0 Comments

Pisah Sambut Danrem 043/Garuda Hitam, Wali Kota Metro Perkuat Sinergi TNI dan Pemda

BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menghadiri kegiatan ramah tamah sekaligus pisah sambut Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam yang berlangsung di Hotel Emersia Lampung, Senin (9/3/2026). Kehadiran Wali Kota Metro dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Metro terhadap sinergi yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah dan jajaran TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah. Acara tersebut digelar dalam rangka pergantian jabatan Danrem 043/Garuda Hitam dari Brigjen TNI Haryantana kepada pejabat baru Brigjen TNI Sumarlin Marzuki. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan yang dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Lampung, para kepala daerah kabupaten/kota, jajaran TNI–Polri, serta tamu undangan lainnya. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas pengabdian Brigjen TNI Haryantana selama menjabat sebagai Komandan Korem 043/Garuda Hitam. “Atas nama Pemerintah Kota Metro, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Brigjen TNI Haryantana atas dedikasi serta pengabdian dalam menjaga stabilitas keamanan dan membangun sinergi yang baik dengan pemerintah daerah di Provinsi Lampung,” ujar Bambang Iman Santoso. Ia menilai selama masa kepemimpinan Brigjen TNI Haryantana, hubungan kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah di Provinsi Lampung berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi terciptanya kondisi wilayah yang aman dan kondusif. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap hubungan sinergitas antara Pemerintah Kota Metro dengan Korem 043/Garuda Hitam dapat terus terjalin dan semakin kuat di bawah kepemimpinan Danrem yang baru,” tambahnya. Wali Kota Metro juga menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Brigjen TNI Sumarlin Marzuki sebagai Danrem 043/Garuda Hitam yang baru. “Kami menyambut baik kehadiran Brigjen TNI Sumarlin Marzuki dan berharap kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan demi menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di wilayah Provinsi Lampung,” ungkapnya. Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya Brigjen TNI Haryantana menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh unsur pemerintah daerah, Forkopimda, serta masyarakat Lampung yang telah memberikan dukungan selama dirinya bertugas sebagai Danrem 043/Garuda Hitam. “Saya sangat mengapresiasi sinergitas yang telah terbangun antara TNI dan pemerintah daerah di Provinsi Lampung. Kebersamaan ini menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah,” ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Danrem 043/Garuda Hitam yang baru Brigjen TNI Sumarlin Marzuki dalam sambutan perdananya menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh pemerintah daerah di Provinsi Lampung. “Kami akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan wilayah sekaligus mendukung pembangunan di Provinsi Lampung,” katanya. Acara ramah tamah dan pisah sambut tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diakhiri dengan sesi silaturahmi serta foto bersama sebagai simbol eratnya hubungan antara TNI dan pemerintah daerah di Provinsi Lampung. (Bsr/Sr)

0 Comments

Wali Kota Metro Terima Penghargaan dari Menteri Hukum RI atas Dukungan Pos Bantuan Hukum Desa/Kelurahan

BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menerima penghargaan dari Menteri Hukum Republik Indonesia dalam rangka peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) desa dan kelurahan se-Provinsi Lampung yang berlangsung di Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (9/3/2026). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas kepada Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso yang hadir mewakili Pemerintah Kota Metro dalam kegiatan tersebut. Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Metro sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan layanan bantuan hukum bagi masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan. “Kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Hukum RI. Ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Metro untuk terus memperkuat pelayanan hukum yang mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Bambang Iman Santoso. Ia menegaskan bahwa keberadaan Pos Bantuan Hukum di tingkat kelurahan sangat penting dalam memberikan pendampingan serta edukasi hukum kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan akses keadilan. “Melalui Posbankum ini masyarakat dapat memperoleh konsultasi dan pendampingan hukum secara lebih mudah, cepat, dan tanpa biaya, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hukum masyarakat,” tambahnya. Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) desa dan kelurahan se-Provinsi Lampung tersebut ditandai dengan pemukulan cetik, alat musik tradisional Lampung, oleh Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Peresmian tersebut menandai bahwa seluruh desa dan kelurahan di Provinsi Lampung yang berjumlah 2.651 kini telah memiliki Pos Bantuan Hukum sebagai sarana pelayanan hukum bagi masyarakat. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan keberadaan Posbankum di seluruh desa dan kelurahan akan sangat membantu masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan hukum secara lebih mudah. “Dengan adanya Posbankum di seluruh desa dan kelurahan di Lampung, akses masyarakat terhadap pelayanan hukum menjadi jauh lebih mudah dan dekat,” ujar Mirza. Menurutnya, Posbankum akan mempermudah masyarakat dalam memperoleh akses keadilan, mulai dari informasi hukum, pendampingan litigasi, hingga penyelesaian berbagai sengketa yang terjadi di lingkungan masyarakat. “Akses terhadap keadilan, informasi, litigasi, dan penyelesaian sengketa kini semakin lebih mudah. Yang paling penting, informasi mengenai persoalan hukum dapat terdistribusi dengan baik kepada masyarakat,” katanya. Sementara itu, Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas berharap masyarakat Lampung dapat memanfaatkan keberadaan Posbankum yang berada di kantor desa maupun kelurahan. “Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini untuk mendapatkan informasi, konsultasi hukum, maupun pendampingan litigasi terhadap berbagai persoalan hukum yang dihadapi,” ujar Supratman. Ia menjelaskan berbagai persoalan hukum seperti kekerasan dalam rumah tangga, sengketa lahan, sengketa antar tetangga, hingga konflik antar warga dapat difasilitasi penyelesaiannya melalui Posbankum. Menurutnya, penyelesaian persoalan hukum di tingkat desa juga dapat melibatkan unsur keamanan serta pemerintah setempat seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta aparat desa atau kelurahan. “Jika masyarakat ingin didamaikan dan dimediasi, Posbankum bisa menjadi tempatnya. Namun apabila mediasi tidak mencapai kesepakatan dan perkara dilanjutkan ke pengadilan, Kementerian Hukum memiliki 22 lembaga bantuan hukum di Provinsi Lampung yang siap memberikan pendampingan secara cuma-cuma yang dibiayai oleh negara,” jelasnya. Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung Taufiqurrakhman juga menyampaikan bahwa peresmian Posbankum desa dan kelurahan menjadi tonggak penting dalam sejarah pelayanan hukum di Provinsi Lampung. Ia menegaskan bahwa kehadiran Posbankum merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan akses keadilan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Saat ini Posbankum di Provinsi Lampung didukung oleh sebanyak 5.302 paralegal. Selain itu, pada tahun 2025 juga telah dilaksanakan pelatihan paralegal yang diikuti oleh sekitar 3.800 peserta dari berbagai unsur pemberi bantuan hukum di Provinsi Lampung. Dengan adanya Posbankum di seluruh desa dan kelurahan, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pelayanan hukum secara cepat, mudah dijangkau, serta gratis sehingga tidak ada lagi warga yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses keadilan. (BSR)

0 Comments

Wali Kota Metro Hadiri Rakor Forum Kepala Daerah se-Provinsi Lampung, Bahas Penguatan Kemandirian Fiskal Daerah

Bandar Lampung – Wali Kota Metro menghadiri Rapat Koordinasi Forum Kepala Daerah se-Provinsi Lampung yang berlangsung di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan keuangan daerah serta mendorong kemandirian fiskal di masing-masing wilayah. Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, para bupati dan wali kota se-Provinsi Lampung atau yang mewakili, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, serta jajaran pemerintah daerah di lingkungan Provinsi Lampung. Wali Kota Metro menyampaikan bahwa kehadirannya dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Metro untuk terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan akuntabel. “Rapat koordinasi ini menjadi ruang strategis bagi seluruh kepala daerah untuk saling bertukar gagasan dan memperkuat langkah bersama dalam meningkatkan kemandirian fiskal daerah serta mengoptimalkan potensi daerah yang dimiliki,” ujar Wali Kota Metro. Menurutnya, Pemerintah Kota Metro terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai inovasi, termasuk pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pelayanan dan pengelolaan keuangan daerah. “Kami di Kota Metro terus mendorong digitalisasi dalam pengelolaan pendapatan daerah, karena hal ini tidak hanya meningkatkan transparansi tetapi juga mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak maupun retribusi daerah,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang memimpin langsung rapat koordinasi menekankan pentingnya transformasi arsitektur keuangan daerah bagi seluruh kepala daerah di Provinsi Lampung. Ia menyampaikan bahwa implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) harus menjadi momentum bagi daerah untuk mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. “Kita tidak lagi bisa sekadar bergantung pada dana transfer; kita dituntut untuk mulai berdiri melalui kemandirian fiskal,” ujar Gubernur Mirza. Selain itu, Gubernur Mirza juga menekankan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah melalui sistem digitalisasi tanpa menambah beban masyarakat. Ia mencontohkan sejumlah daerah yang berhasil meningkatkan pendapatan melalui penerapan sistem pembayaran digital seperti QRIS pada retribusi pasar. “Digitalisasi adalah instrumen paling efektif untuk menutup kebocoran dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan pendapatan daerah,” tambahnya. Gubernur Mirza juga mengingatkan agar pemerintah daerah mengubah paradigma pengelolaan belanja daerah dari sekadar menghabiskan anggaran (spending more) menjadi belanja yang lebih berkualitas (spending better). “Setiap rupiah dalam APBD harus memberikan multiplier effect yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya. Lebih lanjut, ia juga mendorong daerah untuk menciptakan ekosistem investasi yang kondusif guna memperkuat sektor riil dan memperluas basis pajak secara berkelanjutan. Dalam rapat tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga menerima Laporan Eksekutif Daerah (LED) Semester II Tahun 2025 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung yang diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPKP Lampung Agus Setiyawan kepada Gubernur Lampung. Laporan tersebut memuat hasil pengawasan BPKP terhadap pelaksanaan program pembangunan, tata kelola pemerintahan, serta pengelolaan keuangan daerah di wilayah Lampung selama Semester II Tahun 2025. Menutup keterangannya, Wali Kota Metro menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro siap menindaklanjuti berbagai arahan strategis yang disampaikan dalam rapat koordinasi tersebut. “Kami siap memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar setiap kebijakan dan program pembangunan dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Wali Kota Metro. Rapat koordinasi ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta lembaga pengawasan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung. (Bsr/Sr)

0 Comments

Safari Ramadhan Tim 2 Pemkot Metro, Serahkan Bantuan untuk Masjid Sabilussalam Yosodadi

Pemerintah Kota Metro kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan sebagai bentuk silaturahmi dan kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Safari Ramadhan Tim 2 dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Metro, M. Rafiq Adipradana, yang berlangsung di Masjid Sabilussalam, Kelurahan Yosodadi. Kamis (5/03/2026) kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Metro, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Sabilussalam. Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Metro menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk terus menjalin silaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadhan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. “Alhamdulillah hirabbil ‘alamin puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga jajaran Pemerintah Kota Metro Forkopimda serta tokoh masyarakat dapat melaksanakan Safari Ramadhan di masjid dan mushola yang ada di Kota Metro,” ujar Wakil Wali Kota. Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pengurus serta jamaah Masjid Sabilussalam, lurah, camat, dan seluruh pamong wilayah yang telah menyambut dengan baik kehadiran Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kota Metro serta telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan ibadah dan silaturahmi tersebut. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Metro juga menyerahkan bantuan hibah untuk Masjid Sabilussalam berupa dua unit AC senilai Rp7.000.000 yang diharapkan dapat menunjang kenyamanan jamaah dalam beribadah. “Atas nama Pemerintah Kota Metro kami juga menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat serta memohon maaf lahir dan batin. Semoga melalui Safari Ramadhan ini dapat mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat kita semua dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama membangun Kota Metro,” tambahnya. Sementara itu Ketua Takmir Masjid Sabilussalam, H. Murnianto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Wakil Wali Kota Metro beserta rombongan Tim Safari Ramadhan. “Atas nama pengurus dan jamaah Masjid Sabilussalam kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Metro. Kehadiran Bapak dan Ibu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Metro. Menurutnya bantuan tersebut bukan hanya berupa dukungan fasilitas, tetapi juga menjadi bentuk perhatian, semangat, dan motivasi bagi pengurus serta jamaah dalam memakmurkan masjid dan meningkatkan kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat. H. Murnianto juga mengakui bahwa pengurus masjid masih memiliki berbagai keterbatasan dalam hal fasilitas maupun pengelolaan. Oleh karena itu pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan dan saran dari masyarakat demi kemajuan Masjid Sabilussalam yang merupakan milik bersama warga Kelurahan Yosodadi. “Semoga segala kebaikan dan perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kota Metro mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT,” tutupnya. Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat serta mampu memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan di Kota Metro. (Md/Sr)

0 Comments

Safari Ramadan 1447 Hijriyah di Kota Metro, Pemerintah Tekankan Sinergi dan Kolaborasi

Pemerintah Kota Metro kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai agenda tahunan, yang bertujuan mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum untuk membangun komunikasi yang lebih dekat serta menyerap aspirasi warga secara langsung. Pada kesempatan kali ini, kegiatan Safari Ramadan dipusatkan di Masjid Jami Al-Muttaqin yang berada di Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan Metro Pusat, Kamis (05/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Metro, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang tampak antusias menyambut kehadiran rombongan Safari Ramadan. Kehadiran Tim I Safari Ramadan ini juga menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk mendengar secara langsung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat. Melalui komunikasi yang terjalin dengan baik, diharapkan tercipta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di Bumi Sai Wawai ini. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Metro yang diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai wadah memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. “Kegiatan Safari Ramadan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, dengan adanya kolaborasi yang baik pembangunan Kota Metro ini dapat dilakukan dengan baik,” ujar Kusbani. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Metro juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Jami Al-Muttaqin berupa satu unit pendingin ruangan (AC) dan 16 buah kursi plastik. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Plh Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, kepada Ketua Taqmir Masjid Jami Al-Muttaqin, Bapak Marsanto. Kusbani berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang kenyamanan jamaah dalam melaksanakan berbagai kegiatan ibadah di masjid.“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah serta mendukung kegiatan keagamaan di Masjid Jami Al-Muttaqin,” tambahnya. Kegiatan Safari Ramadan tersebut kemudian ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Jamal, yang mengajak seluruh jamaah untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan suci Ramadan. (Bsr/Sr)

0 Comments

Tiga Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkot Metro Resmi Dilantik

Pemerintah Kota Metro melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Metro yang berlangsung di Ruang Sekretariat Daerah Kota Metro, Kamis (5/3/2026). Pelantikan tersebut dipimpin oleh Plh. Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, yang mewakili Wali Kota Metro. Prosesi pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan dengan khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Dalam pelantikan tersebut, terdapat tiga pejabat yang diambil sumpah jabatannya untuk menempati posisi baru di perangkat daerah yang berbeda. Pejabat pertama yang dilantik adalah Diah Kusumaningrum, SKM, M.K.M.. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kota Metro, dengan jabatan barunya sebagai Kepala Bagian Keuangan pada UPTD RSUD Jenderal Ahmad Yani Dinas Kesehatan Kota Metro. Pejabat kedua yang dilantik yakni Yuni Yusmini, S.IP yang sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Metro, menjadi Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Perdagangan Kota Metro. Sementara itu, pejabat ketiga yang dilantik adalah Sutitik, S.A.P. yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Metro, menjadi Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Metro. Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik dan diberikan kepercayaan pemerintah kepada para aparatur sipil negara untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab yang lebih besar. “Atas nama Pemerintah Kota Metro dan mewakili Wali Kota Metro, saya mengucapkan selamat kepada tiga pejabat yang pada sore hari ini telah dilantik,” ujar Kusbani. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta dedikasi yang tinggi dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.Menurutnya, perpindahan tugas dari jabatan lama ke jabatan baru merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan. “Dari tempat tugas yang lama ke tugas yang baru, mudah-mudahan tidak menjadi suatu permasalahan bagi kita semua,” katanya. Kusbani menegaskan bahwa jabatan yang diemban oleh setiap aparatur sipil negara merupakan amanah yang harus dijaga dengan baik. “Jabatan itu adalah amanah, hanya titipan sementara. Oleh karena itu, kita harus mampu mengemban dan menjaga amanah tersebut,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan agar jabatan yang diberikan tidak dijadikan sebagai kebanggaan yang berlebihan, karena kepercayaan yang diberikan merupakan nikmat dari Tuhan yang harus disyukuri dan dijalankan dengan penuh kerendahan hati. Kusbani juga mengajak seluruh pejabat untuk senantiasa menjaga integritas serta hubungan yang baik dengan rekan kerja dalam lingkungan pemerintahan serta mengingat tanggung jawabnya kepada sesama manusia maupun kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. “Kita harus selalu ingat kepada sesama dan juga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar setiap tugas yang dijalankan mendapat ridho-Nya,” ujarnya. Tak lupa Pemkot Metro juga berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan lebih baik di tempat yang baru serta mendoakan agar seluruh pejabat senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah yang diemban. “Kita harus bekerja bersama sesuai dengan tupoksi yang ada pada kita masing-masing,” pungkasnya. Dengan dilantiknya tiga pejabat tersebut, Kusbani berharap dapat semakin memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Metro dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. (Yl/Sr)

0 Comments

Pemkot Metro Gelar Safari Ramadan di Masjid Ar Rohman, Salurkan Bantuan 3 Unit AC

Pemerintah Kota Metro kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Masjid Ar Rohman, Jalan Atmo Sentono, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Metro Utara, Rabu (04/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Metro, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyambut kehadiran rombongan Safari Ramadan. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. “Safari Ramadan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Kusbani. Pada kesempatan tersebut, tim Safari Ramadan Pemerintah Kota Metro juga menyalurkan bantuan untuk Masjid Ar Rohman. Awalnya, bantuan yang diberikan berupa dua unit pendingin ruangan (AC) dengan nilai sebesar Rp8.450.000. Namun, Ketua Takmir Masjid Ar Rohman Bapak Tukijo mengungkapkan bahwa masjid tersebut masih membutuhkan tambahan fasilitas. “Masjid Ar Rohman ini baru sekitar dua tahun digunakan sejak selesai dibangun, sehingga masih membutuhkan beberapa fasilitas pendukung, salah satunya tambahan AC untuk kenyamanan jamaah,” ungkapnya. Menanggapi hal tersebut, Plh Sekda Kota Metro, Kusbani, berinisiatif menambah satu unit AC sehingga total bantuan yang diberikan kepada Masjid Ar Rohman menjadi tiga unit AC. “Semoga bantuan ini dapat memberikan kenyamanan bagi para jamaah dalam melaksanakan ibadah, khususnya selama bulan Ramadan,” kata Kusbani. Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan tausiah keagamaan, doa bersama, serta ramah tamah antara jajaran pemerintah dan masyarakat setempat. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. (Bsr/Sr)

0 Comments

Pemkot Metro Ajukan Kerjasama dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung dalam Pengendalian Kas

Pemerintah Kota Metro resmi mendapatkan persetujuan kerjasama daerah dari PT Bank Pembangunan Daerah Lampung dengan plafon maksimal sebesar Rp20 miliar. Persetujuan tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Wali Kota Metro Nomor 900/132/B-4/01/2026 tertanggal 20 Januari 2026 perihal permohonan kerjasama daerah dalam rangka pengelolaan kas. Talangan dana tersebut diajukan atas nama debitur Pemerintah Kota Metro dan ditandatangani oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso. Berdasarkan persetujuan yang diberikan, talangan dana ini memiliki jangka waktu maksimal hingga 31 Desember 2026. Sementara itu, suku bunga yang dikenakan mengikuti ketentuan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung. Kerjasama ini diajukan dalam rangka pengelolaan kas Pemerintah Kota Metro, khususnya untuk menjaga stabilitas arus kas. Langkah ini merupakan bagian dari strategi manajemen keuangan daerah agar pelayanan publik tetap berjalan optimal. Pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, dimana dalam Peraturan tersebut disebutkan bahwa Pemerintah Daerah dapat melakukan Pinjaman Daerah dalam rangka pengelolaan kas yang dapat digunakan untuk membiayai belanja yang bersifat mengikat. Dengan adanya persetujuan dari Bank Lampung, Pemerintah Kota Metro diharapkan dapat memaksimalkan pemanfaatan fasilitas pinjaman tersebut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

0 Comments

Safari Ramadan: Pemerintah Kota Metro Serahkan Bantuan Hibah untuk Mushola Al Ikhsan

Pemerintah Kota Metro melalui Tim II Safari Ramadhan menyerahkan bantuan hibah kepada Mushola Al Ikhsan Kelurahan Rejomulyo, dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah, Rabu (4/03/2026) Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Metro, DPRD, Forkopimda Kota Metro, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Metro, Subehi, mewakili Ketua Tim II Safari Ramadhan Pemerintah Kota Metro menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan rutin tahunan ini. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Metro sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan. “Alhamdulillah puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga jajaran Pemerintah Kota Metro bersama DPRD dan Forkopimda dapat terus melaksanakan Safari Ramadhan ke masjid dan mushola yang ada di Kota Metro. Semoga kegiatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Subehi. Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kota Metro juga menyerahkan bantuan hibah kepada Mushola Al Ikhsan berupa pembangunan spandek senilai Rp18.000.000 (delapan belas juta rupiah). Bantuan tersebut diharapkan dapat dikelola dengan baik oleh pengurus mushola guna menunjang kenyamanan jamaah dalam beribadah. Pemerintah Kota Metro juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada takmir, pengurus, dan jamaah Mushola Al Ikhsan, serta Lurah Rejomulyo dan jajaran kecamatan beserta pamong setempat atas sambutan dan persiapan yang telah dilakukan dalam menyukseskan kegiatan tersebut. “Atas nama jajaran Pemerintah Kota Metro, kami menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat. Semoga melalui silaturahmi ini kita dapat terus memperbaiki diri keluarga dan bersama-sama membangun Kota Metro menjadi lebih baik,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Mushola Al Ikhsan Bapak Sukatno, dalam sambutannya menyampaikan sejarah singkat berdirinya mushola tersebut. Ia menjelaskan bahwa awalnya Mushola Al Ikhsan berdiri sebagai langgar sederhana berbahan papan pada tahun 1960. Seiring waktu bangunan tersebut direhabilitasi menjadi mushola, kemudian pada tahun 2004 kembali direnovasi secara permanen hingga menjadi bangunan seperti saat ini. “Walaupun sudah berdiri cukup lama dan mengalami beberapa kali perbaikan, Mushola Al Ikhsan masih memiliki beberapa kekurangan, di antaranya fasilitas kamar mandi yang perlu diperbaiki. Kami sangat bersyukur dan gembira karena ini merupakan pertama kalinya mushola kami dikunjungi oleh Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kota Metro,” ungkap Sukatno. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan serta berharap kunjungan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi pengurus dan jamaah dalam memakmurkan mushola. Di akhir sambutannya, ia mewakili seluruh pengurus memohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan dalam penyambutan dan pelayanan. Kegiatan Safari Ramadhan di Mushola Al Ikhsan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Metro yang religius. (Md/Sr)

0 Comments

Pemkot Metro Perkuat 24 Indikator KLA, Targetkan Naik ke Kategori Utama

Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Metro (PPPAPPKB) menggelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2026 di OR Setda Kota Metro, Rabu (04/03/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan 24 indikator dalam penilaian mandiri KLA yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Kepala Dinas PPPAPPKB Kota Metro, Silfia Naharani, dalam paparannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan penilaian mandiri KLA berbasis website tahun 2026. Ia menegaskan pentingnya sistem pembangunan berbasis hak anak melalui integrasi komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, serta dunia usaha. “Perlu kami sampaikan bahwa penting bagi kabupaten/kota memiliki sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dalam kebijakan, program, dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak anak,” ujar Silfia. Ia menjelaskan, terdapat dua tujuan khusus dalam pelaksanaan rapat koordinasi tersebut. Pertama, terpenuhinya 24 indikator Kabupaten/Kota Layak Anak yang harus dilengkapi oleh Gugus Tugas KLA. Kedua, tersedianya data dan dokumen pendukung pada satu kelembagaan serta lima klaster Gugus Tugas KLA Kota Metro sebagai syarat pelaksanaan penilaian mandiri tahun 2026. Menurutnya, penilaian Kota Layak Anak yang diselenggarakan oleh Kementerian PPPA bertujuan mendorong pembangunan terpadu berbasis pemenuhan hak dan perlindungan anak secara terintegrasi di daerah. “KLA ini menjadi marwah yang harus dipenuhi oleh seluruh elemen, tidak hanya penyelenggara daerah dan OPD, tetapi juga Forkopimda serta lembaga masyarakat. Fokusnya meliputi layanan, perlindungan, akses, dan partisipasi anak,” tegasnya. Silfia juga memaparkan lima klaster indikator penilaian KLA, yakni kelembagaan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan serta pemanfaatan waktu luang, dan perlindungan khusus. Ia menekankan bahwa pemenuhan indikator tersebut membutuhkan sinergi lintas perangkat daerah serta dukungan Forkopimda. Lebih lanjut, ia menyatakan optimisme terhadap kesiapan administrasi perangkat daerah di Kota Metro. “Saya meyakini setiap kegiatan sudah memiliki perencanaan, evaluasi, dan administrasi pelengkap yang baik. Karena kita membawa marwah Kota Metro,” katanya. Terkait capaian penghargaan, ia menjelaskan bahwa tingkat KLA terdiri atas Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan Paripurna. Saat ini Kota Metro berada pada kategori Nindya dengan nilai 93 dari 1.000 poin. “Minimal kita harus mempertahankan Nindya, namun semangat kita adalah meraih kategori Utama. Ini tergantung komitmen kita bersama,” ujarnya. Ia menambahkan, pada tahun ini terdapat dua tahapan pemenuhan administrasi, yakni untuk periode 2024–2025 pada awal tahun dan pengisian kegiatan tahun 2026 pada akhir tahun sesuai amanat kementerian. Sementara itu, Wali Kota Metro yang diwakili Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, menegaskan bahwa pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, khususnya Pasal 21. “Pemerintah daerah berkewajiban dan bertanggung jawab melaksanakan serta mendukung kebijakan nasional dalam penyelenggaraan perlindungan anak di daerah melalui pembangunan kabupaten/kota layak anak,” kata Kusbani. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Metro untuk mewujudkan Kota Metro sebagai kota layak anak melalui sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan. Kusbani juga menyoroti pentingnya penyediaan ruang bermain anak di tingkat kelurahan dan kecamatan sebagai bagian dari dukungan konkret terhadap program KLA. Menurutnya, taman bermain memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan motorik dan pertumbuhan anak secara seimbang. “Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program nasional menuju Indonesia Emas 2045. Kita berharap seluruh OPD hingga tingkat kelurahan dapat berkolaborasi memenuhi 24 indikator agar Kota Metro dapat meningkatkan capaian dari kategori baik menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (Tm/Sr)