Minggu pagi di pertigaan Alun-alun Taman Merdeka Kota Metro berubah jadi pesta rakyat. Ribuan warga dari segala usia memadati Car Free Day Pemkot Metro, bikin kawasan bebas kendaraan itu hidup penuh warna, Minggu (05/07/2026).
Ribuan warga dari berbagai kalangan mengikuti acara ini, termasuk para Lansia semangat ikut senam bersama di barisan depan. Anak-anak berlarian riang tanpa khawatir motor melintas. Pemuda mengelilingi taman sambil jogging. Suasana makin meriah saat kelompok Persatuan Pensiunan Indonesia PPI Kota Metro mengalunkan angklung, nada bambu itu langsung mengundang tepuk tangan warga.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro, Subehi mengatakan bahwa Car Free Day telah menjadi agenda rutin yang ketujuh dilaksanakan sepanjang tahun 2026 dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih ke seluruh warga yang hadir. CFD ini ruang buat hidup sehat, olahraga, sekaligus mempererat kebersamaan. Terima kasih juga ke para sponsor yang bikin acaranya makin meriah. Semoga kolaborasi ini terus jalan,” ujar Subehi.

Di sisi jalan, terlihat pelaku UMKM lokal buka lapak kuliner dan produk kreatif. Orang tua duduk santai sambil lihat anaknya main bebas di ruang publik. Bagi sebagian warga, Car Free Day bukan sekadar olahraga, tapi sudah jadi tradisi mingguan.
“Selain jaga kebugaran, Car Free Day juga mempererat hubungan sosial, menghadirkan ruang interaksi yang sederhana namun bermakna di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari,” kata salah satu pengunjung.

Melalui Car Free Day, Pemerintah Kota Metro terus mendorong terciptanya budaya hidup sehat sekaligus memperkuat ruang publik yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjadi bukti bahwa ruang publik mampu menghadirkan kebahagiaan yang sederhana, sekaligus mempererat ikatan sosial di tengah masyarakat.(Tm/Bsr/Sr)

