Pemerintah Kota Metro terus mendorong penguatan peran generasi muda sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah. Pelajar tidak hanya dipandang sebagai penerus kepemimpinan, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang dapat menghadirkan gagasan, kreativitas, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, saat menyaksikan pelantikan Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kota Metro periode 2026–2028 yang berlangsung di Aula Pemerintah Daerah Kota Metro, Sabtu (3/10/2026).
Sebanyak 20 pengurus PD IPM Kota Metro dilantik untuk menjalankan amanah organisasi selama periode kepengurusan 2026–2028. Pelantikan tersebut menjadi momentum regenerasi sekaligus penguatan komitmen pelajar Muhammadiyah dalam mengambil peran di tengah masyarakat.

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, mengatakan organisasi pelajar memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, kepemimpinan di usia pelajar harus menjadi ruang untuk belajar bertanggung jawab, membangun kepedulian, serta membiasakan diri bekerja bersama.
“Saya berharap Ikatan Pelajar Muhammadiyah tidak hanya menjadi organisasi yang aktif dalam kegiatan internal, tetapi mampu menghadirkan manfaat yang nyata bagi pelajar dan masyarakat. Dari organisasi inilah kita belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab, disiplin, serta bagaimana memberikan kontribusi bagi Kota Metro,” ujar Bambang.
Ia juga berpesan agar pengurus yang baru dilantik mampu menjaga semangat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sekolah, organisasi kepemudaan, serta masyarakat.
“Jangan takut untuk bermimpi dan menyampaikan gagasan. Pemerintah Kota Metro membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang dan berkontribusi. Yang terpenting, setiap langkah harus dilandasi integritas, akhlak, dan kepentingan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Terpilih PD IPM Kota Metro periode 2026–2028, Ibnu Aziz Zakaria Ahmad, mengatakan kepengurusan baru akan melanjutkan perjuangan organisasi sekaligus menghadirkan program yang lebih dekat dengan kebutuhan pelajar.

Ibnu Aziz menggantikan Fitra Yoga, yang sebelumnya memimpin PD IPM Kota Metro periode 2023–2026.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab yang harus kami jalankan bersama. Kami ingin menjadikan IPM sebagai ruang bagi pelajar untuk berkembang, menyampaikan gagasan, meningkatkan kapasitas diri, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Ibnu.
Ia menambahkan, kepengurusan periode 2026–2028 akan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dan mendorong keterlibatan pelajar dalam kegiatan sosial, pendidikan, keagamaan, serta pengembangan kreativitas dan kepemimpinan
“Kami akan berusaha melanjutkan hal-hal baik yang telah dilakukan kepengurusan sebelumnya dan menghadirkan inovasi baru. Harapannya, IPM Kota Metro dapat menjadi rumah bagi pelajar untuk belajar, bergerak, dan memberikan manfaat,” tuturnya.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru PD IPM Kota Metro. Regenerasi organisasi diharapkan tidak hanya menjaga keberlanjutan kaderisasi, tetapi juga melahirkan pelajar yang memiliki karakter, kemampuan kepemimpinan, serta kepedulian terhadap persoalan di lingkungan sekitarnya.
Bagi Pemerintah Kota Metro, keterlibatan generasi muda dalam berbagai ruang pembangunan merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuhnya generasi muda yang kreatif, berintegritas, dan berdaya saing. (Bsr/Mdn).

