Metro – Wali Kota Metro menghadiri langsung kegiatan pengajian haul masyayikh sekaligus Haul ke-4 Al-Maghfurlah Buya KH Ahmad Abrori Akwan yang digelar di Pondok Pesantren Al-Hidayat Gerning, Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Minggu (08/02/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kota Metro tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan dan pelestarian nilai-nilai perjuangan ulama.
Acara yang berlangsung khidmat itu diawali dengan istighotsah, majelis dzikir, serta manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jilani bersama jamaah Al-Khidmad Provinsi Lampung. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan maulid, tahlil akbar, serta pengajian rutin yang diikuti ratusan santriwan, santriwati, dan masyarakat dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pondok Pesantren Al-Hidayat dalam menjaga tradisi keilmuan, spiritualitas, dan akhlak generasi muda. Ia menilai, haul bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum meneladani perjuangan dan keteladanan para ulama.
“Haul ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk melanjutkan perjuangan para masyayikh, khususnya Buya KH Ahmad Abrori Akwan, dalam membangun pendidikan agama dan membina umat. Pemerintah Kota Metro sangat mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini karena menjadi fondasi moral masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayat Gerning yang diwakili Buya Rusydi Ubaidillah Abror menyampaikan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan, termasuk Wali Kota Metro, yang turut memeriahkan sekaligus memuliakan majelis haul tersebut.
Ia mengenang perjuangan almarhum ayahandanya, KH Abrori Akwan, dalam merintis dan membesarkan pesantren di tengah berbagai keterbatasan.

“Pesantren ini didirikan oleh ayahanda kami dengan penuh perjuangan dan rintangan. Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan banyak pihak, pesantren masih bertahan dan terus berkembang hingga hari ini. Semoga haul ini membuat kita bisa meneladani perjuangan beliau dan mengambil keberkahan ilmunya,” ungkapnya.
Ketua Pengurus Besar Majelis Al-Khidmad, H. M. Uripan, juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai haul sebagai wujud bakti anak kepada orang tua sekaligus sarana mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Ini majelis yang sangat mulia. Kita diajak mengenang perjuangan Buya Abrori Akwan agar menjadi suri teladan bagi generasi penerus,” katanya.
Suasana pengajian berlangsung penuh kekhusyukan hingga akhir acara. Kehadiran Wali Kota Metro bersama para tokoh agama dan masyarakat diharapkan semakin mempererat sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam membangun karakter religius di tengah masyarakat.(Bsr/ydha)


