0 Comments

Walikota Metro Meninjau Simulasi KBM Tatap Muka di Sejumlah Sekolah

Walikota Metro melakukan peninjauan terhadap simulasi kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sejumlah sekolah di Kota Metro. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan apakah lembaga pendidikan sudah siap jika dilakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka. Pada Jumat (20/08/2021) Walikota Metro Wahdi, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, dan Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo meninjau ke beberapa lokasi, yang pertama dilakukan di SMP Negeri 2 Kota Metro, kemudian di TK Pertiwi, kemudian SMP Muhammadiyah 1 Kota Metro. Dalam peninjauan tersebut, pihak lembaga pendidikan menerapkan simulasi dengan dua sistem, belajar secara outdoor dan indoor dengan pembatasan kapasitas dan prokes ketat. Wahdi juga berpesan apabila memang sudah diizinkan segala persiapan untuk menyongsong KBM tatap muka harus maksimal. Wahdi meminta, kepada kepala sekolah agar seluruh orang tua murid mendapatkan informasi apabila KBM sudah siap dilakukan. Wahdi juga berharap pihak sekolah menerapkan perjanjian dengan para wali murid agar KBM berjalan lancar. “Tentunya jika memang diizinkan, segala sesuatunya harus disiapkan, mulai dari guru terutama, guru semuanya harus sudah divaksin, dan harus dibedakan apabila ada murid kontak erat dengan keluarga yang terpapar Covid-19 dan tidak kontak erat dengan yang terpapar Covid-19,” katanya. Masih kata Wahdi, bahwa kita ingin melihat sejauh mana persiapan pihak sekolah dalam pembelajaran tatap muka ini. Apakah sudah sesuai dengan SKB 4 Menteri tentang pembelajaran tatap muka. Wahdi mengatakan, berdasarkan hasil tinjauan, simulasi pembelajaran tatap muka di SMPN 2 maupun TK Pertiwi sudah cukup baik dan sesuai dengan SKB 4 Menteri. “Kemudian pengaturan jumlah siswa yang masuk per sesi dan orang tua wajib mengantar dan menjemput anaknya,” paparnya. Dari hasil tinjauan sudah baik namun masih akan dilakukan evaluasi terlebih dahulu sembari menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut. “Iya masih akan kita evaluasi terlebih dahulu. Sambil menunggu keputusan pemerintah pusat kapan tepatnya pembelajaran tatap muka ini akan dilaksanakan,” jelasnya. Kepala UPTD SMPN 2 Metro, Martati dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa pihak sekolah sudah mempersiapkan fasilitas untuk cuci tangan, pengukur suhu tubuh dan membentuk Satgas Covid-19 tingkat sekolah untuk persiapan pembelajaran tatap muka. “Kemudian juga guru yang mengajar pada pembelajaran tatap muka juga sudah divaksin dua kali. Sedangkan yang baru sekali vaksin masih tetap melakukan pembelajaran daring. Nanti dalam proses pembelajaran tatap muka setiap kelas hanya diisi oleh delapan siswa,” jelasnya. Pihak sekolah, tambah dia, juga sudah melakukan jajak pendapat kepada wali murid tentang pembelajaran tatap muka. Hasilnya, 70 persen wali murid setuju pembelajaran tatap muka dimulai. Dalam kesempatan tersebut Wahdi juga memberikan pemahaman tentang daur hidup Covid-19 serta berbagai macam cara untuk menghindarinya. Dan langkah-langkah yang harus dilakukan oleh tenaga pendidik maupun murid yang ada sekolah menghadapi pandemi Covid-19 ini. (Rd)

0 Comments

Polres Metro Adakan Rapat Terkait Pos Cek Poin di Kota Metro

Polres Metro bersama Pemerintah Kota Metro melakukan rapat terkait (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) PPKM diperketat di Aula rapat Polres Metro, Kamis (19/08/2021). Dalam hal ini Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun memaparkan bahwa, dalam rangka pengamanan Polres Metro Tahun 2021 mengadakan  3 (tiga) titik pos cek poin. “Lokasi pos cek poin terbagi menjadi 3 titik, diantaranya pada Ring I yaitu Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat dan Jalan Jend. AH Nasution Kelurahan Yosodadi, Metro Timur (Perbatasan Metro-Pekalongan),” ujarnya. Kemudian pos cek poin pada Ring II di Jalan Patimura Kelurahan Banjarsari, Metro Utara dan Jalan Budi Utomo Kelurahan Rejomulyo (Perbatasan Metro-Metro Kibang). Sedangkan pada pos cek poin Ring III di Jalan Jend. Sudirman (perbatasan Metro-Trimurjo) dan Jalan A. Yani (Perbatasan Metro-Batanghari). Tambahnya, Yuni mengatakan pada pos cek poin berupa memberhentikan kendaraan yang berplat nomor di luar Kota Metro. Melaksanakan pengecekan data/dokumen berupa surat tugas dari perusahaan, surat kesehatan, dan surat keterangan vaksin, serta maksud tujuan pengemudi. Melakukan edukasi dan penegakan prokes kepada masyarakat. “Untuk penyekatan jalan yang dilakukan pada Kamis kemarin hanya sebagai simulasi. Simulasi ini dilakukkan sebagai antisipasi jika Kota Metro menjadi level 4. Sementara jam operasional pada jaga pos cek poin dilaksanakan pada siang pukul 07.00 WIB – 14.00 WIB. Malam pukul 14.00 WIB – 22.00 WIB,” jelasnya. (Sr)

0 Comments

Ngobrol Bareng Dengan Veteran, Wahdi : LVRI Semakin Banyak Berikan Gagasan, Ilmu, dan Program Baru Untuk Pembangunan Metro

Tatap Muka melalui Ngobrol Bareng (Ngopi) dengan Veteran melalui tema “Eratkan Silaturahmi Veteran di Era Pandemi Covid-19” Masih dalam rangka memperingati HUT Ke-76 Kemerdekaan Indonesia, Pemerintah Kota Metro melakukan tatap Muka melalui Ngobrol Bareng (Ngopi) dengan Veteran secara virtual/zoom meeting, di halaman Nuwo Intan Kota Metro, Jumat (21/08/2021). Keberadaan Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) se-Kota Metro sangat dibutuhkan untuk kembali membina persatuan dan kesatuan bangsa, serta hak asasi manusia. Walikota Metro Wahdi Siradjuddin juga menyampaikan bahwa anggota LVRI kedepannya semakin banyak memberikan gagasan, ilmu, dan program baru yang bermanfaat bagi pembangunan Kota Metro. “Tidak hanya itu saja, LVRI juga diharapkan mampu mentransfer semangat dan kontribusi pada negara, terlebih dalam hal pemikiran, ide, dan wejangan bagi generasi muda saat ini, agar tidak salah arah,” imbuhnya. Lanjutnya, Wahdi juga mengatakan kepada para lansia LVRI sebagai mantan PNS yang masih dianggap sebagai pemimpin informasi maupun panutan masyarakat di tempat tinggalnya, kami anjurkan tidak menolak dijadikan sebagai tempat bertanya berbagai bidang kehidupan, perjuangan. Semangat yang ditularkan ke kita yaitu semangat membumi untuk negara Indonesia dan untuk Kota Metro. Dalam silaturahmi ini, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman  juga mengatakan bahwa Negara Republik Indonesia terbentuk sebagai sebuah negara karena ada pejuang. Oleh karenanya, pentingnya silaturahmi Legium Veteran yang merupakan salah satu organisasi resmi dan sah yang diakui di Indonesia bahkan di seluruh dunia. “Saya bangga terhadap perjuangan dan semangat patriotisme dalam diri para Legium Veteran Republik Indonesia markas Kota Metro yang secara sukarela berada di medan perang tanpa rasa takut kehilangan nyawa. Tidak semua orang bisa seperti bapak-bapak sekalian yang sebagai veteran saat ini. Akhirnya saya mengucapkan terima kasih kepada para pengurus yang telah dengan susah payah memperjuangkan keberadaan Legium Veteran RI,” tandas Wakil Walikota Metro. Tidak hanya itu saja, Dadang Sartono selaku Ketua LVRI juga menjelaskan, bahwa Legium Veteran Republik Indonesia berjalan sesuai regulasi yang ada tidak hanya dari kalangan militer baik tentara maupun polisi saja, tetapi setiap orang termasuk warga sipil yang turut serta dalam memperjuangkan, membela dan mempertahankan keutuhan wilayah negara perlu diberi penghargaan oleh pemerintah dalam wadah Legium Veteran Republik Indonesia. “Maka LVRI senantiasa ikut serta untuk dapat melakukan kegiatan yang peduli terhadap tiga generasi, yaitu, anak-anak, remaja, dan lanjut usia,” lanjutnya. Di akhir acara Ngobrol Seputar Literasi bersama Veteran (NGOPI) Wahdi mengatakan bahwa usia senja tidak melunturkan tekad para lanjut usia (lansia) yang tergabung Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI) se-Kota Metro untuk mengabdi pada negara. Mereka berkomitmen membantu pemerintah daerah menggalakkan sosialisasi pilar kebangsaan, anti radikalisme, dan anti narkoba di tengah masyarakat. Sehingga generasi muda mampu sepenuhnya melanjutkan perjuangan para pahlawan pada masa mendatang. (Ins/gt)

0 Comments

Wahdi Kunjungi Dua Kelurahan untuk Berikan Bantuan Kepada Warga Isoman

Walikota Metro Wahdi melakukan kunjungan ke beberapa kelurahan di Kecamatan Metro Utara, Kamis (19/08/2021). Dalam kesempatan ini, Wahdi yang didampingi Satgas Covid-19 Kota Metro mengunjungi Kelurahan Purwo Asri dan Banjarsari. Dimana kunjungan ini bertujuan untuk memberikan arahan terkait pelayanan di Kelurahan. Tak segan-segan Walikota Metro Wahdi, memberikan bantuan sembako secara langsung kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri. (Sr)

0 Comments

Zona Merah, Pemkot Metro Minta RT/RW Lebih Peduli Warga Isolasi

Walikota Metro melakukan Monitoring dan Evaluasi dengan Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Metro, tentang pencegahan dan pengendalian Covid-19 secara zoom meeting, di Guest House, Kamis (19/08/2021). Walikota Metro Wahdi dalam hal ini meminta kepada para pegawai untuk tetap bekerja seperti biasa dan tetap melakukan analisis. “Pandemi Covid-19 memang menjadi perhatian utama, akan tetapi kita tetap bekerja seperti biasa dengan melakukan aksi perencanaan yang baik. Perencanaan ini dapat dilakukan analisis resiko kegagalan. Mudah-mudahan kita bisa bekerja dengan selalu menjaga kesehatan. Untuk pegawai Puskesmas saya minta tetap pantau rumah isolasi di KTN di lingkungan masing-masing,” ujar Wahdi. Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, juga menyampaikan tentang tanggap darurat yang muncul di masyarakat untuk dipahami. “Bertepatan Kota Metro memasuki zona merah, semalam kami Pemerintah Kota Metro bersama TNI dan Polri melakukan operasi yustisi, untuk memberikan edukasi terkait PPKM diperketat. Dan ternyata reaksi masyarakat Kota Metro sudah memahami dan menghargai peraturan yang berlaku saat ini,” papar Qomaru. Qomaru Zaman mengimbau seluruh jajaran pemerintah harus bergerak semua, dalam menangani dan berupaya meningkatkkan kinerja pegawai OPD dalam tangani pandemi. Dalam kesempatan yang sama, Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, saat ini Kota Metro masuk dalam zona merah. “Kita tidak perlu khawatir karena Rumah Sakit di Kota Metro menjadi Rumah Sakit rujukan. Pada saat ini terdapat 48 pasien Covid-19 yang dirawat, namun dari jumlah tersebut hanya 8 warga Kota Metro. Untuk angka BOR sudah menurun, baik di 2 rumah sakit yaitu di RS Mardi Waluyo dan RS Islam,” terang Bangkit. Bangkit juga menyinggung negara Singapura yang telah membuat buku panduan hidup dan mati bersama Covid-19. “Terkait Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang akan dilaksanakan pada minggu depan, Pemkot Metro akan melakukan simulasi terlebih dahulu. Maka itu, saya tekankan Satpol PP dan BPBD untuk memantau kegiatan simulasi tersebut,” katanya. Sementara itu, Asisten II Yeri Ehwan mengungkapkan bahwa kinerja RT/RW di lapangan perlu ditingkatkan kembali, dikarenakan banyaknya warga yang isolasi mandiri banyak tidak terdata dan mendapatkan bantuan. “Saya juga mendapat laporan bahwa di lapangan RT/RW kinerjanya kurang maksimal dalam memantau di lapangan. Banyaknya warga isoman dan dilakukan tes oleh Puskesmas, namun tidak terdata dan banyak tidak mendapat dukungan dari pemerintah,” tandasnya. Yeri juga meminta para Lurah, untuk memberi pemahaman kepada RT/RW untuk meningkatkan kinerjanya. “Terkait bantuan sembako tahap ke-3 dari Tim Satgas Sembako akan menyalurkan 10 ton beras. Penyaluran ini berasal dari 4 perusahaan di Kota Metro,” tutupnya. (Cv/Tm)

0 Comments

Pemkot Metro Ikuti Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Bersama KPK RI

Walikota Metro Wahdi didampingi Wakil Walikota Qomaru Zaman dan Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo hadiri Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi secara zoom meeting bersama KPK RI, di OR Setda Kota Metro, Rabu (18/08/2021). Koordinator Wilayah (Korwil) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudhiawan Wibisono pada kesempatan tersebut mengajak Walikota Metro untuk bersinergi dengan OPD, Forkopimda dan DPRD, untuk transparan saat diperiksa oleh KPK, sebab antara DPRD dan Kepala Daerah apabila tidak bersinergi maka akan menjadi masalah kedepannya. “Terkait upaya pencegahan korupsi, untuk capaian Kota Metro pada tahun 2020 berada di lima terbawah di area delapan intervensi yakni 60,28 %, namun capaian untuk tahun 2021 masih 0% sedangkan capaian yang harus dicapai adalah 17,10%. Mohon untuk segera mengupload dokumen yang belum diserahkan, karena telah melawati semester pertama,” tandasnya. Sementara itu Wahdi mengatakan, adanya rapat melalui zoom meeting maka dapat dilakukan pencegahan korupsi terintegrasi. Meskipun dimasa pandemi tetap perlu ditingkatkan nilai-nilai kerja sama guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, serta meningkatkan pembangunan. “Saya mengimbau kepada seluruh kepala OPD untuk segera melengkapi data-data,” ujarnya. Sementara Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo menyampaikan, KPK melakukan koordinasi dan supervisi (Korsup) kepada Pemkot Metro. Ia menyebutkan, Pemkot Metro diminta untuk melengkapi berkas dokumen administrasi oleh KPK. Hal tersebut dilakukan lembaga Anti Rasuah tersebut sebagai pengingat agar Pemkot tidak terlibat korupsi. “Terkait dengan pencegahan korupsi, jadi beberapa dinas harus melengkapi berkas-berkas administrasi, ASN, pendapatan, dan dokumen lainnya. Mereka membimbing kita agar tidak melenceng dan sampai melakukan korupsi. Mereka mengingatkan kita, dan semoga kita lebih waspada,” tuturnya. (Bg/nv)

0 Comments

Staf Ahli Walikota Metro Bidang I Membuka Kegiatan Webinar Jantung Sehat di Masa Pandemi Covid-19

Berlangsung di Guest House Rumah Dinas Walikota Metro, Staf Ahli Walikota Metro Bidang I membuka kegiatan Webinar Jantung Sehat di Masa Pandemi Covid-19, Rabu (18/08/2021). Pada kesempatan ini, Ketua PKK Kota Metro Silfia Naharani Wahdi melaporkan, bahwa kegiatan webinar ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan cara berpikir, bersikap dan berbuat yang menunjukan kesetiaan, kepedulian dan penghargaan terhadap bangsa, menyediakan wadah bagi masyarakat Kota Metro untuk berperan serta aktif dalam upaya pengendalian Covid-19. Adapun tujuannya adalah untuk menumbuhkan dan meningkatkan sikap cinta terhadap negeri/tanah air (Bangga terhadap produk dalam negeri dan membelinya, melestarikan kebudayaan Indonesia dll), meningkatkan nilai-nilai patriotisme, memotivasi diri untuk hidup sehat di masa pandemi Covid-19. Lanjutnya, Silfia mengatakan, Kegiatan Gebyar Ceria Cinta Negeri Peduli Pandemi Covid-19 Dalam Rangka HUT ke- 76 RI Tahun 2021 ini diselenggarakan oleh Panitia Bersama Kegiatan  yang terdiri dari TP PKK Kota Metro, Dharma Wanita Kota Metro, Gabungan Organisasi Kota Metro, dan Yayasan Jantung Indonesia Cab. Kota Metro Sementara itu, mewakili Walikota Metro, Staf Ahli Walikota Bidang I Juni Kuswati menyampaikan sambutan Walikota dalam acara Webinar Jantung Sehat di Masa Pandemi Covid-19 dengan tema Gebyar Cinta Anak Negeri Dalam Rangka HUT ke-76 Republik Indonesia tahun 2021 di Kota Metro. Di dalam sambutannya, Pemerintah Kota Metro mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Jantung Indonesia Kota Metro yang bekerja sama dengan PKK Kota Metro, GOW Kota Metro, dan Dekranasda Kota Metro yang telah mendukung dan memfasilitasi acara Webinar dalam rangka Gebyar Cinta Anak Negeri untuk jantung sehat di masa pandemi Covid-19 di Kota Metro tahun 2021. Ia menyampaikan, pembangunan bidang kesehatan di Indonesia saat ini dihadapkan pada 3 beban ganda, bahwa di satu pihak penyakit menular masih merupakan masalah kesehatan, di masyarakat bahkan beberapa penyakit menular yang semula dapat dikendalikan kini mulai bermunculan kembali di masyarakat dengan munculnya penyakit menular yang baru. Sementara di sisi lain terjadi peningkatan jumlah kasus dan kematian akibat penyakit tidak menular. Penyakit tidak menular ini seperti jantung, diabetes melitus, kanker, penyakit paru, yang merupakan titik akhir dari perjalanan. Di Kota Metro pada tahun 2019 sampai dengan Juni 2021 prevelansi penderita jantung koroner sebanyak 1.176 orang dengan kematian 1 orang, dan gagal jantung sebanyak 1.374 orang dengan kematian 8 orang. Juni Kuswati berharap kepada para peserta webinar, bahwa berdasarkan imbauan WHO dan Kementerian Kesehataan RI, jenis aktifitas fisik yang sebaiknya dilakukan oleh orang dengan resiko terkena Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah orahraga dengan intensitas sedang yaitu jenis olahraga yang membuat detak jantung dan pernapasan lebih cepat namun tidak sampai terengah-engah dan masih dapat berbicara. “Di masa pandemi Covid-19 ini, sistem imun semakin penting untuk dijaga dan ditingkatkan guna menghadapi ancaman terinfeksi virus Covid-19, kami berharap acara webinar ini dapat memberikan wawasan dalam meningkatkan kerja sistem imun, aktivitas fisik/olahraga yang dapat bermanfaat untuk mengurangi stres dan menjaga kesehatan mental selama pandemi Covid-19,” ujarnya. Di dalam sambutan, Staf Ahli juga mengingatkan kepada kita semua bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan tidak semata-mata ditentukan oleh kerja dari sektor kesehatan, tetapi sangat dipengaruhi oleh hasil kerja keras semua serta kontribusi seluruh komponen di Kota Metro. “Apapun peran yang dilakukan pemerintah, perlu adanya kesadaran individu dan masyarakat untuk mewujudkan masyarakat Kota Metro yang sehat mandiri dan berkeadilan,” tutupnya. (nv/bg)

0 Comments

Walikota Metro Berikan Piagam Penghargaan Kepada Paskibraka Kota Metro

Walikota dan Wakil Walikota Metro serahkan Piagam Penghargaan Walikota Metro kepada Paskibraka Kota Metro, Selasa (17/08/2021). Penghargaan ini diberikan atas partisipasinya sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Metro tahun 2021 pada Peringatan HUT ke-76 RI Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2021 di Kota Metro Lampung. Dalam acara pemberian penghargaan sekaligus silaturahmi dengan anggota Paskibraka ini, Walikota Metro, Wahdi, mengucapkan terima kasih kepada pembina yang sudah membentuk anak-anak ini menjadi Paskibraka Metro. Ia mengatakan bahwa anak-anak Paskibraka ini sudah melakukan tugasnya dengan baik. “Saya mengapresiasi atas kerja kerasnya, baik dimasa pelatihan maupun didalam pelaksanaannya tadi, meski di masa pandemi seperti ini, teman-teman Paskibraka maupun petugas yang turut terlibat tetap semangat dan tetap patuh dengan protokol kesehatan, ini sangat luar biasa sekali,” terangnya. Wahdi mengungkapkan rasa bahagianya atas kerja keras Paskibraka Kota Metro pada peringatan HUT ke-76 RI tersebut. “Saya merasa berada ditempat yang luar biasa, merasa ditempat yang sangat terhormat saat menyaksikan anak-anak Paskibraka Kota Metro yang hebat, bangga menjadi anak-anak Metro yang telah membawa harum nama Kota Metro. Teman-teman Paskibraka Metro ini tidak kalah dengan Paskibraka yang ada di Istana Negara, semoga kedepannya Paskibraka Kota Metro tetap solid dan menjadi lebih baik lagi,” ucapnya. Lanjutnya, Walikota berpesan kepada anak-anak Paskibraka Metro, bahwa tugas kedepan masih panjang, kalian harus tetap menjaga hati, terus rasakan bahagia, saling sapa, saling mengingatkan dan terus berjuang, semoga cita-cita kalian semua kedepan dapat tercapai. “Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada pembimbing, Paskibraka dan kepada semua pihak yang telah ikut serta dalam menyukseskan jalannya pengibaran Bendera Merah Putih, sehingga pelaksanaan dalam memperingati HUT ke-76 RI di Kota Metro ini dapat berjalan dengan lancar,” tutup Wahdi. (Ag/ian)

0 Comments

Pengembalian Bendera Merah Putih Ke Rumah Dinas Wakil Walikota Metro

Peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, Kota Metro telah melaksanakan Pengibaran Bendera Merah Putih serta Penurunan Bendera Merah Putih di Stadion Tejosari. Setelah melaksanakan peringatan tersebut, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, menerima kembali Bendera Merah Putih yang telah diturunkan oleh petugas Paskibraka Kota Metro, di Halaman Rumah Dinas Wakil Walikota Metro, Selasa sore (17/08/2021). Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, menerima pengembalian Bendera Merah Putih yang berada di dalam kotak oleh salah satu Pasukan Pengibar Bendera Kota Metro. Pelaksanaan tersebut dilakukan dengan sakral. (ag/la)

0 Comments

Pemkot Metro Ikuti Upacara Penurunan Bendera Secara Virtual

Pemerintah Kota Metro mengikuti upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-76 Republik Indonesia secara virtual di Guest House Rumah Dinas Walikota Metro, Selasa sore (17/08/2021). Tampak hadir Walikota Metro,Kapolres Metro, Dandim 0411/KM, Kepala Kejaksaan Negeri,Kepala Pengadilan Negeri, Ketua TP-PKK, Ketua GOW dan Ketua Dharma Wanita. Dalam upacara penurunan bendera yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta ini, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) selaku inspektur upacara dan didampingi oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin berjalan hikmah. (Tm/Ian).