Pemenang Lomba Video Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19

Pemerintah Kota Metro mengumumkan juara lomba video inovasi tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 di OR Setda Kota Metro, (22/07/2020).

Sekretaris Bappeda Kota Metro I Gede Made Suwanda, melaporkan bahwa terdapat 19 video yang terdiri dari 14 video berasal dari perangkat daerah dan 5 video dari instansi vertikal.

“Dimana juara akan kita kategorikan menjadi 2. Untuk juara pertama mendapatkan Rp. 5.000.000, juara ke-2 mendapatkan Rp. 3.000.000 dan juara ke-3 mendapatkan hadiah sebesar Rp. 2.000.000,” papar I Gede Made Suwanda.

Juara kategori organisasi perangkat daerah pemerintah Daerah Kota Metro yaitu:

1. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan

2. Dinas Kesehatan

3. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Untuk kategori Instansi vertikal se-Kota Metro yaitu:

1. Kodim 0411/LT

2. Polres Metro

3. Pengadilan Agama Kota Metro

Walikota Metro Achmad Pairin mengucapkan selamat kepada para pemenang. Kami juga ucapkan terima kasih kepada instansi vertikal dan OPD yang turut berpartisipasi dalam lomba ini.

“Dan ternyata para pemeran memiliki bakat menjadi pemain sinetron, yang tidak kalah dengan Raffi Ahmad. Sebenarnya kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai corona, baik dari penyebaran dan penanganan. Mari kita juga bersama-sama mencegah penyakit corona tidak menyebar ke diri kita semua,” tutup Pairin. (Sr/Dk).

1750 Paket Sembako di Distribusikan Lewat Pasar Murah

Asisten II Ekonomi Pembangunan Provinsi Lampung Taufik Hidayat, bersama Walikota Metro Achmad Pairin meresmikan operasi pasar murah, di Aula Kelurahan Ganjar Agung, Kamis (04/06/2020).

Taufik Hidayat menuturkan bahwa, dampak dari virus ini sangat mempengaruhi pada sektor ekonomi.

“Covid-19 ini menyerang sektor ekonomi, tak terkecuali Provinsi Lampung, perkembangan ekonomi global berkaitan satu sama lain. Terjadi penurunan ekonomi seperti hotel, wisatawan dan supermarket yang mengakibatkan banyak para pekerja dirumahkan dan menurunnya nilai beli masyarakat,” ungkapnya.

Lanjutnya, Asisten II menegaskan bahwa, pada kesempatan ini Pemerintah Provinsi Lampung memberikan sebanyak 1750 paket sembako.

“Dimana satu paket sembako berisikan beras sebanyak 5 kg, gula pasir 2 kg, tepung terigu 1 kg dan minyak goreng 1 liter, dengan harga jual Rp. 45.000,-. Pemberian sembako ini berdasarkan ketentuan, khusus daerah Bandarlampung dikirim melalui Gojek, untuk kabupaten/kota dikirim oleh perangkat desa secara door to door /drive thru,” paparnya.

Walikota Metro mengatakan dengan adanya pasar murah yang ditujukan untuk masyarakat yang terkena dampak Covid-19 ini, bisa membantu masyarakat Kota Metro.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya mendoakan mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bermanfaat, terutama untuk masyarakat yang terkena dampak musibah ini,” ujarnya.

Acara ditutup dengan penyerahan sembako secara simbolis dan pelepasan mobil angkutan sembako yang akan disebar ke 5 kecamatan di Kota Metro. (Tm/Cv).

Apel Gabungan Sosialisasi, Bahas Covid-19 Belum Usai

Apel Gabungan Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro guna sosialisasi tahap ke dua, berlangsung di Jalan A.H Nasution depan kantor Pemda Kota Metro, Senin (18/05/2020).

Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro yang telah ikut serta dalam penanganan Covid-19 ini.

“Saat ini Kota Metro sudah memasuki tahap ke 2 sterilisasi. Dengan harapan Covid-19 di Kota Metro segera berakhir,” ungkapnya.

Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati mengatakan, Indonesia urutan ke-33 dunia. Data ini berdasarkan hasil pengamatan per 17 Mei.

“Pandemi ini merupakan gelombang ke-2, dimana data tersebut berdasarkan dari daerah yang awalnya zero, namun mulai bermunculan kembali seperti Negara Iran, Korea dan Cina,” ungkapnya.

Dandim 0411/LT Burhannudin mengatakan,
pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Saat ini sudah memasuki gelombang 2 (dua), hari ini sampai minggu depan akan melakukan sosialisasi kembali.

“Saat ini Indonesia dalam urutan ke-33 dari 219 Negara yang terdampak Covid-19. Terkait dengan pandemi ini di setiap negara lain masih melaksanakan antisipasi, oleh karena itu Pemerintah Kota Metro sedang menyiapkan rancangan dalam berdampingan dengan Covid-19,” tambahnya.

Burhannudin juga memaparkan pasien positif di Kota Metro bertambah 1 orang dan 8 orang pasien dari Kabupaten Lampung Tengah terkena Covid-19.

“Artinya Pandemi ini masih ada dan berada di dekat kita. Seluruh gugus tugas diharapkan dapat mensosialisasikan kepada masyarakat , untuk diingatkan kembali bahwa Covid-19 di Kota Metro belum selesai,” tutupnya.

Apel dalam rangka pelaksanaan sentralisasi tahap 2 (dua) ini dihadiri langsung oleh Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Dandim 0411/LT Letkol Czi Burhannudin, Kapolres Kota Metro AKBP Retno Prihawati, serta Sat Pol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, dan BPBD. (Li/Sr/Dk)

Simulasi Penanganan Jenazah Korban Covid 19 Oleh Tim Gugus Tugas Covid 19 Metro

Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Metro melaksanakan simulasi SOP penanganan jenazah korban Covid 19 (Virus Corona), guna untuk memahami dan melatih kesiapsiagaan petugas dalam proses pemakaman korban Corona Virus tersebut.

Simulasi yang diawali dengan Apel pengecekan dan Briefing di Taman Merdeka Metro (09/05) ini dihadiri langsung oleh Dandim 0411/LT Letkol Czi Burhannudin dan Kapolres Kota Metro AKBP Retno Prihawati, serta dari Tim Pemakaman yang terdiri dari anggota TNI, Kepolisian, Pol PP, Dinas Kebersihan, Sub Polisi Militer, Dinas Kesehatan dan Damkar.

Lanjutnya, dari simulasi ini dilaksanakan penerimaan jenazah dari rumah sakit kepada Tim Pemakaman, yang kemudian dilakukan prosedur pengawalan ambulan pengangkut jenazah korban Covid 19. Di lokasi pemakaman, tim berlanjut dengan penggalian lubang dan dilanjutkan proses pemakaman jenazah.

Dandim 0411/LT dalam arahannya, memberikan amanat kepada personel Tim Pemakaman agar serius dan memperhatikan benar-benar tugas masing-masing anggota, sehingga diharapkan dalam simulasi ini semua personel Tim Pemakaman Jenazah Covid 19 dapat memahami tugas apa saja yang akan mereka laksanakan jika kemungkinan ini terjadi di kota ini, apalagi RSUD A.Yani Metro saat ini merupakan rumah sakit rujukan Covid-19.

Sementara itu, Kapolres Kota Metro mengatakan, “Harapannya, di kota ini tidak ada korban jiwa akibat virus ini, mari bersama lawan covid 19 dengan dengan ikuti anjuran dari pemerintah, yakni dengan jaga jarak aman, jaga kebersihan, rajin cuci tangan dan pakai masker saat keluar rumah”.

Tim Gugus Klarifikasi Keberadaan Pasien Positif Covid-19

Metro – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19) Kota Metro akhirnya mengklarifikasi keberadaan pasien positif Covid-19.

Sekertaris Kota Metro A. Nasir AT, didampingi Dandim 0411/LT Letkol Czi Burhanuddin dan Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati beserta anggota Satgas, menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan yang disampaikan mengenai keberadaan pasien positif Covid-19 warga Metro tersebut.

“Siang tadi saya menyampaikan bahwa ada satu pasien PDP di rumah sakit yang positif. Nyatanya sorenya saya mendapatkan berita yang bersangkutan tidak di rumah sakit lagi, sudah di rumah. Sehingga kami tim gugus tugas melaksanakan rapat dan kita putuskan untuk menjemput pasien tersebut di rumahnya,” terang Sekda saat pers rilis, Rabu (6/5/2020) malam.

Sekda mengakui telah terjadi miss komunikasi terhadap posisi pasien. Ia mengaku baru mendapatkan informasi bahwa pasien berada di rumah sakit baru tadi sore. “Jadi inilah yang saya katakan miss komunikasi. Untuk itu saya mohon maaf. Karena saya mendapatkan data informasi yang kurang akurat. Sekali lagi saya mohon maaf,” ujarnya.

Menurutnya, dari informasi bahwa pasien telah pulang sejak Senin malam sekitar jam setengah 8 malam. Diakuinya, berdasarkan proktaf dari Kementerian Kesehatan apabila pasien tersebut secara fisik terlihat sehat maka diperbolehkan pulang.

“Nah karena protafnya demikian dan yang bersangkutan juga menyatakan bisa isolasi mandiri, maka pasien diperbolehkan pulang. Apalagi pasien ini juga petugas medis, sehingga tahu cara-caranya,” ungkapnya.

Selanjutnya, untuk keluarga pasien tersebut juga telah diminta untuk isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Ini termasuk teman-teman pasien dan orang yang telah kontak dengan pasien. “Petugas-petugas yang telah bersangkutan dengan pasien ini pun akan di rapid test selama dua kali. Kalau hari ini dilakukan, maka minggu depan juga akan dilakukan kembali,” pungkasnya. (Ye)

Djohan Ajak Pedagang Taati Physical Distancing

Sehari usai sosialisasi physical distancing di area pasar, Wakil Walikota Metro langsung melakukan pengecekan di beberapa titik, Minggu (03/05/2020).

Adapun tempat yang dikunjunginya seperti Pasar Kopindo, Pasar Cendrawasih, dan lorong Pertokoan Shopping Centre, dengan tujuan untuk memastikan para pedagang dan pembeli di area pasar menaati imbauan physical distancing dan pemakaian masker.

“Saya ingin memastikan, bahwa di pasar baik pedagang maupun pembeli menaati imbauan, dan jaga jarak serta memakai masker,” kata Djohan

Menurutnya, hal ini dilakukan oleh petugas sosialisasi guna menertibkan para pedagang agar melakukan physical distancing guna memutus penyebaran dan penularan Covid-19, pada malam hari maupun siang hari.

Pengecekan physical distancing pada area pasar juga menjadi ajang para pedagang menyampaikan keluhan dan aspirasinya, terutama kondisi pasar selama bulan puasa dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Ye)