Dukung Produk UMKM, Dekranasda Kota Metro Menggelar Rakor Internal

0 Comments

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Metro menggelar rapat koordinasi pengurus internal di Sekam, Selasa (31/08/2021).

Ketua Dekranasda Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi, mengatakan bahwa rakor ini bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap UMKM demi peningkatan perekonomian di Kota Metro.

“Dimana kegiatan ini sudah dijalankan walaupun masih ada terkendala beberapa hal, sehingga diharapkan dalam rapat ini dibuatkan pemecahan masalahnya,” kata Silfia.

Ketua Harian Dekranasda Metro, Siti Aisyah, mengatakan bahwa Dinas UMKM sudah melakukan banyak pelatihan. Sudah banyak yang dilakukan oleh Dinas UMKM Kota Metro, diantaranya pelatihan UMKM.

“UMKM Kota Metro sudah banyak terbantu dengan adanya kegiatan yang dipelopori oleh Dekranasda, terlebih lagi dibuatkan Sekam Metro,” ujarnya.

Pada Divisi Daya Saing, Estelita mengatakan harapannya kedepan akan adanya Kampung Batik di Kota Metro, yaitu Kampung Batik yang direncanakan di wilayah 29 di lingkungan Rumah Canting Batik 29.

Divisi Humas dan Promosi, Farida menjelaskan bahwa ke depan dilakukan promosi baik dari dalam pemerintah Kota Metro sendiri maupun luar Kota Metro. Untuk promosi, kita manfaatkan ASN yang memiliki jumlah followers yang banyak, untuk promosi produk UMKM.

Selaku Tim Kreatif dan Konsultan Ari mengatakan bahwa Kota Metro harus memiliki kerajinan yang memiliki ciri khas sendiri yang mengambarkan Kota Metro. Sedangkan pengelolaan medsos kurang dalam engagement pengelolaannya.

“Setelah engagementnya terjadi bagaimana kita ciptakan dramanya. Semua aktivasi di media sosial ini semuanya sharing the drama. Untuk visualnya bila perlu sehari dibuat 2 sampai 3 video, meme 2 sampai 3 meme dalam sehari,” ujar Ari.

Dalam akhir rapat, Silfia Naharani Wahdi, meminta seluruh anggota untuk serius menggarap UMKM yang ada di Kota Metro. Juga memikirkan sesuatu yang menjadi kekhasan Kota Metro sendiri.

“Ini tentunya menjadi PR untuk kita semua dan harus dilakukan peningkatan dari promosi. Kita pikirkan apa kesulitannya, dan goalsnya. Dan goalsnya tentunya adalah kita tonjolkan sisi humanisnya,” ujarnya. (Ysf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *