan sosial budaya. Dimana ke depan tema pembangunan adalah sumberdaya manusia yang akhlakul karimah dan cerdas, ” jelasnya.

Tak hanya itu, Wahdi juga meminta skala prioritas dan tema ekonomi yang disampaikan harus melalui kesepakatan bersama sehingga dapat menghadirkan warna baru untuk Kota Metro.

“Masyarakat dapat terlibat sebagai sosial kontrol pembangunan dengan menjaga dan mengawasi pembangunan yang ada di wilayahnya masing-masing,” bebernya.

Walikota Metro juga mengajak para pengusaha dan pelaku UMK untuk dapat memasarkan produknya melalui aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pemerintah (LKPP) yaitu E-Katalog, yang menyediakan berbagai macam produk dari berbagai komoditas yang dibutuhkan oleh pemerintah.

Harapannya, melalui Aplikasi E-katalog lokal para pengusaha bisa bersaing secara nasional, sehingga para UMK di Kota Metro dapat semakin berkembang.

“Lurah juga harus dapat melihat peluang apa saja yang ada di Kelurahan Ganjar Asri baik sosial budaya maupun usaha yang ada diwilayahnya, dengan membaca kalcer dan nilai keberagaman yang ada didaerahnya, ” terangnya.

Menanggapi realisasi PBB Kelurahan Ganjar Asri, Wahdi juga berharap Lurah Ganjar Asri untuk dapat meningkatkan nilai realisasi PBB yang telah di capai sebesar 61,5 %. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai upaya-upaya yang dapat meningkatkan pendapatan realisasi PBB. (Yl/Sr)

Leave a Comment