0 Comments

Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemkot Metro Gelar Rapat Evaluasi Covid-19 dan PKM pada Hewan Ternak

Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman beserta Camat dan Camat, melakukan rapat terkait Evaluasi Covid 19 dan Pembahasan Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Hewan Ternak serta Kesiapan Hewan Kurban. Acara ini dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H, yang berlangsung di Ruang Guest House Rumah Dinas Walikota, Rabu 6/07/2022. . Erla Andriyanti selaku Kepala Dinas Kesehatan, melaporkan bahwa capaian vaksinasi pertama kita sudah mencapai total 146%, vaksinasi kemudian kedua 113%. “Dan pencapaian dosis ketiga untuk tenaga kesehatan sudah lebih dari 100%, untuk lansia pertama 80,8% kemudian kedua 65,9% dan ketiga 12,7% untuk petugas pabrik. Tidak hanya itu, untuk baksinasi booster, para kepala OPD juga sudah memberikan laporan atau surat kepada dinas kesehatan tentang stafnya yang belum vaksinasi tahap 3,” laporannya. . Lanjutnya, Kota Metro juga masuk kedalam level 1 untuk level 1 masih berlaku ketentuan pelaksanaan pembelajaran melalui tatap muka terbatas dan atau pembelajaran jarak jauh. Pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan maksimal 100 persen work from office (WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin. . Sementara dalam lapiran Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kota Metro, Lina Oktora, mengatakan PMK pada Hewan Ternak ini dilakukan agar kondisi kesehatan ternak yang akan dikurbankan di hari raya Idul Adha 1443 Hijriyah dapat terpantau. “Tim pengawas hewan kurban tersebut telah diberikan sosialisasi. Terutama dalam penanganan dan pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK. Atas permasalahan ini kita juga telah mengeluarkan surat edaran untuk seluruh masjid dan mushola yang ada di Kota Metro. Sedangkan para petugas akan bergerak mulai H-3 lebaran Idul Adha,” ungkapnya. . Tambahnya, Lina menjelaskan bahwa, seluruh masjid dan kelurahan terkait penyelenggaraan kurban akan di bagi Tim pengawas. Tim pengawas ini akan mengawasi sebanyak 373 masjid di Kota Metro. . “Para petugas nantinya akan melakukan pengecekan menyeluruh pada tubuh hewan yang akan dikurbankan. Sementara terkait kasus PMK hingga kini belum ditemukan penambahan. Namun ada beberapa hewan yang diduga terpapar PMK. Tapi kita telah lakukan pemeriksaan, dan masih menunggu hasilnya keluar,” bebernya. . Lina Oktira juga menjelaskan bahwa sudah menurunkan 83 tim pengawas yang sudah siap melakukan pengecekan pada ternak yang bakal dikurbankan. “Karena permasalahan PMK ini pemotongan hewan qurban memiliki 3 pilihan, yang pertama boleh dipotong tanpa syarat, yang kedua boleh dipotong dengan syarat, dan yang ketiga tidak boleh dipotong. Jika salah satu hewan qurban terindikasikan gejala klinis PMK maka akan direkomendasikan pemotongan di Rumah Potong Hewan Kota Metro yang berada di jatimulyo,” terangnya. . Dalam peraturan Kemendagri Nomor 31 Tahun 2022 tentang Penanganan Wabah Penyakit Mulut dan Kuku, serta Kesiapan Hewan Kurban Menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H pada tanggal 10 Juni 2022 kepada para Lurah dan Camat di Kota Metro. . Dalam menyikapi laporan ini, Qomaru menyampaikan pihaknya bersama petugas kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKP3), melakukan sosialisasi sekaligus vaksinasi PMK bagi hewan ternak sapi. Langkah ini menjadi bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam menangani PMK.  . “Saya berharap agar masyarakat tidak perlu panik dengan PMK yang saat ini menyerang hewan ternak. Masyarakat tetap aman mengonsumsi daging asalkan diolah dengan baik dan benar. Tetapi jika ada keraguan di dalam hati, lebih baik tidak usah di lanjutkan lagi,” paparnya. . Selaku pemerintah daerah juga melakukan pengobatan secara cepat dan tepat. Pihaknya juga terus memberikan edukasi agar peternak segera melakukan desinfeksi apabila ditemukan paparan PMK. . “Bagi para peternak untuk tetap selalu menjaga kesehatan ternaknya, menjaga kebersihan kandang, dan menyemprot desinfektan. Menambah kekuatan atau stamina ternak dan tidak mendatangkan atau memasukkan ternak baru ke kandang yang bisa menularkan PMK,” jelasnya. . Tidak hanya itu saja, Qomaru menghimbau seluruh Camat dan Lurah untuk tetap waspada dan tidak terlena k pokok nya pencapaian level 1 di Kota Metro. . “Camat dan Lurah di Kota Metro, harus tetap waspada terhadap kasus covid 19, jangan terlena atas pencapaian kita. Tetap terus patuhi protokol kesehatan, dan juga terus himbau masyarakat masyarakat untuk terus patuhi itu,” tegasnya (ins/Bsr)

0 Comments

Walikota Metro Lakukan Diskusi Terkait Teknologi Penjernihan Air Sungai

Walikota Metro Wahdi, melakukan diskusi terkait hasil survey kualitas air dan topografi pada sungai dan saluran irigasi di Kota Metro. Diskusi kali ini dilakukan bersama Institut Teknologi Sumatera (ITERA), di Ruang Kerja Walikota, Rabu 6/7/2022. . Asisten II Pemerintah Kota Metro, Yerri Ehwan, menyampaikan dilakukannya kunjungan Prof Denny Juanda Puradimadja selain silahturahmi, juga guna diskusi terkait bagaimana Kota Metro memiliki sungai air mengalir dengan kualitas yang bagus. “Pada dasarnya Kota Metro memiliki aliran 4 (empat) sungai yaitu bagian utara sungai Way Bunut dan Way Raman, serta bagian selatan Way Sekampung dan Way Batanghari. Saat ini 4 aliran dengan kualitas air yang keruh maka dilakukannya diskusi untuk mengatasi kualitas air menjadi lebih baik dan jernih,” paparnya. . Walikota Metro juga mengucapankan selamat datang kepada Prof. Denny Juanda Puradimadja beserta rombongan, dalam diskusi terkait hasil survey kualitas air dan topografi pada sungai dan saluran irigasi di Kota Metro. “Mengkaji tentang air bagaimana metode untuk menjernihkan air kedepan yang bertujuan pembangunan berkelanjutan. Dan bagaimana pentingnya pembangunan berbasis berkelanjutan sangatlah penting untuk Kota Metro,” jelasnya. . Zenia F. Saraswati mewakili Prof. Denny Juanda Puradimadja, memaparkan Revisit-Metro’s River dengan tujuan daerah aliran irigasi teknis dan daerah aliran sungai Kota Metro yang berkontur datar, bisa memiliki kualitas air minimal kualitas air kelas II (PP 22 Tahun 2021) dengan pendekatan rekayasa teknis dan self-purification. “Capaian 2021- Juni 2022 saluran irigasi/sungai Kota Metro bisa digunakan sebagai sumber air domestik berkualitas kelas II dan tempat berkegiatan starategis pariwisata. Yang berfokus pada capaian saluran irigasi/sungai di Kota Metro bisa digunakan sebagai sumber air domestik berkualitas air kelas II dan tempat kegiatan strategis pariwisata,” terangnya. Lanjutnya, dalam hal itu memiliki sasaran meningkatkan kualitas air irigasi/sungai Kota Metro menjadi kualitas air kelas II melalui pendekatan rekayasa teknis (fisik, kimia, dan biologi) dengan teknologi self-purification. Merancang intervensi lansekap kawasan pariwisata irigasi/sungai di Kota Metro. Serta mendesain signage, sistem utilitas dan detai citra kawasan strategis pariwisata air irigasi/sungai Kota Metro. (in/la)

0 Comments

Pemerintah Kota Metro Gelar Delegasi Bersama WHO dan Kemenkes, untuk Program WASH in HCF, KTR

Pemerintah Kota Metro melakukan Delegasi dengan WHO dan Kementerian Kesehatan pada Program WASH in HCF, KTR di Kota Metro, yang berlangsung di Guest House Rumah Dinas Walikota, Rabu (06/07/2022). . Walikota Metro Wahdi, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Farrukh Qureshi selaku Technical Officer – Tobacco Control and Health Promotion WHO Indonesia dan Cecile Laborderie sebagai Water, Sanitation and Hygiene Sector Leader SNV Indonesia yang telah berkunjung ke Kota Metro. . Wahdi menerangkan kunjungan yang dilakukan oleh WHO adalah untuk kemaslahatan dan keberlanjutan kedepan sumberdaya manusia dan lingkungan, dimana Kota Metro memiliki kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan diantarannya melakukan deklarasi Visual Asam Asetat (IVA), 5 Pilar STBM, Gerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat, dan JKN yang sudah memenuhi 98 persen. Dalam keterangannya, Wahdi juga menjelaskan bahwa Kota Metro adalah kota inklusif, dimana tidak boleh ada satupun yang tertinggal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui beberapa program seperti program sektor terkait fanyaskes kesehatan berbasis inklusif lintas sektor, program JAMA-PAI (Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu), Gemerlang (Generasi Emas Cemerlang) untuk mencapai Indonesia Emas tahun 2045. . Kepala BAPPEDA Anang, melaporkan kunjungan yang dilakukan WHO bersama Kementerian Kesehatan, baik melalui offline maupun online adalah agenda yang membahas bagaimana inisiasi di Kota Metro terkait tentang air, sanitasi, tentang kesehatan yang berkaitan dengan Program WASH in HCF, KTR di Kota Metro. Anang juga mengatakan, dalam agenda kegiatan untuk berbagi pengalaman terkait edukasi kota maupun kabupaten lain yang ada di Indonesia, sebagai bagian dari mendukung target Nasional maupun Global. Dimana WHO akan berdiskusi terkait potensi-potensi yang dikolaborasikan di semua sektor di Kota Metro, berkaitan dengan pengalaman-pengalaman praktik yang berkaitan WASH in HCF, KTR di Kota Metro yang inklusif dalam fasilitas kesehatan. Serta mengenal Kota Metro dengan melakukan kunjungan ke fayankes-fayankes ataupun tempat-tempat yang sudah menerapkan sanitezer . . Acara juga di hadiri oleh Tutut Indra Wahyuni sebagai Kepala SubDirektorat Penyehatan Pangan, Direktorat Kesehatan Lingkungan secara virtual. (Bm/Yl)

0 Comments

Walikota Metro Ikuti Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-76

Walikota Metro Metro mengikuti upacara secara virtual. Upacara ini dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-76 yang berlangsung di Mapolres Kota Metro, Selasa (05/07/2022). . Peringatan HUT Bhayangkara ke-76 mengambil tema ‘Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh’. Acara tersebut juga diikuti ribuan personel Polri seluruh Indonesia. . Upacara yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah. Presiden Joko Widodo atas nama rakyat, bangsa dan negara menyampaikan, selamat Hari Bayangkara Ke-76 dan memberikan penghargaan atas kerja keras Polri dalam melayani rakyat untuk membela bangsa dan negara. . “Saya dan seluruh rakyat Indonesia menaruh harapan besar terhadap Polri, kewenangan Polri sangat besar. Organisasi Polri menembus sampai ke tingkat desa dan setiap hari anggota Polri bersentuhan langsung masyarakat serta rakyat, ” ujarnya. . Presiden juga mengatakan, masyarakat akan selalu mengamati dan menilai perilaku Polri apakah sesuai dengan harapan rakyat. Pemerintah terus mengikuti perkembangan pemberitaan di media Provinsi, maupun media Nasional dan meminta kepada Polri untuk tidak melakukan kecerobohan sekecil apapun, saat dilapangan yang bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap Institusi Polri. “Oleh karena itu, bekerjalah sesuai dengan hati-hati dan presisi diantaranya yang pertama pada covid-19, masih perlu penanganan yang serius. Saya minta Polri selalu siaga dalam penanggulangan covid-19. Kedua kita harus waspada ketika pasca global krisis energi, krisis pangan, dan krisis keuangan sehingga kita harus memastikan kantibmas menjadi lebih kokoh dalam menghadapi tantangan-tantangan,” jelasnya. . Lanjutnya, Ketiga harus semakin siap dalam menghadapi ancaman kejahatan berbasis teknologi terbaru, oleh sebab itu Polri harus lebih maju dibandingkan pelaku kejahatan , lebih berinovasi dan meningkatkan penguasaan teknologi. . “Banyak agenda Nasional lain yang harus di dukung oleh Polri dalam pembangunan Ibukota negara dimana pindahnya Ibukota adalah pindahnya cara kinerja untuk membangun motor kemajuan Indonesia kedepan agar dapat berjalan lancar dan tepat waktu, ” ungkapnya. Selain itu, Jokowi juga menuturkan agenda G20 yang sudah berlangsung harus terus di kawal, dimana puncaknya nanti adalah KTT 20 pada bulan November yang akan dihadiri oleh kepala negara anggota G20. . Presiden Indonesia tersebut juga meminta agenda besar birokrasi Pileg, Pilpres, dan Pilkada serentak tahun 2024 harus diantisipasi dengan baik dengan berikan dukungan kantibmas secara maksimal agar pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik. . “Guna menghadapi tugas Polri yang sangat berat, individu anggota Polri dan kelembagaan Polri harus terus berinovasi, adatif, reponsif dan bertranspormasi menjadi institusi modern dan bersinergi dengan TNI, Kementrian dan Lembaga-Lembaga dalam menjalankan tugasnya, “katanya. . Harapannya, Polri harus presisi dalam menjalankan kewenangan, dalam membuat keputusan dengan menjunjung tinggi norma – norma masyarakat. Selain itu dalam menghadapi masyarakat yang sangat komplek, Polri juga harus bisa mengedepankan upaya pencegahan dalam menjaga kamtibmas. Jadikan penegakkan hukum sebagai upaya terakhir, taat prosedur dan menjunjung tinggi Hak Azazi Manusia. . “Teruslah memberikan pengabdian terbaik untuk negara Indonesia dan teruslah menjadi Polri yang presisi dalam menghadapi kemajuan zaman,” tutupnya. (Yol/Bsr)

0 Comments

Walikota Metro Kembali Sosialisasikan Program JAMA-PAI di Metro Selatan

Walikota Metro lakukan sosialisasi Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (JAMA-PAI) di Tingkat Kecamatan se-Kota Metro Tahun 2022. Acara berlangsung di Aula Kantor Camat Metro Selatan, Senin 4/7/2022. . JAMA-PAI merupakan program unggulan Walikota dan Wakil Walikota, yang dimana JAMA-PAI tersebut bentuk dari sinergi, kolaborasi, integrasi komprehensif kesehatan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. . Kepala Dinas Kesehatan Erla Andrianti, selaku ketua pelaksanaan kegiatan, menyampaikan laporan bahwa dilakukan sosialisasi JAMA-PAI untuk membantu pembangunan Kota Metro. “Tujuan dilakukan sosialisasi JAMA-PAI ini untuk membantu Kota Metro mencapai pembangunan kesehatan dalam mewujudkan generasi emas cemerlang. Sekaligus langkah starategis dalam pembangunan dengan tujuan khusus menurunkan angka kematian ibu dan anak,” jelasnya. . Pada kesempatan yang sama, Walikota Metro Wahdi, juga mengatakan dalam JAMA-PAI memiliki 5 (lima) misi yang menjadi komponen dalam promotif dan preventif. . “Dalam program JAMA-PAI meliputi mewujudkan kualitas pendidikan dan kebudayaan yang berdaya saing di tingkat nasional dan global dengan menjunjung tinggi nilai keagamaan. Mewujudkan masyarakat sehat jasmani rohani dan sosial. Mewujudkan tata kelolah pemerintahan yang baik dan terhormat dan bermartabat. Meningkatkan masyarakat produktif berdaya saing dalam bidang ekonomi kreatif dan wisata keluarga. Serta meningkatkan kesehatan dan kualitas infrastruktur fisik secara efektif, efesien berwawasan lingkungan dan berkelanjutan,” paparnya. Tak hanya itu, program JAMA-PAI tersebut juga dalam bentuk gerakan bersama sinergi/kolaborasi, yang dimana didalamnya ada nilai kepatuhan terintergrasi dalam satu bentuk inovasi layanan kesehatan, terutama untuk kesehatan ibu dan anak. Hal ini dalam peningkatan kesehatan ibu, sehingga kedepan menuju peta Indonesia emas 2045 di 100 tahun Indonesia merdeka. . Lanjutnya, pada JAMA-PAI juga ada 7 (tujuh) pesan kunci untuk mencapai pembangunan kesehatan, seperti Pelayanan bagi calon pengantin, Pemeriksaan Kehamilan berkualitas dengan QPCQ, Kehamilan aman dan persalinan bersih aman, serta tatalaksana komplikasi edukasi melalui MEOWs (mW), Kesehatan ibu masa menyusui, Kesehatan bayi dan balita pencegahan dan intervensi stunting, Remaja kesehatan reproduksi dan KB, Germas STBM. (Lia/Ian)

0 Comments

Wahdi Lantik Dua Pajabat Pimpinan Tinggi Pratama

Walikota Metro bersama Wakil Walikota, menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Metro, yang berlangsung di Aula Kota Metro, Jumat 01/07/2022. . Walikota Metro Wahdi, melantik dan mengambil sumpah janji dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Diantaranya Deni Sanjaya ST.MT menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Metro dan Elmanani. S.Sos.MM menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro. . Wahdi mengatakan bahwa pelantikan pejabat dan mutasi merupakan bagian dari pola pembinaan karier Pegawai Negeri Sipil (PNS), khususnya sebagai bagian dari pembinaan, serta penyegaran dan peningkatan penyegaran pegawai yang bersangkutan. Menurutnya, pelantikan dilaksanakan untuk mengisi beberapa jabatan yang kosong. Dikarenakan pejabat sebelumnya  sudah memasuki masa purna bhakti atau pensiun, dan karena promosi dan mutasi. . “Pelantik  semacam ini tetap mengacu pada evaluasi kinerja para pejabat dalam pelaksanaan amanah yang diemban. Berdasarkan pada kebutuhan organisasi untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi agar kinerja Pemerintah Kota Metro kedepannya dapat lebih baik lagi, ” terangnya. . Oleh karena itu, pelantikan ini hendaklah dimaknai sebagai kepentingan organisasi bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan tertentu dengan melakukan penataan kembali para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Metro yang ingin agar pelaksanaan tugas kedinasan dapat terlaksana dengan lebih baik kedepannya. Walikota Metro juga mengingatkan bahwa pelaksanaan tugas sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat semakin lama akan semakin berat, serta pengawasan akan semakin ketat dengan tantangan baru yang akan muncul seiring dengan tuntutan dari masyarakat yang menginginkan pelayanan cepat, tepat dan transparan. . “Saya yakin dan percaya jika kita dapat memahami dan menguasai berbagai permasalahan tugas, maka saudara-saudara mampu menjawab persoalan dan tantangan yang ada secara lebih terencana, tepat, konkrit dan terarah,” ujarnya. . Untuk itu, Wahdi meminta kepada para pejabat yang baru saja dilantik baik yang mengalami rotasi/mutasi dan terlebih lagi bagi mereka yang dipercaya memperoleh promosi jabatan. “Saya harapkan pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugasnya yang baru, serta melaksanakan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya karena pimpinan akan selalu memantau dan mencatat kinerja saudara sebagai bahan pertimbangan  dalam perjalan karir berikutnya,” katanya. . Diakhir sambutan, Wahdi menekankan bahwa jabatan adalah kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan, sekaligus ujian dan amanah yang harus dipertanggungjawabkan baik kepada pimpinan, masyarakat maupun kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa. . “Saya ucapkan selamat melaksanakan tugas semoga Allah SWT -Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan dan penunjukannya kepada kita semua, ” kata Wahdi. (Yol/Bsr)

0 Comments

Walikota Metro Sambut Kedatangan Studi Banding STBM Kota Madiun, Jawa Timur

Walikota Metro Wahdi menyambut baik kunjungan studi banding Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dari Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur. Studi banding ini berlangsung di Ruang OR Setda Kota Metro, Jumat 1/7/2022. . Pada kesempatanya, Ketua Rombongan Studi Banding STBM Kota Madiun, Denik Wuryani, menyampaikan rasa terima kasih telah disambut baik untuk melakukan studi banding STBM di Kota Metro. . “Tentunya kami sangat senang telah diterima dalam rangka belajar terkait dengan 5 (lima) Pilar STBM di Kota Metro. Yang dimana kegiatan ini merupakan salah satu dari peringati hari jadi Kota Madiun. Kami akan belajar banyak terkait deklarasi 5 (lima) Pilar STBM di Kota Metro yang telah lebih dahulu melakukannya,” jelasnya. . Lanjutnya, Denik Wuryani mengaharapkan, pertemuan ini dapat semakin menjaga nilai silaturahmi. Terlebihnya juga kunjungan Kota Madiun ini untuk mendapatkan banyak ilmu dari Kota Metro. Dalam sambutan, Wahdi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan studi banding STBM. Sehingga melalui kegiatan ini selain dapat meningkatkan jalinan silaturahmi dan kerjasama, juga dapat memberikan motivasi dan semangat bagi kita semua khususnya terkait STBM. . “Proses panjang dari perjalanan STBM di Kota Metro sudah dilalui berawal dari pemicuan kepada masyarakat untuk tidak buang air besar sembarangan. Mengedukasi dan membuat komitmen bersama, untuk merubah perilaku buang air besar sembarangan dan ilanjutkan dengan verifikasi. Kota Metro berhasil mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) Kota Metro pada tanggal 15 November 2019,” paparnya. Lanjutnya, Wahdi telah meneruskan komitmen Kota Metro dan melaksanakan STBM secara berkelanjutan di Kota Metro pada tahun 2020 dan 2021. Kota Metro mengikuti ajang penilaian STBM Award dan mendapatkan penghargaan STBM berkelanjutan 5 (lima)  Kabupaten/Kota terkait Katagori Supply Creatin Tahun 2021. . “Sebagai wujud dari pelaksanaan STBM berkelanjutan di Kota Metro, pada tanggal 30 Maret 2022 telah melaksanakan verifikasi 5 (lima) Pilar STBM untuk masyarakat Kota Metro. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Kota Metro telah melaksanakan sanitasi total berbasis masyarakat sepenuhnya. Dengan begitu hasil verifikasi ini dapat menjadi dasar Kota Metro mendeklarasikan, Kota Metro sebagai kota STBM pada tanggal 30 Maret 2022,” jelas Wahdi. . Tak hanya itu, Wahdi juga menjelaskan Pemerintah Kota Metro dan seluruh masyarakat Kota Metro secara terus-menerus berkomitmen melaksanakan SPBN. Terus berprogres untuk mendapatkan capaian lebih baik di setiap pilarnya pada program STBM, dengan kerja keras dari seluruh lapisan, baik dari OPD dan masyarakat Kota Metro. “Selamat datang dan selamat ber studi banding di Kota Metro terkait program STBM. Semoga hari ini dapat bermanfaat bagi program STBM di Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur,” katanya. . Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Metro, Asisten I Pemerintah Kota Metro, Kepala BAPPEDA Kota Metro, Kepala Dinas Kesehatan Kota Madiun, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Metro, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Metro, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kota Metro, Ketua Tim TP-PKK Kota Metro. (Lia/Ian)

0 Comments

Wahdi Sosialisasikan JAMA-PAI di Dinkes Kota Metro

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin menjadi Narasumber Sosialisasi JAMA-PAI (Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu) di Tingkat Kecamatan se-Kota Metro, kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan, Kamis (30/06/2022). . Selaku Kepala Dinas Kesehatan, Erla Andrianti, melaporkan tujuan dari Sosialisasi Jama-Pai (Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu) salah satunya untuk membantu pembangunan Kota Metro. . “Kegiatan ini dilaksanakan untuk menuju masyarakat Metro Gemerlang, ‘Generasi Emas Cemerlang’ dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta menurunkan angka stunting di tiap kecamatan,” katanya. Wahdi menyampaikan kegiatan JAMA-PAI, merupakan gerakan bersama semua komponen, termasuk dalam proses pembiayaan dengan tujuan promotif kesehatan, tetapi tidak ke arah pengobatan. Program JAMA-PAI jaringan peduli anak ibu dalam komponennya adalah remetif promotif. . “Jama-Pai juga memiliki misi mewujudkan kualitas pendidikan dan kebudayaan yang berdaya saing di tingkat nasional dan global dengan menjunjung tinggi nilai keagamaan, mewujudkan masyarakat sehat jasmani dan juga rohani, serta beberapa misi lainnya,” tuturnya. . Tidak hanya itu, Wahdi menjelaskan kegiatan ini merupakan gerakan bersama sinergi/kolaborasi, didalamnya ada nilai kepatuhan terintergrasi dalam satu bentuk inovasi layanan kesehatan,terutama untuk kesehatan ibu dan anak. Hal ini dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak bukan penurunan angka kematian, sehingga kedepan menuju peta Indonesia emas 2045 di 100 tahun Indonesia merdeka. . Perlu dipahami, bahwa Jama-Pai ini juga merujuk pada kesehatan pranikah yang perlu dipahami oleh para calon pengantin. . “Dalam rangka mempersiapkan kesehatan sebelum menikah, para calon pengantin hendaknya perlu menjalani beberapa prosedur pemeriksaan, seperti, Pemeriksaan tanda-tanda vital, yakni suhu, nadi, frekuensi napas, dan tekanan darah, Pemeriksaan status gizi, seperti berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas, tanda-tanda anemia, Pemeriksaan darah rutin, yakni Hb, golongan darah, dan rhesus,” jelasnya. . Lanjutnya, persiapan fisik, persiapan gizi, Imunisasi tetanus, menjaga kesehatan organ reproduksi, menjaga kesehatan jiwa dan harmonisasi pasangan suami istri, ini merupakan hal penting yang harus diketahui para calon pengantin yang akan menikah, menjaga kesehatan mental juga amat sangat penting. (Ins/gt)

0 Comments

Monitoring Pemerintahan Umum pada Kecamatan dan Kelurahan di Kota Metro

Walikota Wahdi Siradjuddin dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, melakukan monitoring pemerintah umum Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Metro, yang bertempat di Gedung Wisma Haji Al-Khairiyah, Selasa (28/06/2022). . Dalam sambutannya Wahdi, menyampaikan sistem penyelenggaraan pemerintahan pada posisi Kecamatan berkedudukan sebagai perangkat daerah, sekaligus penyelenggara urusan pemerintahan umum. Sebagai pelaksana perangkat daerah, Camat melaksanakan kewenangan Walikota, yang dilimpahkan dan sebagai penyelenggara urusan pemerintahan umum. . “Camat secara berjenjang melaksanakan tugas Pemerintah Pusat di wilayah Kecamatan. Dengan kedudukannya tersebut, Kecamatan mempunyai peran yang sangat strategis, baik dari tugas dan fungsi,” lanjutnya. Tidak hanya itu saja, Kelurahan juga merupakan bagian dari perangkat Kecamatan yang mempunyai tugas dan fungsi kegiatan pemerintahan seperti, pemberdayaan masyarakat, pelayanan masyarakat, pemeliharaan ketentraman dan ketertiban umum, serta pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum. . “Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) merupakan bagian dari Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan yang merupakan mitra Lurah dalam membantu pelaksanaan tugas penyelenggaraan pemerintahan Kelurahan,” tegasnya. . Dalam rangkaian acara, Wahdi memberikan penghargaan kepada RT dan RW yang sudah mengabdi selama 20 tahun. Diantaranya Ali Santoso sebagai Ketua Rw 03, Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur dengan masa pengabdian lebih dari 20 tahun. Dan juga Parman Ketua RT 03, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada kalian, karena sudah ikut andil dalam menertibkan masyarakat. Serta memelihara kerukunan hidup warga, selama masa pengabdian kalian,” ucapnya. . Lanjutnya, Wahdi berharap kegiatan Monitoring Pemerintahan Umum Kecamatan dan Kelurahan ini, dapat menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Dengan adanya inventarisasi kegiatan yang telah dilaksanakan sekaligus permasalahan yang ada di wilayah Kecamatan, Kelurahan bahkan sampai lingkup RT dan RW. . Selanjutnya acara Sosialisasi mengenai PBB-P2 (Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan) akan disampaikan oleh Kepala BPPRD Kota Metro. (Ins/Bsr)

0 Comments

Walikota Metro Paparkan Program JAMA-PAI

Walikota Metro Wahdi, menjadi narasumber Sosialisasi Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (JAMA-PAI) di Tingkat Kecamatan se-Kota Metro Tahun 2022. Acara ini berlangsung di Aula Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur, Selasa 28/6/2022. . Pada kesempatannya, Walikota Metro, memaparkan program JAMA-PAI khususnya pada para kader, masyarakat Kelurahan Yosodadi. Dimana program JAMA-PAI bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Bumi Sai Wawai. “JAMA-PAI sinergi kolaborasi integrasi komprehensif dalam inovasi layanan kesehatan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Dengan tujuan agar semua kegiatan yang dilaksanakan di Kota Metro terintegrasi dan berkolaborasi diantara komponen-komponen yang ada di komunitas baik dari, masyarakat, kader-kader kesehatan dan KB, PKK, Dasawisma, Komunitas, Akademisi, Pemerintah, Pelaku Ekonomi yang terbagi dalam 7 Pilar,” jelasnya. . Lanjutnya, Pemerintah Kota Metro dalam siklus kehidupan tujuh pilar dengan adanya kemandirian dan pemberdayaan masyarakat sehingga stunting dapat dicegah, sehingga dapat mewujudkan Generasi Emas Indonesia Cemerlang (GEMERLANG) kedepan benar-benar dapat terwujud. Terakhir, melalui program JAMA-PAI ini, semoga dapat dijadikan contoh di berbagai daerah di Indonesia, dalam rangka menyelaraskan rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang, dari sisi sektor pembangunan kesehatan dan pembangunan manusia seutuhnya. (Lia)