Artikel Perekonomian Pemerintah Kota Metro

Dirjen Pajak Kementerian Keuangan RI Lakukan Kunjungan Di Kota Metro

Walikota Metro Wahdi menerima kunjungan rombongan Dirjen Pajak Kementerian Keuangan RI di ruang kerja Walikota Metro didampingi Wakil Walikota Metro Qomaru, Senin (15/03/2021).

Dalam pertemuan ini, tim dari Dirjen Pajak menyampaikan tentang kegiatan pekan panutan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) oleh pejabat publik.

Atas nama Pemerintah Kota Metro, Wahdi sangat mendukung, sekaligus mengimbau dan mengajak kepada warga yang wajib pajak. Termasuk para ASN untuk segera melaporkan SPT tahunannya, sebelum 31 Maret 2021.

“Ada berbagai fasilitas yang dapat memudahkan kita untuk melaporkan SPT jika tak bisa berkunjung langsung ke kantor pajak. Seperti menggunakan aplikasi e-filing. Kepatuhan kita semua sebagai wajib pajak akan membantu pemerintah membangun kota kita,” tutur Wahdi. (cv/inz)

Walikota Metro, Tinjau Wisata Padas Grojok dan GOR Rejomulyo

Minggu pagi, Walikota Metro Wahdi dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman melakukan kegiatan bersepeda yang menuju Wisata Padas Grojok di Kelurahan Rejomulyo, Metro Selatan (14/03/2021).

Dimana kegiatan ini bertujuan untuk mengajak warga, agar lebih peduli terhadap lingkungan. Salah satu caranya dengan menggunakan transportasi yang minim polusi udara seperti sepeda.

Walikota Metro Wahdi dalam kunjungan ini mengatakan bahwa objek wisata yang ada sekarang harus bisa dikelola dan diperhatikan dengan baik. Mengingat pada saat ini, fasilitas-fasilitas yang disediakan untuk pengunjung dinilai sudah lumayan cukup baik.

“Sampai saat ini, tempat wisata sudah bisa dimanfaatkan bagi warga sekitar, kepada pengunjung yang datang ke Padas Grojok,” kata Wahdi.

Pada kesempatan ini, Walikota Metro yang didampingi istri juga melakukan peninjauan GOR mini di Rejomulyo.

“GOR ini sudah bagus sebenarnya, tapi masih kurang perawatan. Saya berharap, jika ini sudah diperbaiki tolong warga sekitar untuk menjaga dan dimanfaatkan fasilitas yang ada dengan baik,” ungkap Wahdi.

Tak sampai disitu, para rombongan juga melakukan kunjungan ke lokasi budidaya tanaman aglonema di Kelurahan Rejomulyo.(Ins/Cv/Ag).

Tanam 1000 Pohon Pisang, Karang Taruna Rejomulyo Dapat Apresiasi

Walikota Metro Wahdi mengajak jajarannya untuk meninjau beberapa tempat wisata dan binaan Karang Taruna, dengan menggunakan sepeda, Minggu (14/03/2021)

Kegiatan peninjauan ini dimulai dari Rumah Dinas Walikota, kemudian berlanjut ke BCA Nursery, dilanjutkan ke Binaan Karang Taruna unit Rejomulyo, untuk menanam 1000 pohon pisang di lahan milik warga sekitar.

Berdasarkan laporan Ketua Karang Taruna Rejomulyo Wawan mengatakan, penanaman 1000 pohon pisang ini, yang sudah tertanam sebanyak 480 batang. Hal ini sebagai upaya untuk pemberdayaan pemuda dan juga pemanfaatan lahan desa agar bisa produktif.

“Kebetulan warga disini setuju dengan memanfaatkan lahan kosong untuk penanaman pisang, makanya kami selaku Karang Taruna Rejomulyo berupaya memanfaatkan lahan agar bisa menghasilkan,” ujar Wawan.

Sementara itu, Walikota Metro Wahdi menyambut baik akan usaha para Karang Taruna di Rejomulyo. Dengan pemanfaatan lahan kosong seperti ini, bisa meningkatan ekonomi masyarakat Rejomulyo.

“Allhamdulillah pemuda sekarang sudah sangat kreatif, dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada, untuk membantu peningkatan ekonomi masyarakat. Serta dapat membantu desanya dalam kemajuan, sehingga hasil kedepannya dapat dinikmati bersama-sama,” ujar Wahdi. (Ins/Cv/Ag)

Musrenbang, Wahdi Minta Pemprov Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur di Kota Metro

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim hadiri Musrenbang Kota dalam rangka penyusunan dokumen RKPD tahun 2022, dengan mengusung tema “Melalui Penanganan Dampak Covid-19 dan Penerapan Adaptasi Baru, Kita Wujudkan Metro Sejahtera”, di OR Setda Kota Metro, Jumat (12/03/2021).

Kepala Bappeda Bangkit Haryo Utomo dalam laporannya menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan adalah penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap permasalahan dalam pembangunan daerah prioritas pembangunan serta program kegiatan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Sementara itu Walikota Metro Wahdi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Metro akan mewujudkan lima prioritas pembangunan, yakni penguatan sektor kesehatan yakni pemenuhan pelayanan dampak pandemi Covid-19 dan pelayanan kesehatan esensial, penguatan sektor pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, pemulihan dan peningkatan perekonomian lokal sebagai penopang utama kesejahteraan masyarakat serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Dengan kondisi kebijakan fiskal dari pemerintah pusat yang sangat dinamis, tentunya akan memaksimalkan pendapatan dari sisi Pendapatan Asli Daerah agar pembangunan tetap dapat berjalan secara optimal,” ucapnya.

Untuk itu, Wahdi mengimbau kepada seluruh stakeholder pembangunan, mari kita tingkatkan PAD dengan terus mengembangkan potensi-potensi perekonomian lokal. Oleh karena itu, untuk masa kepemimpinan kami kedepannya, pandemi Covid-19 akan menjadi sebuah tantangan baru dengan melahirkan strategi adaptasi baru di seluruh bidang kehidupan masyarakat. “Sehingga harus disadari bahwa kita membutuhkan waktu panjang untuk bisa beraktivitas secara normal, karena sejarah pernah mencatatkan penyakit cacar dan polio membutuhkan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk bisa dikendalikan, begitu pula halnya dengan Covid,”  tuturnya.

Selanjutnya, Walikota Metro pun mengatakan bahwa siap mendukung perwujudan visi dan misi Gubernur-Wakil Gubernur Lampung melalui pelaksanaan program pembangunan untuk Lampung Berjaya, terutama menyinkronkan 6 (enam) program prioritas Provinsi Lampung Tahun 2022 dimana prioritas pertama difokuskan pada peningkatan investasi dan nilai tambah produk unggulan.

“Kiranya ditahun 2022 melalui program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Lampung, dapat menjadikan Kota Metro sebagai prioritas pembangunan, terutama di bidang infrastruktur untuk meminimalisir terjadinya banjir. Selain itu, kami juga berharap dukungan untuk Autis Center, optimalisasi pembiayaan dari APBD Kota Metro sudah kami lakukan, namun terbentur dengan regulasi kewenangan, kiranya Pemerintah Provinsi Lampung dapat memprioritaskan,” tegas Wahdi.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dalam arahannya mengatakan Metro merupakan Kota pendidikan dimana didalamnya terdapat tantangan angka pengangguran tinggi dikarenakan masyarakat desa yang tidak mau pergi keluar untuk bekerja, yang tentu saja hal tersebut menjadi PR serius untuk dapat dicarikan solusi, sehingga dapat menjawab tantangan atau kebutuhan industri.

“Seiring dengan kebijakan nasional kita harapkan pendidikan di Kota Metro, betul-betul dapat menjawab kebutuhan pasar dengan cara menciptakan pendapatan melalui perdagangan. Sebab ini merupakan hak perdagangan, untuk itu mari kita bangun koperasi-koperasi pemasaran yang melibatkan para pedagang itu sendiri agar pelan-pelan dapat melancarkan sirkulasi pendapatan di kota ini sehingga tidak ada kelonjakan harga di kemudian hari seperti yang sudah-sudah,” tandasnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis usulan penyusunan dokumen Kota Metro melalui pembangunan tahun 2022. (CV/NV)

Walikota Metro Resmikan KTN Ganjar Agung

Peresmian Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN) dihadiri oleh Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, yang berlangsung di Aula TK Pertiwi Ganjar Agung, Kamis (04/03/2021).

Lurah Ganjar Agung Eddy S, memaparkan jumlah seluruh penduduk di Ganjar Agung ini 5950 jiwa dengan luas wilayah 288 hektar. Dan saat ini jumlah penduduk yang terpapar Covid-19 sebanyak 23 orang.

“Menurut informasi dari RSUD Ahmad Yani berjumlah 22 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Diharapkan juga dengan adanya launching KTM agar bisa ditangani oleh kader-kader yang ada di Kelurahan, RT dan RW, serta semua masyarakat,” ujar Eddy S.

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin mengatakan, Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN) di Kelurahan Ganjar Agung merupakan awal mula untuk mendukung produktifitas masyarakat yang tangguh dalam berbagai sektor, terutama pada sektor ekonomi mandiri dan kesehatan pada masa pandemi Covid-19.

“Dimana saat ini upaya Pemerintah Pusat sudah banyak dalam penanganan Covid-19. Insya Allah, pada haris Senin sudah akan dimulai kembali tahap ke dua vaksinasi kepada masyarakat,” ujar Wahdi.

Dandim 0411/LT Letkol Inf Andri Hadiyanto mengatakan, proses ini dimulai dari skala kecil yaitu kelurahan sudah bisa mandiri, maka pada tingkat kecamatan sudah bisa tertangani. Secara tidak langsung dapat diartikan masyarakat di Keluarahan Ganjar Agung kesehatannya dan ekonominya sudah bagus.

“Diharapakan KTN ini jangan sekedar di launching saja, kalo bisa difungsikan sebagaimana mestinya. Terutama di bagian informasi, mampu memberikan informasi sedetail-detailnya. Dan saya minta kepada tokoh masyarakat untuk memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa vaksinasi tidak berbahaya, aman untuk dilaksanakan,” kata Dandim 0411/LT.

Sementara itu, Kapolres Kota Metro Retno Prihawati, mengatakan kita harus memanfaatkan potensi dan pemahami kesehatan untuk menjaga prokes.

“Situasi seperti itu, mungkin ketua KTN bisa membuat gerakan-gerakan berupa publikasi. Dimana KTN sifatnya dinamis, harus banyak inovasi, yang terpenting adalah partisipasi masyarakat itu sendiri,” ucap Retno.

Webinar HUT ke-41 Dekranasda Provinsi Lampung

Webinar dalam rangka HUT ke-41 Dekranasda Provinsi Lampung dengan tema “UMKM Bangkit di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Semangat Pemberdayaan dan Kegotongroyongan”, di Ruang OR Setda, Senin (01/03/2021).

Turut hadir dalam zoom meeting yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung Ketua Deskranasda Kota Metro, Kepala Dinas UMK UM dan Perindustrian Kota Metro.

Dalam penyampaian Riana Sari Arinal selaku ketua Dekranasda Provinsi Lampung menyampaiakan rasa gembira bisa hadir ditengah-tengah para Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) yang merupakan salah satu ujung tombak pembangunan ekonomi kreatif sekaligus menjaga serta mengembangkan warisan budaya Lampung yang kita banggakan.

Kegiatan yang kita lakukan pada hari ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menggunakan produk-produk kerajinan yang berdaya saing. “Seperti kita ketahui bahwa pelaku industri usaha kerajinan berskala kecil dan menengah (UMKM), merupakan salah satu pelaku ekonomi yang paling penting baik dalam perekonomian di Lampung maupun nasional,” ucapnya.

UMKM juga sangat berperan dalam pengerahan tenaga kerja untuk kebutuhan ekonomi. Dari hasil akumulasi semua sektor ekonomi UMKM konstribusi UMKM terhadap PBB nasional mencapai 58% sampai dengan 60% dengan tingkat laju pertumbuhan sekitar 6% per tahunnya. Dengan harapan adanya webinar ini dapat mengembangkan produknya dengan ilmu yang telah diberikan oleh para narasumber.(gt/la)