Kepercayaan masyarakat menjadi fondasi utama dalam membangun dan mengembangkan koperasi yang sehat, profesional, serta mampu bertahan di tengah persaingan dunia usaha. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 KSPPS Dana Purnama Mandiri sekaligus peresmian gedung kantor koperasi di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kamis (5/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bambang menyampaikan bahwa pengelolaan koperasi, khususnya koperasi simpan pinjam, memiliki prinsip yang tidak jauh berbeda dengan lembaga perbankan. Selain dukungan permodalan dan sarana usaha, kepercayaan publik merupakan faktor paling mendasar yang menentukan keberlangsungan dan perkembangan sebuah lembaga keuangan.
“Saya akui bahwa modal utama dalam mengelola bisnis perkoperasian adalah kepercayaan publik, baru kemudian didukung oleh modal dan aspek lainnya,” tegas Bambang.

Ia juga memberikan apresiasi kepada KSPPS Dana Purnama Mandiri yang dinilai telah menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi kelembagaan maupun penguatan permodalan. Kepemilikan gedung kantor sendiri serta modal yang telah mencapai lebih dari lima miliar menjadi capaian yang patut diapresiasi.
Menurutnya, besarnya modal tersebut menunjukkan keseriusan koperasi dalam membangun usaha dan memperkuat kapasitas kelembagaannya.
“Saat ini dengan modal sudah di atas lima miliar, ini bukan lagi koperasi yang ecek-ecek. Ini menunjukkan adanya keseriusan dan kekuatan dalam membangun sebuah lembaga perkoperasian,” ungkapnya.
Bambang optimistis, dengan kepercayaan yang terus tumbuh dari masyarakat Lampung, khususnya warga Kota Metro, KSPPS Dana Purnama Mandiri memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh dan melampaui target yang telah ditetapkan oleh para pemilik modal.
Ia menilai, keberadaan koperasi tidak semata-mata menjadi wadah aktivitas ekonomi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, memperluas akses permodalan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kemandirian ekonomi.

“KSPPS ini merupakan hasil kolaborasi para pensiunan Bank Danamon. Perlu diketahui bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam membangun perekonomian dan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya penguatan tata kelola koperasi melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi layanan. Menurutnya, perkembangan sistem operasional yang semakin modern harus diikuti dengan penerapan aplikasi dan layanan digital agar pengelolaan koperasi semakin efektif, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Ia juga berharap penguatan sistem operasional tersebut dapat memberikan keyakinan kepada masyarakat maupun calon anggota yang ingin menanamkan modalnya, bahwa koperasi dikelola secara profesional dengan kondisi permodalan yang sehat.
“Saya tegaskan bahwa tingkat kesehatan KSPPS Dana Purnama Mandiri ini sangat baik. Ini menjadi salah satu modal utama dalam menjalankan bisnis perkoperasian saat ini. Karena itu, kepercayaan masyarakat harus terus dijaga melalui pengelolaan yang sehat, transparan, dan profesional,” kata Bambang.

Sementara itu, Ketua Dewan Direksi KSPPS Dana Purnama Mandiri, Edi Suseno, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-11 tersebut menjadi momentum bagi pihaknya untuk memperkuat kelembagaan sekaligus meningkatkan kontribusi koperasi kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah agenda yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan tersebut. Salah satunya adalah peresmian gedung kantor KSPPS Dana Purnama Mandiri yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Wali Kota Metro.
Menurut Edi, meskipun alamat kantor tidak mengalami perubahan, gedung yang digunakan kini telah berstatus sebagai milik pribadi koperasi. Hal tersebut menjadi salah satu langkah penguatan aset dan kemandirian kelembagaan KSPPS Dana Purnama Mandiri.
Selain peresmian gedung, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata koperasi bagi masyarakat.
Melalui momentum peringatan HUT ke-11 ini, KSPPS Dana Purnama Mandiri diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat, meningkatkan profesionalisme pengelolaan, serta memperluas peran koperasi sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan di Kota Metro. (Bsr/Sr)


