Peran alumni haji diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, tetapi terus diwujudkan melalui pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat, sejalan dengan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-III Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Metro Tahun 2026 di Aula Kementerian Haji dan Umrah setempat, Minggu (4/10/2026).
Ketua IPHI Provinsi Lampung, Hairudin Hasnawi, mengatakan alumni haji memiliki potensi besar untuk mengambil bagian dalam pembangunan masyarakat dan bangsa melalui pengabdian di berbagai bidang kehidupan.
“Alumni haji dapat berperan penting membantu pembangunan masyarakat dan bangsa dengan terus mengabdi secara positif di semua aspek, baik pemerintahan, politik, kesehatan, maupun bidang lainnya,” ujar Hairudin.
Menurut Hairudin, kontribusi tersebut perlu diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan dengan menghadirkan manfaat bagi masyarakat, mulai dari lingkungan kelurahan hingga tingkat daerah.
“Yang terpenting adalah bagaimana alumni haji dapat terus memberikan kontribusi kepada masyarakat sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing, sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.
Ia menilai IPHI memiliki posisi strategis sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan sekaligus menggerakkan potensi para alumni haji agar semakin aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan.

Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menilai Musda ke-III IPHI Kota Metro tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus menentukan arah organisasi ke depan.
“Musyawarah Daerah bukan sekadar agenda organisasi, tetapi merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, serta menentukan arah organisasi ke depan,” ujar Bambang.
Bambang berharap proses Musda dapat berlangsung secara demokratis, tertib, penuh kekeluargaan, serta tetap mengedepankan semangat ukhuwah Islamiyah dalam menentukan kepengurusan dan program kerja IPHI Kota Metro.
Ia juga mendorong kepengurusan yang terpilih nantinya untuk meningkatkan peran IPHI dalam membangun umat melalui kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, serta pembinaan generasi muda.
“Menjadi seorang haji hendaknya tidak berhenti pada selesainya pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, tetapi kemabruran haji perlu diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata setelah kembali ke tengah masyarakat,” kata Bambang.
Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji perlu diterjemahkan dalam bentuk kepedulian, keteladanan, dan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat secara luas.

Bambang mengajak seluruh anggota IPHI menjadikan organisasi tersebut sebagai wadah untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperluas manfaat bagi masyarakat Kota Metro.
“Mari kita jadikan IPHI sebagai wadah untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Metro,” ujarnya.
Melalui Musda ke-III tersebut, IPHI Kota Metro diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang solid serta program kerja yang responsif terhadap kebutuhan umat dan mampu memperkuat kontribusi alumni haji dalam pembangunan daerah.
Bambang berharap seluruh rangkaian Musda berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi keberlanjutan organisasi serta kemaslahatan masyarakat Kota Metro.(tm/md/bgs)

