0 Comments

Rakor Satgas Covid-19 Terkait PPKM Diperketat

Upaya pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kota Metro terus ditingkatkan, dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas Covid-19 tentang PPKM Diperketat secara Tinggi dilaksanakan secara zoom meeting di Guest House, Sabtu (10/07/2021). Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, membahas tentang pemaksimalan pencegahan penyebaran Covid-19, sesuai dengan arahan Gubernur Lampung dan Instruksi Menteri Dalam Negeri, yaitu 2 daerah yang yang harus melakukan PPKM mikro diperketat yaitu Bandar Lampung dan Kota Metro. “Tujuan Rakor ini untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Metro agar tidak menambah banyak lagi, serta penekanan mobilitas masyarakat untuk kegiatan sehari-hari. Kita akan membentuk tim-tim untuk pelaporan penambahan pasien Covid-19, dan beberapa tim lainnya. Untuk saat ini kerja sama tim sangat diperlukan, agar Kota Metro cepat terbebas dari PPKM mikro diperketat ini,” ungkapnya. Lanjutnya, kedepan semua masyarakat yang tidak menaati protokol kesehatan akan dikenakan tindak pidana sementara, sanksi, dan denda administratif. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang tidak penerapkan prokes. Sedangkan kedepannya, semua data, statistik, informasi, dan evaluasi terkait Covid-19 poskonya ada di Dinas Komunikasi dan Informatika. Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, menyampaikan bahwa tingkat laju penularan di Kota Metro pada Minggu ke-25 sangat tinggi, dari angka kesakitan 100.000 penduduk per tanggal 20-25 Juni 2021 sebanyak 40,91 %. Hal ini berdasarkan laporan BOR harian dari Rumah Sakit Jend Ahmad Yani, yang menangani kasus berat dan krisis. “Dengan begini kita harus berupaya percepatan penanganan diantaranya dengan menerapkan produk hukum Perda, Perwali, Surat Edaran, Instruksi dan Yustisi yang sudah kita buat. Guna memperkuat PPKM skala mikro diperketat dengan meningkatkan sosialisasi kedisplinan prokes 5M, Optimalisasi kerja Tim Monev KTN 4 fungsi dan rumah isolasi, Tim siaga oksigen, dengan memperhatikan RSUD Jend Ahmad Yani sebagai RS rujukan regional 2 dengan di bantu beberapa RS Swasta penanganan Covid,” papar Wahdi. Tambahnya, Wahdi juga menegaskan terkait data yang terlapor, maka perlunya kerja sama dengan baik. Untuk memastikan data yang akan dilaporkan ke pusat harus benar-benar warga Metro. Kapolres Kota Metro Retno Prihawati, menyampaikan terkait kebijakan yang akan diambil jangan sampai merugikan masyarakat. Oleh karena itu pemerintah harus bisa benar-benar menganalisis kebijakan yang akan dibuat. “Kita perlu berhati-hati dengan kebijakan yang akan diterapkan. Kita juga harus bisa mengidentifikasi setiap permasalahan yang ada, agar tidak terjadi miskomunikasi dengan masyarakat,” ucapnya. (Ins/Gt)

0 Comments

Wahdi Hadiri Peresmian Pondok Pesantren Roudhotul Quran Satu Kampus Tamaddun

Walikota Metro Wahdi menghadiri peresmian Pondok Pesantren Roudhotul Quran Satu Kampus Tamaddun, Kelurahan Mulyojati, Metro Barat, Selasa (06/07/2021). Dalam penyampaiannya Walikota Metro, Wahdi menyambut baik dan memberikan penghargaan atas pembagunan Pondok Pesantren Roudhotul Quran Satu Kampus Tamaddun. “Kami jajaran Pemerintah Kota Metro menyambut gembira atas pembangunan Pondok Pesantren Roudhotul Quran Satu Kampus Tamaddun. Dengan pembangunan Kampus Tamaddun ini semoga bisa membawa banyak manfaat, sehingga banyak muncul generasi handal yang bisa menjadi pemimpin umat,” paparnya. Tak hanya itu, Pondok Pesantren Roudlotul Quran Satu Kampus Tamadun ini mewakili semangat baru untuk memajukan pendidikan tinggi di Kota Metro. Tak hanya itu, dari peresmian ini memacu berkonsentrasi pada persiapan SDM unggul untuk memenangkan persaingan dan kompetisi global. Adapun harapan Walikota Metro terhadap Pondok Pesantren Roudlotul Quran satu Kampus Tamadun ini, dapat membangun jaringan kolaborasi dengan berbagai pihak. “Saya berharap Pesantren Roudlotul Quran Satu Kampus Tamadun ini dapat membangun jejaring kolaborasi dengan berbagai pihak, agar mampu memberikan nilai tambah bagi peningkatan akses pendidikan,” jelasnya. Tambahnya, Wahdi berharap kepada seluruh pengurus dan santri, agar senantiasa berupaya menggali berbagai keunggulan dan potensial. “Hal ini selain akan memajukan Pondok Pesantren Roudlotul Quran di depannya, sekaligus juga akan menjadi kontribusi yang sangat berharga bagi kita semua dalam upaya mewujudkan Kota Metro yang berpendidikan sehat sejahtera dan berbudaya,” ujar Wahdi. Pada kegiatan tersebut tampak terlihat Plt. Asisten I Kota Metro Ika Pusparini, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Beni Mustofa, Pengurus Pondok Pesantren Gus Yahya Mustofa Kamal. (Cv/Lia).

0 Comments

Audiensi : Wahdi Minta Acara PMII Kota Metro Mendatang Dievaluasi

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Metro lakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Metro, terkait acara yang akan dilakukan pada 26 Juli mendatang, Selasa (06/07/2021). Ketua Pengurus PMII Mahasiswi IAIN Ari Kurniawan, menyampaikan akan melakukan hajat yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Juli dengan melibatkan mahasiswi lainnya. “Kegiatan ini berupa Pelatihan Kader Lanjut level Provinsi atau Daerah level 3. Hal ini kami berharap Bapak Walikota dapat mengisi  acara tersebut dan dapat mempresentasikan nilai-nilai di Kota Metro,” ujar Ari. Dalam menanggapinya, Walikota Metro Wahdi mengatakan, pemerintah saat ini sedang menghadapi permasalahan, bukan hanya di Kota Metro melainkan di tingkat nasional yang membutuhkan banyak perhatian. “Saya kira kegiatan yang akan diadakan perlu dievaluasi ulang. Karena Kota Metro masuk zona PPKM dan diperketat. Pemerintah Daerah berupaya kegiatan dapat berjalan, namun dengan adanya keterbatasan harus mengevaluasi ulang dan melihat kondisi kedepannya setelah tanggal 20 Juli,” tegas Wahdi (Cv/Lia).

0 Comments

Terkait Zakat : Pemerintah Kota Metro Lakukan Audiensi dengan BAZNAS

Pemerintah Kota Metro lakukan audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Metro, di Ruang Kerja Walikota Metro, Selasa (06/07/2021). Ketua BAZNAS Kota Metro Konanto, menyampaikan laporan-laporan yang diinginkan serta kegiatan yang telah dilakukan BAZNAS. Salah satunya berupa harapannya terkait tempat tinggal yang diperuntukkan sebagai kantor permanen. “Untuk saat ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum maksimal dalam menyalurkan zakatnya. Pada Idul Fitri kemarin sekitar 9 (sembilan) OPD yang menyalurkan zakat. Pada kesempatan ini kami meminta motivasi untuk membuat BAZNAS hidup kembali, dikarenakan Covid-19 BAZNAS vakum. Tambahnya, di tahun ini telah menentukan marbot sebanyak 22 orang setiap kelurahan untuk menyalurkan beras 5 (lima) ton. Dan kami juga telah menyalurkan sebanyak 25 Al-Quran. “Saat ini  kegiatan yang belum terlaksanakan yaitu, bantuan sosial kepada 550 kepala keluarga. Dengan hal tersebut kami berhadap bantuan tersebut dapat terealisasikan,” katanya. Dalam menyikapi laporan dari ketua BAZNAS, Walikota Metro Wahdi mengatakan sudah banyak yang dilakukan kegiatan-kegiatan dari BAZNAS. “Tentu saya dan Pak Wakil Walikota akan melakukan dengan sebaik-baiknya terlebih lagi kegiatan BAZNAS untuk keumatan,” ujar Wahdi. Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman juga mengatakan, terkait dengan permintaan kantor tersebut, sementara ini masih dijadikan catatan terlebih dahulu. (Cv/Lia).

0 Comments

Wahdi Pastikan Ketersediaan Oksigen di Rumah Sakit Tercukupi

Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin mengambil langkah cepat terkait ketersediaan oksigen untuk penanganan kasus Covid-19 di Kota Metro, Minggu (04/06/2021). Setelah sempat pasokan oksigen menipis di Rumah Sakit Mardi Waluyo, Wahdi menegaskan bahwa persediaan dan kapasitas produksi tabung oksigen di Rumah Sakit yang ada di Kota Metro dapat mencukupi kebutuhan medis dalam penanganan pandemi Covid-19 saat ini. Ia menuturkan bahwa kapasitas produksi oksigen di Rumah Sakit masih mencukupi untuk waktu seminggu kedepan dan untuk pasokan oksigen akan ditambah lagi di hari Senin tanggal 05 Juli 2021. “Sebenarnya stok oksigen di Kota Metro masih cukup tertangani. Stoknya ada dan suplainya cukup. Saya pastikan pasokan oksigen di RS Mardi Waluyo sudah tersedia di hari Senin dan memastikan bahwa semua dalam keadaan aman dan terkendali, kedepannya akan ada perbaikan regulasi terkait penyediaan oksigen, agar lebih tertata,” kata Wahdi. Lanjutnya, Wahdi mengatakan, semua tim medis telah memperhatikan terkait dengan persediaan oksigen dan memastikannya aman. Terkait kebutuhan tabung oksigen bagi rumah sakit di Kota Metro dipastikan akan tetap terpenuhi, meskipun mengalami peningkatan jumlah pasien yang dirawat seiring lonjakan kasus penularan Covid-19.

0 Comments

Walikota Metro Menyerahkan 60.000 Bibit Ikan dan 9 Ton Pakan Ikan Kepada Warga Margorejo

Walikota Metro Wahdi Siradjuddin menyerahkan bibit benih ikan kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dan penebaran bibit di Jalan Kencana Indah Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Minggu (04/06/2021). Wahdi mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya untuk menjadikan fungsi kolam lebih baik lagi. Terutama untuk membantu membangkitkan perekonomian di Kota Metro. “Kegiatan aksi penebaran benih ikan ini bertujuan untuk menjaga serta meningkatkan produktivitas perairan kolam, dan membangkitkan perekonomian di Kota Metro. Diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Lahan perairan yang dimiliki sekarang sangat potensial bagi pemenuhan kebutuhan protein masyarakat,” ucap Wahdi. Tambahnya, ia berharap perairan yang berpotensi memenuhi kebutuhan protein masyarakat, nantinya dapat dikonsumsi masyarakat agar mencapai gizi yang tinggi. “Ikan merupakan sumber protein yang sangat relevan untuk mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hal ini berupa penurunan stunting, melalui langkah intervensinya gizi sensitif, dan meningkatkan kemandirian ekonomi berbasis pada kelautan dan juga perikanan,” ungkapnya. Lanjutnya, Wahdi juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Metro memberikan bantuan bibit ikan kurang lebih 60.000 ekor dan pakan kurang lebih 9 ton. Hendra Jaya selaku ketua HNSI Kota Metro, mengucapkan terima kasih atas bantuan bibit benih ikan. Hal ini bisa sebagai upaya mengedukasi masyarakat untuk menjaga lingkungan dan membangkitkan perekonomian Kota Metro. (Ins/Gt)

0 Comments

Rakor Penanganan Covid-19, Wahdi Ungkap Kurangnya Ventilator Rumah Sakit

Pemerintah Kota Metro mengikuti pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual terkait tindak lanjut penanganan Covid-19, di Ruang OR Setda, Jumat (02/07/2021). Rapat virtual ini dihadiri oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sebagai pembicara, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) serta Ketua DPR Lampung. “Dalam penyelenggaraan, pengelolaan atau pengendalian Covid-19, saya minta semua menyampaikan kendala dan kondisi yang terjadi di masing-masing daerah agar semua bisa diatasi bersama,” ucap Arinal. Masing-masing pihak perwakilan daerah memaparkan data terkait Covid-19 secara lengkap. Salah satunya pemaparan Covid-19 di wilayah Kota Metro oleh Walikota Metro Wahdi. Walikota Metro Wahdi mengatakan, beberapa pekan lalu Kota Metro masuk zona merah dengan persentase 83.3 persen. Namun seminggu kemudian masuk zona orange kembali. “Saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Metro sudah masuk tahap ke-5. Dengan laporan angka kasus positif Covid-19 tercatat sebanyak 8 orang perhari, angka kesembuhan 89 persen, dan angka kematian menurun dari 4,8 persen menjadi 4,5 persen,” jelas Wahdi. Tambahnya, Wahdi juga meminta back up Rumah Sakit rujukan, dalam menangani Covid-19 bila terjadi lonjakan kasus. Saat ini juga Kota Metro telah melakukan kegiatan vaksin massal per tanggal 30 Juni sampai dengan 1 Juli 2021. “Kabar baiknya, Kota Metro menjadi PPKM terbaik zona Sumatera dan nasional. Namun, hingga kini Rumah Sakit rujukan di Metro masih ada kendala, yakni berupa kurangnya ventilator sebagai alat untuk meningkatkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian,” papar Wahdi. Pada kesempatan yang sama perwakilan Kabupaten Lampung Barat, yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat Paijo, S.Km., M.Kes mengatakan, saat ini Lampung Barat masuk pada zona kuning. “Berkaitan kegiatan ini, kami mendukung adanya kegiatan vaksinasi yang diadakan oleh Polda Lampung melalui Polres Lampung Barat,” ujar Paijo. (Ek/Ag)

0 Comments

Rapat Sosialisasi RANHAM dan Kabupaten/Kota Peduli HAM

Pemerintah Kota Metro mengadakan rapat Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) Kab/Kota Peduli HAM, yang berlangsung di Ruang OR Setda, Jumat (02/07/2021). Plt Asisten I Setda Kota Metro Ika Pusparini Anindita, selaku pemimpin rapat mengatakan, kegiatan ini berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia tahun 2021-2025. Serta Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021, tentang Kriteria Daerah Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia. “Rapat ini mengenai pelaksanaan dan pelaporan aksi HAM Pemerintah Kabupaten/Kota. Pada tahun 2021 ini terdapat 4 kelompok sasaran yaitu kelompok sasaran perempuan, kelompok sasaran anak, kelompok sasaran anak penyandang disabilitas dan kelompok sasaran masyarakat adat yang mencakup sembilan aksi didalamnya,” ujar Ika. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Imron menuturkan, bahwa terkait menindaklanjuti kegiatan ini, akan ada sosialisasi terlebih dahulu pada bulan Juli, sebelum kegiatan ini resmi dilaksanakan. Perwakilan Bagian Hukum Pemkot Metro Zaki, menyampaikan perihal Pemerintah Kota Metro telah meraih penghargaan tertinggi sebagai Kota Peduli HAM dari Kementerian Hukum dan HAM RI sebanyak 5 kali berturut-turut sejak tahun 2016. Di akhir rapat, Asisten I Setda Kota Metro Ika Pusparini Anindita mengatakan bahwa rapat ini akan kembali dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2021. “Saya merasa senang karena rapat ini dihadiri oleh banyak pihak, dengan penuh semangat dan siap membantu untuk menyelesaikan formulir ini. Kita akan kembali bertemu pada tanggal  16 Juli 2021 untuk membahas lebih lanjut,” kata Ika. (Ek/Ag)

0 Comments

Walikota dan Wakilnya Salurkan Insentif Rumah Ibadah, Masjid Nurus Sholihin dan Masjid Darusalam

Pemerintah Kota Metro Salurkan Insentif Rumah Ibadah, Masjid Nurus Sholihin dan Masjid Darusalam. Pemerintah Kota Metro melalui Walikota Metro Wahdi, melakukan Salat Isya dan Tarawih berjemaah di Masjid Darusalam, Margorejo, Metro Selatan, Rabu (28/04/2021). Sebelumnya Wakil Walikota Metro, Qomaru juga melakukan salat subuh di Masjid Nurus Sholihin, Hadimulyo Barat, Metro Pusat. Usai salat itu, Walikota dan Wakil Walikota Metro memberikan santunan rumah ibadah, yang termasuk dalam program kerja 100 hari penanggulangan dampak Covid-19. Di Masjid Nurus Sholihin, Qomaru memberikan bantuan berupa semen 60 sak, pasir 10m², batu bata 2828 buah. Sedangkan di Masjid Darusalam, Wahdi memberikan bantuan berupa AC, Amply, Speaker, dan wirreles. Walikota Metro Wahdi mengatakan, bahwa saat ini sudah dilakukan PPKM berskala mikro, mulai dari tingkat bawah RT/RW. Dengan harapan dilakukan PPKM berskala mikro, masyarakat semakin terjaga dari Covid-19. “Metro masih dalam zona orange, tentunya ini sangat rawan sekali. Tentunya kita harus proaktif masyarakat dari bawah, harus lebih giat lagi, mengawasi warga di sekitarnya. Dan kita harus bersabar menghadapi masa pandemi seperti tahun sebelumnya,” katanya. Menurut Wahdi, masyarakat harus meningkatkan kesabaran karena ini adalah ujian. Walaupun sudah dilakukan penyekatan di pintu masuk provinsi, tentunya tetap harus waspada karena pasti bisa kecolongan. Sebelumnya di Masjid Nurus Sholihin, Qomaru berbicara tentang waktu, yang genap menjabat selama 60 hari kerja. “Katakanlah itu 2 bulan, dalam proses kepemimpinan Kota Metro, tentu saya ingin sekali mengetahui tentang Kota Metro dan segala problematikanya. Metro harus ada yang dibanggakan istilah kerennya magnet. Magnetnya kerukunan warga, pendidikan bagus, kesehatan bagus, syukur-syukur jalannya bagus. Saya kira masyarakat gak muluk-muluk yang penting jalan bagus,” imbuhnya. Lanjutnya Qomaru juga berkata bahwa, kami akan berupaya melakukan yang terbaik, meninggalkan yang terbaik. “Pemerintah Kota Metro mengharapkan masyarakat Metro, memakai masker. Kami ingin memajukan Kota Metro, tentunya konsepnya sederhana, masyarakat Kota Metro ingin menjadi kota yang dibanggakan, kota yang terhormat. Saya berharap kedepannya, Kota Metro ini akan semakin bagus dan semakin bagus,” tuntasnya. (Uc)

0 Comments

Silaturahmi ke Disdagsar, Walikota Kenalkan PPKM Mikro

Walikota Metro melakukan silaturahmi ke Dinas Perdagangan dan Pasar (Disdagsar), Rabu (28/03/2021). Dalam silaturahmi ini, Walikota membahas tentang realisasi PPKM berbasis mikro. Wahdi meminta, Disdagsar memahami secara mendetail apa itu PPKM berbasis mikro, sehingga penerapannya di lapangan dapat terealisasi dengan baik dan efektif. Dalam kesempatan itu, Wahdi juga melakukan pengenalan visi misi, program kedepan, sehingga Disdagsar mampu menjadi ujung tombak si bidang nya. “Kami tadi melakukan silaturahmi, tentunya yang menjadi poinnya adalah kedisiplinan, produktifitas ASN selama ramadan, serta pemantapan PPKM Mikro, apa itu PPKM Mikro penerapannya bagaimana,” kata Wahdi. Selain itu, Wahdi juga mengimbau kepada Disdagsar untuk melalukan pemantauan stabilisasi harga dan membuat kerangka kerja berdasarkan analisis resiko. “Ke depan, dalam setiap pekerjaan harus mengedepankan analisis resiko, penataan dan penyelesaian masalah, sehingga ke depannya tidak jadi PR lagi,” katanya. Wahdi juga berharap Kadis dan jajaran melakukan ekspos dan telaah ke Walikota. “SPID, Sistem Pengendalian internalnya, dokumentasi masalah yang akan muncul dan telaah , berkerja sama dengan stakekholder Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup dan OPD lain agar pekerjaan efektif efisien, bukan waktunya bekerja sendiri-sendiri, maka perlunya kolaborasi,” ujar Wahdi. (Uc)