0 Comments

Pemkot Metro Gelar Safari Ramadan di Masjid Ar Rohman, Salurkan Bantuan 3 Unit AC

Pemerintah Kota Metro kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Masjid Ar Rohman, Jalan Atmo Sentono, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Metro Utara, Rabu (04/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Metro, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyambut kehadiran rombongan Safari Ramadan. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. “Safari Ramadan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Kusbani. Pada kesempatan tersebut, tim Safari Ramadan Pemerintah Kota Metro juga menyalurkan bantuan untuk Masjid Ar Rohman. Awalnya, bantuan yang diberikan berupa dua unit pendingin ruangan (AC) dengan nilai sebesar Rp8.450.000. Namun, Ketua Takmir Masjid Ar Rohman Bapak Tukijo mengungkapkan bahwa masjid tersebut masih membutuhkan tambahan fasilitas. “Masjid Ar Rohman ini baru sekitar dua tahun digunakan sejak selesai dibangun, sehingga masih membutuhkan beberapa fasilitas pendukung, salah satunya tambahan AC untuk kenyamanan jamaah,” ungkapnya. Menanggapi hal tersebut, Plh Sekda Kota Metro, Kusbani, berinisiatif menambah satu unit AC sehingga total bantuan yang diberikan kepada Masjid Ar Rohman menjadi tiga unit AC. “Semoga bantuan ini dapat memberikan kenyamanan bagi para jamaah dalam melaksanakan ibadah, khususnya selama bulan Ramadan,” kata Kusbani. Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan tausiah keagamaan, doa bersama, serta ramah tamah antara jajaran pemerintah dan masyarakat setempat. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. (Bsr/Sr)

0 Comments

Pemkot Metro Ajukan Kerjasama dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung dalam Pengendalian Kas

Pemerintah Kota Metro resmi mendapatkan persetujuan kerjasama daerah dari PT Bank Pembangunan Daerah Lampung dengan plafon maksimal sebesar Rp20 miliar. Persetujuan tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Wali Kota Metro Nomor 900/132/B-4/01/2026 tertanggal 20 Januari 2026 perihal permohonan kerjasama daerah dalam rangka pengelolaan kas. Talangan dana tersebut diajukan atas nama debitur Pemerintah Kota Metro dan ditandatangani oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso. Berdasarkan persetujuan yang diberikan, talangan dana ini memiliki jangka waktu maksimal hingga 31 Desember 2026. Sementara itu, suku bunga yang dikenakan mengikuti ketentuan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung. Kerjasama ini diajukan dalam rangka pengelolaan kas Pemerintah Kota Metro, khususnya untuk menjaga stabilitas arus kas. Langkah ini merupakan bagian dari strategi manajemen keuangan daerah agar pelayanan publik tetap berjalan optimal. Pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, dimana dalam Peraturan tersebut disebutkan bahwa Pemerintah Daerah dapat melakukan Pinjaman Daerah dalam rangka pengelolaan kas yang dapat digunakan untuk membiayai belanja yang bersifat mengikat. Dengan adanya persetujuan dari Bank Lampung, Pemerintah Kota Metro diharapkan dapat memaksimalkan pemanfaatan fasilitas pinjaman tersebut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

0 Comments

Safari Ramadan: Pemerintah Kota Metro Serahkan Bantuan Hibah untuk Mushola Al Ikhsan

Pemerintah Kota Metro melalui Tim II Safari Ramadhan menyerahkan bantuan hibah kepada Mushola Al Ikhsan Kelurahan Rejomulyo, dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah, Rabu (4/03/2026) Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Metro, DPRD, Forkopimda Kota Metro, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Metro, Subehi, mewakili Ketua Tim II Safari Ramadhan Pemerintah Kota Metro menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan rutin tahunan ini. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Metro sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan. “Alhamdulillah puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga jajaran Pemerintah Kota Metro bersama DPRD dan Forkopimda dapat terus melaksanakan Safari Ramadhan ke masjid dan mushola yang ada di Kota Metro. Semoga kegiatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Subehi. Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kota Metro juga menyerahkan bantuan hibah kepada Mushola Al Ikhsan berupa pembangunan spandek senilai Rp18.000.000 (delapan belas juta rupiah). Bantuan tersebut diharapkan dapat dikelola dengan baik oleh pengurus mushola guna menunjang kenyamanan jamaah dalam beribadah. Pemerintah Kota Metro juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada takmir, pengurus, dan jamaah Mushola Al Ikhsan, serta Lurah Rejomulyo dan jajaran kecamatan beserta pamong setempat atas sambutan dan persiapan yang telah dilakukan dalam menyukseskan kegiatan tersebut. “Atas nama jajaran Pemerintah Kota Metro, kami menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat. Semoga melalui silaturahmi ini kita dapat terus memperbaiki diri keluarga dan bersama-sama membangun Kota Metro menjadi lebih baik,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Mushola Al Ikhsan Bapak Sukatno, dalam sambutannya menyampaikan sejarah singkat berdirinya mushola tersebut. Ia menjelaskan bahwa awalnya Mushola Al Ikhsan berdiri sebagai langgar sederhana berbahan papan pada tahun 1960. Seiring waktu bangunan tersebut direhabilitasi menjadi mushola, kemudian pada tahun 2004 kembali direnovasi secara permanen hingga menjadi bangunan seperti saat ini. “Walaupun sudah berdiri cukup lama dan mengalami beberapa kali perbaikan, Mushola Al Ikhsan masih memiliki beberapa kekurangan, di antaranya fasilitas kamar mandi yang perlu diperbaiki. Kami sangat bersyukur dan gembira karena ini merupakan pertama kalinya mushola kami dikunjungi oleh Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kota Metro,” ungkap Sukatno. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan serta berharap kunjungan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi pengurus dan jamaah dalam memakmurkan mushola. Di akhir sambutannya, ia mewakili seluruh pengurus memohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan dalam penyambutan dan pelayanan. Kegiatan Safari Ramadhan di Mushola Al Ikhsan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Metro yang religius. (Md/Sr)

0 Comments

Pemkot Metro Perkuat 24 Indikator KLA, Targetkan Naik ke Kategori Utama

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Metro (PPPAPPKB) menggelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2026 di OR Setda Kota Metro, Rabu (04/03/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan 24 indikator dalam penilaian mandiri KLA yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Kepala Dinas PPPAPPKB Kota Metro, Silfia Naharani, dalam paparannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan penilaian mandiri KLA berbasis website tahun 2026. Ia menegaskan pentingnya sistem pembangunan berbasis hak anak melalui integrasi komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, serta dunia usaha. “Perlu kami sampaikan bahwa penting bagi kabupaten/kota memiliki sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dalam kebijakan, program, dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak anak,” ujar Silfia. Ia menjelaskan, terdapat dua tujuan khusus dalam pelaksanaan rapat koordinasi tersebut. Pertama, terpenuhinya 24 indikator Kabupaten/Kota Layak Anak yang harus dilengkapi oleh Gugus Tugas KLA. Kedua, tersedianya data dan dokumen pendukung pada satu kelembagaan serta lima klaster Gugus Tugas KLA Kota Metro sebagai syarat pelaksanaan penilaian mandiri tahun 2026. Menurutnya, penilaian Kota Layak Anak yang diselenggarakan oleh Kementerian PPPA bertujuan mendorong pembangunan terpadu berbasis pemenuhan hak dan perlindungan anak secara terintegrasi di daerah. “KLA ini menjadi marwah yang harus dipenuhi oleh seluruh elemen, tidak hanya penyelenggara daerah dan OPD, tetapi juga Forkopimda serta lembaga masyarakat. Fokusnya meliputi layanan, perlindungan, akses, dan partisipasi anak,” tegasnya. Silfia juga memaparkan lima klaster indikator penilaian KLA, yakni kelembagaan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan serta pemanfaatan waktu luang, dan perlindungan khusus. Ia menekankan bahwa pemenuhan indikator tersebut membutuhkan sinergi lintas perangkat daerah serta dukungan Forkopimda. Lebih lanjut, ia menyatakan optimisme terhadap kesiapan administrasi perangkat daerah di Kota Metro. “Saya meyakini setiap kegiatan sudah memiliki perencanaan, evaluasi, dan administrasi pelengkap yang baik. Karena kita membawa marwah Kota Metro,” katanya. Terkait capaian penghargaan, ia menjelaskan bahwa tingkat KLA terdiri atas Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan Paripurna. Saat ini Kota Metro berada pada kategori Nindya dengan nilai 93 dari 1.000 poin. “Minimal kita harus mempertahankan Nindya, namun semangat kita adalah meraih kategori Utama. Ini tergantung komitmen kita bersama,” ujarnya. Ia menambahkan, pada tahun ini terdapat dua tahapan pemenuhan administrasi, yakni untuk periode 2024–2025 pada awal tahun dan pengisian kegiatan tahun 2026 pada akhir tahun sesuai amanat kementerian. Sementara itu, Wali Kota Metro yang diwakili Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, menegaskan bahwa pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, khususnya Pasal 21. “Pemerintah daerah berkewajiban dan bertanggung jawab melaksanakan serta mendukung kebijakan nasional dalam penyelenggaraan perlindungan anak di daerah melalui pembangunan kabupaten/kota layak anak,” kata Kusbani. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Metro untuk mewujudkan Kota Metro sebagai kota layak anak melalui sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan. Kusbani juga menyoroti pentingnya penyediaan ruang bermain anak di tingkat kelurahan dan kecamatan sebagai bagian dari dukungan konkret terhadap program KLA. Menurutnya, taman bermain memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan motorik dan pertumbuhan anak secara seimbang. “Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program nasional menuju Indonesia Emas 2045. Kita berharap seluruh OPD hingga tingkat kelurahan dapat berkolaborasi memenuhi 24 indikator agar Kota Metro dapat meningkatkan capaian dari kategori baik menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (Tm/Sr)

0 Comments

117 Lansia Kota Metro Terima Bantuan Atensi Kemensos RI Melalui Dinsos-PM

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada 117 lanjut usia (lansia), Rabu (04/03/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Sosial Kota Metro dan dihadiri jajaran Sentra Handayani Kemensos RI. Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pokja Lansia Atensi Sentra Handayani Kemensos RI, Susi, bersama tim. Bantuan diberikan kepada para penerima manfaat yang sebelumnya telah melalui proses asesmen secara menyeluruh. Dalam laporannya, Susi menyampaikan bahwa ada sebanyak 117 lansia yang menerima bantuan dan telah melalui proses assessment untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masing-masing penerima. “Hari ini Insyaallah akan dibagikan bantuan sesuai dengan kebutuhan Bapak dan Ibu semuanya. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi pemenuhan kebutuhan hidup layak, pemberian alat bantu bagi lansia yang membutuhkan, hingga dukungan wirausaha bagi lansia yang masih memiliki usaha produktif,” katanya. Menurut Susi, program Atensi ini merupakan wujud nyata perhatian dan komitmen pemerintah dalam memastikan para lanjut usia tetap memperoleh perlindungan sosial serta dukungan untuk menjalani kehidupan yang layak dan bermartabat. “Bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian dan komitmen Pemerintah dalam memastikan para lanjut usia tetap mendapatkan perlindungan sosial, penghormatan, serta dukungan untuk menjalani kehidupan yang layak, bermartabat, dan produktif,” tegasnya. Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya menjadi dukungan secara material, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para lansia bahwa negara hadir dan peduli terhadap mereka. “Kami berharap bantuan yang diberikan ini tidak hanya menjadi dukungan secara material, tapi juga menjadi penyemangat dan penguat bahwa Bapak dan Ibu lansia bahwa kalian tidak sendiri. Negara hadir untuk Bapak dan Ibu dan peduli,” tambahnya. Susi juga turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam optimalisasi pelayanan sosial bagi masyarakat. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan bekerja keras dalam terselenggaranya kegiatan ini. Semoga segala upaya yang kita lakukan menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat yang sebesar-besarnya,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Metro, Wahyuningsih, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Kementerian Sosial RI kepada masyarakat Kota Metro, khususnya para lansia. Wahyuningsih juga, ucapan selamat datang kepada Ketua Tim Pokja Lansia Atensi Sentra Handayani beserta rombongan dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah disalurkan. “Saya ucapkan selamat datang kepada Ibu Susi beserta tim di Kota Metro dan terima kasih sudah bisa menyalurkan bantuan dari Kementerian Sosial RI kepada warga Kota Metro,” kata Wahyuningsih. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui Kementerian Sosial RI dalam memberikan perlindungan kepada warga yang membutuhkan. “Semoga apa yang diberikan dari Kementerian Sosial RI ini dapat memberikan keberkahan dan memberikan manfaat untuk kita semua,” tuturnya. Wahyuningsih menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang memerlukan bantuan sosial, termasuk para lanjut usia dengan hsrapan bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan sehari-hari maupun kegiatan produktif. “Hari ini sudah tersalurkan dan harapannya tentunya pemerintah memberikan perhatian khusus kepada warganya yang memang memerlukan bantuan. Semoga bantuan yang Bapak Ibu terima ini membawa manfaat dan keberkahan untuk Bapak Ibu sekalian,” pungkasnya. Sebagai Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Metro, ia berharap melalui program Atensi ini Pemerintah Kota Metro bersama Kementerian Sosial RI dapat terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan sosial yang responsif, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan lanjut usia di Kota Metro. (Yl)

0 Comments

BPS Kota Metro Audiensi dengan Wali Kota, Siapkan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro melakukan audiensi dengan Wali Kota Metro bersama jajaran Pemerintah Kota Metro terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 (SE2026) Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Rabu (04/03/2026). Audiensi ini membahas kesiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Sensus 10 tahunan ini bertujuan untuk mendata seluruh pelaku usaha non-pertanian, mulai dari skala mikro, kecil, menengah hingga besar di seluruh Indonesia. SE2026 memiliki peran strategis dalam memetakan struktur perekonomian nasional, memotret perkembangan ekonomi digital dan ekonomi hijau, serta menyediakan data yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kepala BPS Kota Metro, Arum Purbowati, S.ST, menyampaikan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah serta kolaborasi seluruh pihak. “Kegiatan ini tidak akan sukses tanpa dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kolaborasi yang baik antara BPS dan pemerintah akan menghasilkan data yang akurat dan berkualitas,” ujar Arum. Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menyambut baik rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan menyatakan komitmen Pemerintah Kota Metro untuk mendukung penuh kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Metro. Data yang dihasilkan nantinya juga akan menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah,” tegas Wali Kota. Sebagai bentuk keseriusan, Wali Kota Metro juga memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna memastikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan sensus oleh BPS Kota Metro. Lebih lanjut, Wali Kota Metro mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk memberikan data yang sebenar-benarnya kepada petugas sensus. “Saya mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Metro untuk memberikan informasi yang jujur dan lengkap kepada petugas sensus. Data yang akurat akan sangat bermanfaat bagi perencanaan pembangunan ke depan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa data yang diberikan kepada BPS Kota Metro akan dijamin kerahasiaan dan keamanannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Pemerintah menjamin bahwa data yang diberikan kepada BPS akan terjaga kerahasiaan dan privasinya. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tutupnya. Sebagai penutup, audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Badan Pusat Statistik dan Pemerintah Kota Metro guna menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif seluruh pelaku usaha dan masyarakat sehingga proses pendataan dapat berjalan optimal, transparan, dan tepat sasaran. Dengan adanya audiensi ini, diharapkan penyelenggaraan SE2026 dapat menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan terpercaya sebagai landasan perumusan kebijakan strategis, tidak hanya bagi pembangunan ekonomi daerah, tetapi juga demi mendukung pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional secara berkelanjutan. (Bsr/Sr)

0 Comments

Safari Ramadan 2026, Pemkot Metro Pererat Ukhuwah dan Serahkan Bantuan Karpet Masjid

Pemerintah Kota Metro kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang kali ini dipusatkan di Masjid At Taqwa Panti Asuhan Budi Utomo, Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Selasa malam (03/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Metro, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyambut kedatangan rombongan Safari Ramadan. Pelaksanaan Safari Ramadan tahun ini dibagi menjadi dua tim. Tim I dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, sedangkan Tim II dipimpin Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana. Pembagian tim dilakukan guna memperluas jangkauan silaturahmi ke masjid dan musala di seluruh wilayah Kota Metro. Ketua Taqmir Masjid At Taqwa yang juga Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Metro Barat, Tukijo, menyampaikan bahwa masjid tersebut menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat hampir sepanjang hari. “Masjid At Taqwa ini hampir 24 jam digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan oleh masyarakat sekitar, bahkan jamaah dari luar daerah seperti Lampung Timur dan Lampung Tengah juga turut memanfaatkan fasilitas masjid ini,” ujar Tukijo. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro yang diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah, Kusbani, menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. “Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Metro yang religius dan harmonis,” kata Kusbani. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus masjid dan masyarakat yang terus menghidupkan syiar Islam melalui berbagai kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadan. “Pemerintah Kota Metro sangat mengapresiasi peran aktif pengurus masjid dan seluruh elemen masyarakat dalam memakmurkan masjid serta menjaga nilai-nilai kebersamaan,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, tim Safari Ramadan Pemerintah Kota Metro turut menyerahkan bantuan berupa 10 rol karpet masjid. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kusbani dan diterima langsung oleh Tukijo selaku Ketua Taqmir Masjid At Taqwa. Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemerintah Kota Metro berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi pembangunan daerah (Bsr/Sr)

0 Comments

Z-Ifthar dan Z-Auto Resmi Diluncurkan, Perkuat Pemberdayaan UMKM dan Optimalisasi Zakat di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro menghadiri peluncuran program Z-Ifthar dan Z-Auto yang digagas oleh BAZNAS Kota Metro di Masjid Al Hakim, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Selasa (3/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I Sekda Kota Metro Helmy Zain yang mewakili Wali Kota Metro, jajaran BAZNAS, kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta para pelaku UMKM penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kota Metro, Joko Suroso, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya launching Program Baznas RI yaitu Z-Ifthar dan Z-Auto di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, serta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Metro yang diwakili Asisten I Sekda atas dukungan dan kehadiran dalam kegiatan BAZNAS Kota Metro. Hal ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Metro dan penguat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat. “Semoga program Z-Ifthar dan Z-Auto bisa memotivasi dan memacu kepada para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya pasca bulan Ramadhan dan 3 orang yang menggeluti perbengkelan. Dan tentu kami mendoakan kepada para Muzaki yang telah mengeluarkan zakatnya menjadi amal jariyah yang mengalir terus seiring dengan perkembangan usaha para pelaku UMKM ini, “ujarnya. Program Z-Ifthar, lanjut Joko, merupakan kepanjangan dari Zakat dan Ifthar yang dimaknai sebagai program pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui dukungan modal usaha bagi pedagang makanan berbuka puasa kepada sebanyak 30 pelaku UMKM berupa bantuan modal masing-masing sebesar Rp 300.000 yang telah mulai disalurkan sejak 1 Ramadan 1447 H atau bertepatan dengan 19 Februari 2026. “Kami berharap program ini dapat memotivasi dan memacu para pelaku UMKM untuk terus mengembangkan usahanya, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga pasca-Ramadan,” ujar Joko. Selain Z-Ifthar, BAZNAS Kota Metro juga meluncurkan program Z-Auto yang menyasar pelaku usaha bengkel sepeda motor dalam program pemberdayaan dan pendayagunaan bagi pelaku usaha dengan memberikan fasilitas berupa alat bengkel, kompresor, suku cadang, oli, serta pendampingan berkelanjutan yang diberikan bantuan modal senilai Rp 20 juta untuk setiap bengkel. Dalam kesempatan itu, Ketua BAZNAS juga mengingatkan pentingnya menunaikan kewajiban zakat fitrah dan zakat mal di bulan suci Ramadan tahun 1447 H yang diharapkan dapat didukung oleh Wali Kota Metro melalui Surat Edaran dengan besaran zakat fitrah yang diusulkan mengacu pada edaran Gubernur Lampung, yakni sebesar 1 sha’ atau 2,7 kilogram beras, atau senilai Rp40.000 per jiwa. Selain itu, bagi masyarakat yang berhalangan puasa karena alasan syar’i seperti sakit atau hamil, dapat membayar fidiyah sebesar Rp20.000 per hari sesuai jumlah hari yang ditinggalkan melalui Baznas Kota Metro. Untuk zakat mal, Joko menjelaskan bahwa sesuai edaran Ketua BAZNAS RI resmi menetapkan nilai nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2026 sebesar Rp91.681.728 per tahun atau Rp7.640.144 per bulan, ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Ketua BAZNAS Nomor 15 Tahun 2026 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2026 yaitu setara dengan 85 gram emas 14 karat dengan kandungan 58,33 hingga 62,49 persen. Untuk itu, Joko berharap Wali Kota Metro dapat memberikan dukungan dan support terkait zakat serta melakukan sosialisasi kepada seluruh kepala perangkat daerah yang ada di unit kerja masing-masing. Sementara itu, Asisten I Sekda Kota Metro, Helmy Zain , dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Z-Ifthor yang kita laksanakan hari ini bukan hanya sekadar agenda berbuka puasa bersama, tetapi memiliki makna yang jauh lebih dalam. “Ini adalah momentum memperkuat ukhuwah islamiyah, mempererat silaturahmi antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, para muzaki, dan para mustahik. Di sinilah kita merasakan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban individual, melainkan instrumen sosial yang mampu menggerakkan solidaritas dan keadilan ekonomi, “ungkap Helmy. Tak hanya Z-Ifthor, program Z-Auto juga dinilai sebagai salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS Kota Metro dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat melalui bantuan usaha produktif, bukan hanya memberikan alat atau modal, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat untuk bangkit, mandiri, dan meningkatkan taraf hidup keluarga. “Kepada para penerima manfaat, saya berpesan agar bantuan ini dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab. Gunakan sebagai modal untuk mengembangkan usaha, tingkatkan kualitas layanan, dan jaga kepercayaan yang telah diberikan,” harapnya. Helmy juga berharap sinergi antara pemerintah dan BAZNAS bisa menjadi titik awal yang dapat terus terjalin demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kota Metro. (Md/Yl/Sr)

0 Comments

IDSD 2025: Metro Unggul di TIK dan Pasar Produk, Fokus Perkuat Infrastruktur dan Inovasi

Berdasarkan rilis Data Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025, Kota Metro mencatatkan capaian yang sangat membanggakan dengan skor 4,19 — tertinggi di Provinsi Lampung. Capaian ini melampaui Kota Bandar Lampung (4,14) serta jauh di atas rata-rata nasional (3,50). Dengan hasil ini, Metro resmi memosisikan diri sebagai benchmark pembangunan daerah di Provinsi Lampung. Kompetitif  Kota Metro terlihat sangat kuat pada beberapa pilar utama. Pilar Adopsi Teknologi Informasi dan Komunikasi (5,00) menunjukkan bahwa Metro telah bertransformasi menjadi Digital Hub dengan infrastruktur dan literasi digital masyarakat pada level tertinggi. Pilar Pasar Produk (5,00) juga menegaskan efisiensi pasar serta aksesibilitas barang dan jasa yang sangat baik, memperkuat posisi Metro sebagai kota jasa dan perdagangan. Selain itu, Pilar Dinamika Bisnis (4,86) menunjukkan kultur kewirausahaan yang sehat dan kemudahan berusaha yang hampir menyentuh skor sempurna. “Namun demikian, capaian ini tidak membuat kita lengah. Terdapat beberapa catatan kritis yang menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Metro. Pertama pada Pilar Infrastruktur (3,36), skor Metro berada di bawah rata-rata Provinsi Lampung (3,51) dan di bawah Kabupaten Lampung Selatan (3,71). Ini menjadi sinyal bahwa kualitas infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, air bersih, dan fasilitas publik perlu mendapat perhatian lebih serius, terutama dalam konteks pemeliharaan dan peningkatan kualitas. Kedua, Pilar Kapabilitas Inovasi (3,67) menunjukkan bahwa meskipun dinamika bisnis tinggi, kemampuan menghasilkan inovasi baru dan penguatan riset serta pengembangan (R&D) masih perlu ditingkatkan. Metro sudah unggul dalam perdagangan, namun ke depan harus bertransformasi menjadi kota yang juga kuat dalam menciptakan produk dan teknologi baru. Ketiga, pada Pilar Pasar Tenaga Kerja (3,52), Metro masih berada di bawah Bandar Lampung (3,97). Hal ini mengindikasikan adanya potensi ketidaksesuaian antara ketersediaan tenaga kerja terampil dengan kebutuhan dunia usaha. Kepala Bappeda Kota Metro mengatakan, berdasarkan kondisi tersebut, arah kebijakan pembangunan Kota Metro ke depan akan difokuskan pada tiga strategi utama, Urban Regeneration (Revitalisasi Infrastruktur). Pemerintah Kota akan memprioritaskan audit menyeluruh terhadap infrastruktur perkotaan, dengan fokus pada peningkatan kualitas, konektivitas, dan keberlanjutan. Pembangunan tidak lagi sekadar ekspansi fisik, tetapi peningkatan mutu layanan dasar seperti jalan kota, drainase, dan sistem air minum. “Selanjutnya, transformasi dari kota perdagangan menuju kota inovasi. Dengan kekuatan pada adopsi TIK dan dinamika bisnis, Metro akan mendorong pembentukan ekosistem inovasi melalui pengembangan science and techno park, co-working space, serta kolaborasi aktif dengan perguruan tinggi. Targetnya, Metro tidak hanya menjadi pusat distribusi, tetapi juga pusat produksi inovasi daerah,” papar Yeri. Sedangkan untuk, Optimalisasi Tenaga Kerja Terampil melalui Program Link and Match.Dengan skor tinggi pada Pilar Keterampilan (4,43), Metro memiliki modal manusia yang kuat. Pemerintah akan memperkuat sinergi antara SMK, perguruan tinggi, dan pelaku usaha agar tercipta keselarasan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri. Dalam menanggapi hal ini, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan, capaian IDSD 2025 ini bukanlah garis akhir, melainkan pijakan awal untuk lompatan pembangunan yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan. “Kota Metro akan terus berbenah, memperkuat keunggulan, serta menutup celah kelemahan, demi mewujudkan Metro sebagai kota modern, kompetitif, dan inovatif di tingkat nasional,” ungkap Bambang. (Sr)

0 Comments

PEMKOT METRO SILAHTURAHMI LEWAT SAFARI RAMADHAN DI MASJID AR-RAHIM PURWOASRI

Kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kota Metro kembali dilaksanakan, kali ini bertempat di Masjid Ar-Rahim, Purwoasri. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Metro berhalangan hadir dan diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro, Subehi, S.STP., M.M. (02/03/2026). Dalam sambutannya, Subehi menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga jajaran Pemerintah Kota Metro bersama DPRD Kota Metro, serta unsur Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dapat terus melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan secara rutin di berbagai masjid dan musholla di Kota Metro. Pelaksanaan Safari Ramadhan di Masjid Ar-Rahim Purwoasri ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Kehadiran tim Safari Ramadhan diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada takmir, segenap pengurus, dan jamaah Masjid Ar-Rahim Purwoasri, serta camat, lurah, dan para pamong setempat yang telah menyambut Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kota Metro dengan penuh kehangatan, serta mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan ibadah malam tersebut. Safari Ramadhan Pemerintah Kota Metro Tahun 1447 H/2026 M dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama dipimpin oleh Wali Kota Metro yang melaksanakan kegiatan di Masjid Nurul Iman, Sumbersari Bantul, sementara kelompok kedua dipimpin oleh Wakil Wali Kota Metro yang dijadwalkan melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Ar-Rahim Purwoasri. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Metro juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Ar-Rahim Purwoasri berupa dua unit AC ½ PK dengan total nilai Rp8.450.000 (delapan juta empat ratus lima puluh ribu rupiah). Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kenyamanan jamaah dalam melaksanakan ibadah, khususnya di bulan suci Ramadhan. “Atas nama jajaran Pemerintah Kota Metro, disampaikan pula ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat, serta permohonan maaf lahir dan batin,” kata Subehi Selanjutnya, ia juga berharap melalui kegiatan silaturahmi ini dapat menjadi sarana introspeksi diri, mempererat persatuan, serta meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama membangun Kota Metro yang lebih baik. (Yd/Sr)