Kepedulian terhadap persoalan lingkungan dan kebutuhan masyarakat ditunjukkan Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso melalui kegiatan gotong royong atau corve di sejumlah titik wilayah Kecamatan Metro Timur, Minggu (8/11/2026).
Tidak sekadar hadir dalam kegiatan kerja bakti, Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, sekaligus melihat kondisi lingkungan yang selama ini menjadi perhatian warga. Sejumlah persoalan yang mengemuka di antaranya genangan dan banjir serta pengelolaan sampah lingkungan.
Kegiatan diawali di Kelurahan Yosodadi, tepatnya di samping Wihara Buddha Dharma Dipa, kemudian berlanjut ke kawasan Hutan Linara, Kelurahan Tejo Agung, serta sejumlah titik lainnya di wilayah Metro Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota tampak membaur bersama masyarakat. Suasana berlangsung akrab ketika dirinya duduk bersama warga, berbincang santai, dan mendengarkan berbagai keluhan yang disampaikan secara langsung.

Salah satu momen menarik terlihat saat Wali Kota menyambangi warga yang tengah bergotong royong di Jalan Pala. Saat itu, masyarakat bersama-sama menebang pohon tua menggunakan peralatan manual karena dikhawatirkan berpotensi tumbang dan membahayakan keselamatan warga maupun pengguna jalan.
Melihat kondisi tersebut, Wali Kota tidak hanya mendengarkan penjelasan masyarakat, tetapi juga langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar dapat memberikan dukungan terhadap kebutuhan warga.
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan, kegiatan gotong royong menjadi salah satu kesempatan bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi lingkungan sekaligus mendengar persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Pemerintah tidak boleh hanya mengetahui persoalan dari laporan. Kita harus turun langsung, melihat kondisi di lapangan, mendengarkan masyarakat, sehingga apa yang menjadi kebutuhan warga dapat kita pahami dengan baik dan dicarikan solusinya,” ujarnya.

Ia menegaskan, berbagai persoalan yang ditemukan selama kegiatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, sehingga tidak berhenti pada kegiatan gotong royong semata.
“Saya berharap semangat gotong royong seperti ini terus dijaga. Persoalan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh masyarakat. Kalau kita bergerak bersama, lingkungan akan lebih bersih, aman, dan nyaman,” pesannya.
Sementara itu, Ketua RW 06 Kelurahan Iringmulyo, Sukadi, mengapresiasi kehadiran Wali Kota Metro yang bersedia turun langsung menyapa dan mendengarkan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, persoalan pohon tua yang berpotensi membahayakan warga dan pengguna jalan menjadi salah satu perhatian masyarakat sehingga warga berinisiatif melakukan penebangan secara bergotong royong.
“Kami bersama warga berinisiatif menebang pohon ini karena kondisinya sudah tua dan kami khawatir apabila tumbang bisa membahayakan masyarakat maupun pengendara yang melintas. Kami melakukannya secara gotong royong dengan peralatan seadanya,” ungkap Sukadi.

Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran Wali Kota memberikan perhatian tersendiri bagi masyarakat, terlebih ketika aspirasi warga dapat disampaikan secara langsung dan mendapat respons cepat melalui koordinasi dengan instansi terkait.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan semata dalam agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun komunikasi, menyerap aspirasi, serta memastikan persoalan di lingkungan warga mendapatkan perhatian dan tindak lanjut.
Melalui semangat gotong royong, Pemerintah Kota Metro berharap kepedulian terhadap kebersihan, keamanan, dan kelestarian lingkungan terus tumbuh sebagai gerakan bersama demi mewujudkan Kota Metro yang nyaman dan membahagiakan masyarakat.(Bsr/Mdn)

