Artikel Perekonomian Pemerintah Kota Metro

Walikota Metro Resmikan Paruk Mas Tangguh

Walikota Metro meresmikan Pasar Rukun Masyarakat Tangguh (Paruk Mas) di RW.05 Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur, Minggu (28/03/2021).

Menurut laporan dari ketua panitia, Paruk Mas merupakan pasar kuliner yang dibuka setiap hari Minggu bagi masyarakat Kota Metro, khususnya warga Kelurahan Yosodadi. Paruk Mas ada salah satu keunikan tersendiri dari pasar itu.

“Salah satu inovasi dari Paruk Mas ini adalah cara pembayarannya menggunakan pring (bambu) yang telah ditukarkan di pintu masuk. Mudah-mudahan giat yang kami lakukan ini berguna bagi masyarakat, nantinya tidak hanya kegiatan berdagang saja, Insya Allah kami akan membuat taman edukasi bagi anak-anak seperti arena bermain egrang, belajar melukis dan permainan edukasi lainnya,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Wahdi menjabarkan untuk sarana pengembangan diri di Kota Metro masih banyak sekali. “Tercatat entepreneur kita hanya 3,1%, jadi banyak sekali peluang kita untuk mengembangkan diri dengan IPM yg tinggi 77,9% dari 15 kota dan kabupaten, dan tentu dalam hal ini pemerintah berupaya semaksimal mungkin mengapresiasi dan memberikan tempat yang seluas-luasnya untuk kreativitas dan inovasi kepada masyarakat dan menumbuhkan kewirausahaan yang kreatif dan inovatif dan tentu yang berkelanjutan. Kita membangun infrasturktur secara keseluruhan dimulai dari masyarakat dengan memperhatikan lingkungan, karena Kota Metro terdapat banyak orang-orang yang bangga akan hasil karyanya,” tuturnya.

Acara yang ditutup dengan pemotongan pita tersebut turut dihadiri oleh Wakil Walikota Metro, Kapolres Metro, Dandim 0411/LT, Camat Metro Timur dan Lurah Yosodadi. (tm/cv)

Walikota Metro Meresmikan Kelurahan Tangguh Nusantara di Rejomulyo

Walikota Metro Wahdi meresmikan Kelurahan Tangguh Nusantara ke-18 di Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan, Jumat (26/03/2021).

Pada kesempatan ini, Walikota Metro Wahdi mengatakan bahwa peluncuran Kelurahan Tangguh Nusantara ini merupakan program dalam upaya percepatan penangan Covid-19 di Indonesia khususnya di Kota Metro.

“Kelurahan Tangguh Nusantara atau KTN di Rejomulyo merupakan penanganan Covid-19 berbasis masyarakat. Jadi seluruh masyarakat terlibat dalam penanganan Covid-19,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Wahdi berpesan kepada masyarakat Rejomulyo agar kegiatan seperti ini jangan dijadikan kegiatan seremonial saja, tetapi harus dilaksanakan dengan baik.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Metro Retno Prihawati, mengatakan bahwa Kampung Tangguh ini dapat menjadi pemberdayaan dan ketahanan pangan bagi warga.

“Seluruh ketahanan diterapkan di KTN, mulai dari ketahanan pangan hingga ketahanan keamanan. Sehingga dari terbentuknya KTN ini menjadi modal penting dalam situasi saat masa pandemi ini,” jelasnya. (Ins/Gt)

Walikota Metro Meresmikan Kampung Tangguh Nusantara kelurahan Yosomulyo

Walikota Metro, Wahdi, meresmikan Kampung Tangguh Nusantara Kelurahan Yosomulyo, di halaman Ketua RT 41, Kamis (25/03/2021).

Burhanudi selaku ketua KTN mengatakan, masyarakat Kelurahan Yosomulyo dalam menyikapi tentang adanya fase ini sudah sangat memahami dan masyarakat sudah mampu menampilkan produk yang ada di Kelurahan Yosomulyo diantaranya ada industri rumahan pembuatan kue donat, bahkan sudah ada 4 industri pembuatan kue donat, dan mampu menyerap tenaga kerja dalam arti dapat mengurangi penggaguran di Kelurahan Mulyosari.

“Di Kelurahan Yosomulyo ini dari sebelum adanya kasus Covid-19, sudah memiliki ketahanan pangan dan sudah berjalan, diantaranya pembibitan ikan serta memanfaatkan pekarangan rumah yang ada ditanami bibit seperti terong kacang-kacangan dan lain-lain. Dan dengan adanya KWT ekonomi kreatif juga bisa membatu ekonomi rumah tangga,” katanya.

Walikota Metro Wahdi, menyambut baik dan mengapresiasi atas dilaksanakan kegiatan peresmian KTN ini yang ke-16, dengan tujuan untuk mendukung Produktivitas masyarakat yang tangguh dalam berbagai sektor, terutama pada sektor ekonomi mandiri dan kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang berlangsung.

Wahdi mengucapkan terima kasih kepada Polri dan TNI serta warga masyarakat karena telah mendukung terciptanya Kelurahan Tangguh Nusantara di Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat ini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan semangat kepada warga untuk bersama-sama dalam upaya mengatur Covid-19 sehingga suatu saat nanti Kota Metro dapat terbebas dari pandemi global,” jelasnya.

“KTN di Kelurahan Yosomulyo merupakan penanganan Covid-19 berbasis masyarakat, yang artinya seluruh masyarakat terlibat dalam penanganan Covid-19. Seluruh ketahanan diterapkan di KTN, mulai dari ketahanan pangan, hingga ketahanan keamanan, sehingga menjadi modal penting dalam menghadapi pandemi maupun wabah. Kami minta soliditas ini dapat dijaga serta dipertahankan dengan baik,” kata Wahdi dalam penyampaiannya.

Sementara itu, Kapolres Kota Metro AKBP Retno Prihawati mengapresiasi kegiatan yang berlangsung ini. Ia mengajak untuk bersama-sama membangun KTN dari konsep Kelurahan Nusantara, dan ini harus berkembang jangan hanya untuk menyelesaikan atau mengantisipasi penyebaran Covid-19 di saat ini saja.

“Kami berharap masing-masing RW di lingkungan Kelurahan Yosomulyo ini dapat membentuk kepengurusan baru, sehingga kelompok-kelompok bisa tersebar di semua RW Kelurahan Yosomulyo dan bisa menghasilkan sebuah produk kita bersama dan dapat kita nikmati bersama-sama,” ucapnya. (Ian/lia)

Secara Virtual, Qomaru Hadiri Launching Smart Village dan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong

Wakil Walikota Qomaru Zaman menghadiri Launching Smart Village dan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong secara virtual di ruang OR Setda Kota Metro, Kamis, (25/03/2021).

Pada acara ini, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan dan Informasi Kemendes PDTT Eko Sri Haryanto mengatakan, bahwa sinyal seluler 90 persen sudah menjalar ke seluruh Indonesia, ini merupakan sebuah era digital yang menjadi salah satu kunci pembangunan desa. Digital sudah menyebar diseluruh Lampung, potensinya seluruh desa bisa menggunakan digital, oleh karena itu kolaborasi perlu ditingkatkan dalam mempercepat pembangunan desa dengan digital ini.

Lanjutannya dalam sambutannya Staf Ahli Bidang Pemerintahan Perwakilan Mendagri, Suhajar Diantoro, saat ini tuntutan pelayanan publik dari masyarakat harus diperketat, dipercepat dan lebih murah.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya berharap kepada pihak Kemendagri dan Kemendes untuk bersama-sama membangun Indonesia dimulai dari desa. “Program smart village sama artinya dengan desa cerdas, yang dimaksud disini adalah berbasis digital diawali dari desa-desa. Saya berharap dari pihak Kemendes bersama-sama membangun Indonesia dimulai dari desa, karena ada beberapa desa yang memerlukan percepatan dan perhatian khusus,” terangnya. (Tm/Ga).

Walikota Metro Meresmikan KTN ke-14 di Hadimulyo Timur

Peresmian Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN) di Kota Metro oleh Walikota Metro Wahdi, kali ini merupakan launching KTN yang ke-14. Dimana lokasi launching KTN hari ini bertempat di Jl. Kijang Hadimulyo Timur, Metro Pusat, Rabu (24/03/2021).

Ibroni Sinaga selaku Ketua KTN melaporkan bahwa, tercatat 44 orang yang terpapar Covid-19, dengan rincian 39 orang sembuh, 1 (satu) orang meninggal dan 4 (empat) orang sedang isolasi mandiri.

Walikota Metro Wahdi dalam sambutannya mengatakan, peresmian KTN yang ke-14 ini diharapakan kelurahan dapat memanfaatkan dan mengupayakan lahan kosong sebagai lahan produktif.

“Mudah-mudahan dengan peresmian KTN di Kelurahan Hadimulyo Timur dapat berlanjut, sehingga memperoleh prestasi yang membanggakan untuk kedepannya,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Metro Retno Prihawati juga menyampaikan, terciptanya KTN ini adalah sebagai cikal bakal untuk menghimpun masyarakat dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Sebab saat ini masyarakat tidak harus mengandalkan Pemerintah Kota, Polres, dan Kodim saja. Melainkan masyarakat sendiri yang harus langsung bergerak turun kebawah,” ujar Retno.

Tambahnya, Kapolres Metro mengingatkan kepada masyarakat untuk saling membantu agar terhidar dari wabah Covid-19.

“Salah satunya dengan memperhatikan siapa saja yang keluar masuk ke kelurahan, hingga mendata, bahkan mengisolasi secara mandiri para pendatang dari luar kota, sampai benar-benar dinyatakan tidak membawa virus Covid-19. Namun saya berharap kegiatan tersebut harus berkembang sesuai situasi dan kondisi. Untuk itu kita tetap harus memperkuat kebersamaan dan perekonomian di KTN ini sendiri. (Nv/Cv)

Walikota Metro Menghadiri Penyerahan LHP Unaudited BPK-RI Secara Virtual

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin beserta Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman menghadiri Acara Penyerahan LHP Unaudited BPK-RI terhadap Pemerintah Provinsi Lampung secara Virtual,di ruang OR Setda Kota Metro, Senin (15/03/2021)

Berita acara pertama adalah penandatanganan LHP Unaudited BPK-RI, oleh Perwakilan Provinsi Lampung Andri Yogama.

Bupati Pringsewu Sujadi sebagai perwakilan seluruh Walikota dan Bupati se-Provinsi Lampung dalam sambutannya menyampaikan penyerahan laporan hasil pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan menjadi hal yang sangat penting dalam upaya peningkatan kinerja pemerintah daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan juga hal-hal yang harus dan wajib untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah maupun instansi terkait lainnya berdasarkan LHP dimaksud kiranya tindak lanjutnya dapat dilakukan dalam waktu secepat mungkin, dan tentunya senantiasa tetap berkoordinasi dengan jajaran Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Lampung.

Dalam sambutannya Andri selaku perwakilan BPK-RI Provinsi Lampung menyampaikan terima kasih atas kerja sama penyerahan berkas yang dilakukan Walikota dan Bupati se-Provinsi Lampung. “Kita melakukan semua ini sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku,” ucapnya.

Lanjutnya, Andri menerangkan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara pasal 56 bahwa Kepala Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah selaku Pejabat Pengelola Keuangan Daerah menyusun laporan keuangan pemerintah daerah untuk disampaikan kepada
gubernur/ bupati/ walikota dalam rangka memenuhi pertanggungjawaban pelaksanaan
APBD. “Setelah penyerahan LKPD ini, BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung akan melakukan audit selama 60 hari dilanjutkan dengan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPD se-Provinsi Lampung tahun 2020,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya melalui video conference, Andri berharap kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk tetap bekerja sama dengan pihak BPK-RI dan perlu diingat bahwa ini merupakan langkah awal untuk sukses di tahun-tahun mendatang.