0 Comments

117 Lansia Kota Metro Terima Bantuan Atensi Kemensos RI Melalui Dinsos-PM

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada 117 lanjut usia (lansia), Rabu (04/03/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Sosial Kota Metro dan dihadiri jajaran Sentra Handayani Kemensos RI. Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pokja Lansia Atensi Sentra Handayani Kemensos RI, Susi, bersama tim. Bantuan diberikan kepada para penerima manfaat yang sebelumnya telah melalui proses asesmen secara menyeluruh. Dalam laporannya, Susi menyampaikan bahwa ada sebanyak 117 lansia yang menerima bantuan dan telah melalui proses assessment untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masing-masing penerima. “Hari ini Insyaallah akan dibagikan bantuan sesuai dengan kebutuhan Bapak dan Ibu semuanya. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi pemenuhan kebutuhan hidup layak, pemberian alat bantu bagi lansia yang membutuhkan, hingga dukungan wirausaha bagi lansia yang masih memiliki usaha produktif,” katanya. Menurut Susi, program Atensi ini merupakan wujud nyata perhatian dan komitmen pemerintah dalam memastikan para lanjut usia tetap memperoleh perlindungan sosial serta dukungan untuk menjalani kehidupan yang layak dan bermartabat. “Bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian dan komitmen Pemerintah dalam memastikan para lanjut usia tetap mendapatkan perlindungan sosial, penghormatan, serta dukungan untuk menjalani kehidupan yang layak, bermartabat, dan produktif,” tegasnya. Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya menjadi dukungan secara material, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para lansia bahwa negara hadir dan peduli terhadap mereka. “Kami berharap bantuan yang diberikan ini tidak hanya menjadi dukungan secara material, tapi juga menjadi penyemangat dan penguat bahwa Bapak dan Ibu lansia bahwa kalian tidak sendiri. Negara hadir untuk Bapak dan Ibu dan peduli,” tambahnya. Susi juga turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam optimalisasi pelayanan sosial bagi masyarakat. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan bekerja keras dalam terselenggaranya kegiatan ini. Semoga segala upaya yang kita lakukan menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat yang sebesar-besarnya,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Metro, Wahyuningsih, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Kementerian Sosial RI kepada masyarakat Kota Metro, khususnya para lansia. Wahyuningsih juga, ucapan selamat datang kepada Ketua Tim Pokja Lansia Atensi Sentra Handayani beserta rombongan dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah disalurkan. “Saya ucapkan selamat datang kepada Ibu Susi beserta tim di Kota Metro dan terima kasih sudah bisa menyalurkan bantuan dari Kementerian Sosial RI kepada warga Kota Metro,” kata Wahyuningsih. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui Kementerian Sosial RI dalam memberikan perlindungan kepada warga yang membutuhkan. “Semoga apa yang diberikan dari Kementerian Sosial RI ini dapat memberikan keberkahan dan memberikan manfaat untuk kita semua,” tuturnya. Wahyuningsih menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang memerlukan bantuan sosial, termasuk para lanjut usia dengan hsrapan bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan sehari-hari maupun kegiatan produktif. “Hari ini sudah tersalurkan dan harapannya tentunya pemerintah memberikan perhatian khusus kepada warganya yang memang memerlukan bantuan. Semoga bantuan yang Bapak Ibu terima ini membawa manfaat dan keberkahan untuk Bapak Ibu sekalian,” pungkasnya. Sebagai Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Metro, ia berharap melalui program Atensi ini Pemerintah Kota Metro bersama Kementerian Sosial RI dapat terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan sosial yang responsif, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan lanjut usia di Kota Metro. (Yl)

0 Comments

BPS Kota Metro Audiensi dengan Wali Kota, Siapkan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro melakukan audiensi dengan Wali Kota Metro bersama jajaran Pemerintah Kota Metro terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 (SE2026) Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Rabu (04/03/2026). Audiensi ini membahas kesiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Sensus 10 tahunan ini bertujuan untuk mendata seluruh pelaku usaha non-pertanian, mulai dari skala mikro, kecil, menengah hingga besar di seluruh Indonesia. SE2026 memiliki peran strategis dalam memetakan struktur perekonomian nasional, memotret perkembangan ekonomi digital dan ekonomi hijau, serta menyediakan data yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kepala BPS Kota Metro, Arum Purbowati, S.ST, menyampaikan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah serta kolaborasi seluruh pihak. “Kegiatan ini tidak akan sukses tanpa dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kolaborasi yang baik antara BPS dan pemerintah akan menghasilkan data yang akurat dan berkualitas,” ujar Arum. Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menyambut baik rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan menyatakan komitmen Pemerintah Kota Metro untuk mendukung penuh kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Metro. Data yang dihasilkan nantinya juga akan menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah,” tegas Wali Kota. Sebagai bentuk keseriusan, Wali Kota Metro juga memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna memastikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan sensus oleh BPS Kota Metro. Lebih lanjut, Wali Kota Metro mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk memberikan data yang sebenar-benarnya kepada petugas sensus. “Saya mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Metro untuk memberikan informasi yang jujur dan lengkap kepada petugas sensus. Data yang akurat akan sangat bermanfaat bagi perencanaan pembangunan ke depan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa data yang diberikan kepada BPS Kota Metro akan dijamin kerahasiaan dan keamanannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Pemerintah menjamin bahwa data yang diberikan kepada BPS akan terjaga kerahasiaan dan privasinya. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tutupnya. Sebagai penutup, audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Badan Pusat Statistik dan Pemerintah Kota Metro guna menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif seluruh pelaku usaha dan masyarakat sehingga proses pendataan dapat berjalan optimal, transparan, dan tepat sasaran. Dengan adanya audiensi ini, diharapkan penyelenggaraan SE2026 dapat menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan terpercaya sebagai landasan perumusan kebijakan strategis, tidak hanya bagi pembangunan ekonomi daerah, tetapi juga demi mendukung pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional secara berkelanjutan. (Bsr/Sr)

0 Comments

Safari Ramadan 2026, Pemkot Metro Pererat Ukhuwah dan Serahkan Bantuan Karpet Masjid

Pemerintah Kota Metro kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang kali ini dipusatkan di Masjid At Taqwa Panti Asuhan Budi Utomo, Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Selasa malam (03/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Metro, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyambut kedatangan rombongan Safari Ramadan. Pelaksanaan Safari Ramadan tahun ini dibagi menjadi dua tim. Tim I dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, sedangkan Tim II dipimpin Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana. Pembagian tim dilakukan guna memperluas jangkauan silaturahmi ke masjid dan musala di seluruh wilayah Kota Metro. Ketua Taqmir Masjid At Taqwa yang juga Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Metro Barat, Tukijo, menyampaikan bahwa masjid tersebut menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat hampir sepanjang hari. “Masjid At Taqwa ini hampir 24 jam digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan oleh masyarakat sekitar, bahkan jamaah dari luar daerah seperti Lampung Timur dan Lampung Tengah juga turut memanfaatkan fasilitas masjid ini,” ujar Tukijo. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro yang diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah, Kusbani, menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. “Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Metro yang religius dan harmonis,” kata Kusbani. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus masjid dan masyarakat yang terus menghidupkan syiar Islam melalui berbagai kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadan. “Pemerintah Kota Metro sangat mengapresiasi peran aktif pengurus masjid dan seluruh elemen masyarakat dalam memakmurkan masjid serta menjaga nilai-nilai kebersamaan,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, tim Safari Ramadan Pemerintah Kota Metro turut menyerahkan bantuan berupa 10 rol karpet masjid. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kusbani dan diterima langsung oleh Tukijo selaku Ketua Taqmir Masjid At Taqwa. Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemerintah Kota Metro berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi pembangunan daerah (Bsr/Sr)

0 Comments

Z-Ifthar dan Z-Auto Resmi Diluncurkan, Perkuat Pemberdayaan UMKM dan Optimalisasi Zakat di Kota Metro

Pemerintah Kota Metro menghadiri peluncuran program Z-Ifthar dan Z-Auto yang digagas oleh BAZNAS Kota Metro di Masjid Al Hakim, Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Selasa (3/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I Sekda Kota Metro Helmy Zain yang mewakili Wali Kota Metro, jajaran BAZNAS, kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta para pelaku UMKM penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kota Metro, Joko Suroso, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya launching Program Baznas RI yaitu Z-Ifthar dan Z-Auto di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, serta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Metro yang diwakili Asisten I Sekda atas dukungan dan kehadiran dalam kegiatan BAZNAS Kota Metro. Hal ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Metro dan penguat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat. “Semoga program Z-Ifthar dan Z-Auto bisa memotivasi dan memacu kepada para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya pasca bulan Ramadhan dan 3 orang yang menggeluti perbengkelan. Dan tentu kami mendoakan kepada para Muzaki yang telah mengeluarkan zakatnya menjadi amal jariyah yang mengalir terus seiring dengan perkembangan usaha para pelaku UMKM ini, “ujarnya. Program Z-Ifthar, lanjut Joko, merupakan kepanjangan dari Zakat dan Ifthar yang dimaknai sebagai program pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui dukungan modal usaha bagi pedagang makanan berbuka puasa kepada sebanyak 30 pelaku UMKM berupa bantuan modal masing-masing sebesar Rp 300.000 yang telah mulai disalurkan sejak 1 Ramadan 1447 H atau bertepatan dengan 19 Februari 2026. “Kami berharap program ini dapat memotivasi dan memacu para pelaku UMKM untuk terus mengembangkan usahanya, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga pasca-Ramadan,” ujar Joko. Selain Z-Ifthar, BAZNAS Kota Metro juga meluncurkan program Z-Auto yang menyasar pelaku usaha bengkel sepeda motor dalam program pemberdayaan dan pendayagunaan bagi pelaku usaha dengan memberikan fasilitas berupa alat bengkel, kompresor, suku cadang, oli, serta pendampingan berkelanjutan yang diberikan bantuan modal senilai Rp 20 juta untuk setiap bengkel. Dalam kesempatan itu, Ketua BAZNAS juga mengingatkan pentingnya menunaikan kewajiban zakat fitrah dan zakat mal di bulan suci Ramadan tahun 1447 H yang diharapkan dapat didukung oleh Wali Kota Metro melalui Surat Edaran dengan besaran zakat fitrah yang diusulkan mengacu pada edaran Gubernur Lampung, yakni sebesar 1 sha’ atau 2,7 kilogram beras, atau senilai Rp40.000 per jiwa. Selain itu, bagi masyarakat yang berhalangan puasa karena alasan syar’i seperti sakit atau hamil, dapat membayar fidiyah sebesar Rp20.000 per hari sesuai jumlah hari yang ditinggalkan melalui Baznas Kota Metro. Untuk zakat mal, Joko menjelaskan bahwa sesuai edaran Ketua BAZNAS RI resmi menetapkan nilai nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2026 sebesar Rp91.681.728 per tahun atau Rp7.640.144 per bulan, ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Ketua BAZNAS Nomor 15 Tahun 2026 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2026 yaitu setara dengan 85 gram emas 14 karat dengan kandungan 58,33 hingga 62,49 persen. Untuk itu, Joko berharap Wali Kota Metro dapat memberikan dukungan dan support terkait zakat serta melakukan sosialisasi kepada seluruh kepala perangkat daerah yang ada di unit kerja masing-masing. Sementara itu, Asisten I Sekda Kota Metro, Helmy Zain , dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Z-Ifthor yang kita laksanakan hari ini bukan hanya sekadar agenda berbuka puasa bersama, tetapi memiliki makna yang jauh lebih dalam. “Ini adalah momentum memperkuat ukhuwah islamiyah, mempererat silaturahmi antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, para muzaki, dan para mustahik. Di sinilah kita merasakan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban individual, melainkan instrumen sosial yang mampu menggerakkan solidaritas dan keadilan ekonomi, “ungkap Helmy. Tak hanya Z-Ifthor, program Z-Auto juga dinilai sebagai salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS Kota Metro dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat melalui bantuan usaha produktif, bukan hanya memberikan alat atau modal, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat untuk bangkit, mandiri, dan meningkatkan taraf hidup keluarga. “Kepada para penerima manfaat, saya berpesan agar bantuan ini dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab. Gunakan sebagai modal untuk mengembangkan usaha, tingkatkan kualitas layanan, dan jaga kepercayaan yang telah diberikan,” harapnya. Helmy juga berharap sinergi antara pemerintah dan BAZNAS bisa menjadi titik awal yang dapat terus terjalin demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kota Metro. (Md/Yl/Sr)

0 Comments

IDSD 2025: Metro Unggul di TIK dan Pasar Produk, Fokus Perkuat Infrastruktur dan Inovasi

Berdasarkan rilis Data Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025, Kota Metro mencatatkan capaian yang sangat membanggakan dengan skor 4,19 — tertinggi di Provinsi Lampung. Capaian ini melampaui Kota Bandar Lampung (4,14) serta jauh di atas rata-rata nasional (3,50). Dengan hasil ini, Metro resmi memosisikan diri sebagai benchmark pembangunan daerah di Provinsi Lampung. Kompetitif  Kota Metro terlihat sangat kuat pada beberapa pilar utama. Pilar Adopsi Teknologi Informasi dan Komunikasi (5,00) menunjukkan bahwa Metro telah bertransformasi menjadi Digital Hub dengan infrastruktur dan literasi digital masyarakat pada level tertinggi. Pilar Pasar Produk (5,00) juga menegaskan efisiensi pasar serta aksesibilitas barang dan jasa yang sangat baik, memperkuat posisi Metro sebagai kota jasa dan perdagangan. Selain itu, Pilar Dinamika Bisnis (4,86) menunjukkan kultur kewirausahaan yang sehat dan kemudahan berusaha yang hampir menyentuh skor sempurna. “Namun demikian, capaian ini tidak membuat kita lengah. Terdapat beberapa catatan kritis yang menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Metro. Pertama pada Pilar Infrastruktur (3,36), skor Metro berada di bawah rata-rata Provinsi Lampung (3,51) dan di bawah Kabupaten Lampung Selatan (3,71). Ini menjadi sinyal bahwa kualitas infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, air bersih, dan fasilitas publik perlu mendapat perhatian lebih serius, terutama dalam konteks pemeliharaan dan peningkatan kualitas. Kedua, Pilar Kapabilitas Inovasi (3,67) menunjukkan bahwa meskipun dinamika bisnis tinggi, kemampuan menghasilkan inovasi baru dan penguatan riset serta pengembangan (R&D) masih perlu ditingkatkan. Metro sudah unggul dalam perdagangan, namun ke depan harus bertransformasi menjadi kota yang juga kuat dalam menciptakan produk dan teknologi baru. Ketiga, pada Pilar Pasar Tenaga Kerja (3,52), Metro masih berada di bawah Bandar Lampung (3,97). Hal ini mengindikasikan adanya potensi ketidaksesuaian antara ketersediaan tenaga kerja terampil dengan kebutuhan dunia usaha. Kepala Bappeda Kota Metro mengatakan, berdasarkan kondisi tersebut, arah kebijakan pembangunan Kota Metro ke depan akan difokuskan pada tiga strategi utama, Urban Regeneration (Revitalisasi Infrastruktur). Pemerintah Kota akan memprioritaskan audit menyeluruh terhadap infrastruktur perkotaan, dengan fokus pada peningkatan kualitas, konektivitas, dan keberlanjutan. Pembangunan tidak lagi sekadar ekspansi fisik, tetapi peningkatan mutu layanan dasar seperti jalan kota, drainase, dan sistem air minum. “Selanjutnya, transformasi dari kota perdagangan menuju kota inovasi. Dengan kekuatan pada adopsi TIK dan dinamika bisnis, Metro akan mendorong pembentukan ekosistem inovasi melalui pengembangan science and techno park, co-working space, serta kolaborasi aktif dengan perguruan tinggi. Targetnya, Metro tidak hanya menjadi pusat distribusi, tetapi juga pusat produksi inovasi daerah,” papar Yeri. Sedangkan untuk, Optimalisasi Tenaga Kerja Terampil melalui Program Link and Match.Dengan skor tinggi pada Pilar Keterampilan (4,43), Metro memiliki modal manusia yang kuat. Pemerintah akan memperkuat sinergi antara SMK, perguruan tinggi, dan pelaku usaha agar tercipta keselarasan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri. Dalam menanggapi hal ini, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan, capaian IDSD 2025 ini bukanlah garis akhir, melainkan pijakan awal untuk lompatan pembangunan yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan. “Kota Metro akan terus berbenah, memperkuat keunggulan, serta menutup celah kelemahan, demi mewujudkan Metro sebagai kota modern, kompetitif, dan inovatif di tingkat nasional,” ungkap Bambang. (Sr)

0 Comments

PEMKOT METRO SILAHTURAHMI LEWAT SAFARI RAMADHAN DI MASJID AR-RAHIM PURWOASRI

Kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kota Metro kembali dilaksanakan, kali ini bertempat di Masjid Ar-Rahim, Purwoasri. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Metro berhalangan hadir dan diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro, Subehi, S.STP., M.M. (02/03/2026). Dalam sambutannya, Subehi menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga jajaran Pemerintah Kota Metro bersama DPRD Kota Metro, serta unsur Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dapat terus melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan secara rutin di berbagai masjid dan musholla di Kota Metro. Pelaksanaan Safari Ramadhan di Masjid Ar-Rahim Purwoasri ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Kehadiran tim Safari Ramadhan diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada takmir, segenap pengurus, dan jamaah Masjid Ar-Rahim Purwoasri, serta camat, lurah, dan para pamong setempat yang telah menyambut Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kota Metro dengan penuh kehangatan, serta mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan ibadah malam tersebut. Safari Ramadhan Pemerintah Kota Metro Tahun 1447 H/2026 M dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama dipimpin oleh Wali Kota Metro yang melaksanakan kegiatan di Masjid Nurul Iman, Sumbersari Bantul, sementara kelompok kedua dipimpin oleh Wakil Wali Kota Metro yang dijadwalkan melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Ar-Rahim Purwoasri. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Metro juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Ar-Rahim Purwoasri berupa dua unit AC ½ PK dengan total nilai Rp8.450.000 (delapan juta empat ratus lima puluh ribu rupiah). Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kenyamanan jamaah dalam melaksanakan ibadah, khususnya di bulan suci Ramadhan. “Atas nama jajaran Pemerintah Kota Metro, disampaikan pula ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat, serta permohonan maaf lahir dan batin,” kata Subehi Selanjutnya, ia juga berharap melalui kegiatan silaturahmi ini dapat menjadi sarana introspeksi diri, mempererat persatuan, serta meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama membangun Kota Metro yang lebih baik. (Yd/Sr)

0 Comments

Safari Ramadan 1447H/ 2025 M di Kota Metro, Wali Kota Tekankan Pentingnya Silaturahmi dan Kebersamaan

Pemerintah Kota Metro kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Masjid Nurul Iman, Jalan Proklamasi, Kelurahan Sumber Sari Bantul, Kecamatan Metro Selatan, Senin malam (02/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Metro, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyambut kehadiran rombongan Safari Ramadan. Pelaksanaan Safari Ramadan tahun ini dibagi menjadi dua tim. Tim I dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, sementara Tim II dipimpin oleh Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana. Pembagian tim ini dilakukan agar kegiatan silaturahmi dapat menjangkau lebih banyak masjid dan mushola di wilayah Kota Metro. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro yang dalam hal ini di Wakilkan oleh Plh. Sekda, Kusbani menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. “Safari Ramadan ini bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Kami ingin hadir lebih dekat, mendengar langsung aspirasi warga, serta bersama-sama membangun Kota Metro yang lebih baik,” ujar Kusbani. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Metro juga menyerahkan bantuan berupa Matrial rumah ibadah senilai Rp.9.379.000 Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Plh. Sekda Kota Metro dan diterima oleh Ketua Taqmir Masjid Nurul Iman. Kusbani berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah. “Kami berharap bantuan ini dapat digunakan dan dirawat dengan sebaik-baiknya sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman, khususnya di bulan suci Ramadan ini,” tambahnya. Kegiatan Safari Ramadan di Mushola Al-Hikmah ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh K.H. Buya Zakaria, yang mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjaga kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. Di tengah kegiatan tausiyah yang disampaikan oleh yang akrab dengan sapaan Buya ini, tampak suasana penuh keakraban dan keharmonisan antara jajaran Pemerintah Kota Metro dan masyarakat sekitar yang hadir dalam kegiatan tersebut. (Bsr/Sr)

0 Comments

Wali Kota Metro Lantik 100 Pejabat Baru, Fokus pada Pelayanan Publik Lebih Baik

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso mengambil sumpah jabatan dan melantik 100 pejabat yang terdiri dari pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, kepala puskesmas, serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai, Kota Metro, Senin (02/03/2026). Bambang Iman Santoso, menegaskan bahwa pelantikan kali ini berfokus pada pengukuhan dinas baru serta perangkat daerah yang mengalami perubahan nomenklatur. Ia menyebutkan, beberapa perubahan tersebut di antaranya Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) yang kini resmi menjadi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Dinas Komunikasi dan Informatika yang berubah menjadi Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Metro. Kemudian Disporapar menjadi Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dinas Perdagangan menjadi Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta terdapat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Metro. “Hari ini kita berfokus kepada pengukuhan atas perubahan nomenklatur dinas-dinas tertentu. Seperti yang saya sampaikan tadi, ASN harus betul-betul memperbaiki kinerja, terutama di Kota Metro yang benar-benar harus menunjukkan kinerja yang baik demi memberikan pelayanan yang baik,” ujar Bambang. Selanjutnya ia, juga turut menekankan bahwa sorotan masyarakat terhadap aparatur sipil negara (ASN) sangat besar, khususnya dalam hal pelayanan publik apabila pegawai mampu memberikan pelayanan terbaik, maka citra positif juga akan mengikuti. “Bagaimanapun sorotan masyarakat, jika pegawai memberikan pelayanan yang terbaik pasti akan disorot dengan hal-hal yang baik pula,” tambahnya. Tak hanya itu, Bambang juga menyampaikan harapannya agar seluruh ASN di Kota Metro mampu memberikan pelayanan dan suguhan terbaik kepada masyarakat dan pemerintah harus memiliki tekad kuat untuk menjadi pelayan masyarakat yang profesional dan responsif. “Kegiatan pelantikan dan mutasi pejabat merupakan bagian dari pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan. Pelantikan ini, menjadi langkah strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) yang berorientasi pada pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel,” tandasnya. Sehingga dalam sambutannya, Bambang berpesan dan mengucapkaan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik, agar amanah jabatan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Semoga dengan jabatan yang diemban dapat menjaga dan menjadi bentuk kepercayaan dari pimpinan dan masyarakat, sehingga harus dijalankan dengan integritas, loyalitas, dan komitmen tinggi,” ungkapnya. Bambang juga mengingatkan bahwa Pemerintah Kota Metro saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan daerah, reformasi birokrasi, hingga tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. “Tak sampai disitu, Pemkot juga meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk mampu beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi dinamika tersebut. Secara khusus, saya berharap pejabat pimpinan tinggi pratama mampu menjadi pemimpin sekaligus teladan yang dapat menggerakkan organisasi dan membangun sinergi lintas sektor,” harapnya. Kemudian, Bambang juga menginginkan pejabat administrator dan pengawas untuk terus meningkatkan kualitas manajerial, serta pengawasan kinerja agar program berjalan efektif dan tepat sasaran. “Adapun pejabat fungsional diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas layanan sesuai bidang keahlian masing-masing, mengingat tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat, tepat, dan transparan akan terus meningkat seiring dengan harapan masyarakat Kota Metro,” pungkasnya. (tm/bsr/mdn/Sr)

0 Comments

Buku Empat Sekawan Jadi Tema Utama Nongki ke-7 Dispustakarda Kota Metro

Semangat literasi kembali menggema dalam gelaran “Nongki” atau Nongkrong Literasi ke-7 yang diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispustakarda) Kota Metro yang berlangsung di Taman Merdeka Kota Metro, Minggu (01/03/2026). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi para pegiat literasi untuk berbagi pengalaman, gagasan, dan praktik baik dalam membangun budaya baca dan tulis di tengah masyarakat. Sekretaris Dispustakarda Kota Metro, Fitri Luthfiana Immawati, menyampaikan bahwa Nongki merupakan wadah sinergi seluruh penggerak literasi se-Kota Metro, dimana Dispustakarda hadir sebagai fasilitator yang menghimpun berbagai entitas untuk bersama-sama mendorong tumbuhnya literasi. “Nongki ini adalah hasil kolaborasi seluruh penggerak literasi. Kami di dinas hanya sebagai fasilitator untuk menyinergikan gerakan agar literasi di Kota Metro terus berkembang,” ujar Fitri dalam sambutannya. Fitri juga menjelaskan bahwa pada gelaran kali ini, Dispustakarda Kota Metro menghadirkan 2 narasumber yaitu Camat Metro Barat yang juga merupakan Bunda Literasi Kecamatan Metro Barat, Risfania, serta Rosiana Putri yang merupakan pengelola Perpustakaan Kelurahan Tejo Agung yang berprestasi di tingkat nasional. “Selain itu, kita juga menghadirkan Kepala SMP Muhammadiyah 4 Metro, Agus Pujianto, untuk berbagi kisah inspiratif tentang gerakan menulis buku di lingkungan sekolahnya yang telah menorehkan prestasi nasional,”tuturnya. Fitri mengungkapkan bahwa Nongki yang sudah gelaran ke-7 kali ini, Awalnya hanya merupakan kegiatan ngobrol santai, tapi karena dilakukan secara konsisten, akhirnya menjadi gerakan yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kesinambungan kegiatan agar literasi tidak sekadar seremoni sehingga dapat menghasilkan perubahan besar. “Meskipun kecil, kalau kita lakukan terus-menerus, insyaallah dampaknya akan besar bagi masyarakat Kota Metro,” tambah Fitri memberi semangat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Kelurahan se-Kecamatan Metro Barat dan Camat Metro Barat atas dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Sementara itu Kepala Sekolah Muhammadiyah 4 Metro (SMP Mudipat) Agus Pujianto, menyebut bahwa pada 16 Februari lalu SMP Mudipat berhasil meraih medali emas juara 1 tingkat nasional kategori best practice kepala sekolah berprestasi di Makassar, Sulawesi Selatan yang tidak lepas dari komitmen kuat dalam membangun gerakan literasi di sekolah. “Mudipat itu bisa diartikan mudah dan dipercepat. Kami punya komitmen bahwa semua urusan, termasuk literasi, harus mudah dan dipercepat,” jelas Agus. Ia menanamkan keyakinan bahwa setiap anak adalah emas, memiliki potensi dan kompetensi yang dapat dikembangkan, termasuk literasi melalui kreativitas dalam keterbatasan, sehingga tidak ada alasan untuk tidak bisa atau tidak mungkin. “Karya yang bagus itu adalah karya yang jadi, bukan karya yang hanya ideal tapi sebatas angan-angan,” tegasnya. Salah satu wujud nyata gerakan tersebut adalah buku antologi berjudul Alkisah “Empat Sekawan” karya guru dan siswa SMP Mudipat yang telah diserahkan kepada Sekretaris Dispustakarda. Tak hanya Empat Sekawan, SMP Muhammadiyah 4 Metro sebelumnya juga telah terbit buku antologi berjudul “Angka” karya siswa Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang berhasil meraih juara 1 tingkat Kota Metro pada 2025 dalam lomba yang digelar MGMP.Sebagai Kepala Sekolah, Agus juga menulis buku berjudul “Bangkit Dari Keterpurukan dengan Semangat Berhasil” sebagai refleksi semangat tumbuh dan berkembang. “SMP Mudipat juga menerbitkan Movement Magazine ( Majalah Penggerakan) yang telah terbit empat edisi dan telah meraih dua kali meraih medali perunggu tingkat nasional dalam Olimpiade Ahmad Dahlan di Semarang dan Makassar,” paparnya. Bahkan di bidang sinematografi, film pendek karya siswa juga pernah meraih medali perunggu tingkat nasional, memperkuat literasi sebagai roh pembelajaran di sekolah tersebut. “Kalau ingin maju dan membuka cakrawala berpikir, literasi adalah kuncinya,” pungkas Agus. Sementara itu, Camat Metro Barat yang juga Bunda Literasi Kecamatan Metro Barat, Risfania, mengaku senang dapat hadir dalam Nongki untuk pertama kalinya sejak menjabat sebagai camat yang memiliki empat kelurahan yakni Mulyojati, Ganjar Agung, Ganjar Asri, dan Mulyosari, yang seluruhnya telah memiliki perpustakaan kelurahan aktif. Dahulu, kata dia, perpustakaan kelurahan dikenal sebagai rumah pintar dan belum terdapat struktur Bunda Literasi seperti sekarang, namun kini pengurus perpustakaan telah di-SK-kan oleh lurah dan dipilih dari warga yang memiliki kemauan serta inovasi dalam mengelola perpustakaan. “Kalau hanya ditunjuk tapi tidak mau bergerak dan berinovasi, itu akan sia-sia. Perpustakaan harus hidup dan menarik,” ujarnya. Ia berharap dengan dibentuknya struktur Bunda Literasi di setiap perpustakaan kelurahan tidak hanya sekadar membuka layanan, tetapi menghadirkan program kreatif agar anak-anak dan masyarakat tertarik berkunjung. Risfania juga mengapresiasi Mas Jarwo, pegiat literasi dari Kelurahan Ganjar Asri, yang menghadirkan dongeng serta kursus Bahasa Lampung dan Bahasa Inggris di perpustakaannya. “Saya berharap praktik baik tersebut dapat ditularkan ke seluruh kelurahan, sehingga semangat literasi di Metro Barat dan Kota Metro kian menyala dan berkelanjutan, “ungkapnya. (Yl/Sr)

0 Comments

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Serahkan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Kota Metro

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Metro dalam rangka penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat di sejumlah kecamatan, Sabtu (28/02/2026). Berkolaborasi dengan Baznas Provinsi Lampung dan didampingi Ketua TP PKK Kota Metro Ny. Eni Sumiyati Bambang, Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang akrab disapa Batin Wulan mengawali kunjungan kerja di Aula Kecamatan Metro Timur. Di lokasi ini, Batin Wulan menyerahkan bantuan beras dan bahan kebutuhan pokok kepada 40 penerima manfaat. Selain itu, TP PKK Provinsi Lampung juga menyalurkan bantuan susu dan telur untuk anak-anak guna membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga beresiko stunting serta meninjau langsung kondisi orang tua lansia serta menyerahkan bantuan beras, sembako dan tali asih. Batin Wulan menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat agar dapat merasakan manfaat dan dukungan, khususnya menjelang bulan Ramadan. “Batin berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat bagi keluarga penerima”, sambungnya. Selanjutnya, kunjungan kerja dilanjutkan ke Aula Kelurahan Hadimulyo Barat yang diikuti peserta gabungan dari Kecamatan Metro Pusat dan Kecamatan Metro Utara dengan jumlah sekitar 80 orang. Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Lampung kembali menyerahkan bantuan sosial berupa beras dan bahan kebutuhan pokok kepada masyarakat kurang mampu, serta meninjau langsung kondisi seorang anak yang beresiko stunting. Dalam kesempatan itu, Batin Wulan menegaskan bahwa pemenuhan gizi anak perlu menjadi perhatian bersama agar pertumbuhan anak berjalan optimal dan berat badan sesuai dengan usianya. Ia mengimbau masyarakat untuk memberikan makanan bergizi kepada anak-anak seperti telur dan susu serta mengurangi pemberian makanan manis atau jajanan yang kurang sehat. “Apabila anak tidak menyukai susu, kebutuhan protein tetap dapat dipenuhi melalui sumber makanan lain seperti telur”, jelas Batin Wulan. Rangkaian kunjungan kerja kemudian dilanjutkan ke Aula Kelurahan Mulyojati yang diikuti peserta gabungan dari Kecamatan Metro Selatan dan Kecamatan Metro Barat dengan jumlah sekitar 80 orang. Pada kesempatan tersebut, bantuan berupa beras dan bahan kebutuhan pokok diserahkan secara langsung oleh Batin Wulan bersama Ny. Eni Sumiyati kepada masyarakat penerima manfaat. Ketua TP PKK Provinsi Lampung juga meninjau seorang anak yang beresiko stunting sekaligus berdialog dengan keluarga penerima manfaat. Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya TP PKK Provinsi Lampung dalam memperkuat kepedulian sosial serta mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga dan percepatan penurunan stunting di daerah. (Bsr/Yd/Sr)