Setelah melalui serangkaian proses seleksi yang ketat, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Metro terpilih mengikuti tahapan Virtual Assessment TPAKD Award Tahun 2026. Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, beserta jajarannya di OR Setda Kota Metro, Jumat (24/07/2026).
Terpilihnya Kota Metro dalam ajang penilaian tersebut merupakan bagian dari TPAKD Award 2026 yang diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil mengakselerasi peningkatan akses keuangan dan mendorong pelaksanaan program kerja TPAKD secara optimal.
Penilaian dilakukan oleh tim penilai utama yang terdiri dari perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, akademisi, dan World Bank.
Direktur Sistem Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Sulaimansyah, menyampaikan apresiasi bagi TPAKD Kota Metro yang telah bersinergi secara optimal dalam meningkatkan akses keuangan di wilayah Kota Metro melalui berbagai program kerja TPAKD.
Atas keberhasilan TPAKD Kota Metro menembus tahapan Virtual Assessment TPAKD Award Tahun 2026, Sulaimansyah, menyampaikan apresiasi dan menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“TPAKD Award tahun 2026 ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada TPAKD yang telah mengakselerasi peningkatan akses keuangan di daerah, serta guna mendorong seluruh TPAKD agar berkompetisi dalam menyusun dan melaksanakan program kerja TPAKD dengan sebaik-baiknya,”jelasnya.

Dalam paparannya, ia juga menjelaskan bahwa TPAKD Award Tahun 2026 merupakan penyelenggaraan penghargaan yang kelima sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2019. Pada pelaksanaannya, penghargaan ini telah diberikan kepada 8 TPAKD terbaik pada tahun 2020, 10 TPAKD terbaik pada tahun 2021, 12 TPAKD terbaik pada tahun 2022, dan 15 TPAKD terbaik pada tahun 2025.
“Khusus pada penyelenggaraan TPAKD Award Tahun 2026, peserta yang mengikuti penilaian berasal dari seluruh TPAKD tingkat provinsi serta kabupaten/kota yang telah terbentuk secara lengkap sejak November,”ungkapnya.
Lebih lanjut, Sulaimansyah menjelaskan bahwa tahapan penilaian TPAKD Award Tahun 2026 dilaksanakan secara bertahap dan komprehensif guna memastikan objektivitas dalam menentukan peserta terbaik.

“Tahapan penilaian TPAKD Award Tahun 2026 diawali dengan penyaringan awal berdasarkan laporan tahunan TPAKD Tahun 2025 yang disampaikan melalui Sistem Informasi TPAKD (SITPAKD), serta hasil konfirmasi yang dilakukan secara langsung oleh tim teknis TPAKD,”paparnya.
Sementara itu, tahap kedua merupakan penilaian lanjutan yang dilakukan oleh tim penilai utama untuk menentukan daftar pendek (shortlist) TPAKD yang berhak mengikuti tahapan Virtual Assessment.
“Pelaksanaan Virtual Assessment hari ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang lebih rinci dan komprehensif mengenai implementasi berbagai program kerja TPAKD sepanjang tahun 2025, termasuk capaian, inovasi, serta dampaknya dalam meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat di daerah,”imbuhnya.
Sebagai Tim penilai, ia juga mempersilakan seluruh peserta untuk menyampaikan berbagai informasi tambahan, inovasi, maupun perkembangan terbaru yang belum tercantum dalam dokumen penilaian pada kesempatan Virtual Assessment tersebut.”Nanti akan ada dua sesi, sesi pertama yang akan disampaikan melalui pemaparan dan kemudian sesi kedua adalahdiskusi kelompok,”paparnya.
Tak hanya itu, ia turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungan serta kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama proses pelaksanaan penilaian TPAKD Award Tahun 2026.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tim penilai utama TPAKD Award Tahun 2026 setelah berhasil melalui proses seleksi yang dilakukan oleh tim penilai utama yang terdiri dari perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, kalangan akademisi, serta World Bank.

“Bagi kami, kesempatan ini merupakan suatu kehormatan sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperkuat komitmen dalam memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kota Metro yang kami cintai,”ujar Bambang.
Sejak dibentuk pada tahun 2020, TPAKD Kota Metro terus berkomitmen mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, lembaga jasa keuangan, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Kolaborasi ini jug terus diperkuat untuk memperluas akses layanan keuangan, khususnya bagi kelompok masyarakat yang belum memperoleh akses optimal terhadap layanan keuangan formal,”tambahnya.
Sepanjang tahun 2025, TPAKD Kota Metro telah mengimplementasikan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, di antaranya penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani, pengembangan dan pemberdayaan UMKM, Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), Gerakan Menabung dengan Sampah, digitalisasi sektor pariwisata, serta pemanfaatan Galeri Pasar Modal.
“Berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan akses dan pemahaman masyarakat terhadap layanan serta pengelolaan keuangan Sekaligus memperkuat daya saing dan kemandirian ekonomi lokal,”tuturnya.

Atas berbagai capaian tersebut, Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh unsur TPAKD Kota Metro atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen yang telah diberikan sehingga menghasilkan kerja kolektif serta sinergi antar lembaga yang patut dibanggakan bersama.
“Saya berharap momentum TPAKD Award 2026 ini semakin memperkuat semangat TPAKD Kota Metro untuk terus berinovasimelalui sinergi, kolaborasi dan inovasi, BPR di Kota Metro dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ekonomi daerah melalui akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,”kata Bambang.
Wali Kota Metro menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Metro bersama TPAKD Kota Metro untuk menerima berbagai masukan, pandangan, serta pertanyaan dari tim penilai utama sebagai bagian dari upaya evaluasi dan peningkatan kinerja dalam memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Metro.
“Saya berharap proses ini dapat menjadi sarana untuk berbagi pengalaman sekaligus menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja TPAKD Kota Metro ke depannya,” katanya.
Melalui paparan ini, ia berharap berbagai program TPAKD di Kota Metro tahun 2025-2026 mulai dari dukungan ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, pengembangan sumber daya pelaku UMKM, Business matching hingga Ebix dapat memberikan gambaran atas komitmen dan upaya kami dalam meningkatkan inklusi keuangan dan kesejahteraan masyarakat.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari kinerja antara pemerintah daerah, OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, akademisi, lembaga jasa keuangan dan seluruh pemangku kepentingan, “ucapnya. (Yl)

