Wakil Walikota Metro, Dr. M. Rafieq Pradana, turut hadir dalam kegiatan bakti sosial donor darah yang diselenggarakan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Metro di Kantor Sekretariat PSMTI, Jl. Anggrek, Imopuro, Metro Pusat, pada Minggu Malam (23/03/2025). Dalam sambutannya, Dr. M. Rafieq Pradana menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan sosial seperti donor darah yang dianggap sangat penting untuk membantu menyelamatkan nyawa banyak orang. “Kita harus memberikan pengertian bahwa donor darah itu tidak menyeramkan, justru memberikan pahala yang luar biasa, pahalanya bahkan seumur hidup,” ungkapnya. Lebih lanjut, Rafieq menegaskan bahwa donor darah adalah sumber kehidupan bagi banyak orang yang membutuhkan. Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap Pemerintah Kota Metro untuk mendukung kegiatan donor darah secara rutin di kalangan pegawai Pemda Kota Metro. “Kemarin saya sudah berbicara dengan Kepala Dinas Kesehatan, Pak Eko, serta Kepala PMII Kota Metro, Ibu Silvia Naharani. Kami sepakat untuk mendukung program ini agar minimal seluruh pegawai Pemda Kota Metro harus donor darah secara rutin,” tambahnya. Wakil Wali Kota juga mengusulkan agar kegiatan donor darah ini dapat dipadukan dengan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Metro. “Setiap pegawai Pemda yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat, wajib untuk mendonorkan darahnya di PMII,” ujarnya. Di akhir sambutannya, Rafieq mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh PSMTI dan berharap kegiatan serupa tidak hanya dilakukan oleh PSMTI, tetapi juga oleh seluruh LSM, paguyuban, ormas, dan instansi pemerintah di Kota Metro. “Semoga kegiatan donor darah ini bisa terus dilaksanakan secara rutin dan melibatkan lebih banyak pihak,” harapnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah dan mendukung ketersediaan darah di Kota Metro. (Md/Sr)
Pelantikan DPC Perwanas Dalam Dorong Peran Strategis Pemberdayaan Perempuan dan Anak
Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwanas) Kota Metro periode 2024-2029 di Aula Pemerintah Kota Metro, Sabtu (22/03/2025). Dalam sambutannya, ia menegaskan peran strategis Perwanas dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak, sejalan dengan visi organisasi untuk meningkatkan harkat, martabat, serta kesejahteraan mereka dalam suasana kebhinekaan dan kesetaraan gender. Dalam kesempatan tersebut, M. Rafieq Adi Pradana menyampaikan harapan agar DPC Perwanas Kota Metro mampu menghadapi berbagai tantangan sosial di masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran organisasi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik, inklusif, dan sejahtera melalui berbagai kegiatan positif. Pemerintah Kota Metro, lanjutnya, mendukung penuh setiap upaya dan kegiatan yang dilakukan oleh organisasi seperti Perwanas, yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan anak. Lanjutnya, Wakil Wali Kota Metro juga mengajak seluruh pengurus dan anggota Perwanas Kota Metro untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan, baik di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun sosial. Ketua Perwanas Provinsi Lampung, Sri Wardani, turut menyampaikan apresiasi kepada kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro serta pencapaian mereka dalam menjalankan pemerintahan. Dalam kesempatan yang sama, ia memberikan penghargaan kepada seluruh jajaran kepengurusan yang baru dilantik, dengan harapan mereka dapat menjalankan tugas dan fungsi organisasi secara lebih baik. Sri Wardani menegaskan pentingnya kerja sama antara Perwanas dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi lainnya, guna meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak di Indonesia. Sementara itu, Ketua DPC Perwanas Kota Metro yang baru dilantik, Nadia Irine Sari, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membawa Perwanas ke arah yang lebih baik,” katanya. Nadia berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan kepemimpinan sebelumnya dan meningkatkan capaian yang telah diraih. Dengan kerja sama dan sinergi seluruh anggota serta dukungan dari berbagai pihak. Dirinya optimistis bahwa berbagai program yang dirancang dapat berdampak positif bagi perempuan dan keluarga di Kota Metro. “Terimakasih dan saya apresiasi kepada Ketua DPC sebelumnya, Siti Aisyah Djohan, S.Sos., MAP., atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membangun organisasi. Ia menegaskan bahwa visi dan misi Perwanas akan menjadi pedoman utama dalam menjalankan program kerja ke depan. Visi organisasi ini adalah terwujudnya peningkatan harkat, martabat, dan kesejahteraan lahir batin perempuan dan anak-anak Indonesia dalam suasana kebhinekaan tunggal Ika, kesetaraan, dan keadilan gender,” ucapnya. Selain itu, Perwanas juga berkomitmen untuk menjadi wadah pemberdayaan perempuan agar lebih mandiri, berdaya saing, dan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Pelantikan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua TP-PKK Kota Metro selaku Penasehat DPC Perwanas, Kepala Dinas PP, PA, PP dan KB, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta pimpinan organisasi perempuan lainnya. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dukungan bagi keberlangsungan Perwanas di Kota Metro. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak serta menjadikan Perwanas sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. (Yd/Dns/Sr)
Pengurus Baru HIMPAUDI Kota Metro Resmi Dilantik: Komitmen Tingkatkan Mutu PAUD
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, Ketua dan Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Metro resmi dilantik hari ini, di Aula Pemerintah Kota Metro, Sabtu (22/03/2025). Bunda PAUD Kota Metro, Eni Sumiarti Bambang, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar kepada kepengurusan HIMPAUDI yang baru. Ia menekankan pentingnya amanah yang diemban oleh pengurus dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Eni juga mengingatkan tantangan PAUD saat ini yang cukup besar, mulai dari peningkatan mutu pendidik, mutu lembaga, akses pendidikan, hingga keterlibatan keluarga dalam pembelajaran. Melalui HIMPAUDI sebagai organisasi yang menaungi pendidik PAUD nonformal diharapkan dapat memainkan peran strategis dalam menghadapi tantangan ini dengan pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan, terutama bagi pendidik PAUD. “Kini kita semua telah masuk dengan berbagai ketersediaan teknologi. Mari berikan sentuhan teknologi kepada pelaku pendidikan anak usia dini agar memberikan kemudahan, efisiensi, dan efektivitas dalam pembelajaran,” ujarnya. Harapannya, dengan adanya HIMPAUDI Kota Metro, dapat menjadi wadah bagi pendidik PAUD dalam mengembangkan wawasan mengenai penguasaan teknologi dan akses pendidikan. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Suwandi, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan HIMPAUDI dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini, mengingat adanya kebijakan baru dari pemerintah pusat bahwa anak wajib belajar 13 tahun dimulai dari usia prasekolah sebagai bagian dari rencana pemerintah dalam membangun generasi emas Indonesia tahun 2045. “Masa anak-anak tumbuh kembang adalah masa keemasan. Jika kita mendukung pertumbuhan mereka dengan baik, maka kita akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas,” ungkapnya. Dalam upaya mendukung peningkatan pendidikan PAUD, Suwandi memaparkan tiga kebijakan utama yang telah disiapkan oleh pemerintah yaitu Perbaikan infrastruktur dan sarana prasarana di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Metro, Pemenuhan jumlah tenaga pendidik untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak. “Ketiga Peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama guru PAUD yang merupakan ujung tombak pendidikan usia dini, “terangnya. Menurut data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD di Kota Metro saat ini mencapai 72 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang masih di angka 54 persen. Namun, angka ini masih dianggap perlu ditingkatkan agar semakin banyak anak usia dini yang mendapatkan akses pendidikan. Salah satu kabar baik yang disampaikan dalam acara ini adalah adanya rencana pemberian beasiswa bagi guru-guru honorer di Kota Metro yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik PAUD agar setara dengan guru-guru di jenjang lainnya. “Kami ingin guru-guru PAUD mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Dengan beasiswa ini, diharapkan mereka semakin termotivasi dalam mendidik anak-anak usia dini,” jelas Suwandi. Pada kesempatan yang sama, Ketua HIMPAUDI Kota Metro yang baru dilantik periode 2025-2029, Nidia Irene Rafieq, mengungkapkan komitmennya untuk mengembangkan HIMPAUDI dengan lebih baik dan mengapresiasi perjuangan pengurus sebelumnya dalam membangun HIMPAUDI hingga saat ini. “Saya sangat memahami tantangan yang dihadapi para pendidik PAUD karena saya juga pernah mengalami hal yang sama. Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk bekerja lebih baik lagi dan mengimplementasikan berbagai rencana besar untuk kemajuan HIMPAUDI Kota Metro,” ujarnya. Nidia juga menekankan bahwa keberhasilan HIMPAUDI tidak lepas dari kerja sama, kerja keras, tanggung jawab, dan keterbukaan dalam organisasi serta meminta dukungan dan bimbingan dari pengurus HIMPAUDI Lampung serta para stakeholder pendidikan di Kota Metro. HIMPAUDI diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan para pendidik PAUD dengan berbagai peluang pengembangan kompetensi. “Semoga kepengurusan HIMPAUDI yang baru dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan menjadi mitra strategis bagi pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan. Dengan semangat baru dari kepengurusan HIMPAUDI Kota Metro, diharapkan pendidikan anak usia dini di daerah ini akan semakin maju dan berkontribusi dalam mencetak generasi emas Indonesia di masa depan, “pungkasnya (Yl/Bgs/Sr)
Jelang Idul Fitri, Pemerintah Kota Metro Lakukan Peninjauan Pasar dan Pengusaha Sembako
Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro beserta segenap Perangkat Pemerintah Daerah Kota Metro bersama DPRD Kota Metro serta jajaran Forkopimda Kota Metro, melakukan peninjauan ke beberapa lokasi untuk memantau persiapan jelang Idul Fitri. Kegiatan pertama dimulai dengan mengunjungi Pasar Tradisional Margorejo di Metro Selatan. Jum’at, 21/03/2025. Dalam peninjauan tersebut, pihak pemerintah ingin melihat langsung situasi dan kondisi pasar menjelang lebaran. ” Alhamdulillah, setelah memeriksa langsung, kondisi pasar tradisional terlihat baik. Sistem jual beli berjalan lancar, stok sembako tersedia dengan cukup, dan harga-harga barang terjangkau,” ujar Bambang. Selain itu, tim juga bertemu dengan sejumlah pengusaha sembako, termasuk pengusaha beras, telur, dan berbagai bahan pokok lainnya. Mereka juga mengunjungi usaha dagang bawang lanang yang dioperasikan oleh H. Adri, untuk memastikan stok dan harga menjelang lebaran tetap stabil. “Dari kegiatan ini, Pemerintah Kota Metro memastikan bahwa untuk kebutuhan masyarakat menjelang lebaran, khususnya di Kota Metro, semuanya aman. Stok sembako terjaga, harga terkendali, dan tidak ada kelangkaan barang,” tegas Wali Kota Metro. Selain itu juga, Pemerintah berharap bahwa dengan adanya peninjauan ini, kebutuhan masyarakat Kota Metro dapat terus terjaga dan aman selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri. (Md/Sr)
Kota Metro Raih Juara II Kota Pangan Aman Regional Barat 2024
Kota Metro kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara II dalam kategori Kota Pangan Aman Regional Barat dalam ajang yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pusat. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Kota Metro dalam menerapkan standar keamanan pangan yang ketat serta kolaborasi yang solid antara berbagai instansi terkait. Penghargaan tersebut disampaikan oleh Kepala BPOM Bandar Lampung, Ani Fatimah Isfarjanti, yang melaporkan bahwa prestasi ini diraih berkat kerjasama antara Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3), Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP). Dalam penilaian lomba Kota Pangan Aman 2024, BPOM menggunakan berbagai indikator, seperti penerapan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK), perencanaan, pelaksanaan, keterlibatan pelaku usaha dan masyarakat, pelaporan, serta inovasi yang diterapkan. Selain itu, keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menjaga standar keamanan pangan juga menjadi faktor penting dalam penentuan pemenang. “Dalam perlombaan tersebut, Kota Metro bersaing dengan Kota Depok yang mendapatkan juara I, Kota Metro juara II dan Kota Surakarta yang meraih juara III di kategori Regional Barat, ” ujarnya saat di Ruang Kerja Wali Kota Metro Jumat (22/03/2025). Ani Fatimah Isfarjanti juga menyebutkan bahwa salah satu keunggulan Kota Metro dalam ajang ini adalah keberhasilannya dalam mereplikasi Kota Pangan Aman satu-satunya di Provinsi Lampung yang bersifat mandiri dan menjadi bukti keseriusan Kota Metro dalam membangun sistem keamanan pangan yang berkelanjutan. “Tahun 2025 Kota Metro kembali mengajukan Desa Yosomulyo sebagai Kota Pangan Aman berikutnya, karena dinilai memiliki inovasi luar biasa dalam menjaga ketahanan pangan dan keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat, ” tuturnya. Bahkan untuk mendukung keberhasilan program ini, BPOM bersama pemerintah Kota Metro juga mengadakan studi banding ke Desa Pangan Aman di Yogyakarta. “Studi banding ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan menggali potensi yang dapat diterapkan di Metro, “bebernya pada pertemuan tersebut. Dirinya juga memaparkan bahwa Peran BPOM dalam Pengawasan dan Pembinaan tak hanya sebatas UMKM tetapi juga di berbagai sektor, termasuk produk usaha tani (UT), sarana ritel pangan, kosmetik, dan obat-obatan. Pada kesempatan yang sama, Kepala BPOM Bandar Lampung menjelaskan bahwa untuk memastikan keamanan produk yang beredar perlu adanya pembaruan Surat Keputusan (SK) Tim Koordinasi Pengawasan yang telah ada sejak tahun 2020. “Kami juga meminta dukungan dan support dari pemerintah dalam pengawasan terhadap Antimicrobial Resistance (AMR), terutama dalam penggunaan antibiotik di luar dosis yang dianjurkan untuk mencegah dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat, “jelasnya. Ani Fatimah Isfarjanti juga menerangkan BPOM juga berperan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MGB) yang merupakan perhatian khusus pemerintah pusat. “Meski masih menunggu instruksi lebih lanjut, BPOM telah aktif melakukan sosialisasi dan uji keamanan makanan saat peluncuran program yang dilakukan di MPP (Mall Pelayanan Publik) Kota Metro berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan implementasi program berjalan efektif dan sesuai standar. “Di Metro, BPOM juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan kosmetik dan obat-obatan, terutama produk kosmetik yang banyak dijual secara online. BPOM berharap warga Metro semakin sadar akan bahaya produk ilegal atau tidak terdaftar, “katanya. Untuk mempermudah akses informasi, BPOM bekerjasama dengan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Metro untuk masyarakat yang ingin berkonsultasi secara langsung dengan petugas terkait keamanan produk yang akan mereka gunakan. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras BPOM dan dinas terkait dalam menjaga keamanan pangan di Kota Metro. “Kami dari pemerintah daerah mengucapkan banyak terima kasih atas kerja keras dan dedikasi seluruh pihak. Ke depan, kami berharap prestasi ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan,” ujar Bambang. Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai kebijakan yang diperlukan dalam menjaga standar keamanan pangan, selama tidak bertentangan dengan regulasi yang berlaku. Pemerintah Kota Metro juga siap bersinergi dengan pemerintah pusat, khususnya dalam Program Makan Bergizi Gratis, yang menjadi salah satu prioritas Presiden terpilih Prabowo Subianto. “Kami siap memberikan kemudahan, baik dalam perizinan maupun kebijakan lainnya, agar program ini bisa berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat Kota Metro,” tambah Bambang. Harapan dengan keberhasilan Kota Metro meraih penghargaan Juara II Kota Pangan Aman 2024 menjadi motivasi untuk terus meningkatkan standar keamanan pangan. “Saya berharap penyuluhan dan sosialisasi dari BPOM semakin diperkuat agar masyarakat lebih memahami produk yang aman dikonsumsi dan digunakan di masyarakat, “pintanya. Pada kesempatan yang sama, Kepala BPOM Bandar Lampung secara resmi menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Pemerintah Kota Metro yang ditandatangani langsung oleh Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Dra. Elin Herlina, Apt. MP di Jakarta pada tanggal 31 Januari 2025, dan dilanjutkan dengan melakukan pengecekan pada bahan pangan yang beredar di pasar dan supermarket menjelang Idul Fitri di Kota Metro. (Yl/Sr)
Menuju Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius, Wali Kota Metro Resmikan Forum Konsultasi Publik RPJMD
Pemerintah Kota Metro resmi memulai babak baru dalam pembangunan daerah dengan meresmikan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro, Kamis (20/03/2026). Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dalam sambutannya menekankan pentingnya RPJMD sebagai pedoman utama dalam membangun Kota Metro yang lebih maju, cerdas, dan tetap menjunjung tinggi nilai budaya serta religiusitas. RPJMD ini, juga menurutnya bukan hanya sekadar dokumen perencanaan, tetapi juga menjadi komitmen kuat untuk selaras dengan kebijakan nasional, terutama Asta Cita Presiden yang telah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029. “RPJMD Kota Metro 2025-2029 mengusung visi Metro Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius yang diwujudkan melalui 9 misi utama yaitu Peningkatan Mutu Pendidikan Berkarakter, Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan, Pelayanan Publik yang Lebih Cepat dan Akurat, Pengembangan Seni, Budaya, dan Pariwisata Berbasis Literasi, Meningkatan Literasi Keagamaan, Pembangunan infrastruktur publik yang memadai. Sebagai Wali Kota Metro, dirinya juga menginginkan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui Ekonomi dan Sosial, Pengembangan Teknologi Informasi Menuju Smart City dan Penataan Ruang dan Lingkungan Perkotaan yang Lebih Hijau dan Tertata. Untuk mewujudkan hal tersebut, Bambang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam penyusunan RPJMD sehingga kebijakan yang dihasilkan adalah kebijakan yang inklusif dan berpihak pada rakyat. Selain sembilan misi utama, Pemerintah Kota Metro juga merancang sejumlah program prioritas yang akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat seperti Jalan Mulus, Bebas Banjir, Terang Benderang, Kenaikan Insentif bagi (RT, RW, LPM, serta Tenaga Keagamaan), Memberikan apresiasi dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan. “Kami juga mempunyai misi Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi, BPJS Gratis bagi Masyarakat, Fasilitas WiFi Gratis di Ruang Publik, Dukungan Penuh untuk Petani dan Pelaku UMKM, ” terangnya. Dalam laporannya, Bambang juga menjelaskan bahwa RPJMD 2025-2029 akan melanjutkan berbagai capaian positif yang telah diraih dalam beberapa tahun terakhir, seperti peningkatan IPM, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, serta pertumbuhan ekonomi yang positif. “Dengan komitmen kuat dari Pemerintah Kota Metro dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, RPJMD 2025-2029 diharapkan mampu menjadi pedoman yang efektif dalam mewujudkan cita-cita mulia untuk membangun Kota Metro yang cerdas, berbasis jasa dan budaya, serta religius. Sebuah kota yang maju, sejahtera, dan penuh makna bagi seluruh warganya, “ungkapnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota, M Rafieq Adi Pradana, menekankan pentingnya adanya sinkronisasi program prioritas antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Ia mencontohkan keselarasan program prioritas pembangunan jalan dengan program Gubernur Lampung, khususnya dalam memastikan kelancaran jalan bagi pemudik selama Lebaran. Tak sampai disitu, Rafieq juga mengingatkan pentingnya penanganan sampah, sesuai arahan pemerintah pusat dengan pengolahan yang baik sehingga sampah yang dihasilkan dapat memiliki nilai ekonomi dan energi. “Terutama mungkin yang paling menjadi concern sekarang adalah masalah sampah bahkan di pemerintah pusat itu mereka sudah membuat BPSN (Badan Penanganan Sampah Nasional) itu di kepala langsung oleh menko infrastruktur bapak Agus Harimurti Yudhoyono. Perintahnya adalah salah satunya, bagaimana caranya ada penyisihan dana minimal 5%, maksimal 10% untuk pengelolaan sampah, bahkan kalau kita dari provinsi itu diarahkan 3%, “bebernya. Menurutnya, Pemerintah Kota Metro juga perlu menyusun strategi baru untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan PAD Kota Metro, termasuk pengembangan sektor jasa dan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal, serta digitalisasi layanan publik dan keuangan daerah untuk meningkatkan efisiensi dan pengawasan. “Saya bersama pak Wali Kota Metro siap membantu kalau memang ada reformasi-reformasi birokrasi yang bisa dicanangkan oleh masing masing kepala OPD, karena prinsipnya kami berdua adalah apabila untuk pelayanan yang bersentuhan langsung masyarakat, maka diskusi selalu dibuka sehingga hal-hal yang baik itu bisa segera diimplementasikan, “bebernya. (Yl/Sr)
Mudik Aman, Keluarga Nyaman Jadi Tagline Apel Operasi Krakatau 2025
Wali Kota Metro menghadiri Apel Operasi Krakatau 2025 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro. Kegiatan ini dihadiri Dandim 0411/KM atau yang mewakili, Ketua DPRD atau yang mewakili, Kajari Metro atau yang mewakili, serta Ketua Pengadilan Negeri Metro atau yang mewakili, Kamis (20/03/2025). Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho S.I.K., M.IK. dalam sambutannya menyampaikan amanat dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Beliau mengucapkan rasa syukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kesehatan serta kekuatan kepada seluruh peserta apel untuk melaksanakan apel pasukan Operasi Ketupat 2025 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Dalam amanatnya, Kapolres Metro menegaskan bahwa apel pasukan ini merupakan bentuk komitmen dalam memastikan kesiapan personel serta memperkuat sinergitas dengan stakeholder terkait. Hal ini bertujuan agar Operasi Ketupat 2025 dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 52% dari total jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 146,48 juta orang. Pemerintah juga memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada 28 hingga 30 Maret 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 5 hingga 7 April 2025. Untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat tersebut, Polri bersama TNI dan seluruh stakeholder terkait menggelar operasi terpusat dengan sandi Ketupat 2025 dengan mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”. Operasi ini akan diselenggarakan serentak mulai 23 Maret hingga 8 April 2025. Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat 2025, pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang, penerapan rekayasa lalu lintas, serta pengalihfungsian sementara tempat penimbangan kendaraan sebagai lokasi istirahat bagi pemudik. Kapolres Metro menekankan bahwa pedoman SKB ini harus disosialisasikan dengan baik agar masyarakat memahami serta mematuhinya. Selain pengamanan lalu lintas, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta BBM juga menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, pihak kepolisian bersama stakeholder terkait akan melakukan pemantauan pasokan, fluktuasi harga, dan memastikan distribusi berjalan dengan lancar. Tambahnya, Kapolres Metro juga menegaskan bahwa tindakan tegas akan diberikan kepada pelaku penimbunan BBM dan bahan pokok yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat. “Sementara dalam pengamanan mudik Lebaran 2025, petugas diinstruksikan untuk memberikan layanan yang ramah, humanis, serta responsif kepada masyarakat. Pengemudi diimbau untuk beristirahat sejenak guna menghindari kecelakaan lalu lintas. Selain itu, pengecekan kesehatan pengemudi, kondisi kendaraan, kesiapan rambu-rambu, serta penerangan jalan akan terus dipantau secara intensif,” terangnya. Menutup amanatnya, Kapolres Metro mengoptimalkan layanan hotline 110 sebagai pusat pelayanan pengaduan dan pelaporan bagi masyarakat. Serta engucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan, baik dari unsur TNI, Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, serta Mitra Kamtibmas lainnya yang turut berpartisipasi dalam Operasi Ketupat 2025. “Di saat masyarakat menikmati liburan Idul Fitri bersama keluarga, rekan-rekan tetap tegak menjalankan tugas demi keamanan dan kenyamanan masyarakat. Selamat bertugas dan tetap semangat, jadikan pengabdian ini sebagai ladang ibadah. Saya juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan dan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah bagi yang merayakan,” Pungkas Kapolres Metro dalam amanatnya. (Md/Sr)
Dukung Kemajuan Ekonomi, Pemkot Metro Pererat Kerjasama dengan Pelaku Usaha dan Perbankan
Silaturahmi Pemerintah Kota Metro dengan Pelaku Usaha dan Perbankan Kota Metro. Walikota Metro, Bambang Iman Santoso, mengungkapkan harapannya untuk masa depan Kota Metro dalam acara Silaturahmi Pemerintah Kota Metro bersama pelaku usaha dan perbankan, yang berlangsung di Ruang Kerja Walikota pada Rabu (19/03/2025). Acara ini bertujuan untuk mempererat kerjasama antara pemerintah, pelaku usaha, dan perbankan dalam mendukung kemajuan ekonomi di Kota Metro. Dalam sambutannya, Walikota Bambang Iman Santoso menyampaikan rasa syukur atas pertemuan yang dipertemukan oleh takdir Allah SWT. Beliau berharap pertemuan ini akan membawa berkah dan memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan Kota Metro. “Saya tentunya berterima kasih atas izin dan takdir Allah SWT karena sore hari ini kita ditakdirkan untuk bertemu di kantor Walikota Metro. Mudah-mudahan pertemuan ini senantiasa mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” ujarnya. Bambang Iman Santoso juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah, pihak perbankan, dan dunia usaha untuk menciptakan kemajuan yang berkelanjutan. Dalam lima tahun mendatang, ia berharap agar semua pihak dapat saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama. “Saya tidak mungkin berhasil memimpin Kota Metro ini sendiri. Kita semua perlu saling memberikan akses dan manfaat, sehingga berbagai program dan kebijakan dapat saling mendukung demi kemajuan Kota Metro,” ujarnya. Walikota juga mengajak semua pihak untuk berbagi ide dan masukan positif guna memperbaiki kebijakan pemerintah daerah. Beliau berharap bahwa kolaborasi yang terjalin akan membuka ruang bagi inovasi yang bermanfaat dalam mendukung perkembangan Kota Metro. “Saya mengajak kita semua untuk memberi masukan positif yang dapat memperbaiki kebijakan kita, serta menciptakan ruang kolaborasi untuk dunia usaha dan pemerintah,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, perwakilan dari Bank BRI menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pesat yang telah terjadi di Kota Metro dalam satu setengah tahun terakhir. Mereka mengungkapkan bahwa peningkatan dana yang diterima setiap minggu menunjukkan dampak positif dari berbagai fasilitas transaksi yang ada di Kota Metro. “Perkembangan Metro ini luar biasa, salah satunya terlihat dari peningkatan dana yang kami terima setiap minggu. Hal ini menunjukkan bahwa alat transaksi yang tersebar di Kota Metro sudah memberikan dampak positif bagi perekonomian,” kata perwakilan Bank BRI. Bank BRI juga menambahkan bahwa Kota Metro kini menjadi tujuan wisata lokal yang ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah. Hal ini turut meningkatkan perputaran uang di Kota Metro. “Kami juga melihat bahwa Metro menjadi tujuan wisata lokal yang ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah, sehingga perputaran uang di Kota Metro semakin meningkat,” tambah perwakilan Bank BRI. Selain itu, Bank BRI juga mengungkapkan bahwa kontribusi mereka terhadap perekonomian Kota Metro sangat besar, baik dari segi pinjaman maupun simpanan yang diberikan kepada masyarakat. “Kami turut merasa bangga melihat kontribusi Bank BRI di Metro yang sangat besar, baik dari segi pinjaman maupun simpanan yang kami terima,” ujarnya. Bank Lampung juga memberikan apresiasi terhadap kontribusinya dalam membantu perkembangan sektor UMKM di Kota Metro. Mereka menyoroti pentingnya kerjasama dengan pemerintah untuk mendukung pelaku UMKM. “Kami telah dipercaya oleh masyarakat dan koordinator UMKM yang telah berjalan selama lebih dari satu tahun. Salah satu masukan yang kami terima adalah banyaknya UMKM dari daerah lain yang datang ke Metro karena pasar di daerah mereka kurang ramai,” ungkap perwakilan Bank Lampung. Perwakilan Bank Lampung berharap pemerintah dapat menyediakan lokasi strategis untuk para pedagang UMKM, sehingga mereka dapat berkembang lebih baik lagi. “Kami berharap pemerintah dapat menyediakan lokasi yang lebih strategis untuk para pedagang UMKM agar mereka dapat berkembang dan memberi kontribusi lebih besar terhadap perekonomian Kota Metro,” ujarnya. Bank BNI juga turut memberikan dukungan dalam acara ini dengan mengungkapkan peran mereka dalam program sosial yang telah berjalan. Salah satu program yang mereka kelola adalah bank sampah yang melibatkan pelajar. Program ini berhasil menarik perhatian dan mendapat penghargaan dari pusat. “Kami telah memperkenalkan bank sampah kepada pelajar, di mana mereka dapat mengumpulkan sampah plastik dan menyimpannya dalam rekening tanpa biaya. Program ini mendapat penghargaan dari pusat dan kami berharap dukungan dari Pemkot Metro untuk terus mengembangkan program ini,” ungkap perwakilan Bank BNI. Selain itu, Bank BNI juga mendukung berbagai program sosial lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Mereka berharap kerjasama yang terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perkembangan Kota Metro. Perwakilan Bank BSI juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya menciptakan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda. Mengingat mayoritas penduduk Kota Metro adalah pensiunan atau berusia lanjut, Bank BSI berharap dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan pada generasi muda. “Kami berharap sejak dini, kita menanamkan semangat kewirausahaan pada generasi muda. Hal ini penting agar mereka tidak hanya terpaku pada pekerjaan di sektor PNS atau ASN,” ujar perwakilan Bank BSI. Sementara itu, Bank Eka menekankan perlunya menggali potensi ekonomi Kota Metro dengan memanfaatkan digitalisasi sebagai kunci pengembangan. Digitalisasi akan mempermudah banyak sektor, termasuk pajak dan parkir, yang dapat memberikan dampak positif terhadap UMKM dan bisnis lokal. “Potensi besar yang ada di Metro harus dapat digali lebih maksimal. Digitalisasi merupakan langkah penting untuk mengoptimalkan berbagai sektor, termasuk pajak dan parkir, yang akan berdampak pada UMKM dan bisnis di Kota Metro,” kata perwakilan Bank Eka. Bank Eka juga berharap bahwa kebijakan pemerintah dapat mendukung pengembangan digitalisasi untuk membantu menggali potensi ekonomi yang ada. Mereka optimis bahwa digitalisasi dapat membawa dampak positif yang lebih luas bagi perkembangan Kota Metro. Acara ini diakhiri dengan harapan bahwa kerjasama antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha dapat terus terjalin dan memberikan manfaat yang nyata bagi perekonomian Kota Metro. “Kami berharap momentum pertemuan ini dapat mempererat kerjasama dan memberikan dampak positif yang besar bagi Kota Metro,” kata Walikota Bambang Iman Santoso. Dengan berbagai masukan dan dukungan dari perbankan dan pelaku usaha, pemerintah berharap dapat terus melanjutkan program-program yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Metro. Acara ini menjadi tonggak penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan sektor perbankan serta dunia usaha. (Yd/Brl/Rn/Sr)
Sebar Kebaikan dan Jalin Silaturahmi, Walikota Metro Safari Ramadan di Masjid Al,-Jihad
Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, bersama jajaran Pemerintah Kota Metro, terus menebar kebaikan melalui momen Safari Ramadhan. Safari Ramadhan kali ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan 1446 H / 2025 M, yang diadakan di Masjid Al-Jihad, Jl. Cut Nyak Dien, Kelurahan Imopuro, Metro Pusat, pada Rabu (19/03/2025) malam. Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi dan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menyampaikan apresiasi kepada takmir dan pengurus Masjid Al-Jihad yang telah menyambut Tim 1 rombongan Safari Ramadhan. “Malam ini adalah Safari Ramadhan yang ke-19 Pemerintah Kota Metro Tahun 1446 H/2025 Masehi. Tim Safari ini dibagi menjadi 2 kelompok, dimana Tim 1 dipimpin oleh saya dan Tim 2 dipimpin oleh Wakil Wali Kota Metro,” ungkapnya. Bambang Iman Santoso juga menambahkan bahwa sebagai kepala daerah yang baru, dirinya bersama Wakil Wali Kota Metro meminta dukungan dan doa dari warga Kota Metro agar dalam lima tahun ke depan bisa memberikan yang terbaik dan menjadikan Kota Metro lebih baik lagi. Menurut Bambang, keberhasilan pembangunan Kota Metro tidak mungkin tercapai tanpa dukungan penuh dari masyarakat. “Kami tidak bisa bekerja sendirian. Dukungan dari warga Kota Metro sangat kami butuhkan untuk membangun kota yang lebih baik ke depannya,” tegasnya. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memaksimalkan kinerja pemerintahan dalam membangun Kota Metro. “Untuk saat ini banyaknya jalan berlubang di Kota Metro menjadi perhatian serius. Pemerintah Kota Metro telah berupaya melakukan kolaborasi dengan sejumlah pengusaha untuk memperbaiki jalan-jalan yang berlubang dan rusak. Kami mengantisipasi adanya jalan berlubang dengan menutupnya, sehingga arus mudik pada saat Idul Fitri nanti, terutama bagi warga Kota Metro, dapat berjalan lancar,” tambahnya. Usai acara Tarawih, Wali Kota Metro juga memberikan hibah berupa dua unit ambal Turki kepada Masjid Al-Jihad, serta memberikan santunan uang tunai senilai 250.000 kepada sembilan anak yatim. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi jamaah masjid.”Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya. Mari kita bersama-sama menjalankan ibadah puasa dengan khidmat, dan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. Ketua Masjid Al-Jihad, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap masjid dan warganya. Ia juga berharap agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro dapat menjalankan amanah mereka dengan baik, terutama dalam meningkatkan pendidikan dan keamanan di Kota Metro. “Semoga beliau dapat memajukan Kota Metro dalam bidang pendidikan dan keamanan, serta menjaga keberkahan bagi seluruh masyarakat. Kami doakan semoga Allah SWT memberikan kebaikan bagi Kota Metro dan warganya,” ujarnya. (Mdn/Sr)
Audiensi Walikota Metro Bersama KPPN Bahas Peran Startegi dalam Pembangunan Daerah
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Metro melakukan audiensi bersama Wali Kota Metro dan Wakil Wali Kota Metro yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Metro, Rabu (19/03/2025). Dalam pertemuan ini, Kepala KPPN Kota Metro, Wawan Hermawan, menyampaikan maksud dan tujuan audiensi sebagai bentuk silaturahmi dengan Walikota dan Wakil Walikota yang baru serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Metro dalam mendukung pembangunan daerah melalui peran strategisnya dalam pengelolaan keuangan negara. “KPPN memiliki tugas melaksanakan kewenangan perbendaharaan dan Bendahara Umum Negara (BUN), menyalurkan pembiayaan atas beban anggaran, serta menatausahakan penerimaan dan pengeluaran anggaran sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” jelas Wawan Hermawan. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa KPPN bertanggung jawab dalam beberapa aspek, di antaranya Penyaluran pembiayaan APBN untuk instansi vertikal dan APBD pemda, Penatausahaan penerimaan dan pengeluaran negara melalui kas negara, Penyusunan laporan pelaksanaan APBN untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dan Pelaksanaan tugas kepatuhan internal, termasuk pengawasan terhadap penggunaan anggara di Kota Metro. “Kami juga selain bertugas sebagai bendahara, kita juga ditugaskan untuk melakukan analisis terhadap perekonomian dan fiskal yang ada di Kota Metro. Serta melakukan kajian strategis bekerjasama dengan Universitas Lampung (Unila) terkait kebijakan pembangunan di Kota Metro, “terangnya. Hasil kajian tersebut, nantinya akan menjadi rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam pengelolaan APBN dan APBD secara lebih efisien.“Kami juga melakukan pendampingan dari pelaksanaan hingga perencanaan APBD, agar penyaluran dana dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” tambahnya. Tak hanya itu, KPPN juga memiliki program Sosialisasi Pembinaan UMKM untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, yang mana sebelumnya KPPN hanya sebatas sebagai kuasa Bendahara Negara. Ia juga berharap melalui pertemuan ini, KPPN Kota Metro dapat terus bersinergi dan dan mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Metro. “Kehadiran kami bukan hanya untuk kementerian keuangan saja tetapi juga untuk instansi atau stakeholder yang ada di lingkungan kantor KPPN . Ke depan Kami juga siap untuk tidak hanya sebatas untuk hadir tetapi juga membantu aparatur atau SDM pemerintah Kota Metro yang membutuhkan transfer ilmu terkait aset pemerintah, “ungkapnya. Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan apresiasi atas kehadiran KPPN dan perannya dalam mendukung pembangunan daerah. “Pemerintah Kota Metro mengucapkan terima kasih atas silaturahmi ini. Ada banyak hal yang bisa kita diskusikan bersama, terutama terkait penyaluran anggaran dan pengelolaan keuangan daerah dengan memenuhi kelengkapan dokumen administrasi sebagai kunci utama dalam ketepatan penyaluran dana, baik dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), maupun dana lainnya, “papar Bambang dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan dengan benar karena dapat mempengaruhi ketepatan waktu penyaluran dana yang akan berdampak pada efektivitas pelaksanaan program pembangunan di Kota Metro. “Kehadiran KPPN bukan hanya sekadar simbolis, tetapi benar-benar menjadi mitra strategis dalam pembangunan. Saya berharap ke depan, KPPN juga bisa berkontribusi dalam transfer ilmu kepada aparatur pemerintahan daerah agar lebih mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada pusat,” ungkapnya. Dalam diskusi, Walikota Metro juga menyinggung peran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan koperasi dalam mendukung ekonomi masyarakat yang sering disalahgunakan agar dapat dilakukan pembinaan yang lebih serius, tidak hanya dari aspek administrasi, tetapi juga mental dan kesadaran para pelaku usaha. “Pemerintah pusat ingin agar koperasi di setiap desa benar-benar berkembang. Namun, jika tidak dibarengi dengan edukasi yang baik, dikhawatirkan program ini hanya menjadi formalitas tanpa dampak nyata,” jelasnya. Bambang berharap semua pihak terkait, baik dari OPD maupun stakeholder lainnya, bisa lebih memperhatikan aspek administrasi dan pelaksanaan anggaran agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat. (Yl/Rn/Br/Sr)