Pemerintah Kota Metro bersama Kodim 0411/Kota Metro menggelar aksi gotong royong membersihkan kawasan Danau Dam Raman, Kecamatan Metro Utara, Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Gerakan Radin Inten Asri yang diinisiasi Kodam XXI/Raden Inten sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dalam memperkuat budaya menjaga kebersihan lingkungan mulai dari kawasan laut, pesisir pantai, dan pemukiman.
Gerakan Radin Inten Asri dilaksanakan secara serentak di Provinsi Lampung dan Provinsi Bengkulu dengan melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, kepolisian, organisasi perangkat daerah (OPD), komunitas, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat. Melalui gerakan tersebut diharapkan tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan sekaligus mendukung pelestarian kawasan publik dan destinasi wisata.
Di Kota Metro, pelaksanannya dipusatkan di kawasan Danau Dam Raman yang selama ini dikenal memiliki potensi sebagai kawasan destinasi wisata dan ruang publik masyarakat. Selain melakukan pembersihan sampah di area danau dan sekitarnya, kegiatan juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Metro, TNI, Polri, serta seluruh unsur masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Metro, Drs. Ahmad Haryanto, M.M., Komandan Kodim 0411/Kota Metro Letkol Inf. Noval Darmawan, S.H., M.I.P., jajaran Polres Metro, kepala perangkat daerah, Pramuka, mahasiswa, pelajar SMA, serta masyarakat yang bersama-sama mengikuti aksi gotong royong.
Komandan Kodim 0411/Kota Metro, Letkol Inf. Noval Darmawan, S.H., M.I.P., menjelaskan bahwa Gerakan Radin Inten Asri merupakan gagasan Panglima Kodam XXI/Raden Inten yang telah lama direncanakan sebagai upaya memperkuat kembali budaya menjaga kebersihan lingkungan di tengah masyarakat.
Menurutnya, gerakan tersebut merupakan langkah positif karena mampu menyatukan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat dalam satu aksi nyata menjaga lingkungan. “Kegiatan ini merupakan gagasan dari Panglima komando daerah militer XXI/Raden Inten yang sudah lama direncanakan. Tujuannya adalah memperkuat kembali budaya masyarakat yang sudah ada untuk menjaga kebersihan wilayah. Kegiatan yang dilakukan ini sangat positif karena mampu mempertemukan seluruh masyarakat untuk bekerja bersama menjaga lingkungan,” ujar Noval.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan. Bentuk dukungan tersebut terlihat dari penyediaan tiga unit Landing Craft Rubber (LCR) untuk membantu proses pembersihan di kawasan danau serta keterlibatan aktif berbagai perangkat daerah selama kegiatan berlangsung.
Selain Pemerintah Kota Metro, Polres Metro juga turut menurunkan personel untuk bergabung bersama prajurit TNI dalam pelaksanaan gotong royong. Menurut Noval, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh pihak.
Tidak hanya melibatkan unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah, kegiatan ini juga mendapat partisipasi aktif dari Pramuka, mahasiswa, pelajar SMA, hingga perwakilan dari masing-masing organisasi perangkat daerah. Setiap OPD mengirimkan sekitar 10 hingga 15 orang sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut.
“Dari seluruh unsur yang terlibat, hari ini kurang lebih ada sekitar 350 peserta yang bersama-sama melaksanakan aksi pembersihan di kawasan Danau Dam Raman. Kolaborasi seperti ini menjadi kekuatan besar dalam membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan,” jelas Noval.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai aksi bersih-bersih semata, tetapi menjadi awal kebangkitan kembali kawasan Danau Dam Raman sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Metro. Menurutnya, kawasan tersebut sebelumnya pernah menjadi pusat aktivitas wisata sekaligus ruang bagi pelaku UMKM sehingga kegiatan ini meningkatkan potensi untuk dihidupkan kawasan ini sebagai destinasi wisata kembali.
“Kami sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Metro. Harapan kami, kawasan ini bisa kembali hidup dan ramai dikunjungi masyarakat. Potensi wisatanya sangat besar sehingga perlu terus ditata dan dikembangkan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Metro, Drs. Ahmad Haryanto, M.M., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pangdam XXI/Raden Inten yang diwujudkan melalui Gerakan Radin Inten Asri. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk membangun budaya hidup bersih sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor di Kota Metro.

“Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk membudayakan kebersihan. Kami menyampaikan terima kasih atas inisiasi dari Pangdam yang kemudian dilaksanakan oleh Kodim bersama seluruh unsur di Kota Metro. Kegiatan seperti ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong,” ujar Ahmad Haryanto.
Ia mengatakan Pemerintah Kota Metro memiliki komitmen untuk mengaktifkan kembali kawasan Danau Dam Raman sebagai destinasi wisata yang bersih, aman, nyaman, dan mampu menarik minat masyarakat maupun wisatawan untuk berkunjung.
Menurutnya, pengembangan kawasan wisata tidak cukup hanya dengan penataan fisik, tetapi juga membutuhkan dukungan keamanan, kenyamanan, kebersihan lingkungan, serta sinergi yang kuat antara Pemerintah Kota Metro, Kodim 0411/Kota Metro, Polres Metro, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kami akan segera berkolaborasi dengan Kodim dan Polres untuk melakukan penataan kawasan ini secara bertahap. Harapannya, ketika masyarakat datang ke Danau Dam Raman, mereka merasa nyaman, aman, dan menikmati lingkungan yang bersih sehingga kawasan ini dapat kembali menjadi destinasi wisata unggulan Kota Metro,” tutupnya.

Melalui Gerakan Radin Inten Asri, Pemerintah Kota Metro menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan TNI, Polri, perangkat daerah, dunia pendidikan, serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Semangat gotong royong yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali Danau Dam Raman sebagai ikon wisata Kota Metro sekaligus menumbuhkan dan memperkuat budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang. (Yd/Ind/Sr)

