Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Ganjar Asri menjadi forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Modal Manusia dan Modal Sosial sebagai Pondasi Pembangunan Ekonomi Sosial Berkelanjutan” tersebut melibatkan pemerintah daerah, unsur kelembagaan, serta perwakilan masyarakat, yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat, Kamis (08/01/2025).
Lurah Ganjar Asri, Ruben Nugroho mengusulkan inovasi pemberdayaan masyarakat lewat program “Gowes Ganas” sebagai rute wisata sepeda yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan UMKM.
“Jika Jalan panca Asri RW 05 arah ke Jalan Perjuangan RW 02 telah dilakukan perbaikan,saya berharap rute yang dilewati bisa menjadi rute bersepeda santai dan berpotensi menjadi wisata yang menampilkan pemandangan sawah dan banyaknya angkringan di sekitaran Kelurahan Ganjar Asri sehingga dapat membantu roda perekonomian warga ,” ungkapnya.
kegiatan Jumat Bersih dan Jumat Beretika (Jemantik) bekerja sama dengan Polri, serta penguatan sistem pelayanan terpadu melalui gerai pelayanan bersama untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat dan meningkatkan pendapatan sektor pajak.

Selain itu, dirinya memaparkan realisasi pembangunan sarana dan prasarana kelurahan tahun 2025 yang bersumber dari dana kelurahan, meliputi pembangunan drainase di enam titik, pembangunan jalan cor blok di empat titik, serta pembangunan gorong-gorong dan drainase di satu titik.
Pada kesempatan yang sama, terdapat bantuan sarana rumah ibadah melalui program Safari Ramadan dan LASQI berupa material bangunan untuk Mushola Nur Hidayah RT 11 RW 03 dan Masjid Nurul Iman RW 07, serta bantuan sarana prasarana Masjid Miftahul Huda RW 09.
Di bidang pemberdayaan masyarakat, Kelurahan Ganjar Asri juga merealisasikan bantuan sarana prasarana bagi rukun kematian RW 07, sarana olahraga kelurahan, delapan Posyandu, serta sarana prasarana TP-PKK Kelurahan Ganjar Asri. Kegiatan lain yang dilaksanakan meliputi realisasi program empat Pokja TP-PKK dan pendampingan pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi PAUD dan TK di wilayah setempat.

Untuk pembangunan yang bersumber dari OPD pada tahun anggaran 2025, Ruben menjelaskan sejumlah kegiatan, antara lain rehabilitasi beberapa ruas jalan strategis seperti Jalan Khair Bras, Jalan Walisongo Timur dan Barat, Jalan Cemara, Jalan Sumbawa, Jalan Akar Tunggal, serta Jalan Nias dan dilakukan pembangunan drainase tersier, pemasangan bronjong di Kali Way Perak, dan pembangunan drainase di Jalan Andalas 7 RW 11.
Dalam bidang pendapatan daerah, Kelurahan Ganjar Asri mencatat capaian positif pada Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Total realisasi PBB-P2 tahun 2025 mencapai 81 persen atau sebesar Rp251.478.375, yang merupakan capaian tertinggi di Kecamatan Metro Barat selama dua tahun terakhir.
Musrenbang tersebut juga merumuskan sejumlah usulan prioritas pembangunan tahun 2027, di antaranya lanjutan pembangunan cor rigid Jalan Kaca Piring RW 02 sebagai akses utama logistik, normalisasi Kali Way Bunut untuk penanganan banjir, pelebaran Jalan Khair Bras di depan Masjid Jami’ul Anwar, perbaikan Jalan Panca Asri, pembangunan dan perbaikan irigasi tersier, normalisasi Kali Way Batanghari, serta peningkatan sarana prasarana Aula Kantor Kelurahan Ganjar Asri demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, mengapresiasi capaian dan paparan yang disampaikan Lurah Ganjar Asri. Ia menegaskan bahwa arah pembangunan ke depan, khususnya tahun 2027, akan lebih difokuskan pada pemberdayaan masyarakat agar mampu mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup.
“Di tahun 2027 nanti, arah pembangunan akan lebih difokuskan pada pemberdayaan masyarakat, yakni bagaimana masyarakat dapat mandiri. Prinsipnya, anggaran yang ada harus mampu berkembang seperti meningkatkan kreativitas masyarakat melalui pertanian maupun UMKM. Jika saat ini di kelurahan tersedia sekitar Rp200 juta, dana tersebut tidak semata-mata dihabiskan untuk bantuan, melainkan diarahkan untuk mendorong masyarakat berusaha,” tegasnya.
Menurutnya, Musrenbang menjadi ruang penting untuk mengidentifikasi persoalan utama masyarakat dan potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan, sejalan dengan kebijakan nasional terkait pemberdayaan masyarakat dan ketahanan pangan.
Pemerintah Kota Metro, lanjutnya, berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan, baik pembangunan fisik maupun nonfisik, dengan pengawasan bersama demi terwujudnya pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan di Kelurahan Ganjar Asri. (Tm/Sr)

