Melalui Virtual, Pemkot Metro Peringati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia

0 Comments

Dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Pemerintah Kota Metro mengikuti acara tersebut secara virtual zoom meeting di Guest House Rumah Dinas Walikota Metro, Jumat (15/10/2021).

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan perilaku sederhana, namun memiliki dampak luar biasa dalam pencegahan penyakit menular. Dampak positif ini perlu dikampanyekan kepada seluruh lapisan masyarakat, agar semua tahu manfaat nyata CTPS secara rutin.

Pada tahun 2008, Kemitraan Cuci Tangan Global (GHP) memprakarsai pencanangan Global Hand Washing Day, dan selanjutnya oleh PBB ditetapkan setiap tanggal 15 Oktober sebagai Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPSS). Sejalan dengan hal tersebut, Sekretariat Pokja CTPS Kementerian Kesehatan RI setiap tahun memperingati event penting ini dengan merancang berbagai agenda acara.

Tahun ini tema HCTPSS yaitu “Masa Depan Kita di Tangan Kita – Mari Beraksi Bersama untuk Membuat CTPS Nyata bagi Semua”, dengan tagline Cuci Tangan Pakai Sabun Budaya Kita.

Untuk menambah semarak peringatan HCTPSS 2021, Sekretariat Pokja CTPS dan mitra terkait telah merancang acara Kompetisi Foto dan Video CTPS 2021 yang menyediakan hadiah total senilai 10 (sepuluh) juta rupiah untuk 10 orang pemenang.

Adapun agenda lain berupa Pemecahan Rekor MURI Gerakan Disiplin Protokol Kesehatan di Lokasi Terbanyak. Kegiatan ini diawali dengan edukasi cuci tangan pakai sabun dan pemakaian masker melalui pembuatan video yang dilakukan oleh masyarakat umum.

Dante Saksono Harbuwono sebagai Wakil Menteri Kesehatan RI juga mengatakan bahwa sanitasi merupakan hak semua orang termasuk penyandang disabilitas. Memikirkan tuntas sanitasi saja tidak cukup, akan tetapi juga memikirkan aksesibilitas untuk semua. Karena ketika orang kesulitan mengakses sarana sanitasi, maka peluang untuk kembali OD atau tidak melakukan CTPS itu besar. Semua orang akan berpotensi menjadi penyandang disabilitas kedepannya, sehingga membangun fasilitas sanitasi yang aksesibel menjadi bagian dari mempersiapkan masa depan.

“Salah satu upaya yang akan dilakukan untuk menjaga momentum ini, Plan Indonesia akan menggelar penghargaan bagi desa-desa yang mampu memberikan inovasi dalam upaya percepatan STBM di desa. Pemberian penghargaan ini akan dilakukan untuk memberikan motivasi kepada semua komponen masyarakat yang terlibat dalam kegiatan sanitasi serta berkreasi untuk menjamin sarana yang ada dapat digunakan semua pihak,” ungkap Dante.

Lanjutnya, Wakil Menteri Kesehatan RI juga mengatakan bahwa tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 6 adalah menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua lapisan masyarakat. Situasi pandemi juga semakin menyakinkan kita bahwa dukungan pembangunan di bidang air, sanitasi dan kebersihan sangatlah penting untuk mencegah penyebaran penyakit. Oleh karena itu, air bersih dan sarana sanitasi ini harus dinikmati oleh semua orang, termasuk anak – anak, ibu hamil, lansia, dan kelompok disabilitas agar kita semua sama-sama sehat.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota Metro juga mendapatkan penghargaan kategori Bupati dan Walikota terbaik percepatan STBM berkelanjutan tahun 2021, dan juga Pemerintah Kota Metro mendapatkan penghargaan kategori Kabupaten/Kota terbaik STBM Word 2021 dalam kategori berkelanjutan enabling.

Diketahui, saat ini beberapa provinsi serta kabupaten/kota telah berhasil dalam melaksanakan program STBM sehingga dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain. Capaian daerah tersebut perlu diapresiasi dengan memberikan penghargaan “STBM AWARD” dengan harapan dapat memicu provinsi serta kabupaten/kota lain dalam upaya percepatan percapaian target SDGS tahun 2030 point 6. (ian/ins)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *