Hari Ketiga Ramadan, Qomaru Berikan Kuliah Subuh dan Zuhur

Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman, memberikan kuliah subuh dan kuliah zuhur pada hari ketiga ramadan tahun 2021. Kuliah subuh dan kuliah zuhur ini diberikan dihadapan jemaah usai salat di Masjid Agung Taqwa Kota Metro, (15/04).

Pada salat subuhnya, Qomaru mengangkat tema tentang kesombongan. Menurut Qomaru dalam kuliah subuh, manusia tidak ada apa-apanya di hadapan Allah SWT. “Jangan pernah sombong, Allah SWT tidak suka,” kata Qomaru Zaman.

Dalam salat zuhur, Qomaru mengangkat tema tentang Surat Al Qosos ayat 77. Surat tersebut menurutnya mempunyai makna yang sangat panjang dan dalam bila diterjemahkan. “Surat tersebut memang pendek tapi maknanya luar biasa, kalau didiskusikan mungkin tiga semester. Hari ini alhamdulillah kita bisa berjemaah sholat zuhur,” katanya.

Surat tersebut, menurutnya juga membuat kita untuk lebih introspeksi diri lagi. “Jika kita lihat diri kita kita harus lebih introspeksi diri lagi, ada banyak orang cerita kebaikan-kebaikan, ahsan-ahsan, banyak orang cerita tentang akhirat tetapi lupa dunianya. Sebaliknya banyak yang cerita tentang dunia, tetapi lupa akhiratnya,” katanya.

Menurut Qomaru, kalau bicara masalah kebaikan, banyak sekali yang bisa kita lakukan, salah satu yang sering kita lalai adalah, kita tidak hobi berjemaah, tidak menjadi terkunci di dalam dirinya, padahal berjemaah di masjid itu paling utama.

“Bapak ibu yang saya hormati, mudah-mudahan kalau salah dikoreksi, saya tidak pernah membawa sepeserpun uang di diri saya, karena saya takut ada sesuatu yang haram menempel pada diri saya, kalau saya meninggal maka akan ditolak. Surat Al Qosos ayat 77 ini memiliki banyak dimensi, membuat diri kita lebih berhati-hati lagi di dalam segala hal,” katanya. (Rad)

Walikota Metro Pimpin Rakor PAD Sektor Pajak Bumi Bangunan

Walikota Metro Wahdi memipin Rapat Koordinasi (Rakor) Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digelar di Gedung OR Pemerintah Kota Metro, Kamis (15/4/2021). Dalam Rakor ini dihadiri Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro Arif Joko Arwoko, para Camat dan Lurah se-Kota Metro.

Kepala BPPRD Kota Metro mengatakan, bahwa perlu inovasi untuk meningkatkan PAD ke depan, walaupun kenaikan cukup signifikan. “Kita tidak perlu bangga tetapi ini pacuan ke depan agar lebih baik lagi pencapaiannya. Dalam kesempatan ini, kami mohon arahan dan semangat bagi kami dan strategi atau kebijakan apa yang akan kami ambil,” katanya.

Wahdi dalam kesempatan itu menjelaskan, bahwa peningkatakan PAD di Kota Metro tentu memiliki ciri khas yang berbeda dengan daerah lain. “Kita melakukan sesuatu harus dengan study, evidencenya apa, karena di setiap daerah berbeda cara mengambil pajaknya,” katanya.

“Sebagai daerah otonom dalam menyeimbangkan pembangunan, tentu dalam menggali potensi PAD digali dengan baik, ditelaah seberapa jauh, dan dilakukan analisa kegagalan, ini adalah dasar-dasar manajemen yang paling rendah, itu baik di swasta maupun di pemerintahan,” tambah Walikota Metro.

Wahdi juga mengimbau untuk selalu menjalin kerja sama, komunikasi dengan masyarakat, turun dengan masyarakat, melakukan pengelolaan manajemen, serta identifikasi. “Mudah-mudahan di tengah ibadah puasa tidak mengurangi etos kerja kita, kita lihat ke depan, kita lihat pekerjaan ke depan,” ucap Wahdi.

Dalam kesempatan itu, Qomaru meminta untuk melalukan penilaian terhadap beberapa objek pajak. “Proses penerimaan SPPT dipercepat serta dideadlinekan, bisa tidak bisa harus bayar tepat waktu, kemudian didata pemilik objek PBB yang bukan orang Metro. Tugaskan semua Camat dan Lurah untuk mendeteksi semua ini, data diperlukan untuk mempercepat kita menyelesaikan SPPT, kalau tidak kita deteksi, itu masalah kita dari tahun ke tahun,” katanya. (Rad)

Penyerahan Secara Simbolis Bantuan Sosial LKS dan LKSA oleh Walikota Metro

Walikota Metro hadiri penyerahan secara simbolis bantuan sosial kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), di LKSA Budi Utomo, Ganjar Asri, Kamis (15/04/2021).

Kepala Dinas Sosial, Suwandi, dalam laporannya menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan adalah sebagai bentuk kepedulian Walikota dan Wakil Walikota Metro dalam program 100 hari kerja kepada LKSA Budi Utomo, salah satunya santunan rumah yatim piatu, serta santunan untuk lembaga kesejahteraan anak, yang diharapkan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dan dipertanggungjawabkan.

Sementara itu Kepala Cabang Muhammadiyah Metro Barat, Kasimun, atas nama pribadi dan yayasan mengucapkan selamat atas penghargaan kota terbaik se-Provinsi Lampung dalam operasi yustisi dan mendapat predikat tatakelola terbaik oleh Kapolda Lampung, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Lampung kepada Walikota Metro.

“Kami bangga sebagai masyarakat yang dipimpin oleh Walikota Metro Bapak Wahdi dan Wakil Walikota Metro Bapak Qomaru Zaman, karena dalam waktu belum genap 100 hari kerja telah berhasil memborong dua penghargaan sekaligus dan membawa Kota Metro semakin maju,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Metro, Wahdi, dalam sambutannya mengapresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dirinya menjelaskan terkait besaran nilai bantuan sosial masing-masing lembaga berbeda, berdasarkan jumlah penghuni/anak dalam lembaga tersebut.

Adapun ketentuan besaran jumlah bantuan sosial yakni, jumlah penghuni/anak asuh 1-10 orang menerima Rp. 5.000.000, jumlah penghuni/anak asuh 11-20 orang menerima Rp. 8.000.000, kemudian jumlah penghuni/anak asuh 21 orang atau lebih menerima Rp. 10.000.000.

Lanjutnya, Wahdi mengatakan, melalui dinas-dinas teknis dan inovasinya dikembangkan untuk mencapai tahap kesejahteraan, dan Dinas Sosial salah satunya yang menyelenggarakan fungsi untuk kesejahteraan sosial yang dapat menyentuh secara menyeluruh melalui upaya kuratif, rehabilitatif, dan preventif, dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat memberikan semangat dan manfaat bagi para penerima, sehingga keinginan kita semua untuk bersama-sama meningkatkan kualitas kehidupan yang lebih baik dan terwujudnya Kota Metro yang berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya dapat tercapai,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Metro, Plt Sekda Kota Metro, Staf Ahli Bidang I Walikota, Asisten 1 Sekda Kota Metro, Kepala Dinas Sosial Kota Metro, Kadis Kominfo Kota Metro, Kepala LKSA, serta Camat Metro Barat. (gt/nv)

Hari Kedua Ramadan, Walikota Metro Isi Kuliah Subuh dan Zuhur

Metro – Walikota Metro Wahdi menjadi pemateri dalam kuliah subuh dan zuhur di Masjid Agung Taqwa Kota Metro, 2 Ramadan, Rabu (14/4/2021). Wahdi mengisi kuliah subuh usai salat subuh dan salat zuhur. Wahdi menyampaikan beberapa hal mengenai pandangan agama Islam tentang virus Covid-19.

Menurut Wahdi, Covid-19 juga merupakan makhluk ciptaan dari Allah SWT, yang saat ini menguji umat manusia dengan sangat beratnya. Namun syariat Islam juga sudah mengajarkan tentang cara mencegah berbagai macam bakteri maupun virus, yakni dengan bersuci.

“Allah SWT tidak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan umatnya, syariat Islam sudah mengajarkan kita tentang bersuci, menjauhi diri dari bakteri maupun virus. Kita sesungguhnya dianjurkan bersuci selama lima kali sehari dalam berwudu, banyak sekali pelajaran dalam Islam yang bisa diterapkan untuk mencegah Covid-19 ini,” kata Wahdi.

Islam juga memiliki banyak sekali ilmuan salah satunya adalah Ibnu Sina, yang menurutnya memiliki banyak ilmu pengetahuan tentang kesehatan bernafaskan keislaman.

“Tentang bersuci sudah dijelaskan secara gamblang dalam agama Islam. Bahkan ahli kesehatan kedokteran islam Ibnu Sina menjelaskan bahwa kepanikan adalah suatu penyakit, ketenangan adalah suatu obat dan kesabaran adalah suatu permulaan dari kesembuhan,” tandasnya. Pengarang buku fikih Indonesia tertua yakni Prof.H.Sulaiman Rasyid juga mengajarkan dalam ketenangan adalah obat sehingga harus hilangkan kesombongan dan keangkuhan kita,” katanya.

“Dalam Surat Al Isro 82, bahwa memahami Al Quran dan membaca dengan baik, dengan tartil maka hati akan menjadi nyaman, pendekatan yang terbaik adalah dengan membaca Al Quran. Ketika terbentuk kesehatan jasmani dan rohani maka akan terbentuk kesehatan sosial, nilai taawuz kita di situ, dalam Al Maidah ayat 2, akan terlihat pada individu kita, mereka yang sehat, adalah yang sosialnya juga sehat,” sampainya.

Lanjut Wahdi, dalam menghadapi permasalahan Covid-19 kita harus mematuhi perintah protokol kesehatan, dimulai sejak kita bangun tidur, diminta untuk cuci tangan, dan kata-kata yang baik. Wahdi juga mengingatkan jemaah untuk tetap menerapkan 5M agar Kota Metro dapat turun menjadi zona kuning. (Red)

Pengarahan Presiden Kepada Kepala dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pilkada Tahun 2020

Pengarahan Presiden RI kepada Kepala Daerah dan Wakil Kelapa Daerah hasil Pilkada serentak tahun 2020 secara virtual di Aula Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, Rabu (14/04/2021).

Rapat koordinasi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah hasil Pilkada serentak tahun 2020, dihadiri Walikota Metro Wahdi, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, Setda Kota Metro, Asisten II Yeri Ehwan, Asisten III Misnan, Kapolres Kota Metro, Dandim 0411/LT, Ketua DPRD Kota Metro, serta Kejaksaan Negeri Metro.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan, selamat kepada para pemimpin daerah yang telah dilantik sebagai Gubenur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.

Jabatan yang diberikan merupakan kehormatan dan juga sebuah tanggung jawab yang besar. Oleh karena itu, diminta jangan sampai tidak mengikuti prosedur yang ada, dan harus mempunyai hasil, berani berinovasi serta bekerja dengan kecepatan tinggi.

Karena diberikan kesempatan 5 (lima) tahun untuk yang pertama, jika baik akan berlanjut ke periode ke-2. Oleh sebab itu, dalam bekerja jangan hanya puas membaca laporan, tetapi harus tetap mengontrol di lapangan. Karena inovasi, kecepatan, dan ketepatan kebijakan sangat dibutuhkan sekali.

“Kepada seluruh Kepala Daerah harus membuat kebijakan yang fokus dengan skala prioritas yang jelas, sehingga alokasi anggaran dapat terfokus dan terkonsentrasi,” jelasnya.

Semakin sedikit kegiatan, secara manajemen semakin mudah mengontrol dan hasilnya terlihat. Oleh sebab itu, saya meminta kepada Kepala Daerah membuat maksimal 3 (tiga) kegiatan besar yang anggarannya dapat dikonsentrasikan sehingga hasilnya bisa dilihat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Jokowi juga menambahkan, sudah menjadi pemimpin di daerah harus berani menentukan. Saat ini fokus dengan mempercepat pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi, tugas untuk para pemimpin kedua tersebut harus terkelola nyata. Jangan sampai mendahulukan ekonomi dan tidak memperhatikan penyebaran Covid-19, karena yang akan terjadi apabila ada peningkatan kasus Covid-19, justru perekonomiannya akan menurun.

Oleh sebab itu, pencegahan penanganan Covid-19 harus menjadi prioritas serta sosialisasi penegakan prokes harus terus disampaikan yang akan dibantu oleh TNI, Polri, serta Forkopimda.

Dukung penuh program vaksinisasi dengan sasaran yang jelas kepada tenagaa kesehatan, pelayanan publik, para lansia, dan lokasi interaksi penduduk yang tinggi serta mobilitas yang tinggi. Dengan cara ini, diharapkan pemulihan kesehatan bisa tercapai. Pada bulan Jul nanti, diharapkan 70 juta penduduk harus sudah divaksinasi.

Serta di bidang ekonomi, meminta dari APBD agar bisa memberikan pekerjaan kepada masyarakat dilapis terbawah dengan cara memperbanyak program padat karya untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

“Apa yg disampaikan diharapkan dapat dilakukan bersama-sama, sehingga pandemi Covid-19 bisa dilalui dengan baik dan ekonomi bisa kembali lagi dengan posisi normal dan baik,” tutup Presiden Jokowi. (in/la)

Sosialisasi Pendampingan Implementasi Fraud Control Plan

Walikota Metro hadiri Sosialisasi Pendampingan Implementasi Fraud Control Plan (FCP) pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu tahun 2021, di Aula Pemda Kota Metro, Rabu (14/04/2021).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Edi Pakar dalam laporannya menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan pelaksanaan sosialisasi yakni mengenai materi sosialisasi yang akan disampaikan dari pihak BPKP Perwakilan Provinsi Lampung, dan sosialisasi tersebut akan dilakukan selama 30 hari kerja hingga 21 Mei mendatang.

Sementara itu, Kepala BPKP Provinsi Lampung Sumitro dalam sambutannya menjelaskan bahwa Presiden Indonesia memiliki beberapa prioritas, yakni prioritas nasional pembangunan manusia, konektifitas pemerataan, nilai tambah ekonomi, insfrastruktur, regulasi dan pengendalian untuk mencegah, mendeteksi dan merespon kejadian berindikasi korupsi.

Untuk itu, BPKP merancang FCP yang merupakan suatu program yang dirancang untuk melindungi organisasi dari kemungkinan kejadian fraud (kecurangan), atau suatu pengembangan pengendalian yang dirancang secara spesifik untuk mencegah, mendeteksi dan merespon kejadian berindikasi fraud.

Sumitro juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Metro yang telah memberikan kesempatan kepada BPKP untuk dapat menerapkan program FCP, yang diharapkan semoga kedepannya dapat mendeteksi adanya korupsi di Kota Metro.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Metro Wahdi atas nama Pemerintah Kota Metro dan pribadi, memberikan apresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya acara pada hari ini, dan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat sehingga dapat memberikan pemahaman tentang tindak pidana korupsi, khususnya mengenai pengembangan pengendalian yang dirancang BPKP yakni FCP. Pejabat dan pegawai pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk mencegah terjadinya segala bentuk kecurangan. Tanggung jawab tersebut harus dituangkan dalam berbagai dokumen yang mendukung seperti pakta integritas, pedoman perilaku dan pernyataan komitmen penerapan sistem kendali kecurangan.

“Semoga sosialisasi ini memberikan manfaat pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu sehingga nantinya dapat memberikan pemahaman tentang tindak pidana korupsi, untuk pengimplementasian FCP rencana pengendalian fraud diperlukan adanya pemahaman tentang korupsi, dalam pengertian yang luas,” ujarnya. (gt/nv)