Pemerintah Kota Metro menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan dengan mengambil langkah cepat terhadap kerusakan yang terjadi di jalan Pattimura. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.
Sebagaimana diketahui, jalan Pattimura merupakan ruas jalan provinsi. Meskipun kewenangan perbaikan jalan tersebut berada di bawah tanggung jawab Pemerintah Provinsi, namun Pemkot Metro tetap mengambil inisiatif melakukan penanganan sementara. Mengingat lokasi jalan Pattimura berada di wilayah Kota Metro serta tingginya aktivitas transportasi masyarakat di jalur tersebut.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso saat menghadiri acara Tasyakuran Swasembada Pangan, Rabu (7/1/20226) menyampaikan bahwa telah menerima informasi terkait perbaikan ruas Jalan Pattimura.

“Alhamdulillah, informasinya tahun ini akan diperbaiki dengan rigid beton. Saat ini sudah masuk proses administrasi dan lelang. Mudah mudahan tidak mundur lagi, kita doakan bersama agar cepat terealisasi, ini harapan dari masyarakat,” ujar Wali Kota Metro.
Mengutip informasi sebelumnya dari pemberitaan beberapa media massa, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, juga telah memberikan konfirmasi, bahwa curah hujan yang tinggi beberapa waktu terakhir turut memperburuk kondisi jalan, yang sebelumnya sudah ditangani secara darurat.
“Curah hujan saat ini cukup tinggi. Jalan yang sempat kita tutup sementara, sekarang kembali mengalami pengangkatan (kerusakan),” jelas Taufiqullah, Senin (5/1/2026).
Dalam laporannya juga dijelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan solusi permanen. “Insya Allah tahun ini. Ruas Metro – Kota Gajah menjadi salah satu prioritas pembangunan dengan rigid beton, baik dari arah Metro ke Kota Gajah maupun sebaliknya,” ungkapnya.
Masih dalam pemberitaan tersebut, Taufiqullah meminta kesabaran warga. Karena meski janji perbaikan telah disampaikan, prosesnya masih tetap harus melewati tahapan lelang.
“Untuk sementara ini, masyarakat diharapkan dapat bersabar. Yang bisa kita lakukan lakukan saat ini adalah menunggu proses administrasi dan lelang selesai,” ucapnya.
Di lain kesempatan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Metro, Ardah, saat ditemui oleh Tim Humas Dinas Kominfo Kota Metro, menjelaskan bahwa penanganan sementara dilakukan melalui penimbunan pada titik-titik kerusakan jalan, sebagai langkah darurat sesuai arahan Wali Kota Metro.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kami melakukan penanganan sementara berupa penimbunan di jalan Pattimura. Langkah ini dilakukan demi menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat, mengingat kondisi jalan sudah cukup memprihatinkan. Masyarakat di minta untuk bersabar karena perbaikan permanen insyaallah di tahun ini akan terealisasikan,” ujar Ardah.
Seiring dengan proses penanganan sementara tersebut, Pemkot Metro memberlakukan penutupan sebagian ruas jalan dan menerapkan sistem satu jalur, guna menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Ardah juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan menaati rambu-rambu lalu lintas, karena saat ini masih terdapat pekerja yang melakukan perbaikan di lapangan,” tambahnya.
Selain penanganan di jalan Pattimura, Pemkot Metro juga melakukan perbaikan jalan dan drainase di kawasan sekitar Pasar Tejo Agung. Oleh hal ini, masyarakat diimbau untuk memperhatikan adanya pengalihan arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Langkah cepat yang dilakukan Pemkot Metro ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus diharapkan dapat meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Apalagi dalam beberapa waktu ke depan diperkirakan akan terjadi peningkatan mobilitas warga menjelang bulan suci Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri. (AW/BSR)

