0 Comments

Lapas Metro Paparkan Kondisi Terkini, Walikota Dukung Program Pembinaan

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Metro menyampaikan laporan terkini terkait kondisi dan program pembinaan narapidana dalam audiensi bersama Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Metro M. Rafieq Adi Pradana, Rabu (19/03/2025). Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Metro tersebut, Kalapas Metro, Tunggul Buono, memaparkan bahwa saat ini jumlah warga binaan di Lapas Metro mencapai 540 orang, dengan 5 orang diantaranya adalah narapidana perempuan. Tunggul Buono juga menuturkan bahwa dari jumlah tersebut, lebih dari 60% merupakan kasus narkotika sebagai kasus terbanyak yang mendominasi penghuni lapas. Kepala Lapas Metro juga mengungkapkan bahwa narapidana yang menjalani hukuman di lapas ini tidak hanya berasal dari Kota Metro, tetapi juga dari berbagai daerah lain di Provinsi Lampung. “Dan tidak hanya di dominasi oleh wilayah Metro tetapi juga ada dari wilayah lainnya yang ada di Lampung, “terangnya. Oleh karena itu, pihak lapas menerapkan sistem pemindahan antar-lapas untuk menghindari overkapasitas, sehingga kondisi tetap aman dan terkendali serta menjalankan beberapa program dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang bertujuan untuk mempercepat proses rehabilitasi dan meningkatkan kualitas pembinaan di dalam lapas. Sebagai bagian dari upaya pembinaan yang lebih humanis, Lapas Metro akan mengadakan kegiatan buka puasa bersama antara narapidana dan keluarga mereka. “Kami ingin memberikan kesempatan kepada narapidana untuk tetap menjalin hubungan dengan keluarganya. Ini adalah hal yang baru di Metro, dan kami berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bagi para warga binaan,” ujar Kepala Lapas Metro. Dirinya juga berharap melalui kegiatan buka bersama yang ada dapat memberikan ruang bagi para narapidana untuk merasakan kembali kebersamaan dengan keluarga, sehingga bisa menjadi motivasi bagi mereka untuk berubah dan memperbaiki diri setelah menyelesaikan masa hukuman. Menanggapi laporan dari pihak lapas, Walikota Metro Bambang Iman Santoso, menyampaikan apresiasi atas program pembinaan yang telah dijalankan. “Mudah-mudahan kedepannya kita juga bisa saling silaturahmi terus dan bersinergi untuk kebaikan Kota Metro, “tuturnya. Bambang juga memberikan dukungan dan support kepada lepas Kota Metro dengan program untuk mendekatkan arah pidana bersama keluarganya di bulan Ramadan ini melalui acara buka bersama. “Suasana hangat buka bersama bersama keluarga diharapkan dapat mendorong narapidana untuk merenungkan kesalahan masa lalu dan membangun tekad untuk tidak mengulangi perbuatan seperti berkelahi setelah bebas nanti, “papar Bambang. Dirinya juga mengucapkan rasa syukur laporan yang disampaikan menunjukan persentase penduduk Lapas ternyata tidak didominasi kejahatan ekstrem, melainkan lebih kepada persoalan penggunaan narkotika. (Yl/Rn/Br/Sr)

0 Comments

Inovasi Baru Tingkatkan PAD Lewat Pajak Kendaraan Bermotor

Pemerintah Provinsi Lampung resmi menerapkan sistem baru dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor. Pola pembayaran yang sebelumnya menggunakan sistem DBH (Dana Bagi Hasil) , kini bersifat langsung dibagi antara pemerintah kota/kabupaten dan provinsi. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, Slamet Riadi, menjelaskan bahwa kebijakan ini mulai berlaku pada 5 Januari 2025 sehingga daerah memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) masing-masing, termasuk di Kota Metro. “Pola pembayaran pajak kendaraan sudah langsung dibagi antara Pemerintah Kota dan Provinsi. Ini memberikan potensi besar bagi kabupaten/kota dalam meningkatkan PAD,” ujar Slamet Riadi. Menurutnya, Kota Metro kemarin merupakan salah satu daerah yang telah merasakan dampak positif dari kebijakan DBH dengan peningkatan signifikan yang diraih dari 20 miliar rupiah menjadi 35 miliar rupiah. Slamet Riadi menuturkan bahwa kenaikan yang diraih disebut sebagai hasil dari kolaborasi yang baik antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Kota Metro dan dapat dialokasikan untuk kepentingan pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kota Metro. Dengan sistem baru yang mulai diterapkan tersebut, dirinya menilai dapat mempermudah pemerintah daerah agar lebih fleksibel dalam menarik minat masyarakat untuk membayar pajak kendaraan dengan berbagai program inovatif. “Kota dan kabupaten bisa memiliki program tersendiri untuk mendorong kepatuhan pajak. Bahkan, mereka bisa menggandeng Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan untuk mendukung program ini,” tambahnya. Salah satu langkah yang diusulkan oleh Kepala Bapenda adalah pengembangan layanan pajak kendaraan berbasis drive-thru. “Kota Metro sendiri menunjukkan potensi besar dalam penerimaan pajak kendaraan dengan peringkat ke 4 tertinggi di Provinsi Lampung dan dengan mengunakan pola yang baru terkait pembayaran pajak kendaraan bermotor, Kota Metro berhasil menduduki peringkat pertama pelayanan terbaik di Provinsi Lampung, “ungkapnya saat melakukan audensi di Ruang Kerja Wali Kota Metro, Selasa (18/03/2025). Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan pajak, Kepala Bapenda Provinsi Lampung juga menerapkan kebijakan internal, dimana kendaraan pegawai Bapenda wajib menggunakan pelat nomor BE dengan akhiran F. “Kendaraan yang tidak memenuhi syarat ini, atau belum membayar pajak, tidak diizinkan memasuki kantor dan kebijakan ini juga rencananya akan diterapkan di seluruh pemerintah kota/kabupaten yang ada di Provinsi Lampung. “Ini bagian dari inovasi untuk meningkatkan pendapatan daerah. Selain itu, kami juga akan melakukan pendataan pejabat di lingkungan pemerintahan untuk menghimbau mereka membayar pajak baik pada kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi tepat waktu” kata Slamet Riadi. Upaya tersebut menurutnya perlu terapkan di wilayah Kota Metro yang diketahui memiliki tingkat kepatuhan pajak kendaraan bermotor tingkat Kota sebesar 50%, angka tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan Kota Bandar Lampung. “Ke depan, Bapenda Provinsi Lampung juga berencana melibatkan Ketua Rukun Tetangga (RT) di setiap wilayah untuk membantu proses penarikan pajak kendaraan di wilayah masing-masing sebagai bentuk inovasi yang bertujuan meningkatkan PAD daerah. ” ujarnya. Menanggapi kebijakan ini, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyatakan dukungannya, melihat adanya peluang besar dalam meningkatkan PAD Kota Metro dengan melakukan beberapa inovasi dan kebijakan kebijakan yang dapat mendukung hal tersebut. “Kita harus terus berinovasi. Tanpa adanya terobosan untuk menggali potensi PAD, tentu akan sulit meningkat. Oleh karena itu, kami akan mencari cara baru untuk memaksimalkan penerimaan daerah,” ujarnya. Bambang juga mengusulkan adanya program insentif bagi wajib pajak, melalui sebuah program yang dapat menarik minat masyarakat yang taat membayar pajak kendaraan tepat waktu. “Sebagai wali kota baru, saya sepakat dengan kebijakan ini dan mendukung penuh pelaksanaannya. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik dan meningkatkan PAD Kota Metro secara signifikan,” tambahnya. Dengan sistem pembayaran pajak yang baru ini, diharapkan sinergi antara pemerintah provinsi dan kota/kabupaten semakin kuat dalam mengelola pajak kendaraan bermotor. “Saya bersama Wakil Walikota Metro juga mengucapkan terima kasih kepada Bapenda Provinsi Lampung atas kerjasama yang telah terjalin selama ini sehingga PAD Kota Metro mengalami peningkatan yang signifikan, “tuturnya. Walikota Metro tersebut juga berharap, Kota Metro dapat terus bersinergi dan sejalan dengan program-program yang ada di Provinsi Lampung. (Yl/Sr)

0 Comments

Metro Siap Menuju Kota Sehat Wisatara Tahun 2025

Selasa, (18/03/2025) Pemerintah Kota Metro menggelar pertemuan penting di Aula setempat yang bertujuan untuk membahas persiapan penilaian Kota Sehat tahun 2025. Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta sejumlah instansi lainnya. Wali Kota Metro, melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yerri Ehwan, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dan komitmen bersama dari masyarakat dalam program Kota Sehat. Yerri berharap Kota Metro dapat mewujudkan visi kota sehat dengan menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, aman, dan sehat bagi warganya. Sejak mengikuti program Kota Sehat beberapa tahun lalu, Kota Metro terus berupaya untuk memperbaiki kualitas hidup warganya. Tahun 2025, Kota Metro menargetkan untuk mencapai kategori tertinggi dalam penilaian Kota Sehat, yaitu Wistara, yang hanya diberikan kepada kota-kota dengan standar kesehatan dan kualitas hidup yang sangat baik. Yerri mengungkapkan, untuk mencapai tujuan tersebut, setiap tatanan kota sehat harus dapat terpenuhi dengan optimal. “Ada sembilan tatanan yang harus dipenuhi, antara lain tatanan kota sehat mandiri, perumahan dan pemukiman, pendidikan, pasar, perkantoran dan industri, pariwisata, lalu lintas, perlindungan sosial, serta penanggulangan bencana,” ujarnya. Lebih lanjut, Yerri meminta seluruh OPD, camat, lurah, dan jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk bekerja lebih keras dalam memenuhi semua kriteria yang dibutuhkan. Ia menekankan pentingnya pengumpulan data dan dokumen yang lengkap dan tepat agar proses penilaian dapat berjalan dengan lancar. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra, menjelaskan lima tujuan utama dari pertemuan ini. Pertama, untuk memastikan terlaksananya program Kota Sehat di Kota Metro. Kedua, untuk memantapkan komitmen bersama dalam penilaian Kota Sehat 2025. Ketiga, memperkuat lembaga forum Kota Sehat serta forum komunikasi di berbagai tingkatan. Keempat, untuk memperjelas tanggung jawab OPD dan forum Kota Sehat. Kelima, untuk mewujudkan Kota Metro sebagai Kota Sehat pada tahun 2025 melalui kolaborasi antara sektor pemerintah dan masyarakat. Eko juga menegaskan bahwa kerja sama yang solid antar semua pihak sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Eko juga berharap Kota Metro dapat meraih penghargaan sebagai Kota Sehat seperti tahun sebelumnya. “Dengan persiapan yang matang, kami optimis pada tahun 2025 Kota Metro akan meraih predikat Kota Sehat Wisatara, yang merupakan kategori tertinggi dalam penilaian Kota Sehat di Indonesia,” pungkasnya. Selain itu, Eko juga mengingatkan bahwa penilaian Kota Sehat tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga mencakup berbagai sektor lainnya yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, seperti pendidikan, lingkungan hidup, dan infrastruktur. Proses penilaian Kota Sehat ini menjadi sangat penting bagi Kota Metro, karena penghargaan yang diterima tidak hanya menjadi simbol keberhasilan dalam meningkatkan kualitas hidup warganya, tetapi juga sebagai upaya untuk menarik lebih banyak perhatian dari pihak luar, termasuk investor dan wisatawan. Dengan tujuan meraih predikat Kota Sehat Wisatara, Pemerintah Kota Metro terus berupaya untuk meningkatkan segala aspek yang mendukung kesehatan dan kualitas hidup, baik dari sisi kebersihan, keamanan, maupun fasilitas umum yang tersedia. Metro juga terus berinovasi dalam menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi warganya, seperti sarana olahraga, taman kota, serta program-program pemberdayaan masyarakat yang mendukung pola hidup sehat. Hal ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kota yang lebih sehat. Program Kota Sehat diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan gaya hidup sehat dalam keseharian mereka. Pemerintah Kota Metro juga berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pembaruan terhadap kebijakan-kebijakan yang mendukung terciptanya kota yang sehat. Hal ini akan memastikan bahwa Kota Metro tetap berada di jalur yang benar dalam mencapai target Kota Sehat Wisatara. Ke depan, Kota Metro juga akan lebih banyak melibatkan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, dalam mendukung terwujudnya kota yang sehat dan berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta diharapkan dapat menghasilkan sinergi yang lebih kuat. Program Kota Sehat ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Metro untuk menanggulangi berbagai masalah kesehatan yang ada di masyarakat, seperti pola hidup tidak sehat, kurangnya kesadaran akan pentingnya kebersihan, serta masalah lingkungan yang dapat memengaruhi kesehatan. Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Kota Metro optimis bahwa mereka akan mampu meraih predikat Kota Sehat Wisatara pada tahun 2025, yang akan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Metro. (Yd/Ran/Brl/Sr).

0 Comments

Walikota Bersama Bawaslu, Jalin Keakraban Lewat Audiensi

Ketua Bawaslu Kota Metro, Badawi idham, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro atas dukungan tenaga teknis dalam penyelenggaraan pemilu. Sebanyak 10 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah diperbantukan di Bawaslu Kota Metro hingga masa tugasnya berakhir pada 9 Februari 2025. Dalam pernyataannya, Badawi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah kota yang telah mendukung kinerja Bawaslu. “Ucapan terima kasih saya sampaikan pada Pemerintah Kota Metro atas bantuan tenaga teknis ASN yang sangat membantu dalam tugas-tugas pengawasan pemilu,” ujarnya saat di Ruang Kerja Wali Kota Metro, Senin (17/03/2025). Selain itu, Badawi menyoroti kebutuhan mendesak Bawaslu terhadap tenaga ASN, terutama dalam pengelolaan keuangan. Sebelumnya, pemerintah telah menugaskan dua ASN untuk membantu Bawaslu dalam bidang ini, namun setelah Pilkada selesai, mereka akan kembali ke instansi asalnya. “Oleh karena itu, kami akan membahas pergantian ASN yang diperbantukan di Bawaslu Kota Metro. Hal ini sangat penting agar proses administrasi dan keuangan tetap berjalan dengan baik,” jelas Badawi. Selain permasalahan tenaga ASN, Badawi juga mengungkapkan bahwa Bawaslu juga saat ini masih memiliki kendala terkait kepemilikan kantor yang hingga saat ini belum ada. Tak hanya itu, Bawaslu juga menyampaikan permintaannya terkait bantuan fasilitas kendaraan dinas yang saat ini tidak dimiliki oleh Bawaslu akibat kebijakan efisiensi yang diterapkan oleh pemerintah, sehingga menyebabkan kendaraan yang sebelumnya digunakan oleh Bawaslu ditarik kembali. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyatakan kesiapannya untuk membantu Bawaslu untuk mendukung keberlangsungan kerja Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu. “Ini tentunya bagian dari tanggung jawab kita bersama. Saya memahami bahwa Bawaslu memiliki peran yang sangat penting dalam penyelenggaraan Pilkada dan Pemilu, sehingga perlu didukung secara optimal,” kata Bambang. Ia juga menjelaskan bahwa segala keputusan terkait alokasi sumber daya harus sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku. Menurutnya, tidak semua kebijakan bisa diputuskan secara sepihak tanpa mempertimbangkan aspek hukum dan peraturan perundang-undangan. “Kalau dulu di dunia usaha, owner bisa langsung membuat keputusan. Namun, dalam pemerintahan, semua harus sesuai aturan,” ungkapnya. Bahkan menurutnya, kebijakan presiden soal efisiensi saat ini membuat beberapa daerah mulai menerapkan sistem sewa kendaraan dibandingkan membeli aset baru. Meski demikian, Wali Kota Metro tersebut menegaskan bahwa ia memahami kebutuhan Bawaslu dan akan mencari solusi terbaik agar operasional lembaga tersebut tetap berjalan dengan baik. “Kami menyadari pentingnya keberadaan Bawaslu. Jangan sampai lembaga ini terlihat tidak memiliki kewibawaan hanya karena keterbatasan fasilitas,” tegasnya. Bambang juga mengungkapkan bahwa ia ingin mendengar masukan dari berbagai pihak terkait, termasuk dari Asisten I Sekda Kota Metrovdan Kepala Kesbangpol, guna mencari solusi yang paling tepat. “Saya masih baru di pemerintahan, jadi saya perlu banyak belajar. Semua keputusan harus sesuai dengan aturan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tambahnya. Namun, ia memastikan bahwa tidak ada niat dari pemerintah daerah untuk mempersulit kerja Bawaslu. Justru, ia ingin memastikan bahwa segala hal yang dibutuhkan untuk menunjang kinerja lembaga ini dapat dipenuhi dengan baik. “Pada prinsipnya, saya mendukung penuh Bawaslu. Jika memang ada hal yang bisa segera dieksekusi, kita akan lakukan secepatnya,” ucapnya. Bambang juga menegaskan bahwa peran Bawaslu dalam Pilkada sangatlah krusial sehingga harus mendapatkan mengapresiasi atas kinerja lembaga tersebut yang telah bekerja keras dalam mengawasi jalannya Pilkada di Kota Metro. “Meskipun dinamika politik di Kota Metro cukup tinggi, kita bisa melihat bahwa proses Pilkada berjalan dengan baik dan berakhir dengan hasil yang memuaskan,” ujarnya. Wali Kota Metro juga berharap agar komunikasi antara Bawaslu dan pemerintah daerah tetap berjalan dengan baik agar berbagai kendala yang dihadapi dapat diselesaikan bersama dan segala hal yang telah disampaikan oleh Ketua Bawaslu dan jajaran akan dapat dituangkan dalam bentuk surat resmi untuk ditindaklanjuti. “Segala hal yang disampaikan tadi akan kami pelajari. Mana yang bisa segera dieksekusi, akan langsung kami tindak lanjuti,” kata Bambang.(Yd/Yl/Sr)

0 Comments

Audiensi Bersama SMSI, Walikota Metro Ingin Wujudkan Metro Kota Bersih

Ketua SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Kota Metro beserta jajarannya, lakukan kunjungan silaturahmi dengan melakukan audensi bersama Wali Kota Metro di Ruang Kerja, Senin (17/04/2025). Dalam kunjungannya, Ali Imron Muslim, tak hanya sekadar ucapan selamat atas pelantikan Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso dan Wakil Wali Kota M Rafieq Adi Pradana, namun juga membahas rencana besar SMSI Fair 2025 yang diharapkan menjadi event yang mampu mendorong kemajuan Kota Metro di berbagai sektor. “Kami SMSI Kota Metro akan melaksanakan SMSI Fair 2025 yang merupakan salah satu rangkaian di SMSI pada bulan maret, bertepatan dibulan puasa. Jadi kami akan melaksanakannya di tanggal 12 sampai 16 April 2025 yang rencananya akan diadakan di Lapangan Samber Kota Metro dengan menghadirkan beragam kegiatan yang lebih komprehensif dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, “terangnya. Sebagai Ketua, Ali berharap SMSI Fair 2025 bisa menjadi panggung bagi pelaku UMKM Kota Metro untuk memamerkan produk-produk unggulan yang akan diramaikan dengan menampilkan pentas seni budaya dan beragam talenta lokal, mulai dari anak-anak sekolah dasar hingga siswa SMP. Selain itu, pada event SMSI Fair 2025 dirinya juga ini menggali sejarah dan potensi wisata yang ada di Ekspedisi Blora, sebuah wilayah di Metro Selatan yang menyimpan sejarah unik sebagai cikal bakal Kota Metro. “Ekspedisi ini diharapkan mampu menggali potensi wisata sejarah Blora dan mempromosikannya ke tingkat nasional. Mungkin kita nanti Pemerintah Kota Metro bisa berkolaborasi dengan SMSI dengan menanam beberapa pohon, mungkin disitu bisa dibuat menjadi sesuatu ruang terbuka hijau khusus pohon kweni atau kembang, “harapnya. Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyambut baik rencana SMSI Fair 2025 dan memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya event tersebut yang diharapkan dapat mempromosikan Kota Metro tidak hanya masyarakat lokal tetapi juga memberikan jangkauan yang luas. Menanggapi lokasi rencana pagelaran acara, Bambang berharap SMSI Kota Metro dapat mencari alternatif lokasi lain untuk dijadikan lokasi digelarnya acara SMSI Fair 2025, dikarenakan Lapangan Samber Kota Metro saat ini sedang menjadi lokasi pemetaan dan dilakukan kajian ulang mengingat lokasi tersebut masih menjadi fasilitas yang digunakan oleh pemerintah dan gambaran dari keindahan Kota Metro sehingga harus terjaga kebersihannya . “Karna saya ingin di Metro ini nanti dapat menjadi contoh kota yang bersih, dengan membudayakan masyarakat untuk malu membuang sampah sembarangan,”tuturnya. Lebih jauh, Wali Kota Bambang menyampaikan keinginannya untuk menjadikan rumah dinas wali kota sebagai ikon baru Kota Metro, selain Masjid Taqwa dan Taman Merdeka. “Saya berharap Rumah Dinas Wali Kota Metro yang berada di jantung kota, dapat menjadi daya tarik wisata dan meningkatkan citra Kota Metro tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga, di tingkat nasional,” Tak hanya itu, Wali Kota Metro juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kota Metro sebagai kota yang bersih dengan membudayakan perilaku malu membuang sampah sembarangan di masyarakat.(Yd/Yl/Rn/Br)

0 Comments

Jalin Silaturahmi dan Perduli Tempat Ibadah, Pemkot Metro Lakukan Safari Ramadan di Masjid Al-Amin

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, terus menebar kebaikan melalui agenda Safari Ramadan 1446 H / 2025 M. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, Sabtu malam (15/03/2025). Safari Ramadan Pemerintah Kota Metro kembali digelar, kali ini bertempat di Masjid Al- Amin, RT 010/ RW 003, Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Metro Utara. Acara ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Metro, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah yang antusias menyambut kehadiran rombongan. Dalam sambutannya, Walikota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama kepada tempat ibadah. “Ayo bersama-sama berbuat kebaikan di bulan Ramadhan ini, untuk bersama-sama memajukan Kota Metro,” ajaknya kepada seluruh jamaah yang hadir. Sebagai wujud dukungan terhadap sarana ibadah, Pemerintah Kota Metro menyalurkan bantuan fasilitas masjid agar memberikan kenyamanan lebih bagi jamaah dalam menjalankan ibadah. Selain itu, dalam kegiatan ini Pemkot setempat juga memberikan santunan bagi anak yatim, sebagai bagian dari kepedulian sosial yang menjadi nilai utama dalam Safari Ramadan.Tak hanya menyerahkan bantuan, Wali Kota Metro juga menekankan pentingnya pengawasan dalam pendistribusian bantuan ini agar tepat sasaran. Beliau meminta agar camat dan lurah ikut serta dalam memantau bantuan tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Saya minta tolong kepada camat dan lurah untuk ikut memantau bantuan ini supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya. Takmir Masjid At-Taufik mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan dan perhatian dari Pemerintah Kota Metro. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Wali Kota dan rombongan. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin, dan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi jamaah serta masyarakat sekitar,” ujar salah satu pengurus masjid. Safari Ramadan menjadi salah satu agenda rutin Pemerintah Kota Metro untuk menyemarakkan bulan suci serta menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud kota yang lebih religius, harmonis, dan penuh kebersamaan. Dengan semangat Ramadan, Wali Kota Metro mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta memperkuat sinergi dalam membangun Metro sebagai kota yang maju dan sejahtera. “Mari kita terus tebarkan kebaikan dan manfaat bagi sesama, menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkokoh persatuan di Kota Metro tercinta,” pungkas Wali Kota Metro. (Yd/Sr).

0 Comments

1.500 Jamaah Pengajian Penuhi Masjid Taqwa Metro Untuk Menjadi Guru Bahagia, Cetak Generasi Mulia

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, secara resmi membuka acara Pengajian Ramadan bertema “Menjadi Guru Bahagia, Mencetak Generasi Mulia” di Masjid Agung Taqwa, Sabtu (15/03/2025). Acara ini dihadiri oleh 1.500 jamaah yang terdiri dari para pendidik, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Bangkit Haryo Utomo menyampaikan bahwa peran guru sangatlah penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak. Seorang guru yang bahagia, menurutnya akan mampu menularkan semangat positif kepada peserta didik, membimbing mereka menuju akhlak yang mulia, serta mendorong prestasi yang gemilang. “Ramadan mengajarkan kita untuk bersabar, berbuat baik, dan menjadi teladan bagi sesama. Nilai-nilai ini selaras dengan tugas seorang guru dalam mendidik dan memimpin anak-anak bangsa menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Sekda. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan pengajian ini diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Lebih dari itu, momentum Ramadan sebaiknya dimanfaatkan untuk melakukan perubahan positif dalam kehidupan dan meraih keberkahan serta ampunan dari Allah SWT. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Sekda Kota Metro secara resmi membuka Pengajian Ramadan yang menjadi bagian dari agenda keagamaan tahunan di Kota Metro, “ungkapnya. Sementara itu, Ketua Panitia, Ferri Sulistiawati dalam laporannya menyampaikan bahwa acara ini diselenggarakan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, menjalin silaturahmi antar organisasi pendidikan, serta mendukung visi dan misi Kota Metro dalam bidang pendidikan dan keagamaan. “Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.500 jamaah dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para pendidik. Kami berharap acara ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Kota Metro,” ujar Ferry. Selain itu, ia menegaskan bahwa pengajian ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga bagian dari upaya untuk mencetak guru-guru yang berkarakter dan memiliki ketakwaan yang tinggi. “Dengan demikian, para pendidik dapat menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan dan kebahagiaan, ” tuturnya. Acara yang di mulai sejak pukul 07.30 WIB ini berlangsung dengan khidmat dan disambut antusias para jamaah yang mengikuti rangkaian acara, termasuk mendengarkan tausiah dari para ustaz yang diundang untuk memberikan pencerahan keagamaan. (Dns/Yl/Sr)

0 Comments

Keamanan Warga dan Perbaikan Jalan, Jadi Prioritas Pembahasan Rapat Forkopimda

Dalam upaya menciptakan situasi yang kondusif, aman, nyaman, dan tertib selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri, Pemerintah Kota Metro melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda. Acara ini berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, TNI-Polri, serta instansi terkait. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, membuka rapat dengan harapan pertemuan ini dapat menghasilkan solusi konkret untuk menciptakan keamanan dan ketertiban selama Ramadan hingga Idul Fitri. Ia menegaskan bahwa sejak awal Ramadan pemerintah daerah bersama Forkopimda telah mempersiapkan berbagai langkah strategis, salah satu upaya yang dilakukan adalah pelaksanaan Safari Ramadan yang bukan sekadar seremonial tetapi juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk memantau langsung kondisi di setiap kelurahan. Dalam paparan, Bambang mengungkapkan bahwa Safari Ramadan yang dibagi menjadi dua tim tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota tersebut hingga tanggal 20 Ramadan. Untuk itu, dirinya berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momen bagi pemerintah untuk melihat situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat secara langsung. “Saat menghadiri Safari Ramadan, pemerintah dan Forkopimda tidak hanya mengikuti acara ibadah tetapi juga melakukan pemantauan terhadap kondisi di sekitar lokasi jika ditemukan masalah keamanan atau sosial, pihak berwenang yang hadir dapat langsung mengambil tindakan, “ujarnya, Jumat (14/03/2025). Wali Kota juga menyoroti peningkatan potensi gangguan keamanan menjelang 10 hari terakhir Ramadan dengan tingkat kriminalitas cenderung meningkat akibat kebutuhan ekonomi masyarakat yang bertambah. Sebagai langkah antisipasi, Forkopimda diinstruksikan untuk memperketat pengamanan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik rawan kejahatan. Selain aspek keamanan, Bambang juga menuturkan bahwa perlu adanya kesiapan infrastruktur, terutama kondisi jalan yang akan dilalui pemudik berdasarkan pantau langsung Wali Kota Metro masih ditemukan arus lalu lintas mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Untuk mengatasi hal ini, Wali Kota Metro meminta kepada Dinas PUTR Kota Metro untuk segera melakukan perbaikan sementara, guna mengurangi risiko kecelakaan saat arus mudik seperti instruksi yang sudah diberikan oleh Kepala Kemendagri dan Kemenhub saat berkunjung ke Kota Metro. “Kita tidak ingin kebahagiaan masyarakat saat mudik berubah menjadi kesedihan akibat kecelakaan karena jalan yang rusak. Oleh karena itu, dalam satu minggu ke depan, jalan-jalan yang berlubang harus segera diperbaiki,” tegasnya. Di akhir rapat, Wali Kota Metro berharap bahwa dengan koordinasi yang baik, Kota Metro dapat menjadi daerah yang aman, nyaman, dan kondusif selama Ramadan hingga Idul Fitri. “Dengan langkah-langkah strategis yang telah disusun, diharapkan masyarakat Kota Metro dapat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang dan merayakan Idul Fitri dalam suasana yang penuh kebahagiaan serta dapat berlangsung dengan lancar dan penuh keberkahan, “tuturnya. Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, dalam kesempatan yang sama meminta dukungan dari TNI-Polri untuk memperkuat pengamanan selama masa mudik dan peran Diskominfo dalam menyebarkan informasi terkait titik-titik pengamanan dan posko kesehatan di Kota Metro agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan tersebut. Rafieq juga meminta, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Tenaga Kesehatan untuk melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian agar pengamanan mudik di wilayah Kota Metro dapat berjalan dengan lancar. “Pesannya cuma satu, gimana caranya jalanan di seluruh Lampung ini datang ke Kota Metro, minimal mengalami perbaikan sehingga tidak ada yang mudiknya terhambat karena jalan rusak. Terutama dititik-titik rawan, “bebernya. Wakil Wali Kota Metro menekankan bahwa pihaknya akan memastikan jalan-jalan utama di Kota Metro dalam kondisi layak sebelum H-7 Lebaran agar tidak menghambat arus mudik. Di sisi lain, Kepala Bagian Ops Polres Metro, Andrianus Widanarto, menyampaikan bahwa pihaknya telah merencanakan pendirian Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di beberapa titik strategis mulai tanggal 20 Maret 2025. Polres Metro juga akan melaksanakan Operasi Ketupat selama 17 hari sesuai instruksi dari Mabes Polda Lampung yang akan melibatkan 72 personel Polri, 20 personel TNI, serta dukungan dari Dishub, Satpol PP, dan Tenaga Kesehatan. “Fokus pengamanan akan mencakup 193 masjid dan 17 lapangan yang digunakan untuk Salat Idul Fitri, serta pusat perbelanjaan dan objek wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung, “terangnya. (Yl/Sr)

0 Comments

Musrenbang RKPD 2026, Jadi Landasan Pembangunan Berkelanjutan Pemerintah Kota Metro

Pemerintah Kota Metro menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2026 dengan tema “Penguatan Infrastruktur untuk Mewujudkan Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan” yang dilaksanakan di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai, Kamis (13/03/2025). Kegiatan yang berlangsung di Kota Metro ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso dan Wakil Wali Kota Metro M. Rafieq Adi Pradana serta dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, akademisi, dan perwakilan masyarakat. Dalam pemaparan oleh Plt. Kepala Bappeda Kota Metro, Yeri Ehwan menyampaikan bahwa capaian Pembangunan selama 4 tahun terakhir yaitu dari tahun 2021-2024 Kota Metro telah menunjukkan berbagai kemajuan signifikan. “Diantaranya peningkatan pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 79,85 (2023) menjadi 80,41 (2024), termasuk kategori sangat tinggi. Pertumbuhan ekonomi positif, mencapai 4,88% pada 2024 setelah sempat mengalami kontraksi akibat pandemi, “terangnya. Lebih lanjut, Yerri juga menjelaskan bahwa peningkatan juga terjadi pada Investasi dari 2,26% (2020) menjadi 7,51% (2023) yang di dorong oleh sektor perdagangan, jasa, dan kesehatan. “Inflasi terkendali, turun dari 2,53% (2020) menjadi 1,51% (2024), lebih rendah dibanding rata-rata provinsi dan nasional. Serta tingkat pengangguran yang mengalami penurunan dari 5,40% (2020) menjadi 3,71% (2024) lebih rendah dari rata-rata provinsi, “kata Yerri. Kemajuan yang terjadi di Kota Metro juga berhasil menurunkan Angka kemiskinan yang sebelumnya berada di angka 8,47% (2020) menjadi 6,78% (2024) dan menjadikan Kota Metro sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah kedua di Lampung. “Selain itu, Prevalensi stunting mengalami penurunan drastis dari 25,3% (2019) menjadi 7,1% (2023), bahkan Kota Metro mendapat penghargaan nasional atas keberhasilannya dalam penanganan stunting, “ungkapnya. Disisi lain, Yerri menuturkan Prioritas Pembangunan Kota Metro pada tahun 2026 akan mengacu pada visi RPJPD 2025-2045 dengan memfokuskan pada beberapa titik pembangunan Kota Metro 2026. “Diantaranya penguatan infrastruktur untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, perluasan lapangan kerja dan penguatan ekonomi daerah, “tuturnya. Tak hanya itu, Pemerintah Kota Metro juga melakukan peningkatan kualitas lingkungan hidup dan sistem ketahanan pangan, pemantapan reformasi birokrasi dan pelayanan publik, penataan ruang kota dan infrastruktur perkotaan yang terintegrasi, peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Dalam upaya mencapai target pembangunan tersebut, Pemkot Metro akan melakukan beberapa langkah strategis, termasuk mendorong inovasi daerah, mengoptimalkan penggunaan anggaran, serta memperkuat integrasi kebijakan pusat dan daerah, “bebernya. Kota Metro juga menargetkan peningkatan daya saing daerah dengan pengembangan sektor unggulan seperti perdagangan, jasa, dan industri kreatif. “Musrenbang RKPD 2026 menjadi momentum penting bagi Kota Metro dalam merancang kebijakan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan global dengan strategi yang terencana dan sinergi berbagai pihak, Kota Metro optimis dapat mencapai pembangunan yang lebih maju, inklusif dan berkelanjutan, “ujarnya. Sementara itu, Wali Kota Metro,Bambang Iman Santoso menekankan pentingnya Musrenbang sebagai bagian dari perencanaan pembangunan daerah yang harus selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi. “Forum ini menjadi momen penting untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dan memastikan pembangunan yang efektif serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. Sehingga Pembangunan Kota Metro Tahun 2026 akan menitikberatkan pada penguatan infrastruktur, seperti perbaikan jalan, penanganan banjir, serta optimalisasi lampu penerangan jalan. “Prioritas utama juga akan ditingkatkan pada kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi, dan pengentasan kemiskinan, “terangnya. Musrenbang ini juga menjadi bagian dari penyesuaian kebijakan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo serta arahan pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung dalam kebijakan pembangunan daerah yang efisien dan tepat sasaran, sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/833/SJ tentang efisiensi anggaran. “Sebagai bentuk implementasi kebijakan efisiensi, belanja pemerintah akan diarahkan pada tujuh bidang prioritas yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sanitasi, pengendalian inflasi, stabilisasi harga makanan dan minuman, penyediaan cadangan pangan, serta program lainnya yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi, “tambahnya. Untuk itu, Bambang mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam membangun Kota Metro yang maju, cerdas, berbasis jasa, dan budaya yang religius serta dapat menghasilkan keputusan strategis yang akan membawa Kota Metro menuju pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Pada Kesempatan yang sama, Gubernur Lampung yang diwakili oleh Staff Ahli Bidang Keuangan dan Pembangunan, Zainal Abidin, menyadari bahwa tuntutan masyarakat terhadap pembangunan efektif dan kelahiran publik yg berkualitas semakin tinggi, sehingga menurutnya perlu adanya pengawasan dan penjagaan semakin ketat. “Kami mengharapan Kota Metro juga dapat mensinergikan tema pembangunan untuk memcapai visi mewujudkan Kota Metro yg bahagia, “paparnya. Zainal Abidin yang turut hadir melalui virtual tersebut, mewakili Provinsi Lampung memberikan apresiasi atas pencapaian pembangunan Kota Metro diantaranya pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi Kota Metro Lampung yang l bahkan melebihi capaian Provinsi Lampung. Termasuk, angka kemiskinan Kota Metro yang mencapai sebesar 6.78% dan merupakan terendah ke-2 setelah Kabupaten Mesuji, disusul dengan tingkat pengangguran lebih baik bila dibanding Provinsi Lampung yang baru mencapai 4.19%. “Diharapkan Kota Metro untuk mempertahankan pencapaian yg sudah baik ini dan terus berkontribusi positif untuk pembangunan Provinsi Lampung, “harapnya. (Yl/Yd/Rn/Br/Sr)

0 Comments

Lewat Gebyar Ramadan Bersama PAUD, Pemkot Metro Perkenalkan Keutamaan Syahrul Mubarok

Asisten I Kota Metro, M. Supriyadi, secara resmi membuka acara Gebyar Ramadan Bersama PAUD, yang berlangsung di Masjid Taqwa Kota Metro pada Rabu (12/03/2025). PAUD Kota Metro bekerja sama dengan Persaudaraan Muslimah (SALIMAH) tersebut menghadirkan ratusan wali murid yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini serta membina, menumbuhkan, dan mengembangkan potensi anak secara optimal. Dalam sambutannya, Asisten I Kota Metro, M. Supriyadi, berharap seluruh masyarakat semakin peduli terhadap pendidikan guna mewujudkan Kota Metro sebagai Kota Pendidikan. “Saya meminta semua pihak untuk lebih peduli terhadap pendidikan, memberikan perhatian, semangat, dan motivasi kepada jajaran pendidik serta seluruh masyarakat, “ujarnya. Tak hanya itu, Supriyadi juga mengajak seluruh yang hadir untuk bersama-sama kita wujudkan Kota Metro sebagai kota yang berpendidikan. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Metro, Deddy Hasmara, melaporkan bahwa acara yang digelar dari pukul 08.00 WIB tersebut untuk memperkenalkan keutamaan bulan Ramadan atau Syahrul Mubarok kepada anak-anak sejak dini , serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka. Deddy juga menyampaikan bahwa acara yang melibatkan sekitar 450 anak PAUD dan wali murid tersebut terbagi menjadi 6 kegiatan. “Kegiatan menarik yang dilakukan seperti hafalan Al-Qur’an, menggambar, mewarnai, permainan edukatif, serta story telling. Selain itu, juga diadakan pengajian khusus bagi orang tua siswa, “terangnya. Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kota Metro, Eni Sumiati Bambang, menekankan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan salah satu pondasi utama dalam mencetak generasi emas Indonesia. “Pendidikan anak usia dini merupakan tahap awal dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia. PAUD adalah fondasi penting dalam mewujudkan generasi yang cerdas dan berkelanjutan,” ungkapnya. Beliau juga menyoroti bahwa kebijakan Merdeka Bermain dan Merdeka Belajar menjadi landasan dalam pelaksanaan pendidikan PAUD. “Pemerintah terus berupaya memperluas serta meningkatkan mutu PAUD guna mengoptimalkan potensi anak-anak sejak usia dini dengan mendaftarkan anak usia 3-6 tahun ke PAUD, dimana PAUD bukan sekadar tempat bermain, tetapi juga tempat anak-anak dipersiapkan untuk jenjang pendidikan selanjutnya,” tegasnya. Eni juga menuturkan bahwa PAUD Kota Metro yang diselenggarakan di Masjid Agung Taqwa Kota Metro tersebut juga bekerjasama dengan SALIMAH. (Yl/Rn/Br/Sr)