Jumat, (27/02/2026) Pemerintah Kota Metro kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah sebagai bagian dari agenda rutin tahunan pemerintah daerah dalam mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menyampaikan program-program pembangunan daerah secara langsung kepada warga. Safari Ramadan Tim II Pemerintah Kota Metro pada kesempatan tersebut diwakili oleh Plt. Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, dr. Achmad Redho Akbar. Kehadiran Tim II disambut hangat oleh pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah yang memadati area masjid. Dalam rangka mendukung sarana dan prasarana ibadah masyarakat Pemerintah Kota Metro menyerahkan bantuan hibah berupa karpet masjid dengan nominal sebesar Rp6,9 juta. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Ketua Pengurus Masjid sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah khususnya di bulan suci Ramadan. Dalam sambutannya dr. Achmad Redho Akbar menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan bukan hanya agenda seremonial melainkan bagian dari upaya pemerintah untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat. “Safari Ramadan ini merupakan wujud silaturahmi sekaligus komitmen Pemerintah Kota Metro untuk terus mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus masjid dan jamaah atas sambutan yang hangat,” ujarnya. Ia berharap bantuan hibah yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi jamaah. “Semoga bantuan hibah karpet masjid ini dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya, sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk,” tambahnya. Lebih lanjut ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, persatuan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai religius. Menurutnya pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Safari Ramadan lanjutnya, menjadi sarana efektif untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan warga. Sementara itu Ketua Pengurus Masjid dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kota Metro. “Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Tim II Safari Ramadan dan bantuan hibah yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi masjid kami dan tentunya akan digunakan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah,” ungkapnya. Ia juga berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi kemajuan Kota Metro ke depan. Kegiatan Safari Ramadan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Rangkaian acara diisi dengan sambutan, penyerahan bantuan tausiah singkat serta ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini Pemerintah Kota Metro menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur tetapi juga dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan demi terwujudnya Kota Metro yang religius, harmonis, dan sejahtera. (Md/Sr)
Safari Ramadan 1447 H, Pemkot Metro Perkuat Silaturahmi di Musholla Miftahul Jannah
Wakil Wali Kota Metro memimpin langsung kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 M yang dilaksanakan di Musholla Miftahul Jannah, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Margodadi, Kamis (27/02/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin Pemerintah Kota Metro dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat selama bulan suci Ramadan. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Metro mengawali dengan mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga jajaran Pemerintah Kota Metro bersama DPRD, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat dapat kembali melaksanakan Safari Ramadan ke masjid dan musholla yang ada di Kota Metro. Ia menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi sarana menyerap aspirasi warga secara langsung. Wakil Wali Kota juga mengucapkan terima kasih kepada takmir, pengurus, dan seluruh jamaah Musholla Miftahul Jannah, serta Camat, Lurah, dan pamong setempat yang telah menyambut Tim Safari Ramadan dengan penuh kehangatan dan mempersiapkan pelaksanaan ibadah malam tersebut dengan baik. Dijelaskan bahwa Tim Safari Ramadan Pemerintah Kota Metro Tahun 1447 H/2026 M dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama dipimpin oleh Wali Kota Metro yang melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Al-Hikmah, Jalan Piagam Jakarta, Mulyosari. Sementara kelompok kedua dipimpin oleh Wakil Wali Kota Metro yang melaksanakan kegiatan di Musholla Miftahul Jannah, Jalan Budi Utomo, Margodadi.Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Metro juga menyerahkan bantuan hibah berupa bahan-bahan plafon PVC senilai Rp5.970.000 (lima juta sembilan ratus tujuh puluh ribu rupiah) kepada pengurus Musholla Miftahul Jannah. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik untuk mendukung kenyamanan jamaah dalam beribadah. “Atas nama jajaran Pemerintah Kota Metro, kami menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa serta memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat. Semoga Ramadan ini menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keluarga, dan meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Wakil Wali Kota. Ia menambahkan bahwa melalui silaturahmi Safari Ramadan, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Metro yang lebih maju dan sejahtera. Kegiatan Safari Ramadan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Metro, Kepala Kementerian Agama Kota Metro, Kepala BNN Kota Metro, Kepala Lapas Kelas IIA Kota Metro, Staf Ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik, Plt. Asisten Administrasi Umum, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, perwakilan Dinas KP3, Kepala Dinas PM-PTSP, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Porapar Ekraf, Plt. Sekretaris DPRD, Kabag Hukum, serta perwakilan Baznas Kota Metro. Hadir pula Dr. Gunawan, S.Ag., M.Pd.I sebagai penceramah dan Ustaz Nur Hanifurrohman sebagai imam dalam rangkaian ibadah malam tersebut. Selain itu, kegiatan juga dihadiri perwakilan PD Muhammadiyah Kota Metro, Camat Metro Selatan, serta para lurah se-Kecamatan Metro Selatan, termasuk Lurah Margodadi, Lurah Margorejo, Lurah Rejomulyo, dan Lurah Sumber Sari. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara, mulai dari sambutan, penyerahan bantuan, hingga tausiyah Ramadan yang memberikan pesan-pesan keagamaan dan motivasi spiritual. Dengan terselenggaranya Safari Ramadan ini, Pemerintah Kota Metro berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta mendorong partisipasi aktif seluruh elemen dalam mewujudkan pembangunan Kota Metro yang berlandaskan semangat religius dan gotong royong. (Yd/Sr).
Safari Ramadan 1447 H, Pemkot Metro Pererat Silaturahmi dan Serahkan Bantuan AC
Pemerintah Kota Metro kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Mushola Al-Hikmah, Jalan Piagam Jakarta, Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat, Kamis (26/02/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Metro, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyambut kehadiran rombongan Safari Ramadan. Pelaksanaan Safari Ramadan tahun ini dibagi menjadi dua tim. Tim I dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, sementara Tim II dipimpin oleh Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana. Pembagian tim ini dilakukan agar kegiatan silaturahmi dapat menjangkau lebih banyak masjid dan mushola di wilayah Kota Metro. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. “Safari Ramadan ini bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Kami ingin hadir lebih dekat, mendengar langsung aspirasi warga, serta bersama-sama membangun Kota Metro yang lebih baik,” ujar Bambang. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Metro juga menyerahkan bantuan berupa 1 unit pendingin ruangan (AC) senilai Rp5.000.000. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Metro dan diterima oleh Ketua Taqmir Mushola Al-Hikmah, Bapak Masum. Wali Kota berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah. “Kami berharap bantuan ini dapat digunakan dan dirawat dengan sebaik-baiknya sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman, khususnya di bulan suci Ramadan ini,” tambahnya. Kegiatan Safari Ramadan di Mushola Al-Hikmah ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Jamal, yang mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menjaga kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. Di tengah kegiatan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Jamal ini, tampak suasana penuh keakraban dan keharmonisan antara jajaran Pemerintah Kota Metro dan masyarakat sekitar yang hadir dalam kegiatan tersebut.(Bsr)
Pemkot Metro Gelar Rapat Penyusunan LPPD 2026, OPD Diminta Segera Sesuaikan Indikator Baru
Rapat penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) digelar di OR Setda Kota Metro, Kamis (26/02/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Metro yang diwakili oleh Asisten Wali Kota Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Helmy Zain, serta seluruh operator LPPD perangkat daerah pengampu indikator kinerja. Dalam arahannya, Helmy Zain menegaskan bahwa penyusunan LPPD merupakan agenda rutin tahunan yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk akuntabilitas kinerja kepada pemerintah pusat. “Untuk tahun ini terdapat beberapa perubahan terkait indikator kinerja fungsi berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri tahun 2026, sehingga kita kumpulkan seluruh pengampu Indikator Kinerja Kunci (IKK) untuk menjelaskan perubahan baik pada IKK, bobot, maupun sistem penilaian pemerintah,mudah-mudahan dalam pertemuan ini kita bisa saling memahami sehingga apa yang dimaksud dalam rapat ini dapat mencapai tujuan yang kita inginkan,” tambahnya. Helmy menjelaskan, terdapat beberapa komponen yang mengalami penyesuaian, di antaranya indikator kinerja kunci makro sebanyak enam komponen yang pengampunya berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro. Selain itu, terdapat 121 indikator kinerja outcome yang didistribusikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). “Saya minta seluruh OPD segera melakukan pengisian sesuai ketentuan terbaru,apa yang harus dirubah dan belum sesuai, saya beri batas waktu sampai satu minggu ke depan untuk diselesaikan,” tegasnya. Secara teknis, penyusunan LPPD terbagi dalam empat kategori urusan pemerintahan. Pertama, urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, meliputi enam bidang, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan dan kawasan permukiman, serta sosial. Kedua, urusan pemerintahan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar, seperti ketenagakerjaan dan sejumlah sektor lainnya. Ketiga, urusan pilihan yang mencakup perikanan, pertanian, dan pariwisata. Keempat, fungsi penunjang urusan pemerintahan seperti perencanaan, keuangan, dan pelayanan publik. Helmy juga menyampaikan bahwa pada awal Januari 2026 pihaknya telah menyurati seluruh perangkat daerah terkait penyusunan LPPD. Namun, pada saat itu pedoman resmi dari Menteri Dalam Negeri belum ditandatangani. “Pedoman yang sudah final dan ditandatangani oleh Bapak Menteri baru keluar pada 12 Februari, sehingga ada beberapa penyesuaian yang harus kita lakukan,” jelasnya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengisian indikator kinerja kini difokuskan pada indikator kinerja outcome. Indikator output yang sebelumnya cukup banyak, tidak lagi perlu diisi dalam sistem terbaru. Ia mengakui bahwa pembaruan aplikasi LPPD berpotensi menimbulkan kendala teknis, mengingat masih adanya fitur yang belum sepenuhnya dapat diakses secara optimal. “Ini masih baru, mungkin akan banyak kendala. Saya berharap Bapak dan Ibu sekalian dapat membantu dan bekerja sama, karena waktu kita sangat terbatas. Setelah dokumen tersusun, masih harus direviu oleh Inspektorat,” pungkasnya.(tm/yl)
Pengukuhan Bunda Literasi, Tim Literasi dan IPI Kota Metro Perkuat Gerakan Literasi Daerah
Pemerintah Kota Metro menggelar Pelantikan Tim Literasi Kota Metro, Pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan, serta Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kota Metro Tahun 2026 di Ruang Auditorium UIN Jurai Siwo Lampung, Rabu (25/02/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat komitmen bersama membangun budaya literasi yang berkelanjutan di Bumi Sai Wawai. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro, Dra. Farida, M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung gerakan literasi daerah. Farida menjelaskan bahwa di era transformasi digital saat ini masyarakat dituntut memiliki kecakapan literasi yang lebih luas, termasuk literasi informasi dan literasi digital. “Diperlukan upaya yang terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan untuk membangun budaya literasi di seluruh lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, satuan pendidikan, hingga komunitas,” ujarnya. Ia menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah, dan salah satu indikator pentingnya adalah tingkat literasi masyarakat. Menurutnya, Kota Metro dengan visi “Metro Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius” memiliki potensi besar dalam pengembangan gerakan literasi. Namun demikian, Farida menegaskan bahwa penguatan ekosistem literasi membutuhkan peran aktif pemerintah daerah, organisasi profesi, komunitas, dan keluarga. Farida juga menyebut keberadaan Bunda Literasi di tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan sangat strategis dalam menumbuhkan budaya baca sejak usia dini hingga masyarakat umum. “Bunda Literasi diharapkan menjadi figur penggerak, inspirator, sekaligus teladan dalam membangun kebiasaan membaca di lingkungan keluarga dan masyarakat,” katanya. Selain itu, pembentukan dan pengukuhan Tim Literasi Kota Metro dilakukan sebagai wadah koordinasi serta pelaksana program-program literasi yang terarah dan terukur. Di sisi lain, Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) disebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pustakawan sebagai pengelola layanan informasi dan agen perubahan. Farida menerangkan bahwa kegiatan ini memiliki landasan hukum yang kuat, di antaranya Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan serta sejumlah peraturan daerah dan peraturan wali kota terkait penyelenggaraan perpustakaan. Ia juga menyampaikan bahwa maksud kegiatan ini adalah mengukuhkan secara resmi Bunda Literasi, Tim Literasi, dan Pengurus IPI sebagai penggerak literasi daerah. “Kami ingin memperkuat komitmen dan sinergi antar pemangku kepentingan serta menegaskan peran strategis masing-masing unsur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui gerakan literasi,” jelasnya. Adapun tujuan kegiatan ini, lanjut Farida, antara lain meningkatkan koordinasi antara pemerintah daerah, organisasi profesi, komunitas literasi, dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong tumbuhnya budaya baca di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, serta mengoptimalkan program literasi yang terarah dan berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 5 Bunda Literasi Kecamatan, 44 anggota Tim Literasi Kota Metro, dan 38 Pengurus IPI Kota Metro resmi dikukuhkan dan dilantik. Farida mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini tidak menggunakan anggaran APBD, melainkan melalui partisipasi dan dukungan sukarela dari berbagai pihak sebagai bentuk komitmen bersama. “Melalui kolaborasi yang kuat, kami optimis gerakan literasi di Kota Metro akan semakin masif, inovatif, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya. Sementara itu, Wali Kota Metro, Hi. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I. dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam keadaan sehat dan penuh kebersamaan. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bershalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam serta meneladani nilai-nilai yang diajarkan. Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. “Kota Metro sebagai Kota Pendidikan memiliki tanggung jawab moral untuk terus memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat,” tegas Bambang. Ia menyebut pengukuhan Bunda Literasi, Tim Literasi, dan IPI bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen bersama untuk menggerakkan budaya literasi dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Menurutnya, peran Bunda Literasi sangat strategis sebagai penggerak dan inspirator dalam membangun kebiasaan membaca sejak dini. Sebagai Wali Kota Metro, ia juga menekankan pentingnya peran Tim Literasi sebagai motor penggerak program berbasis komunitas serta IPI dalam memperkuat profesionalisme pustakawan. “Saya berharap akan lahir berbagai program kreatif dan berkelanjutan yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa literasi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dunia usaha, dan keluarga. Di akhir sambutannya, Wali Kota mengucapkan selamat kepada seluruh Bunda Literasi, Tim Literasi, dan Pengurus IPI yang telah dikukuhkan, seraya mengajak semua pihak menjadikan literasi sebagai gerakan nyata demi kemajuan dan daya saing Kota Metro. (Yl/Md/Yd)
Beras Rp58 Ribu dan Minyak Rp14 Ribu, Bazar Ramadan Metro Diserbu Warga
Ratusan masyarakat tampak memadati antrian bazar sembako murah dan pakaian layak pakai yang diselenggarakan Panitia Syiar Ramadan 1447 Hijriah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial Pemerintah Kota Metro menyambut bulan suci Ramadan yang berlangsung di Lapangan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Rabu (25/02/2026). Dalam bazar tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran. Beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual seharga 58.000 rupiah, Minyak goreng merek Minyakita 1 liter dijual Rp14.000, tepung terigu Gatot Kaca 1 kilogram dijual seharga 7.000 rupiah. Selain itu, susu merek 3 Sapi dijual Rp12.500, mi instan seharga 3.000 rupiah, tepung sagu Tani 1 kilogram dari Rp11.000 menjadi Rp10.000 kecap Bango dari Rp11.000 menjadi Rp10.000, serta telur ayam 1 kilogram seharga Rp27.000. Panitia juga melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan bazar perdana dan akan digelar secara bergilir di lima kecamatan se-Kota Metro. Setelah di Hadimulyo Barat, kegiatan dilanjutkan di Lapangan Mulyojati, Metro Barat pada 28 Februari, Lapangan Banjarsari, Metro Utara pada 4 Maret, Lapangan Iringmulyo, Metro Timur pada 7 Maret, dan terakhir di Lapangan Rejomulyo, Metro Selatan pada 11 Maret. Di samping bazar sembako murah, panitia Syiar Ramadan turut mengadakan bazar pakaian layak pakai. Pakaian yang dijual telah dikumpulkan dan disortir dari Sekretariat Dharma Wanita sehingga dipastikan masih dalam kondisi baik dan layak pakai dengan harga terjangkau. Selain itu, digelar pula bazar produk pelaku usaha UMKM dan UP2K PKK Kota Metro yang dikemas dalam program “Bazuka” atau Bazar UP2K PKK Kota Metro. Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, hadir secara langsung membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ibadah spiritual, tetapi juga ruang penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat. “Bulan Suci Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang mengajarkan kita tentang kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan bazar ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi menjadi wujud nyata semangat berbagi dan mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat Kota Metro,” ujar Kusbani. Ia menambahkan, melalui kegiatan ini Pemerintah Kota Metro berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, baik menjelang maupun selama bulan Ramadan. Menurutnya, bazar pakaian layak pakai yang turut digelar menjadi simbol bahwa kepedulian dan kebersamaan merupakan kekuatan utama dalam membangun Kota Metro yang berdaya dan berkarakter. “Kita ingin memastikan bahwa semangat Ramadan bukan hanya dirasakan secara spiritual, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat. Inilah syiar yang sesungguhnya, menyebarkan nilai-nilai kebaikan, kepedulian, dan persaudaraan,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Panitia Syiar Ramadan 1447 H, AC Yuliwati, menjelaskan bahwa bazar tersebut merupakan hasil kolaborasi organisasi wanita bersama sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UMKM Kota Metro. Selain bazar, rangkaian kegiatan syiar Ramadan juga meliputi pengajian, pembagian takjil, serta penyediaan makan sahur bagi jamaah iktikaf. “Ini adalah bentuk dukungan untuk memakmurkan masyarakat, terutama di tengah kondisi daya beli yang sedang menurun. Selisih seribu atau dua ribu rupiah dari harga pasar sangat berarti bagi masyarakat. Dengan dukungan dinas terkait dan organisasi wanita, kami berharap kegiatan ini dapat meringankan beban mereka,” kata Yuliwati. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Program Kerja Majelis Agung Taqwa Kota Metro Tahun 2026 serta Surat Keputusan Wali Kota Metro Nomor 400.8.2.3126 Tahun 2026 tentang Pembentukan Panitia Bersama dalam Syiar Ramadan 1447 H. Program tersebut bertujuan meningkatkan daya beli masyarakat, meringankan beban ekonomi, menumbuhkan budaya kepedulian sosial, memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta memberikan akses terhadap barang berkualitas dengan harga yang terjangkau. (Tm/Sr)
Safari Ramadhan 1447 H Tim II di Mulyojati, Pemkot Metro Serahkan Hibah 31 Kursi untuk Masjid Baiturahman 2
Pemerintah Kota Metro menggelar Safari Ramadhan 1447 H/2026 M Tim II di Masjid Baiturahman 2 Kelurahan Mulyojati, pada Selasa malam (24/02/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin Pemerintah Kota Metro dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Safari Ramadhan Tim II sejatinya dipimpin oleh Wakil Wali Kota Metro, namun pada kesempatan tersebut diwakilkan oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kota Metro Dr. Kusbani. Kegiatan turut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Metro, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Metro, tokoh agama, serta masyarakat sekitar masjid. Suasana berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan. Rangkaian acara diisi dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah serta penyerahan bantuan hibah kepada pengurus masjid. Dalam sambutannya, Kusbani menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pengurus dan jamaah masjid. Ia menegaskan bahwa Safari Ramadhan menjadi momentum memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kota Metro saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ulama dan warga masyarakat. Semoga kebersamaan kita pada malam hari ini menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujar Kusbani. Ia menambahkan nuansa kekeluargaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut mencerminkan eratnya silaturahmi antara Pemerintah Kota Metro dan jamaah Masjid Baiturahman 2. Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi harapan bersama dalam membangun Kota Metro yang harmonis dan religius. Dalam kesempatan itu Kusbani juga menyampaikan pesan dari Wali Kota Metro agar masyarakat tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang terjadi selama musim penghujan. Curah hujan dan angin kencang yang cukup tinggi perlu diantisipasi bersama demi menjaga keselamatan lingkungan. “Kami mengimbau kepada masyarakat, apabila di sekitar rumah terdapat pohon yang sudah tinggi dan berpotensi membahayakan agar dapat memangkas rantingnya. Selain itu mari bersama-sama menjaga kebersihan drainase di lingkungan masing-masing supaya tidak tersumbat sampah dan tidak menimbulkan banjir maupun sarang nyamuk,” tegasnya. Ia juga mengingatkan bahwa pada musim hujan seperti saat ini potensi penyakit demam berdarah dengue (DBD) cenderung meningkat. Karena itu kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Metro turut menyerahkan bantuan hibah kepada pengurus Masjid Baiturahman 2 berupa 31 unit kursi dengan total nilai Rp3.800.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang fasilitas dan kenyamanan jamaah dalam beribadah. Sementara itu Ketua Masjid Baiturahman 2 dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Pemerintah Kota Metro. Ia mengapresiasi bantuan hibah yang diberikan serta berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Melalui Safari Ramadhan ini Pemerintah Kota Metro menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam pembangunan fisik tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan sosial selama bulan suci Ramadhan. (Md/Sr)
Safari Ramadan 1447 H, Wali Kota Metro Serahkan Bantuan untuk Masjid Al Ikhlas 3 Iringmulyo
Pemerintah Kota Metro kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Masjid Al Ikhlas 3, Jalan Palapa III, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, Selasa (24/02/2026). Kegiatan ini di hadiri oleh unsur Forkopimda beserta jajaran Pemerintah Kota Metro dan Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur karena dapat bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat setempat di momentum bulan suci Ramadan ini. “Selama kurang lebih satu tahun kepemimpinan saya, belum sempat bertemu langsung dengan jamaah di sini. Alhamdulillah, di momen Ramadan yang penuh berkah ini, kita dapat dipertemukan dalam suasana yang baik,” ujar Bambang. Ia juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan masyarakat kepada dirinya beserta rombongan tim Safari Ramadhan kelompok 1 ini. “Saya mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang begitu baik. Semoga kebersamaan ini semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Taqmir Masjid Al Ikhlas 3, Triyono, menyampaikan bahwa berbagai kegiatan keagamaan di masjid tersebut berjalan dengan lancar. Di antaranya pengajian rutin ibu-ibu serta program Jumat Berkah yang dilaksanakan setiap pekan. “Harapan kami, melalui Safari Ramadan ini dapat terjalin silaturahmi yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Dengan hubungan yang harmonis, komunikasi antara masyarakat dan pemerintah juga akan semakin baik,” ujar Triyono. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Metro menyerahkan bantuan berupa satu unit ambal dan perangkat pengeras suara senilai Rp7.000.000. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wali Kota dan diterima oleh pengurus Taqmir Masjid Al Ikhlas 3. Kegiatan Safari Ramadan ini ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Abdul Muluq, Lc., yang mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan mempererat persatuan umat. (Bsr/Sr)
Wali Kota Metro Buka Syiar Ramadhan 1447 H, Dorong Spiritualitas dan Pemberdayaan UMKM
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, secara resmi membuka kegiatan Pengajian Syiar Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Taqwa, Kota Metro. Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian program Syiar Ramadhan yang digelar selama bulan suci di Kota Metro, Selasa (24/02/2026). Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, pengurus masjid, pelaku UMKM, serta masyarakat dari berbagai kecamatan di Kota Metro. Pengajian ini menjadi agenda rutin tahunan pemerintah daerah bersama panitia pelaksana dalam rangka meningkatkan nilai spiritual dan kepedulian sosial masyarakat. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan Syiar Ramadhan tahun ini. Ia menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga penguatan solidaritas sosial. “Pemerintah Kota Metro sangat mendukung kegiatan Syiar Ramadhan ini. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga mampu memperkuat kepedulian sosial dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kota Metro,” ujar Bambang. Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai sarana memperbaiki diri serta mempererat ukhuwah Islamiyah. “Mari kita jadikan Ramadhan 1447 Hijriah ini sebagai momentum untuk memperbanyak amal ibadah, berbagi kepada sesama, dan menjaga kondusivitas Kota Metro agar tetap aman dan harmonis,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Pelaksana Syiar Ramadhan 1447 H, Eny Bambang, menjelaskan bahwa panitia telah menyiapkan lima program utama yang akan dilaksanakan selama bulan Ramadhan. Program pertama adalah pemberian takjil selama bulan Ramadhan sebanyak 400 kotak per hari dengan melibatkan 33 pelaku UMKM di Kota Metro. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang berbuka puasa sekaligus memberdayakan pelaku usaha lokal. Program kedua berupa pengajian Ramadhan yang dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Kamis. Pengajian diagendakan sebanyak enam kali pertemuan, dimulai pada 24 Februari 2026 sampai dengan 12 Maret 2026. Selanjutnya, panitia juga menggelar bazar sembako dan pakaian layak pakai setiap Rabu dan Sabtu di lima kecamatan se-Kota Metro yang dilaksanakan secara bergilir. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program keempat adalah penyediaan makan sahur bagi peserta iktikaf sebanyak 8.000 porsi selama 10 hari terakhir Ramadhan dengan harga Rp15.000 per porsi. Selain itu, panitia juga menyiapkan pemberian bingkisan Ramadhan sebanyak 3.500 paket sembako dengan nilai Rp75.000 per paket. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Metro berharap Syiar Ramadhan 1447 H tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan benar-benar memberikan dampak spiritual, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Kota Metro. (Bsr/Yd/Sr)
Plh Sekda Kota Metro Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Purwosari, Serahkan Bantuan untuk Mushola Nurul Iman
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Metro, Kusbani, mewakili Wakil Wali Kota Metro, memimpin kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 M yang digelar di Mushola Nurul Iman, Purwosari, Metro Utara. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin Pemerintah Kota Metro dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri jajaran Pemerintah Kota Metro, DPRD Kota Metro, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang telah memadati area mushola sejak waktu berbuka puasa. Momentum Safari Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi dan ruang dialog untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di tengah suasana ibadah. Dalam sambutannya, Plh Sekda Kota Metro Kusbani, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi dengan masyarakat Purwosari melalui kegiatan keagamaan yang penuh makna. Ia menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud komitmen pemerintah untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Ia juga mengapresiasi pengurus dan jamaah Mushola Nurul Iman yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik sehingga acara dapat berjalan lancar dan tertib. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan yang harmonis. Pada tahun ini, Tim Safari Ramadan Pemerintah Kota Metro dibagi menjadi dua kelompok untuk menjangkau lebih banyak wilayah secara bersamaan. Kelompok I dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro yang melaksanakan kegiatan di Masjid Nurul Huda, Margorejo, Metro Selatan. Sementara itu, Kelompok II dipimpin oleh Wakil Wali Kota Metro dan dilaksanakan di Mushola Nurul Iman, Purwosari. Pembagian tim tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan silaturahmi serta pemerataan kunjungan ke masjid dan mushola di seluruh wilayah Kota Metro. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Metro juga menyerahkan bantuan hibah berupa dua unit pendingin ruangan (AC) untuk Mushola Nurul Iman, Purwosari. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kenyamanan jamaah dalam melaksanakan ibadah, termasuk salat tarawih, ceramah agama, dan berbagai kegiatan pembinaan umat selama Ramadan. Selain penyerahan bantuan, kegiatan Safari Ramadan turut diisi dengan tausiyah keagamaan yang menyampaikan pesan tentang pentingnya memperkuat iman, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga kebersamaan di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Metro juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat serta permohonan maaf lahir dan batin dalam menyambut bulan suci Ramadan. Pemerintah berkomitmen untuk terus melanjutkan program Safari Ramadan sebagai agenda tahunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Yd/Sr).