Ombudsman Provinsi Menilai Metro Kurang Baik Dalam Pelayanan Publik

1 (1)Pemerintah Kota Metro mengadakan pertemuan dengan Ombudsman Provinsi, dengan pokok pembahasan mengenai tidak lanjut hasil nilai kepatuhan Pemerintah Kota Metro. Penilaian ini berkaitan dengan pelaksanaan undang-undang pada Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik, yang berlangsung di Ruang OR Setda Kota Metro, Rabu (20/01/2016) pukul 09.30 Wib.

Ketua Ombudsman Provinsi Lampung David mengatakan, kunjungan ini untuk memperbaiki standar di Kota Metro yang belum optimal, sehingga masuk dalam zona merah. Dalam pelayanan publik perlu adanya kepastian hukum dalam pemberian pelayanan, serta harus ada standar pelayanan publik di setiap satker, termasuk 14 satker.

’Penilaian tersebut difokuskan ke produk pelayanan di masing-masing satker, yang totalnya ada 46 produk pelayanan dan dinilai pada bulan Agustus-Oktober 2015. Sebagai tanggung jawab kita dalam memberikan layanan berdasarkan undang-undang, Ombudsman akan siap membantu menangani pengaduan terkait dengan instansi yang di laporkan,” ujar David.

Dalam penjelasannya, David juga mengutarakan bahwa, pimpinan diharuskan meninjau secara langsung ke setiap instansi. “Kami juga akan memberikan inisiatif terbuka untuk membantu satker dalam memperbaiki standar pelayanan publik yang kurang agar segera terpenuhi,” ujar David dalam menjelaskan tugasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekda Kota Metro Ishak menuturkan bahwa, saat kita ingin menjadi abdi negara dan abdi masyarakat, maka dari acara inilah kita mendapat penilaian.  Untuk semua dinas-dinas yang memberikan pelayanan akan mengadakan pertemua secara khusus bersama Pj Walikota Metro, untuk memberikan arahan kedepan.

“Pj. Walikota Metro, juga ingin mengadakan pendampingan dari Ombudsman untuk Instansi yang mendapatkan zona merah. Disamping ingin memberikan pelayanan yang terbaik, saat pendampingan itu lah, akan adanya uraian mengenai sistem penilaian. Dan bagi Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PU, lebih di tekankan menjadi pondasi dalam perubahan pelayan ini,” tegas Ishak.

Ketentuan Pemakaian Seragam Pada PNS di Pemkot Metro

Berdasarkan peraturan Walikota Metro pada nomor 26 tahun 2015, Pemerintah Kota Metro menetapkan ketentuan mengenai, pakaian Dinas Pegawai Negri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kota Metro. Ketentuan tersebut dibuat dalam rangka peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, wibawa dan produktivitas kerja para PNS/ASN di Kota Metro, Selasa (19/01/2016).

Hal tersebut disampaikan melalui surat edaran, yang menetapkan dengan sejumlah Pakaian Dinas Harian (PDH) LINMAS pada hari Senin. Sementara, pada hari Rabu dan Jumat masih memakai pakaian yang sama dengan aturan sebelumnya.

Melalui surat edaran ini, yang membedakan yaitu pada hari Kamis, seluruh PNS diwajibkan berpakaian kemeja putih dengan memakai atribut lengkap, tanpa tanda pangkat dan mengenakan celana berwarna gelap. Peraturan tersebut akan berlaku mulai pada minggu pertama bulan Februari 2016.

Rapat Koordinasi Pemkot Metro Bulan Januari 2016

 

IMG_3467(1)
Pj. Walikota Metro Achmad Chrisna Putra menghadiri, Rapat Koordinasi pegawai pemerintahan kota metro bulan januari bertampat di aula pemkot Metro Senin (18/01/2016) pukul 13.00 Wib. Pada rapat ini dilhadiri oleh, Sekda Metro Ishak, Asisten II, Asisten III, Kepala Satker Metro serta Camat dan Lurah Metro.

Dalam rakor bulanan, pemkot metro meminta kesbangpol agar dapat meningkatkan keamanan serta monitoring terhadap kemungkinan adanya faham radikal, dan ormas seperti isis dan gafatar di wilayah kota Metro, karena saat ini isu mengenai faham-faham radikal semakin mencuat, dan di harapakan semua camat dan lurah agar dapat mengawasi kondisi di lingkungan masyarakat.
Untuk masalah percepatan penganekaragaman konsumsi pangan (P2PK) Pemkot berharap, agar masyarakat dapat meningkatkan optimalisasi pemanfaatan pekarangan yang ada dilingkungan rumah, dengan menanam tanaman yang bermanfaat dan dapat menambah penghasilan serta nilai gizi keluarga.

Pj. Walikota Metro menyampaikan arahannya, dengan mendapatnya penghargaan untuk Kota Metro, “saya meminta untuk setiap SKPD dan ASN agar tidak malas untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tupoksinya, saya juga meminta Dinkes untuk meningkatkan sosialisasi terkait penyakit DBD pada musim penghujan ini”, Tegas Chrisna.

Achmad Chrisna Putra menambahkan, untuk SatPol PP agar selalu bersiaga di lokasi titik-titik keamanan Kota Metro, terutama area-area yang rentan dengan tindak kriminal dan perbuatan tidak terpuji lainnya, dan kepada setiap SKPD agar dapat mendata kembali jumlah Honorer yang ada di Pemkot Metro.

“Saya berharap agar setiap melaksanakan rapat para peserta tidak hanya berdiskusi sendiri, namun dapat mendengarkan dan menyimak apa isi rapat”, Pesan Pj. Walikota Metro.

Fokorpimda Metro Menghantar Alih Tugas Ahmad Yasin

4Pengadilan Negeri Kota Metro, Senin (18/01/2016) mengadakan penghantaran alih tugas untuk, Ketua Pengadilan Negeri kelas 1B Ahmad Yasin, yang bertempat di Aula Pengadilan Negeri Kelurahan Tejoagung, Metro Timur.

Ahmad Yasin kini berpindah tugas ke Pengadilan Negeri Cianjur dan jabatannya di alihkan kepada Wakil Pengadilan Negeri Marolop Simamora. Pada acara ini, turut hadiri anggota Fokorpimda, diantaranya Pj. Walikota Metro Achamad Chrisna Putra, Ketua DPRD Metro Anna Morinda, Kejari Metro, Wakapolres Metro, Ketua Pengadilan Negeri Gunung Sugih, dan Ketua Pengadilan Negeri Sukadana.

Dari sambutan Ahmad Yasin mengatakan, berat ia meninggalkan Kota Metro. “Saya selaku pimpinan Pengadilan Negeri Kota Metro mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya selama ini terutama anggota fokorpimda. Serta pada kesempatan ini juga, saya mengucapkan terimakasih pada rekan-rekan Kejaksaan, Kepolisian, penasehat hukum atas supportnya selama ini,” ungkapnya dalam sambutan perpisahan.

Sedangkan melalui sambutan Pj. Walikota Metro Achmad Chrisna Putra mengucapkan selamat kepada Ahmad Yasin, telah menjadi Ketua Pengadilan Negeri di Cianjur, Jawa Barat.

“Pak Yasin berserta ibu yang selama ini bertugas dalam kurun waktu, kurang lebih 11 bulan di Kota Metro, cukup berhasil dalam melaksanakan tugas –tugasnya, baik dilihat dari presentasi perkara yang bisa diselesaikan. Selain itu, dapat dilihat dari  kegiatan-kegiatan Fokorpimda, yang saya nilai sangat aktif berpartisipasi dalam sepak terjangnya selama ini,” ungkap Achmad Chrisna Putra.

Upacara Bulanan Kota Metro

Achmad Chrisna Putra bertugas sebagai Inspektur Upacara

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar Upacara Bulanan bertempat di Lapangan Samber Kota Metro, Senin (18/01/2016) Pukul 08.00 WIB. Pada upacara bulanan ini di hadiri oleh Pj. Walikota Metro Achmad Chrisna Putra yang bertindak sebagai inspektur Upacara, diikuti oleh seluruh Kepala SKPD Metro.

Dalam sambutannya Achmad Chrisna putra, mengajak seluruh SKPD untuk melaksanakan tugas berdasarkan tupoksinya masing-masing dengan penuh tanggung jawab, tidak ada alasan untuk malas bekerja dimana tunjangan kinerja (tukin) sudah dilaksanakan mulai pada bulan januari 2016.Seluruh SKPD juga diharapkan untuk dekat dengan masyarakat agar terjalinnya rasa persaudaraan yang melekat khususnya untuk seluruh Camat dan Lurah yang merupakan ujung tombak dalam masyarakat.

“Saya juga menegaskan, untuk masalah gaji dan tunjangan kinerja ASN dan Honorer, dapat segera dibayarkan tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda karena anggaran dana sudah disiapkan, untuk Camat dan Lurah saya harap agar lebih dekat dengan masyarakat dan dapat mengayomi, mari kita semua bersama membangun Kota Metro menjadi lebih baik, karena penghargaan dan prestasi yang diraih Kota Metro selama ini merupakan usaha dari kinerja kita semua.” Ungkap Achmad Chrisna Putra.

Metro Mendapatkan penghargaan DAMANDIRI AWARDS 2015

damandiri2

Pj. Walikota Metro Achmad Chrisna Putra menghadiri acara, Penghargaan DAMANDIRI AWARD TAHUN 2015 yang bertempat di Auditorium Kampus UNNES Semarang, Jum’at malam ( 15/01/2016 ).

Penghargaan ini di berikan kepada Posdaya Masjid Nurul Iman Kelurahan Tejoagung Metro Timur Kota Metro, yang berupa kebun bergizi dan bank sampah Membawa Berkah Kesejahteraan, upaya ini mampu mengangkat Kota Metro Meraih Juara II Nasional pada lomba pemanfaatan tanah kebun dan pekarangan PKK 2014.

Penghargaan ini di terima oleh ketua Posdaya Nurul Iman Siti Nurdjanah. S.Ag yang diserahkan oleh Ketua Yayasan Damandiri Prof. Dr. Haryono Suyono yang merupakan mantan Menko kesra dan Kepala BKKBN dan diikuti oleh Sekretaris Yayasan Damandiri Dr. (HC) Subiakto Tjakrawerdaya yang juga mantan Menteri Koperasi pada masa Orde Baru.

Penilaian Posdaya yang berjumlah 55.000 dikerucutkan menjadi 1.700, kemudian menjadi 100, lalu menjadi 25 dan akhirnya berjumlah 20 Posdaya Rujukan Nasional, yang semuanya mendapatkan bantuan dana pembinaan dari Yayasan Damandiri senilai Rp. 15.000.000,-

“Saya berharap, kedepanya kita lebih perduli kepada masyarakat prasejahtera, sehingga rasa keperdulian dimasyarakat dapat terbentuk untuk saling membantu dalam memwujudkan masyarakat yang jauh lebih sejahtera lagi” ujar Pj. Walikota Metro Achmad Chrisna Putra saat menghadiri acara DAMANDIRI AWARD TAHUN 2015